6 April 2026
Beranda blog Halaman 40336

Selain Asuransi, AirAsia Berikan Beasiswa Kepada Keluarga Penumpang QZ8501

Jakarta, Aktual.co — AirAsia akan membayarkan ganti rugi kepada para keluarga penumpang AirAsia QZ8501 yang diduga berada di sekitar Selat Karimata, Kalimantan.
Pemberian ganti rugi tanpa memandang apakah penumpang tersebut membeli asuransi atau tidak, sesuai dengan aturan menteri terkait tanggung jawab angkutan udara.
Selain itu, AirAsia juga akan memberikan dana pendidikan berupa beasiswa bagi penumpang yang memiliki anak usia sekolah.
“Semua proses diberikan dalam komunikasi lebih lanjut setelah evakuasi,” kata Presiden Direktur PT Indonesia AirAsia, Sunu Widyatmoko, Rabu (31/12).
Sementara itu, CEO AirAsia Grup Tony Fernandes menyebutkan akan mendesak perusahaan asuransi yang digunakan untuk mencairkan seluruh hak yang didapat keluarga penumpang.
Sebagai informasi, Perusahaan Jerman Allianz akan membayar klaim sekitar 100 juta US dollar (sekitar Rp1,25 triliun) terkait peristiwa yang menimpa AirAsia QZ8501.

Artikel ini ditulis oleh:

Anggaran Untuk Subsidi BBM dan Elpiji Hanya Rp60 Triliun

Jakarta, Aktual.co — Mulai 1 Januari 2015 Pemerintah tidak akan memberikan subsidi pada Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji hingga ratusan triliun seperti sebelumnya.

Pada APBN-P 2015, pemerintah hanya menganggarkan subsidi sekitar Rp60 triliun untuk BBM dan elpiji.

“Pokoknya di awal 2015 awal subsidinya Rp276 triliun, di APBN-P 2015 mungkin sekitar Rp200 triliun penghematan kebijakan tersebut,” ujar Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro di kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Rabu (31/12).

Lebih lanjut dikatakan Bambang, anggaran subsidi Rp60 triliun pada APBN-P 2015 akan terdiri dari subsidi elpiji 3 kg, solar, minyak tanah, dan biofuel.

“Solar itu Rp17 triliun, elpiji 3 kg itu Rp30 triliun sendiri. Dan kita masih utang sama Pertamina carry over tahun ini, itu kita bayar juga,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

BMKG Prediksi Jabodetabek Diguyur Hujan

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat berpotensi terjadi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) hingga Rabu sore.

“Potensi hujan lebat disertai kilat diperkirakan akan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB,” kata Kabid Informasi Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab di Jakarta, Rabu (31/12).

Peringatan dini cuaca Jabodetabek yang dikeluarkan BMKG menyebutkan pukul 12.30 WIB potensi hujan lebat disertai petir di wilayah Tangerang, Cengkareng, Serpong, Pamulang, Ciputat, Pondok Cabe, Bintaro, Pondok Aren, Ciledug.

Kondisi tersebut masih akan berlangsung hingga pukul16.00 WIB dan meluas ke wilayah Meruya, Kembangan, KebonJeruk, Palmerah, Tomang, Grogol, Kebayoran, Cinere, Depok dan sekitarnya.

Saat ini pantauan di wilayah Pondok Kopi Jakarta Timur cuaca juga mendung dan sempat hujan ringan.

BMKG memprediksikan puncak musim hujan khususnya wilayah Jawa dengan curah hujan lebih dari 400 mm per bulan akan berlangsung pada Januari dan Februari 2015.

Meski puncak musim hujan diperkirakan baru akan terjadi pada Januari dan Februari mendatang, namun saat ini sebanyak 96 persen dari dari 342 zona musim (ZOM) sudah masuk musim hujan.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Kapolres Magetan: Kasus yang Menonjol adalah Perjudian

Jakarta, Aktual.co — Kepala Polres Magetan AKBP Johanson Ronald Simamora menyebut, kasus kriminal yang paling banyak mendominasi di tahun 2014 perjudian.
“Kasus kriminal paling banyak dalam setahun terakhir adalah perjudian,” kata dia kepada wartawan, Rabu (31/12).
Dia mengatakan, sesuai data yang ada kasus perjudian yang ditangani Polres setempat mencapai 124 kasus dari 464 kasus kriminal yang ada. Kasus lain di antaranya, pencurian dengan pemberatan 34 kasus, pencurian kendaraan bermotor sebanyak 23 kasus, dan narkotika sebanyak 13 kasus.
Menurut Johanson, secara umum terjadi penurunan kejadian kasus kriminal pada tahun ini di wilayah hukumnya jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Berdasarkan data Satuan Reskrim Polres Magetan, selama tahun 2013 telah menangani sebanyak 563 kasus kriminal. Sedangkan tahun 2014 menangani sebanyak 464 kasus kriminal.
Penurunan tersebut, lanjut dia dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya, tingginya kesadaran masyarakat untuk peduli terhadap keamanan lingkungannya sendiri. “Salah satunya adalah berjalannya fungsi kamtibmas yang baik di jajaran polisi, TNI, dan masyarakat,” kata dia.
Untuk menekan terjadinya tindak kriminalitas di wilayah Magetan, pihak polres setempat beserta jajarannya berupaya sering melakukan patroli maupun razia. Dia juga mengimbau, masyarakat ikut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban Kota Magetan. Hal itu dimulai dari menjaga keamanan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.
Sementara, kasus yang menonjol sepanjang tahun 2014 adalah pengungkapan pelaku pencurian dengan kekerasan atas korban pemilik koperasi asal Desa Bulu, Kecamatan Sukomoro, Magetan.
Dalam kasus tersebut, polisi berhasil menangkap empat pelaku yang melukai korban. Satu di antaranya terpaksa ditembak mati petugas karena melawan saat olah tempat kejadian perkara di rumah korban.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

BNPB: Bencana Masih Menjadi Ancaman Nyata

Jakarta, Aktual.co — Badan Nasional Penanggulangan Bencana Pusat mendata sementara kejadian bencana di Indonesia selama tahun 2014, menunjukkan bahwa  bencana masih menjadi ancaman yang nyata. 
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan dari 1.525 kejadian bencana 566 orang tewas, 2,66 juta jiwa mengungsi dan menderita.
“Lebih dari 51 ribu rumah rusak, dan ratusan bangunan umum rusak. Kerugian ekonomi mencapai puluhan triliun rupiah,” katanya dalam pesan elektronik yang diterima aktual.co, Rabu (31/12).
Sutopo menambahkan bahwa dampak kebakarah hutan dan lahan mencapai angka fantastis dengan kerugian mencapai Rp 20 triliun. Dan untuk bencana banjir seperti banjir Jakarta mencapai Rp 5 triliun, banjir di Pantura Jawa Rp 6 triliun, banjir bandang di Sulawesi Utara Rp 1,4 triliun. 
“Banjir dan longsor di 16 kab atau kota di Jawa Tengah Rp 2,1 triliun,” paparnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Kapolri: Belum Menditeksi Adanya Ancaman Sel-sel Teroris

Jakarta, Aktual.co — Kapolri Jenderal Polisi Sutarman menyebut, saat ini belum mendeteksi adanya ancaman dari sel-sel teroris yang bisa mengganggu pengamanan perayaan malam tahun baru. 
Meski demikian, lanjut Sutarman, kepolisian tetap meminta jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terkait pengamanan di sejumlah tempat keramaian.
“Tetap waspada, kami tingkatkan penjagaan di kantor-kantor termasuk pos-pos pelayanan. Selain itu juga di tempat ibadah, tempat-tempat keramaian yang menjadi pusat perayaan malam Tahun Baru,” kata dia di Jakarta, Rabu (31/12).
Pengamanan malam Tahun Baru 2015 masuk dalam rangkaian pengamanan Operasi Lilin 2014. Dalam Operasi Lilin 2014 yang digelar sejak 24 Desember 2014 hingga 2 Januari 2015, diterjunkan sebanyak 165.337 personel gabungan yang terdiri dari 80.560 anggota Polri, 19.581 anggota TNI serta 65.196 orang dari berbagai instansi dan mitra kamtibmas.
Para petugas tersebut akan ditempatkan pada 1.767 pos pengamanan dan 603 pos pelayanan di berbagai wilayah di Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain