13 April 2026
Beranda blog Halaman 40383

Keluarga Harap Pilot Irianto Selamat

Jakarta, Aktual.co — Keluarga kapten pilot pesawat AirAsia QZ 8501 yang mengalami naas masih berharap kapten pilot Irianto, ditemukan dalam keadaan selamat.

“Kami sangat mengapresiasi Tim Basarnas dan semua pihak yang dengan cepat menemukan keberadaan pesawat yang hilang sejak Minggu (28/12),” kata kemenakan kapten pilot Irianto, Indra Kusuma di Sleman, Yogyakarta, Selasa (30/12).

Menurut dia, memang diakui berita penemuan puing pesawat AirAsia QZ 8501 di perairan wilayah Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, membuat keluarga Irianto di Dusun Nanggulan, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Yogyakarta syok.

“Kami mendapat kabar penemuan puing pesawat dari tayangan televisi,” katanya.

Ia mengatakan, selama proses pencarian selalu memantau setiap perkembangannya melalui televisi.

“Ya meski telah diberitakan temuan puing-puing pesawat, dan sejumlah jasad, keluarga pasrah dan menerima kenyataan, namun kami masih menyimpan harapan besar kapten pilot Irianto selamat,” katanya.

Indra mengatakan, keluarga juga mengapresiasi kinerja semua pihak dalam pencarian pesawat AirAsia.

“Kami sangat mengapresiasi tim yang dapat dengan cepat menemukan lokasi pesawat,” katanya.

Tim Gabungan dari Basarnas, TNI dan Polri Selasa siang berhasil menemukan puing pesawat AirAsia QZ 8501 jurusan Surabaya-Singapura yang hilang kontak sejak Minggu (28/12).

Tim juga menemukan dan mengevakuasi sejumlah jasad yang diduga kuat merupakan penumpang pesawat AirAsia.

Artikel ini ditulis oleh:

Malam Tahun Baru, Commuterline Beroperasi Hingga Dinihari

Jakarta, Aktual.co —Di malam tahun baru 2015, commuterline akan beroperasi hingga dinihari. Pelayanan khusus diberlakukan untuk semua lintasan. 
Yakni Bogor – Jakarta Kota PP, Bogor – Jatinegara PP, Bekasi – Jakarta Kota PP, dan Parung Panjang – Tanah Abang PP.
Berikut jadwal KRL Tambahan Khusus Malam Pergantian Tahun 2015:
Lintas Bogor – Jatinegara PP
1. Berangkat Bogor 22.00 WIB2. Berangkat Bogor 22.40 WIB3. Berangkat Jatinegara 00.30 WIB4. Berangkat Jatinegara 01.05 WIB
Lintas Bogor – Jakarta Kota PP
5. Berangkat Bogor 23.40 WIB6. Berangkat Bogor 00.10 WIB7. Berangkat Jakarta Kota 01.30 WIB8. Berangkat Jakarta Kota 02.00 WIB
Lintas Bekasi – Jakarta Kota PP
9. Berangkat Bekasi 23.50 WIB10. Berangkat Bekasi 00.30 WIB11. Berangkat Jakarta Kota 01.15 WIB12. Berangkat Jakarta Kota 01.45 WIB
Lintas Parung Panjang – Tanah Abang PP
13. Berangkat Parung Panjang 00.30 WIB14. Berangkat Tanah Abang 02.00 WIB

Artikel ini ditulis oleh:

CAS Tolak Banding Barcelona Terkait Transfer Pemain

Jakarta, Aktual.co — Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS) pada Selasa (30/12), mengesahkan skors transfer satu tahun terhadap raksasa Spanyol Barcelona, karena melanggar peraturan-peraturan perihal perekrutan pemain di bawah usia 18 tahun.

Pengadilan mengatakan dalam pernyataannya bahwa pihaknya “menolak” banding yang dilakukan Barcelona.

Pihaknya sekarang menjatuhkan skors terhadap pembelian pemain-pemain pada bursa transfer yang dibuka pada 1 Januari dan untuk periode transfer musim panas sebelum musim 2015/2016. Barcelona juga didenda 450.000 franc Swiss.

“Panel mendapati bahwa dalam beberapa hal secara khusus Barcelona telah melanggar peraturan-peraturan terkait perlindungan terhadap tim-tim kecil dan registrasi hal-hal kecil yang ada di akademi-akademi sepak bola,” kata pengadilan dikutip dari AFP, Selasa.

Artikel ini ditulis oleh:

Menlu Tunda Pembicaraan Bantuan Pencarian Pesawat AirAsia

Jakarta, Aktual.co — Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, menunda sementara pembicaraan lanjutan mengenai bantuan dari negara-negara sahabat untuk mencari pesawat AirAsia QZ8501, sebab kini diketemukan sejumlah puing-puing serta jenazah di Selat Karimata, Kalimantan.

“Karena ada perkembangan baru ini, kita sudah kontak dengan Basarnas. Basarnas bilang bahwa ‘hold’ (tahan) dulu terkait beberapa negara yang menyatakan kesiapannya, tapi belum merinci bantuannya berupa apa,” kata Menlu Retno di Gedung Pancasila, Kemenlu, Jakarta, Selasa (30/12).

Pada Selasa sekitar pukul 15.00 WIB, tim gabungan telah menemukan beberapa serpihan badan pesawat AirAsia QZ8501 dan enam jenazah, tiga di antaranya telah berhasil dievakuasi.

Menurut Menlu, pemerintah Indonesia sangat mengapresiasi tawaran bantuan dari negara-negara sahabat untuk menemukan pesawat AirAsia QZ8501 yang dinyatakan hilang kontak pada Minggu (28/12) pagi.

“Katakanlah jika kita membutuhkan peralatan yang memang diperlukan di lapangan, maka kita akan sambung lagi pembicaraan kerja sama itu,” kata dia.

Hingga saat ini, terdapat 25 jenis bantuan luar negeri untuk mencari pesawat AirAsia QZ8501 yang berasal dari Singapura, Malaysia, Australia, Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Selandia Baru.

Menlu menambahkan Prancis akan mengirimkan tim ahli dan Inggris juga mengirimkan seorang investigator beserta peralatan khusus dari Badan Investigasi Kecelakaan Udara (AAIB) mereka.

Sementara itu, negara-negara yang telah menyatakan kesediaan untuk membantu adalah Tiongkok, India dan Jepang.

Untuk mempermudah masuknya bantuan-bantuan tersebut, Kemlu juga telah memberikan percepatan izin melintas diplomatik bagi tim negara-negara sahabat.

“Karena koordinasi yang sangat bagus, percepatan ini bisa kita lakukan. Prosesnya kurang dari 30 menit, bahkan dalam beberapa kasus hanya 10-20 menit,” kata Menlu Retno.

Artikel ini ditulis oleh:

Basarnas: Evakuasi Jenazah AirAsia Terhambat Cuaca Buruk

Jakarta, Aktual.co — Evakuasi jenazah korban yang diduga kuat merupakan penumpang pesawat AirAsia yang hilang Minggu (28/12) di perairan Selat Karimata, Kalimantan Tengah, terhambat akibat cuaca buruk di laut.

“Evakuasi sangat sulit, karena gelombang tinggi dan tiupan angin yang kencang. Bahkan saat mau mengambil mayat itu sulit, karena licin dan bila dipaksakan maka heli yang kami tumpangi menjadi sasaran gelombang,” kata Direktur Operasi Basarnas Marsma TNI Supriadi di Pangkalan Bun, Selasa malam (30/12).

Tim sempat berusaha mengevakuasi jenazah pertama yang ditemukan, yakni berjenis kelamin perempuan, namun gagal karena gelombang sangat tinggi sehingga rawan bagi keselamatan tim penyelamat.

Hasil pantauan udara, ada sembilan jenazah yang terpantau. Sayangnya upaya evakuasi menggunakan helikopter terkendala karena angin cukup kencang dan gelombang tinggi antara dua sampai tiga meter sehingga sangat berbahaya bagi tim evakuasi.

Meski begitu, pada sore hari tim berhasil mengevakuasi beberapa benda diduga kuat serpihan pesawat serta satu buah koper biru yang diperkirakan milik penumpang. Sementara itu, informasi pada Selasa malam, sejumlah jenazah berhasil dievakuasi ke KRI Bung Tomo dan rencananya akan dibawa ke Pangkalan Bun pada Rabu pagi (31/12).

Pangkoopsau I Marsda TNI Agus Dwi Putranto memberi keterangan tegas bahwa benda-benda yang ditemukan di sekitar jenazah tersebut merupakan serpihan pesawat AirAsia QZ 8501 yang hilang saat perjalanan dari Surabaya menuju Singapura.

Pihaknya belum mau berspekulasi tentang penyebab kecelakaan pesawat tersebut. Tim memilih fokus terhadap evakuasi penumpang dan serpihan pesawat, seraya berharap masih ada penumpang yang mungkin masih hidup.

“Serpihan kerangka pesawat yang ditemukan dibalut dengan terpal serta kotak kecil berwarna biru sebagai hasil temuan,” kata Agus Dwi.

Dia menegaskan bahwa pencarian korban akan terus dilakukan bahkan dengan menambah armada di laut dan udara. Korban dan serpihan pesawat ditemukan sekitar 10 kilometer dari lokasi terakhir pesawat berpenumpang 155 orang dan tujuh kru pesawat itu hilang kontak.

Artikel ini ditulis oleh:

Merayakan Malam Tahun Baru Masehi?, Ini Tinjauan dari Hukum Islam & Ulama

Jakarta, Aktual.co — Perayaan Tahun Baru menambah euforia di tengah-tengah masyarakat Muslim, khususnya di Indonesia. Hal ini menjadi tradisi umum bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Ada  yang rela merogoh koceknya untuk menyewa sebuah villa agar dapat berkumpul bersama kerabat dan teman-temannya. Dan, semua itu mereka lakukan hanya untuk menyambut sebuah malam yang meriah. Malam yang penuh gemarlap kembang api dan suara terompet yang menggema di setiap tempat, malam itu tak lain adalah malam Tahun Baru.

Fenomena  ini selalu terulang hampir di setiap akhir tahun. Hampir seluruh penduduk dunia merayakannya, baik itu laki-laki atau perempuan, tua atau muda, kaya atau miskin, tanpa terkecuali umat Islam. Semuanya merayakan malam Tahun Baru dengan penuh suka cita dengan harapan tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya

Dikutip dari berbagai sumber, hanya sebagian kecil kaum muslimin yang tahu tentang hukum perayaan Tahun Baru Masehi, yang sudah tentu perayaan ini bukanlah berasal dari Islam. Menurut para ahli sejarah perayaan ini bersumber dari kaum pagan ‘penyembah berhala’ pada zaman Romawi kuno.

Perayaan ini dipopulerkan oleh Raja Romawi Julius Caesar pada tahun 45 SM dengan mengganti kalender tradisonal dengan kalender Julian. Orang Romawi merayakan tahun baru dengan cara saling bertukar hadiah potongan dahan pohon suci. Mereka juga saling memberikan kacang atau koin lapis emas dengan gambar Dewa Janus (Bulan Januari diambil dari nama Dewa Janus). Serta mempersembahkan hadiah kepada kaisar.

Ada sebagian Ulama kontemporer yang membolehkan perayaan Tahun Baru. Akan tetapi sebagian besar Ulama mengharamkan perayaan tersebut. Menurut mereka perayaan tersebut merupakan syiar orang-orang kafir yang semestinya kaum Muslimin tidak ikut-ikutan dalam merayakannya. Berikut ini adalah dalil-dalil yang digunakan Ulama dalam mengharamkan perayaan Tahun Baru Masehi.

Firman Allah SWT dalam surah al-Furqan ayat72,

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا

“Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya.”
Dalam ayat tersebut terdapat kata ‘Alzuur’ (perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah). Ibnu Katsir menuliskan di dalam tafirnya bahwa yang dimaksud dengan ‘Al zuur’ adalah perayaan-perayaan orang kafir. Jelas dalam ayat ini Allah melarang kaum muslimin untuk menghadiri perayaan kaum musyrikin.

Hadist Nabi yang terdapat pada kitab Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda,

“إن لكل قوم عيداً وإن عيدنا هذا اليوم – ليوم الأضحى”

“Sesungguhnya bagi setiap kaum (agama) ada perayaannya dan hari ini (Idul adha) adalah perayaan kita.”
Ibnu Hajar Al Asqalani menjelaskan dalam Fathulbari makna hadist tersebut dilarang melahirkan rasa gembira pada perayaan kaum musyrikin dan meniru mereka (dalam perayaan).

Hadist Nabi yang terdapat pada kitab sunan Abu Daud, Rasulullah SAW bersabda,

“من تشبه بقوم فهو منهم”

“ Siapa saja yang Tasyabbuh (meniru) suatu kaum, maka ia termasuk golongan mereka.”

Walhasil, Islam memandang bahwa toleransi memiliki dasar dan batasan tertentu. Umat Muslim hanya cukup menghargai tanpa harus mengucapkan atau pun ikut meramaikannya dengan mengunakan atribut-atribut tertentu. Aturan tersebut sudah dijelaskan dalam surat Al-Kafirun.

Umat Muslim tidak usah serta merta mengikuti perayaan hari raya agama lain, termasuk perayaan Tahun Baru Masehi. Toleransi antar umat beragama bukan berarti menggunakan atribut agama lain, melainkan tidak memaksakan umat lain untuk mengikuti ajaran mereka dan atribut ibadah serta perayaan mereka.

Dengan demikian, tak layak umat Islam terjebak dalam perangkap seruan toleransi yang tidak dibenarkan dalam Islam. Seharusnya, umat tetap fokus pada tujuannya untuk mengembalikan kehidupan Islam, sehingga Islam bisa diterapkan secara kaffah melalui institusi khilafah.

Dengan khilafah, umat Islam tidak terjebak ke dalam toleransi yang salah dan umat agama lain pun dapat dengan aman beribadah. Wallahu’alam bishawab.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain