2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40315

PT KAI Yogyakarta Akan Gunakan Lima KA Sambut Natal dan Tahun Baru

Yogyakarta, Aktual.co — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 6 Yogyakarta, akan mengoperasikan lima rangkaian Kereta Api (KA) tambahan mulai Sabtu (20/12), sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan transportasi menyambut hari libur Natal dan Tahun Baru 2015. Operasionalisasi KA tambahan ini akan dilakukan selama dua pekan atau hingga 5 Januari 2015 mendatang.

Executive Vice President PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Wiwik Widayanti mengungkapkan, kelima rangkaian KA tambahan itu akan melakukan perjalanan pulang-pergi (PP) dengan total mencapai 10 kali perjalanan.

Kelima rangkaian KA tambahan itu sendiri ialah KA Argolawu, KA Argodwipangga, KA Lodaya Pagi, KA Lodaya Malam dan KA Jaka Tingkir.
Seluruhnya merupakan rangkaian kereta tujuan akhir Bandung dan Jakarta.

“KA tambahan ini kita operasikan karena melonjaknya jumlah penumpang pada KA reguler, sehingga perlu diantisipasi agar semua penumpang dapat terangkut,” ungkapnya di Yogyakarta, Jumat (19/12).

Wiwik menambahkan, khusus untuk kereta lokal atau komuter, tidak menutup kemungkinan akan ada lonjakan penumpang selama libur akhir tahun. Pihaknya sendiri tengah berkoordinasi dengan KAI Pusat agar diperbolehkan memanfaatkan perjalanan idle KA Jaka Tingkir.

“Kalau disetujui, mulai Senin (22/12) besok tambahan kereta komuter sudah bisa dijalankan,” ujarnya.

Terkait volume penumpang, Wiwik memprediksi akan terjadi kenaikan enam persen dibanding tahun lalu. Jika pada periode yang sama pada tahun lalu tercatat 385.598 penumpang, maka kali ini bisa mencapai 409.982 penumpang. Sedangkan puncak arus keberangkatan diprediksi terjadi pada 4 Januari 2015.

Sementara itu Corporate Communication PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang Setio Prayitno menghimbau agar reservasi tiket dilakukan melalui gerai eksternal. Hal itu untuk menghindari antrean sekaligus kesempatan yang lebih besar untuk memperoleh tempat duduk.

Data hasil sementara reservasi tiket sendiri, keberangkatan dari Daop 6 Yogyakarta rata-rata sudah terisi penuh pada 27 Desember 2014 hingga 4 Januari 2015 untuk tujuan Jakarta. Namun pada 29 Desember 2014, masih terdapat kursi kosong di atas 100 kursi untuk KA Jaka Tingkir.

“Bagi yang sudah memesan di gerai eksternal, harap segera melakukan pencetakan tiket supaya kode bokingnya tidak terhapus. Karena jika struk disimpan lebih dari satu pekan, dikhawatirkan tintanya pudar,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

PT KAI Yogyakarta Akan Gunakan Lima KA Sambut Natal dan Tahun Baru

Yogyakarta, Aktual.co — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 6 Yogyakarta, akan mengoperasikan lima rangkaian Kereta Api (KA) tambahan mulai Sabtu (20/12), sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan transportasi menyambut hari libur Natal dan Tahun Baru 2015. Operasionalisasi KA tambahan ini akan dilakukan selama dua pekan atau hingga 5 Januari 2015 mendatang.

Executive Vice President PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Wiwik Widayanti mengungkapkan, kelima rangkaian KA tambahan itu akan melakukan perjalanan pulang-pergi (PP) dengan total mencapai 10 kali perjalanan.

Kelima rangkaian KA tambahan itu sendiri ialah KA Argolawu, KA Argodwipangga, KA Lodaya Pagi, KA Lodaya Malam dan KA Jaka Tingkir.
Seluruhnya merupakan rangkaian kereta tujuan akhir Bandung dan Jakarta.

“KA tambahan ini kita operasikan karena melonjaknya jumlah penumpang pada KA reguler, sehingga perlu diantisipasi agar semua penumpang dapat terangkut,” ungkapnya di Yogyakarta, Jumat (19/12).

Wiwik menambahkan, khusus untuk kereta lokal atau komuter, tidak menutup kemungkinan akan ada lonjakan penumpang selama libur akhir tahun. Pihaknya sendiri tengah berkoordinasi dengan KAI Pusat agar diperbolehkan memanfaatkan perjalanan idle KA Jaka Tingkir.

“Kalau disetujui, mulai Senin (22/12) besok tambahan kereta komuter sudah bisa dijalankan,” ujarnya.

Terkait volume penumpang, Wiwik memprediksi akan terjadi kenaikan enam persen dibanding tahun lalu. Jika pada periode yang sama pada tahun lalu tercatat 385.598 penumpang, maka kali ini bisa mencapai 409.982 penumpang. Sedangkan puncak arus keberangkatan diprediksi terjadi pada 4 Januari 2015.

Sementara itu Corporate Communication PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Bambang Setio Prayitno menghimbau agar reservasi tiket dilakukan melalui gerai eksternal. Hal itu untuk menghindari antrean sekaligus kesempatan yang lebih besar untuk memperoleh tempat duduk.

Data hasil sementara reservasi tiket sendiri, keberangkatan dari Daop 6 Yogyakarta rata-rata sudah terisi penuh pada 27 Desember 2014 hingga 4 Januari 2015 untuk tujuan Jakarta. Namun pada 29 Desember 2014, masih terdapat kursi kosong di atas 100 kursi untuk KA Jaka Tingkir.

“Bagi yang sudah memesan di gerai eksternal, harap segera melakukan pencetakan tiket supaya kode bokingnya tidak terhapus. Karena jika struk disimpan lebih dari satu pekan, dikhawatirkan tintanya pudar,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tingkatkan Layanan, Commuterline Bekasi Tambah Jumlah Perjalanan

Jakarta, Aktual.co —Maksimalkan pelayanan terhadap masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) tambah perjalanan kereta rel listrik Commuterline di Stasiun Bekasi, Jawa Barat.
Kepala Stasiun Bekasi, Teguh Budiyono, mengatakan penambahan dilakukan dari sebelumnya 51 perjalanan menjadi 58 perjalanan Commuterline.
Dengan penambahan jadwal baru itu diharapkan bisa meningkatkan kapasitas angkut penumpang yang selama ini masih terbatas.
“Saya harap, kebijakan ini bisa meningkatkan mutu pelayanan PT KAI kepada masyarakat dengan cara meningkatkan daya angkut penumpang,” ujar dia, di Bekasi, Jumat (19/12).
Di jam-jam sibuk mulai pukul 07.00-10.00 WIB, jumlah calon penumpang dari Bekasi mencapai 33 ribu orang.
“Melalui adanya grafik baru ini, dapat mengakomodir jumlah penumpang terutama pada jam sibuk,” katanya.
Teguh menambahkan, jumlah penumpang yang terdata dalam gerbang masuk Stasiun Bekasi di Jalan Ir H Djuanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, naik hingga tiga persen dari total 30 ribu hingga 33 ribu penumpang per hari.
“Jumlah penumpang naik setiap harinya akibat dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM),” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tingkatkan Layanan, Commuterline Bekasi Tambah Jumlah Perjalanan

Jakarta, Aktual.co —Maksimalkan pelayanan terhadap masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (KAI) tambah perjalanan kereta rel listrik Commuterline di Stasiun Bekasi, Jawa Barat.
Kepala Stasiun Bekasi, Teguh Budiyono, mengatakan penambahan dilakukan dari sebelumnya 51 perjalanan menjadi 58 perjalanan Commuterline.
Dengan penambahan jadwal baru itu diharapkan bisa meningkatkan kapasitas angkut penumpang yang selama ini masih terbatas.
“Saya harap, kebijakan ini bisa meningkatkan mutu pelayanan PT KAI kepada masyarakat dengan cara meningkatkan daya angkut penumpang,” ujar dia, di Bekasi, Jumat (19/12).
Di jam-jam sibuk mulai pukul 07.00-10.00 WIB, jumlah calon penumpang dari Bekasi mencapai 33 ribu orang.
“Melalui adanya grafik baru ini, dapat mengakomodir jumlah penumpang terutama pada jam sibuk,” katanya.
Teguh menambahkan, jumlah penumpang yang terdata dalam gerbang masuk Stasiun Bekasi di Jalan Ir H Djuanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi, naik hingga tiga persen dari total 30 ribu hingga 33 ribu penumpang per hari.
“Jumlah penumpang naik setiap harinya akibat dampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM),” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Lemkapoin Pertanyakan Tujuan Pembentukan Tim Sembilan

Jakarta, Aktual.co — Tim Sembilan bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai dianggap sebagai dagelan. Pasalnya, hingga kini, baik tugas ataupun anggota tim tersebut baru sebatas wacana.

Dikatakan oleh Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Olahraga Indonesia (Lemkapoin), Richard Achmad Supriyanto, Kemenpora harus merumuskan secara tegas Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Tim Sembilan. Dan jangan ikut euforia api perubahan sepakbola yang ujungnya hanya memperkeruh suasana.

“Apa sebenarnya fokus dari tim ini? Apakah mengawasi PSSI sepenuhnya seperti pertanggungjawaban kongres? Untuk menuntaskan mafia sepakbola? Atau untuk menguatkan putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang menyatakan PSSI adalah badan publik yang harus membuka laporanya kepada masyarakat?,” tanya Richard dalam rilis yang diterima Aktual.co di Jakarta, Jumat (19/12).

Selain itu, lanjut Richard, keberadaan Tim Sembilan juga harus nyata. Jangan cuma sekedar blafing atau berwacana di media. Dia juga mengharapkan agar Kemenpora segera memperkenalkan tim tersebut.

“Jangan sekedar wacana. Hal ini agar jelas kecepatan kerja dan hasilnya,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Lemkapoin Pertanyakan Tujuan Pembentukan Tim Sembilan

Jakarta, Aktual.co — Tim Sembilan bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai dianggap sebagai dagelan. Pasalnya, hingga kini, baik tugas ataupun anggota tim tersebut baru sebatas wacana.

Dikatakan oleh Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Olahraga Indonesia (Lemkapoin), Richard Achmad Supriyanto, Kemenpora harus merumuskan secara tegas Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Tim Sembilan. Dan jangan ikut euforia api perubahan sepakbola yang ujungnya hanya memperkeruh suasana.

“Apa sebenarnya fokus dari tim ini? Apakah mengawasi PSSI sepenuhnya seperti pertanggungjawaban kongres? Untuk menuntaskan mafia sepakbola? Atau untuk menguatkan putusan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang menyatakan PSSI adalah badan publik yang harus membuka laporanya kepada masyarakat?,” tanya Richard dalam rilis yang diterima Aktual.co di Jakarta, Jumat (19/12).

Selain itu, lanjut Richard, keberadaan Tim Sembilan juga harus nyata. Jangan cuma sekedar blafing atau berwacana di media. Dia juga mengharapkan agar Kemenpora segera memperkenalkan tim tersebut.

“Jangan sekedar wacana. Hal ini agar jelas kecepatan kerja dan hasilnya,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain