8 April 2026
Beranda blog Halaman 40309

Indef: BBM Turun, Semoga Barang Kebutuhan Juga Turun

Jakarta, Aktual.co — Indef berharap penurunan harga BBM dapat mempengaruhi harga bahan pokok yang telah terlanjur naik karena kenaikan BBM pada November 2014 lalu.
Direktur Indef Enny Sri Hartati turut mengomentari pernyataan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel yang menyebut bahwa pada dasarnya turunnya harga BBM subsidi tidak ada pengaruhnya dengan harga bahan baku atau bahan pokok. Menurut Enny, harga BBM justru memiliki dampak yang signifikan terhadap kebutuhan pokok.
“BBM punya dampak signifikan terhadap kebutuhan pokok,” katanya kepada wartawan, Jakarta, Kamis (1/1).
Ia menjelaskan bahwa distribusi merupakan hal yang penting dalam menetapkan harga. Sementara itu, distribusi sendiri tergantung pada transportasi darat yang menggunakan BBM.
“Harga kebutuhan pokok yang pertama memang ditentukan dari suplai demand, yang kedua itu distribusi,” jelasnya.
Meski andilnya cukup besar, Enny memperkirakan akan terjadi kekakuan harga. Sehingga, ketika harga BBM turun, tidak akan berpengaruh terhadap harga lainnya.
“Sudah berkali-kali terjadi. Ketika BBM naik, harga lain melonjak naik. Tapi kalau turun, harga itu sangat kaku,” tandasnya.
Perlu diketahui, di penghujung tahun 2014 tepatnya pada 31 Desember 2014, Pemerintah telah menetapkan kebijakan menghapus subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan menurunkan harganya menjadi Rp7.600 per liter dari sebelumnya sebesar Rp8.500 per liter. 
Pemerintah juga menetapkan kebijakan subsidi tetap untuk BBM jenis solar sebesar Rp1.000 per liter. Harga solar juga diturunkan dari semula Rp7.500 per liter menjadi Rp 7.250 per liter. Sementara minyak tanah tetap Rp2.500 per liter. 
Harga tersebut diberlakukan sejak hari ini, 1 Januari 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Diduga Akan Lakukan Bunuh Diri, Wanita Ini Didor Militer Nigeria

Jakarta, Aktual.co — Tentara Nigeria tembaki wanita yang diduga akan melakukan bom bunuh diri saat akan mencoba memasuki barak militer di Nigeria timur laut yang bergolak.
Perempuan yang mengenakan hijab itu ditembak karena menolak untuk diperiksa saat mendekati barak di Bolari. “Wanita itu menolak untuk berhenti dan terus maju menuju militer penjaga di gerbang meskipun berulang kali diperintahkan untuk berhenti di kejauhan,” kata Shuaibu Nasir, yang tinggal di dekat gerbang barak itu seperti yang dikuti AFP, Kamis (1/1).
“Para tentara menembaki wanita yang mempercepat langkahnya ke arah mereka dan ketika mereka melepaskan tembakan ke arahnya dia meledak dengan suara keras yang mengguncang bangunan kami,” sambung Nasir.
Ledakan itu, kata dia memicu polisi untuk menembakkan tembakan peringatan ke udara, dan membuat kepanikan penduduk.
Salah satu saksi lainnya, Ahmed Baballe mengatakan wanita yang diduga akan melakukan bom bunuh diri itu hancur berkeping-keping kerana bom yang dikenakannya itu meledak.
“Para prajurit tidak mengambil risiko dengan wanita itu dan melepaskan tembakan ketika dia tidak menunjukkan tanda-tanda berhenti yang diperintahkan,” kata Baballe.
Nigeria Timur laut telah terus-menerus diguncang serangan yang dilakukan oleh kelompok garis keras Boko Haram. Para ahli meragukan kemampuan Nigeria untuk menyelenggarakan pemilu nasional yang direncanakan pada Februari, karena kerusuhan meningkat di bagian timur laut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Mobil Seruduk Rumah, Pemilik Tewas Tertindih Mobil

Jakarta, Aktual.co — Sebuah Mobil, Kamis (1/1) dini hari, menabrak salah satu rumah milik penduduk Desa Marabose, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara.
“Mobil dengan nomor polisi DG 546 S yang dikemudikan oleh Andika (45) warga Tembal Kecamatan Bacan itu selain menabrak rumah juga menewaskan Rusli (30) warga Desa Kampung Baru,” kata Kasatlantas Polres Halsel Iptu Muhammad Baidawi ketika dihubungi dari Ternate.
Sementara itu, lanjut Iptu Muhammad Baidawi, pelakunya saat ini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penyidik Polres Halmahera Selatan.
Menurut Baidawi, kejadian berawal saat pelaku bersama tiga rekannya keluar dari Kafe Bunggalao di Desa Marabose, Kecamatan Bacan, dengan kondisi mabuk.
Mereka naik mobil dan langung tancap gas dengan kecepatan tinggi, kemudian menabrak pagar, terus melaju hingga menabrak tangga teras rumah. Akibat kena tangga teras rumah, mobil langsung  jumping dan jatuh masuk ke dalam ruang tamu serta menimpa Rusli yang saat itu sedang tidur di sebuah tempat duduk yang berada di teras rumah tersebut.
“Mobil dengan kecepatan tinggi ‘jumping’ dan langsung menimpa Rusli yang saat itu tiduran di bangku, depan rumah.”
Akibatnya, Rusli yang juga salah satu pegawai tidak tetap (PTT) di Bagian Umum Perlengkapan Setda Halsel itu tewas di tempat diduga tertindih mobil tersebut. Saat ini pelaku diamankan di Polres Halsel untuk dimintai keterangan selanjutnya. Sementara itu, korban telah dibawa pihak keluarga ke Desa Kampong Baru untuk dimakamkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Polres Bekasi: Perayaan Pergantian Tahun Kondusif

Jakarta, Aktual.co — Polresta Bekasi Kota, Jawa Barat, memastikan perayaan menyambut tahun baru 2015 di wilayah hukum setempat, Rabu (31/12) malam, berlangsung kondusif.
“Dari pantauan kami di sejumlah titik keramaian serta tempat ibadah, seluruhnya kondusif,” kata Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota AKP Siswo di Bekasi, Kamis (1/1).
Menurut dia, kecelakaan lalu lintas yang biasanya terjadi saat perayaan tahun baru juga dapat diatasi hingga tidak muncul adanya kasus tersebut.
“Laka lantas juga nihil. Semuanya berjalan kondusif,” katanya.
Menurut dia, Polresta Bekasi Kota telah menerjunkan 1.045 personelnya demi menjaga kondusivitas serta keamanan perayaan malam pergantian tahun di Kota Bekasi.
Personel tersebut disiagakan di sejumlah titik keramaian masyarakat dan juga di beberapa gereja yang mengadakan ibadah misa tahun baru. “Setiap persimpangan jalan protokol dan jalan arteri juga kondusif,” katanya.
Dikatakan Siswo, upaya penanganan lalu lintas oleh pihaknya tidak hanya dilakukan melalui patroli mobil dan motor, melainkan juga dengan sepeda. “Petugas langsung turun dengan sepeda pada Car Free Night.”
Menurut dia, ada lima titik keramaian yang menjadi pusat perhatian keamanan antara lain Jalan Ahmad Yani, Summarecon Bekasi, Harapan Indah, Jalan Ir H Djuanda Bekasi Junction dan Jalan Raya Pekayon.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Tim DVI Polda Jatim Masih Identifikasi Lima Korban

Jakarta, Aktual.co — Tim Disaster Victim Identification Polda Jawa Timur masih mengidentifikasi lima korban pesawat AirAsia QZ8501 di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anas Yusuf mengatakan, proses identifikasi yang dilakukan pihak DVI sesuai standar internasional berdasararkan ISI PO Interpol.
“Dengan demikian hasil dari identifikasi sangat akurat untuk penegakan hukum,” ujarnya kepada wartawan di Crisis Centre Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (1/1).
Dari enam korban yang sekarang sudah di RS Bhayangkara, seorang korban berhasil diidentifikasi atas nama Hayati Lutfiah Hamid, warga Sawotratap Sidoarjo, Jawa Timur.
Wanita berusia sekitar 40 tahun tersebut, teridentifikasi setelah Tim DVI Polda Jatim memastikan sesuai metode identifikasi primer maupun sekunder dengan pendukung lainnya.
Menurut rencana, korban akan dimakamkan di tempat pemakaman umum di sekitar tempat tinggalnya pada Kamis malam ini. Sementara itu, Kapolda Jatim juga menjelaskan saat ini Tim DVI yang diketuai Kombes Pol Budiyono telah menyiapkan dua kegiatan identifikasi antemortem dan postmortem. Antemortem merupakan kegiatan profiling yakni menyiapkan data orang, seperti rekam medis, sidik jari, DNA, termasuk ciri-ciri fisik seperti tahi lalat, tato dan tanda-tanda khusus di tubuh lainnya.
“Berikutnya semua data sekunder itu ditindaklanjuti di ‘postmortem’. Setelah teridentifikasi, pasti disampaikan,” tutur jenderal polisi dua bintang tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Angka Kekerasan di Bekasi Menurun Selama Tahun 2014

Jakarta, Aktual.co — Polres Kota Bekasi, Jawa Barat, mencatat adanya penurunan jumlah kasus kejahatan yang terjadi di wilayah setempat periode 2014.
“Jumlah kasus kriminalitas menurun sekitar 24 kasus dari 2013 lalu,” kata Kapolresta Bekasi Kombes Pol Isnaeni Ujiarto di Cikarang, Kamis (1/1).
Menurut dia, sepanjang 2014 tercatat ada 694 kasus kriminalitas yang telah ditangani pihaknya sepanjang 2014. Kasus tersebut didominasi pencurian kendaraan bermotor sebanyak 262 kasus.
Kasus berikutnya adalah pencurian dengan pemberatan sebanyak 162 kasus, dan kasus penganiayaan berat sebanyak 70 kasus. Polres Bekasi juga mencatat jumlah kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang 2014 mengalami peningkatan dari 96 kasus pada 2013 menjadi 118 kasus pada 2014.
“Sementara pada satuan lalu-lintas, terjadi 774 kecelakaan dengan korban meninggal sebanyak 88, luka berat 788 dan luka ringan 186.”
Total kerugian materil akibat kecelakaan itu diperkirakan mencapai Rp1,1 miliar lebih. Dikatakan Isnaeni, pihaknya juga menangani sekitar 58 penyelenggaraan unjuk rasa sepanjang 2014 yang mayoritas didominasi kaum buruh.
“Tingkat kriminalitas tahun ini secara kuantitas menurun, tapi secara kualitas naik. Hal itu akan menjadi fokus kami ke depan untuk menindaklanjutinya,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain