16 April 2026
Beranda blog Halaman 40389

EWI: RTKM Hanya Alat ‘Pemuas’ Soemarno Brothers

Jakarta, Aktual.co — Rekomendasi tim reformasi tata kelola migas (RTKM) yang mengalihkan impor minyak dari Petral ke Integrated Supply Chain (ISC) Pertamina menimbulkan persepsi publik.
Direktur Eksekutif Energy Wacth Indonesia (EWI) Ferdinan Hutahea misalnya. Dia menduga, pengalihan itu membenarkan bahwa selama ini memang adanya perseteruan dan perbutan oleh 2 kekuasaan mafia untuk menguasai perminyakan Indonesia.
“Yang terjadi di tubuh tata kelola niaga migas kita adalah perseteruan dan perebutan kekuasaan dua kekuatan raksasa mafia yaitu satu di blok yang “menguasai” Petral dan satu blok yang ingin menguasai merebut Petral melalui rezim ISC, yaitu dibawah kekuasaan Soemarno brothers,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (31/12).
Ia mengatakan bahwa sejak awal dibentuk tim RTKM oleh Menteri ESDM Sudirman Said, hanya digunakan sebagai alat ‘pemuas’ dalam mempermulus langkah Soemarno brothers menguasai Petral yang dikuasai MRC saat ini.
“Memanfaatkan tim RTKM untuk memuluskan niatnya menguasai tata niaga migas bangsa ini dengan menelurkan kebijakan yang menguntungkan kelompok soemarno bersaudara. Sebab, ISC itu adalah ranah kuasa Arie Soemarno, dia yang bentuk dan mengangkat Sudirman Said dulu menjadi Kepala  ISC yang sekarang jadi menteri ESDM,” ungkapnya.
“Kami menduga langkah selanjutnya kelompok soemarno ini adalah mengangkat anteknya jadi kpl ISC. Mungkin salah satu dari anggota tim RTKM. Inilah kenapaa kami menuntut tim ini bubar karena sesungguhnya tidak bekerja untuk bangsa tapi bekerja untuk kelompok tertentu,” tandas dia.
Perlu diketahui, pengangkatan Daniel Purba sebagai VP ISC dilakukan pada Selasa (30/12). Direktur Pemasaran dan Trading Pertamina Achmad Bambang membenarkan hal tersebut. Sayangnya, Bambang enggan berkomentar lebih lanjut dimana pelantikan dan oleh siapa. “Benar… tadi sore,” kata Bambang saat dihubungi Aktual.co, Jakarta, Selasa (30/12).

Menurut beberapa pemberitaan, Daniel Purba diduga adalah bagian dari mafia migas. Waktu Daniel jadi VP Petral dibawah Ari Soemarno sewaktu menjabat Direktur di Petral dan Dirut Pertamina, semua solar impor dibeli dari Hin Leong. Korelasi Hin Leong dengan Petral yang saat itu di bawah pimpinan Ari Soemarno adalah melalui Daniel Purba yang merupakan kolega Hin Leong.

Oleh karena itu, menurut Direktur Eksekutif Komisi Kebijakan Publik Rusmin Effendy,  seharusnya anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas sebelum ditunjuk harus mampu dibuktikan kalau mereka bersih. “Sebelum ditunjuk sebagai anggota reformasi migas, sebaiknya Daniel diaudit kekayaannya dulu, baik oleh PPATK ataupun KPK. Buktikan dia bersih terlebih dahulu sebelum membersihkan sektor migas,” ujarnya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Arsene Wenger Minta FA Skors Pemain ‘Diving’

Jakarta, Aktual.co — Pelatih Arsenal Arsene Wenger meminta FA untuk menskors pemain-pemain yang melakukan ‘diving’ untuk mendapatkan tendangan bebas atau hadiah penalti.

‘Diving’ kembali menjadi topik hangat di Liga Utama Inggris setelah tiga pemain Chelsea, Cesc Fabregas, Diego Costa, dan Willian mendapat kartu kuning karena berpura-pura terjatuh pada bulan ini.

Dua pemain bertahan Chelsea Gary Cahill dan Branislav Ivanovic juga belakangan dituding melakukan “diving” oleh pelatih-pelatih tim lawan, di mana pelatih ‘Si Biru’ Jose Murinho membalasnya dengan mengatakan bahwa ada agenda untuk merugikan pemain-pemain di klubnya.

Wenger mengatakan, satu-satunya cara untuk mengatasi hal ini adalah FA mengambil tindakan retrospektif terhadap para pemain yang jelas-jelas melakukan “diving.” “Saya menentang diving,” kata Wenger kepada para pewarta.

“Kita semestinya menghukumnya setelah pertandingan. Masalahnya akan terdapat pada menentukan bahwa apakah itu betul-betul diving atau bukan. Itu adalah isu besar dan terkadang itu tidak benar-benar nyata,” tambah pria Prancis itu.

“Hukuman hanya terdapat pada kasus-kasus tertentu, namun bukan berbagai macam (kasus). Anda harus menskors para pemain (yang melakukan diving), saya tidak tahu berapa lama. Itu tergantung. Saya bukan spesialis untuk hal-hal seperti ini.”

“Namun satu-satunya cara agar para pemain berhenti melakukannya, jika mereka merasa mereka dapat dihukum. Apakah itu Arsenal, atau Manchester United, atau Liverpool, atau Chelsea, itu sama untuk semua orang.”

Sang pelatih Arsenal juga dengan cepat menepis spekulasi yang mengait-ngaitkan penyerang Lukas Podolski dengan kepindahan ke Inter Milan.

Pemain Jerman itu mendapati dirinya jarang dimainkan pada musim ini, di mana ia hanya dua kali menjadi pemain inti, namun Wenger bersikukuh bahwa kepindahan ke klub Italia itu tidak akan terjadi dalam waktu dekat.
“Itu merupakan lelucon. Inter Milan tidak serius. Itu hanyalah pembicaraan,” ucapnya.

Arsenal saat ini menghuni peringkat kelima di klasemen Liga Utama Inggris, dengan koleksi 33 angka yang sama dengan milik tim peringkat keempat Southampton, yang akan mereka hadapi pada Kamis (01/01) besok.

Artikel ini ditulis oleh:

Pengamat: Pemprov DKI Masih Gagal Tangani Banjir

Jakarta, Aktual.co — Pengamat perkotaan Yayat Supriatna mengatakan hingga kini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum berhasil menanggulangi bencana tahunan yaitu banjir. Akibatnya, di puncak musim hujan pada bulan Januari hingga Februari, masyarakat Jakarta tidak mendapat jaminan akan terbebas dari bencana itu.
“Saya kira banjir tahun ini tidak akan ada bedanya. Kemungkinan Jakarta masih akan terkena banjir,” ujarnya ketika dihubungi, Rabu (31/12).
Ia mengatakan program penanggulangan baniir yang dilakukan oleh Pemprov DKI yaitu normalisasi sungai hingga saat ini masih mendapat hambatan masalah relokasi. Banyak warga yang tinggal di bantaran sungai enggan untuk digusur karena berbagai hal seperti ketidakjelasan mengenai ganti rugi dan juga tempat tinggal yang dijanjikan Pemprov DKI.
“Relokasi warga kan tergantung oleh pembangunan rumah susun itu sendiri. Kalau rumah susun belum memenuhi kebutuhan ya program normalisasi sungai tidak akan selesai,” ujarnya.
Lanjutnya, progam penanggulangan banjir lainnya yaitu sodetan juga masih terhambat masalah pembebasan tanah. Dengan kata lain, masalah penanggulangan banjir Pemprov DKI sebagian memiliki kendala dalam soal pembebasan tanah. Untuk itu, Yayat menyarankan agar Pemprov DKI membentuk skala prioritas.
“Harus dibuat. Apakah mereka mengejar normalisasi sungai atau mengejar target rumah susun, karena keduanya kan sedang mengalami kendala,” lanjutnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

EWI: Daniel Purba VP PTM-ISC Bukti Sahih Soemarno Kuasai Bisnis Migas

Jakarta, Aktual.co — Penunjukkan salah satu anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas Daniel Purba sebagai Vice President (VP) Integrated Supply Chain Pertamina (PTM-ISC) menggantikan Tafkir Husni dinilai sarat agenda terselubung kelompok tertentu. Menurut Direktur Energy Watch Indonesia (EWI) pengangkatan Daniel merupakan bukti sahih Soemarno Inc ingin menguasai bisnis migas.

“‎Pengangkatan Daniel Purba sebagai Vice President (VP) ISC adalah bukti sahih bahwa Soemarno bersaudara ingin menguasai tata niaga migas,” ujar Direktur Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaean kepada Aktual, Rabu (31/12).

Menurutnya, pengangkatan Daniel Purba ini adalah fakta bahwa Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RKTM) yang dibentuk menteri ESDM Sudirman Said adalah alat perseteruan antara Soemarno bersaudara dengan Reza Chalid.

“Ini bukan menghapus mafia tapi merupakan pergantian kelompok mafia migas,” tegasnya.

Dengan diangkatnya Daniel Purba sebagai VP ISC, ke depan bisnis migas akan dikuasai oleh Soemarno melalui ISC. Negara dan rakyat menginginkan mafia diberantas bukan mengganti mafia lama dengan mafia baru. Menteri ESDM dan Menteri BUMN sudah membohongi rakyat. Presiden Joko Widodo sudah seharusnya memanggil menteri BUMN dan menteri ESDM, meminta penjelasan konkret dari rencana ini.

“Jika pengangkatan ini adalah upaya pergantian mafia, maka selayaknya Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri ESDM Sudirman segera diganti,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pengangkatan Daniel Purba sebagai VP ISC dilakukan pada Selasa (30/12). Direktur Pemasaran dan Trading Pertamina Achmad Bambang membenarkan hal tersebut. Sayangnya, Bambang enggan berkomentar lebih lanjut dimana pelantikan dan oleh siapa. “Benar… tadi sore,” kata Bambang saat dihubungi Aktual.co, Jakarta, Selasa (30/12).

Menurut beberapa pemberitaan, Daniel Purba diduga adalah bagian dari mafia migas. Waktu Daniel jadi VP Petral dibawah Ari Soemarno sewaktu menjabat Direktur di Petral dan Dirut Pertamina, semua solar impor dibeli dari Hin Leong. Korelasi Hin Leong dengan Petral yang saat itu di bawah pimpinan Ari Soemarno adalah melalui Daniel Purba yang merupakan kolega Hin Leong.

Oleh karena itu, menurut Direktur Eksekutif Komisi Kebijakan Publik Rusmin Effendy,  seharusnya anggota Tim Reformasi Tata Kelola Migas sebelum ditunjuk harus mampu dibuktikan kalau mereka bersih. “Sebelum ditunjuk sebagai anggota reformasi migas, sebaiknya Daniel diaudit kekayaannya dulu, baik oleh PPATK ataupun KPK. Buktikan dia bersih terlebih dahulu sebelum membersihkan sektor migas,” ujarnya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kerahkan Perahu Nelayan, Evakuasi AirAsia Terkendala Cuaca

Jakarta, Aktual.co — Danrem 102 Panju-Panjang Kol Kav Sulaiman Agusto mengatakan bahwa upaya evakuasi korban penumpang pesawat AirAsia QZ 8501 di Selat Karimata mengalami kendala cuaca buruk.
“Kemarin sudah kami kerahkan 15 perahu nelayan, tiap perahu ada dua anggota kami, tapi tidak sanggup karena gelombang sangat tinggi. Hari ini sekitar 50 orang termasuk tim penyelam telah kami turunkan,” kata dia, di Pangkalan Bun, Rabu (31/12).
Sementara itu, di sepanjang pantai dikerahkan satu satuan setingkat kompi (SSK) prajurit Yonif 631/ATG, ditambah Babinsa dan masyarakat yang melakukan pencarian di sepanjang pantai.
TNI AD mengerahkan 4 heli, dua jenis heli MI 35 dan dua jenis heliBell 412 serta 1 Kapal Motor Cepat (KMC).

Artikel ini ditulis oleh:

Kasus Pembalakan Liar di Taman Nasional Meru Betiri Meningkat

Jakarta, Aktual.co — Kasus pembalakan liar di kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) yang berada di Kabupaten Jember dan Banyuwangi, Jawa Timur, selama 2014 meningkat dibandingkan tahun 2013.
“Tahun ini jumlah kasus pembalakan liar sebanyak 60 kasus, sedangkan tahun lalu sebanyak 46 kasus,” kata Koordinator Polisi Hutan TNMB Musafa, Rabu (31/12).
Menurut dia, meningkatnya kasus pembalakan liar tersebut karena petugas menggalakkan patroli di sejumlah lokasi yang rawan pencurian kayu hutan.
“Patroli rutin secara ketat akan mempersempit ruang gerak pelaku pembalakan liar untuk menebang kayu hutan di kawasan TNMB seluas 58 ribu hektare.”
Dia menyebut, sebagian besar kasus pembalakan liar tersebut tidak disertai dengan penangkapan tersangka, karena petugas menemukan kayu tebangan dan kayu olahan di beberapa titik dalam kawasan hutan.
“Modus pembalakan liar di kawasan TNMB selalu berubah-ubah, sehingga polhut terus menelusuri dan menyelidiki modus pelaku dalam illegal logging.”
Kasus penebangan kayu secara ilegal terbanyak berada di kawasan Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Ambulu yang luasnya mencapai 28.370 hektar.
“Kawasan SPTN Wilayah II meliputi Desa Sanenrejo, Andongrejo, Wonoasri dan Bandealit. Jumlah petugas yang memantau wilayah itu sangat terbatas, sehingga pembalakan liar masih saja terjadi di kawasan TNMB.”
Selain kasus pembalakan liar, lanjut dia, kasus perburuan liar selama 2014 tercatat sebanyak 11 kasus dan hewan yang diburu pelaku di antaranya penyu, burung, banteng, dan tupai.
“Kasus perburuan satwa liar tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 21 kasus.”
Data tindak pidana hutan Taman Nasional Meru Betiri selama 2014 juga tercatat kasus perambahan kawasan hutan sebanyak 10 kasus, kebakaran hutan 22 kasus, pencurian hasil hutan bukan kayu sebanyak lima kasus, dan penambangan liar sebanyak satu kasus.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain