2 Januari 2026
Beranda blog Halaman 40316

Sudin Pendidikan Jaksel Deklarasikan Sekolah Anti Korupsi

Jakarta, Aktual.co —Suku Dinas Pendidikan DKI Jakarta Selatan deklarasikan program “Sekolah Negeri Bebas Pungutan dan Anti Korupsi” di seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Kepala Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Didi Sugandi mengatakan saat ini tercatat ada 494 kepala SDN dan 64 kepala SMPN di Jakarta Selatan yang telah mendeklarasikan bebas pungutan dan antikorupsi.
“Dan mengajukan permohonan pendampingan dalam manajemen tata keuangan dari Dinas Pendidikan, Kementerian Pendidikan, dan dana CSR dari perusahaan besar,” kata dia di Jakarta, Jumat (19/12).
Diakuinya, pendampingan pengaturan penggunaan anggaran sangat dibutuhkan pihak sekolah yang masih dalam tahap pembelajaran. Hal itu juga berguna untuk menjamin penggunaan Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan Biaya Operasional Pendidikan (BOP) agar bisa dipertanggungjawabkan.
Didi mencontohkan tata kelola keuangan membutuhkan tiga bendahara untuk pemasukan, pengeluaran dan membuat pertanggungjawaban.
Sedangkan saat ini masih banyak SDN yang kekurangan tenaga bendahara pada bagian tata usaha. “Keuangan SDN dikelola oleh guru atau tenaga honorer,” ujarnya.
Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Istaryatiningtyas menambahkan seluruh sekolah harus sudah merubah pertanggungjawaban pengelolaan keuangan.
Dia menyatakan seluruh penggunaan anggaran sekolah harus diaudit secara internal maupun inspektorat seperti BPK, BPKP dan KPK.
Salah satu prestasi yang diraih yakni SMPN 19 Jakarta menjadi juara pertama tingkat nasional pada kompetisi tata kelola manajemen pengelolaan BOS 2014 yang diadakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Artikel ini ditulis oleh:

Banjir Aceh Meluas, Ratusan KK Mengungsi

Banda Aceh, Aktual.co — Warga yang mengungsi dari Desa Buket Linteung dan Leubok Pusaka Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, sudah mencapai ratusan kepala keluarga (KK) hingga Jumat (19/12) sore, akibat banjir yang merendam dua desa itu kian meluas. Padahal pada Kamis (18/12), yang mengungsi baru puluhan KK akibat meluap air dari Krueng Arakundo.  

Sedangkan di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara lima desa, sekitar pukul 10.00 WIB mulai terendam banjir. Masing-masing Desa Kumbang (kilometer VII), Desa Teungoh (Kilometer VIII), Desa Dayah (kilometer IV), Desa Krueng (V) dan Desa Alue Empok. Kelima desa itu terendam banjir akibat tanggul krueng (sungai) Peutoe yang mengelilingi desa itu jebol di empat titik dua hari lalu.

“Kami sebagian mengungsi di kompleks SDN 8 Langkahan. Di rumah saya, ketinggian sekarang sudah capai 2 meter,” ujar Kamidan (45) warga Leubok Pusaka kepada Aktual.co.

Pengungsi lainnya memilih menumpang di rumah saudaranya di dusun tersebut. “Kami berharap Pemkab Aceh Utara menyediakan speed boat, karena jika ada warga yang terkurung banjir bisa cepat ditolong. Karena air terus naik dan masih hujan lebat,” katanya.

Kepala Desa Buket Linteung Tgk Yasin dihubungi terpisah menyebutkan, dari 482 kepala keluarga di desanya, sekitar 250 kepala keluarga yang harus mengungsi ke kawasan polindes di desa itu yang berada di perbukitan. “Air terus naik dan hari ini lebih parah dua hari sebelumnya. Ketinggian air sudah capai dua meter di lokasi tertentu,” katanya.

Sementara itu Ridwan warga Desa Lhoksukon Teungoh selain ratusan hektare sawah di sejumlah desa di kawasannnya, jalan Lhoksukon-Cot Girek, juga mulai terendam dengan ketinggian air capai 50 centimeter. Sedangkan rumah warga sudah mencapai 70 centimeter. “Sampai sore ini belum ada yang mengungsi, terangnya.

Sementara itu, pimpinan DPRK Aceh Utara bersama sejumlah dinas, diantaranya Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk, Dinas Pengairan dan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) usai Jumat mulai menyalurkan kepada warga di kawasan itu. “Kami sama sama turun dengan dinas pengairan hari ini untuk melihat langsung banjir dan penyebabnya, sehingga kedepan dinas segera mengatasinya agar tak terjadi kedepannya,” ujar Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A Jalil.

Artikel ini ditulis oleh:

Banjir Aceh Meluas, Ratusan KK Mengungsi

Banda Aceh, Aktual.co — Warga yang mengungsi dari Desa Buket Linteung dan Leubok Pusaka Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, sudah mencapai ratusan kepala keluarga (KK) hingga Jumat (19/12) sore, akibat banjir yang merendam dua desa itu kian meluas. Padahal pada Kamis (18/12), yang mengungsi baru puluhan KK akibat meluap air dari Krueng Arakundo.  

Sedangkan di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara lima desa, sekitar pukul 10.00 WIB mulai terendam banjir. Masing-masing Desa Kumbang (kilometer VII), Desa Teungoh (Kilometer VIII), Desa Dayah (kilometer IV), Desa Krueng (V) dan Desa Alue Empok. Kelima desa itu terendam banjir akibat tanggul krueng (sungai) Peutoe yang mengelilingi desa itu jebol di empat titik dua hari lalu.

“Kami sebagian mengungsi di kompleks SDN 8 Langkahan. Di rumah saya, ketinggian sekarang sudah capai 2 meter,” ujar Kamidan (45) warga Leubok Pusaka kepada Aktual.co.

Pengungsi lainnya memilih menumpang di rumah saudaranya di dusun tersebut. “Kami berharap Pemkab Aceh Utara menyediakan speed boat, karena jika ada warga yang terkurung banjir bisa cepat ditolong. Karena air terus naik dan masih hujan lebat,” katanya.

Kepala Desa Buket Linteung Tgk Yasin dihubungi terpisah menyebutkan, dari 482 kepala keluarga di desanya, sekitar 250 kepala keluarga yang harus mengungsi ke kawasan polindes di desa itu yang berada di perbukitan. “Air terus naik dan hari ini lebih parah dua hari sebelumnya. Ketinggian air sudah capai dua meter di lokasi tertentu,” katanya.

Sementara itu Ridwan warga Desa Lhoksukon Teungoh selain ratusan hektare sawah di sejumlah desa di kawasannnya, jalan Lhoksukon-Cot Girek, juga mulai terendam dengan ketinggian air capai 50 centimeter. Sedangkan rumah warga sudah mencapai 70 centimeter. “Sampai sore ini belum ada yang mengungsi, terangnya.

Sementara itu, pimpinan DPRK Aceh Utara bersama sejumlah dinas, diantaranya Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk, Dinas Pengairan dan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) usai Jumat mulai menyalurkan kepada warga di kawasan itu. “Kami sama sama turun dengan dinas pengairan hari ini untuk melihat langsung banjir dan penyebabnya, sehingga kedepan dinas segera mengatasinya agar tak terjadi kedepannya,” ujar Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A Jalil.

Artikel ini ditulis oleh:

K-Cong Mania: Pengurus PSSI Cederai Kepercayaan Masyarakat Sepakbola

Jakarta, Aktual.co — Suporter sepak bola Madura, K-Cong Mania Bangkalan, menilai bahwa kepengurusan PSSI saat ini, telah mencederai kepercayaan masyarakat sepakbola Indonesia.

Hal ini dikatakan Presiden K-Cong Mania Bangkalan, Jimhur Saros, karena pengurus PSSI saat ini, adalah gembong dari mafia sepakbola, yang orientasinya adalah uang, serta kepentingan pribadi.

“Yang ada di otak PSSI sekarang hanyalah uang, bukan memajukan sepak bola di negeri ini,” kata Jimhur, saat menyambut kedatangan Menpora Imam Nahrawi di Bangkalan, Madura, Jumat (19/12).

Sementara itu, Dirijen K-Cong Mania, Memet menyatakan, kemerosotan dunia sepak bola adalah ulah dari oknum pengurus PSSI.

Dalam babak penyisihan grup Piala AFF 2014, Indonesia tidak mampu melewati rintangan tersebut, setelah kalah bersaing dengan tuan rumah Vietnam, karena di kalahkan oleh Filipina dalam pertandingan kedua 0-4.

“Kekalahan kita dengan Filipina, adalah ulah dari mafia PSSI, dan ini tidak boleh dibiarkan lagi terjadi,” ucapnya.

Unjuk rasa menuntut pembekuan pengurus PSSI kepada Menpora Imam Nahrawi oleh K-Cong Mania ini, mendapatkan pengawalan ketat petugas kepolisian Polres Bangkalan. Aksi berlangsung damai.

Artikel ini ditulis oleh:

K-Cong Mania: Pengurus PSSI Cederai Kepercayaan Masyarakat Sepakbola

Jakarta, Aktual.co — Suporter sepak bola Madura, K-Cong Mania Bangkalan, menilai bahwa kepengurusan PSSI saat ini, telah mencederai kepercayaan masyarakat sepakbola Indonesia.

Hal ini dikatakan Presiden K-Cong Mania Bangkalan, Jimhur Saros, karena pengurus PSSI saat ini, adalah gembong dari mafia sepakbola, yang orientasinya adalah uang, serta kepentingan pribadi.

“Yang ada di otak PSSI sekarang hanyalah uang, bukan memajukan sepak bola di negeri ini,” kata Jimhur, saat menyambut kedatangan Menpora Imam Nahrawi di Bangkalan, Madura, Jumat (19/12).

Sementara itu, Dirijen K-Cong Mania, Memet menyatakan, kemerosotan dunia sepak bola adalah ulah dari oknum pengurus PSSI.

Dalam babak penyisihan grup Piala AFF 2014, Indonesia tidak mampu melewati rintangan tersebut, setelah kalah bersaing dengan tuan rumah Vietnam, karena di kalahkan oleh Filipina dalam pertandingan kedua 0-4.

“Kekalahan kita dengan Filipina, adalah ulah dari mafia PSSI, dan ini tidak boleh dibiarkan lagi terjadi,” ucapnya.

Unjuk rasa menuntut pembekuan pengurus PSSI kepada Menpora Imam Nahrawi oleh K-Cong Mania ini, mendapatkan pengawalan ketat petugas kepolisian Polres Bangkalan. Aksi berlangsung damai.

Artikel ini ditulis oleh:

Berat Badan Daud Yordan Masuk Kelas Ringan

Jakarta, Aktual.co — Berat badan petinju Indonesia, Daud Yordan sudah masuk kelas ringan untuk persiapan menghadapi petinju Filipina, Ronald Ponttilas pada pertarungan perebutan gelar juara WBO Asia di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (20/12) malam.

Daud Yordan menyebutkan, saat acara timbang badan berat dirinya 60,5 kilogram sedangkan lawannya petinju Filipina memiliki berat yang pas di kelas ringan yaitu 61,2 kilogram.

Persiapan sudah dilakukan petinju dengan rekor bertarung 32 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan tiga kali kalah baik latihan fisik maupun teknik dengan melakukan ‘sparring partner’ dengan petinju di Sasana Kayong Utara, Kalimantan Barat.

“Untuk persiapan menghadapi petinju Filipina ini saya sudah latihan dengan ‘sparring’ sebanyak 100 ronde di Kayong Utara. Saya sudah dalam kondisi siap untuk menghadapi petinju Filipina tersebut,” katanya ketika dihubungi, Jumat (19/12).

Petinju yang masih memegang gelar juara dunia kelas ringan IBO tersebut mengatakan, petinju Filipina ini memiliki karakter seorang ‘fighter’ dan ini sesuai dengan gaya bertarung saya.

“Saya senang bertarung dengan petinju dengan gaya ‘fighter’ ini. Makanya, saya akan menyerang dia sejak ronde-ronde awal dan tidak memberi kesempatan kepada lawan untuk melancarkan pukulan ke saya,” kata petinju kelahiran Sukadana, Kalimantan Barat, 10 Juni 1987 tersebut.

Dia mohon doa restu seluruh masyarakat Indonesia supaya bisa membawa pulang gelar juara. “Tentu saja saya mohon dukungan dan doa restu masyarakat Indonesia agar bisa membawa pulang gelar tersebut,” katanya.

Pertarungan untuk memperebutkan gelar kelas ringan (61,2 kg) versi WBO Asia Pacific yang lowong karena sang juara bertahan yaitu Terence Crawford naik kelas.

Daud Yordan mengaku optimistis mampu mengalahkan lawannya asal Filipina, Ronald Ponttilas, tidak sampai 12 ronde atau dengan kemenangan Knock Out (KO).

“Meski mempersiapkan diri selama 12 ronde tapi saya yakin tidak sampai (12 ronde),” kata Daud Yordan.

Ia melanjutkan, selama ini telah menang KO atas lima petinju asal Filipina. “Dan ini yang ke enam,” ucapnya yakin. Gaya petinju Ronald Ponttilas yang cenderung kidal, baginya pun bukan masalah berarti.

Ia mengklaim telah menghadapi lebih dari 8 kali atas petinju kidal. “Mereka bukan petinju yang sulit untuk dikalahkan. Saya dan pelatih punya strategi untuk mengalahkannya,” katanya.

Pertarungan yang disiarkan secara langsung oleh sebuah stasiun televisi swasta nasional tersebut bagi Daud Yordan merupakan yang pertama kali sejak yang bersangkutan mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan (51,2 kilogram) IBO dengan mengalahkan petinju Afrika Selatan Sipho Taliwe di Australia, 6 Desember 2013.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain