12 April 2026
Beranda blog Halaman 40370

Nanti Malam, Tiga Koridor Transjakarta Beroperasi 24 Jam

Jakarta, Aktual.co —Malam tahun baru 2015, tiga koridor bus Transjakarta akan beroperasi 24 jam penuh.
Tiga koridor yang beroperasi yakni Koridor 1 (Blok M-Kota), Koridor 3 (Harmoni-Kalideres) dan Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit). Pada tiga koridor tersebut dioperasikan Angkutan Malam Hari (Amari).
Dirut PT Transjakarta Antonius Kosasih mengatakan pengoperasian 24 jam dilakukan untuk memudahkan aktivitas warga saat merayakan malam tahun baru.
“Pengoperasian bus Transjakarta selama 24 jam di sejumlah koridor juga bertujuan untuk mendorong agar warga tidak menggunakan kendaraan pribadi,” tutur Kosasih, di Jakarta, Rabu (31/12).
Tetapi, khusus untuk Koridor 1 akan dilakukan pengaturan operasional dan situasional. 
“Mengingat di sepanjang Semanggi hingga Monas akan diadakan Jakarta Night Festival (JNF),” ujar dia. 
Selama berlangsungnya JNF, bus Transjakarta akan disiagakan di Monas dan Ancol. Kedua lokasi itu diperkirakan selalu ramai dikunjungi warga merayakan malam pergantian tahun.
Kepala Unit Pengelola (UP) Transjakarta Pargaulan Butar-Butar mengatakan selain tiga koridor Amari, koridor lain tetap beroperasi normal.
“Namun, saat JNF berlangsung, operasional bus Transjakarta akan berhenti sementara karena di lokasi JNF akan dipenuhi warga yang ingin merayakan tahun baru dan kendaraan bermotor tidak boleh melintas,” tutur dia. Bus Transjakarta akan kembali beroperasi setelah JNF selesai, yaitu pada Kamis (1/1) sekitar pukul 02.00 WIB, sedangkan acara itu sendiri akan rampung pada pukul 01.00 atau 02.00 WIB.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan kembali menggelar Jakarta NF di sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Monas pada malam pergantian tahun. Kegiatan itu akan dimulai pada pukul 20.00 WIB.

Artikel ini ditulis oleh:

Polres Bogor Klaim Kriminalitas Menurun di Tahun 2014

Jakarta, Aktual.co — Berdasarkan data resmi (rilis) akhir tahun Kepolisian Resor Bogor Kota tercatat jumlah tindak pidana atau kriminalitas di Kota Bogor, Jawa Barat, sepanjang 2014 mengalami penurunan dibanding tahun 2013 yakni sebesar 2,5 persen.

Kepala Polisi Resor Bogor Kota AKBP Irsan mengatakan, jumlah tindak pidana 2014 sebanyak 1.198 kasus sedangkan pada tahun 2013 sebanyak 1.228 kasus.

“Jadi, ada penurunan jumlah dari 2013 ke 2014 sebanyak 30 kasus atau 2,5 persen,” kata AKBP Irsan di Bogor, Rabu (31/12).

Ia merincikan jenis kasus tindak pidana yang terjadi selama 2014 yakni untuk tindak pidana umum sebanyak 1.128 kasus, tiga tindak pidana korupsi dan 67 tindak pidana khusus atau tertentu.

“Kasus tindak pidana umum paling banyak terjadi yakni 1.128 kasus,” katanya.

Dari 1.198 kasus tindak pidana yang terjadi, untuk penyelesaian perkara sepanjang 2014 adalah sebanyak 580 kasus dari 1.198 kasus atau dengan persentase 48,58 persen yakni mengalami peningkatan 2,4 persen dibandingkan tahun 2013 dengan persentase 46,93 persen dengan perhintungan jumlah tindak pidana sebesar 1.228 kasus diselesaikan 567 kasus.

Lebih lanjut ia menjelaskan, kasus tindak pidana umum yang paling menonjol terjadi di wilayah hukum Kota Bogor yakni kejahatan terhadap orang.

“Kasus penganiayaan terjadi 115 kasus dan telah diselesaikan 81 kasus atau persentasi 70,4 persen,” kata Kapolres.

Selanjutnya kasus yang paling dominan setelah penganiayaan yakni pengeroyokan atau kekerasan yang dilakukan bersama-sama terhadap seseorang yakni sebanyak 50 kasus, dan telah diselesaikan 35 kasus atau 70 persen.

Berikutnya, kasus dua kasus pembunuhuan yang telah diselesaikan 100 persen. Sedangkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi sebanyak 43 kasus dan telah diselesaikan 37 kasus atau 86 persen.

Kekerasan fisik atau psikis dan seksualitas terhadap anak terjadi 46 kasus, dan telah diselesaikan sebanyak 35 kasus atau 76 persen.

Selama 2014 juga terjadi dua kasus tindak pidana perdagangan orang yang semuanya berasil diungkap secara tuntas.

Adapun kejahatan terhadap harta benda, lanjut AKBP Irsan, sepanjang 2014 terjadi kasus pencurian dengan pemberatan dan pencurian biasa sebanyak 185 kasus dan telah diselesaikan 88 kasus atau 47,57 persen.

Pencurian kendaraan bermotor roda dua sebanyak 114 kasus, telah diselesaikan 41 kasus (40,58 persen), roda empat 114 kasus dan telah diselesaikan 13 kasus atau 11,4 persen.

Kasus pencurian dengan kekerasan terjadi 19 kasus dan baru berhasil diungkap tiga kasus atau 15,7 persen, penggelapan 124 kasus dan telah diselesaikan 77 kasus atau 62,1 persen.

“Dan penipuan terjadi paling banyak selama 2014 ini yakni sebanyak 210 kasus dan telah berhasil diungkap 90 persen atau 42,86 persen,” katanya.

Sepajang 2014 Kepolisian Resor Bogor Kota juga telah mengungkap sebanyak 9 kasus perjudian. Begitu juga dengan kasus korupsi sebanyak tiga kasus yang saat ini masih dalam proses penyidikan dan telah menetapkan beberapa tersangka.

“Kasus tindak pidana khusus didominasi dengan kejahatan atau pelanggaran Jaminana Fidusia atau pengalihan hak kepemilikan sebanyak 59 kasus, yang telah diungkap 17 kasus atau 28,8 persen yang lainnya marupakan tindak pidana ITE dan Migas,” kata Kapolres.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pergantian Tahun, Gubernur Bali Imbau Introspeksi Diri

Jakarta, Aktual.co — Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyatakan bahwa jajaran Pemerintah Provinsi Bali tidak menggelar pesta menyambut Tahun Baru 2015.
“Kami tidak ada pesta. Kami dari dulu juga tidak ada. Kami harapkan kita melakukan doa bersama, introspeksi dan evaluasi,” kata Pastika ketika ditemui di Denpasar, Rabu (31/12).
Hal tersebut sejalan dengan imbauan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo agar pegawai negeri sipil (PNS) di setiap jajaran baik pusat, provinsi maupun kabupaten/kota untuk tidak berpesta pora menyambut tahun baru, mengingat bangsa Indonesia dalam kondisi duka terkait pesawat Air Asia QZ-8501.
“Saya turut berduka dan kita sedang dalam suasana berduka (pesawat AirAsia). Tetapi kita tidak boleh melewatkan momentum introspeksi diri dan berdoa bersama,” kata dia.
Pihaknya menyetujui imbauan Mendagri dan mengajak PNS serta masyarakat untuk mengevaluasi kualitas yang telah dilakukan, termasuk rencana tahun 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Kebut Pemeriksaan Kasus TPPU Nazaruddin, KPK Periksa Pihak Swasta

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi terus mendalami kasus Tindak Pidana Pencucian Uang Muhammad Nazaruddin. Rabu (31/12), penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak swasta, Rita Zahara.
Seperti yang ada dijadwal pemeriksaan, Rita Zahara bakal menajalani pemeriksaan sebagai saksi kasus TPPU pembelian saham PT Garuda dan kasus korupsi penerimaan hadiah terkait pelaksanaan proyek PT DGI. 
Belum diketahui kaitan Rita dengan Nazaruddin dalam kasus ini. Kemarin KPK juga memeriksa adik Nazar yaitu M Nasir terkait kasus TPPU juga.
KPK saat ini memang sedang mengebut pengusutan kasus TPPU Nazaruddin. Kasus ini bermula saat Nazar ditangkap di Kolombia atas kasus korupsi pembangunan Wisma Atlet Sea Games di Palembang. Nazar kemudian diketahui banyak bermain proyek dan mengeruk uang dari proyek pemerintah tersebut.
Adanya indikasi tindak pidana pencucian uang oleh mantan Bendum Partai Demokrat ini terungkap dalam persidangan kasus dugaan suap wisma atlet. Mantan Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis, saat bersaksi dalam persidangan Nazaruddin mengungkapkan Permai Grup (perusahaan Nazaruddin) memborong saham PT Garuda Indonesia senilai total Rp 300,8 miliar pada 2010. Pembelian saham perdana PT Garuda Indonesia itu dilakukan oleh lima perusahaan yang merupakan anak perusahaan Permai Grup.‎

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Temukan 3 Jenazah, Salah Satunya Berpakaian Menyerupai Pramugari

Jakarta, Aktual.co — Tim Basarnas menemukan tiga jenazah, salah satunya perempuan yang mengenakan pakaian menyerupai pramugari, yang diduga merupakan penumpang dan awak pesawat AirAsia QZ8501.
“Yang satu perempuan berpakaian pramugari,” kata Marsdya TNI F Henry Bambang Sulistyo, Rabu (31/12).
Hingga saat ini sudah enam jenazah yang dievakuasi dan masih berada di kapal karena terkendala cuaca buruk pagi ini.
Sementara itu, di sepanjang pantai dikerahkan satu satuan setingkat kompi (SSK) prajurit Yonif 631/ATG, ditambah Babinsa dan masyarakat yang melakukan pencarian di sepanjang pantai.
TNI AD mengerahkan 4 heli, dua jenis heli MI 35 dan dua jenis heliBell 412 serta 1 Kapal Motor Cepat (KMC).

Artikel ini ditulis oleh:

Kapolri: 70 Persen Data Anteortem Telah Dikumpulkan

Jakarta, Aktual.co — Kapolri Jendral Polisi Sutarman memastikan tim Disaster Victim Investigation (DVI) telah mengambil 70 persen data antemortem keluarga penumpang dan awak pesawat Air Asia QZ8501 yang hilang sejak, Minggu (28/12).
Sutarman mengatakan, jenazah penumpang pesawat yang ditemukan akan dibawa dan dikumpulkan oleh tim DVI di Pangkalan Bun untuk selanjutnya diterbangkan ke RS Bhayangkara di Surabaya.
“Titik sudah ditemukan dan beberapa jenazah sudah dtemukan. Tugas Polri mengidentifikasi melalui DVI. Sudah disiapkan melalui Pangkalan Bun dan akan dibawa ke Surabaya. Rumah sakit sudah disiapkan,” kata Sutarman di Mabes Polri,  Jakarta Selatan, Rabu (31/12).
Saat ini, lanjut Sutarman, tim DVI sudah mengambil data antemortem 90 anggota keluarga dari 155 penumpang dan 7 awak pesawat Air Asia QZ8501. Selanjutnya data antemortem itu akan diidentifikasi dengan data postmortem jasad penumpang dan awak pesawat QZ8501 yang ditemukan.
“Data antemortem sudah disiapkan dari keluarga yang menunggu. Setelah jenazah sampai diidentifikasi. 90 orang (keluarga korban) yang sudah kita data, baik pengambilan DNA maupun ciri-ciri. Data ante mortem akan disesuaikan dengan data post mortem,” kata dia.
Sutarman menambahkan, untuk membantu penyisiran korban, Polri yang dalam hal ini dibawah kendali Basarnas akan mengumpulkan berbagai informasi secara komprehensif, baik melalui penelusuran sinyal telepon seluler yang sempat terdeteksi hingga keterangan nelayan.
Kapolri meyakinkan bahwa Polri telah memiliki pengalaman untuk mengidentifikasi korban kecelakaan pesawat, bahkan yang tubuhnya telah hancur. “Bahkan yang sudah hancur kita identifikasi. DNA bisa diambil dari rambut, kuku dan lainnya.”
Meski saat ini masih terfokus dengan pencarian korban, namun untuk pengungkapan penyebab kecelakaan pesawat tersebut, Polri akan mendukung pihak KNKT untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawaat naas tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain