18 April 2026
Beranda blog Halaman 40404

Tahun Ini, Kejahatan di Banten Meningkat

Jakarta, Aktual.co — Kasus kejahatan di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Banten tahun 2014 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun 2014 tindak kejahatan tercatat 5.662 kasus atau naik 68 persen dari 2013 sekitar 3.520 kasus,” kata Kapolda Banten Brigjen Zulkarnaen saat menyampaikan siaran pers di Polda Banten, Selasa (30/12).
Ia mengatakan, meningkatnya jumlah kasus kejahatan konvensional maupun transnasional itu tentu menjadikan perhatian kepolisian untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Dari 5.662 kasus kejahatan yang terjadi di wilayah hukum Polda Banten, diantaranya 2.024 kasus dapat diselesaikan. Sedangkan masyarakat yang terkena korban pidana meningkat dari sebelumnya 69 orang, namun naik menjadi 113 orang.
Adapun tenggang waktu kejadian kejahatan terjadi satu kasus setiap 1 jam 36 menit.
Sementara 2013 setiap 2 jam 38 menit terjadi satu kasus.
“,” katanya.
Ia menyebutkan, secara kualitas kasus kejahatan tahun 2014 meningkat, seperti pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian kendaraan motor (Curanmor).
Selain itu juga kasus penipuan, pemerkosaan dan narkotika.
Penyebab meningkatnya kasus kejahatan itu akibat lilitan ekonomi, juga tingginya pengangguran.
Karena itu, pihaknya berharap masyarakat berpartisipasi untuk menekan kejahatan melalui pengaktifan pos keamanan lingkungan maupun pengamanan swadaya.
“Kami ke depan akan bekerja keras untuk mengeliminasi kasus kejahatan dengan melibatkan masyarakat,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Presiden Sriwijaya FC Kecewa dengan Verifikasi PSSI

Jakarta, Aktual.co — Presiden Sriwijaya FC, Dodi Reza, mengaku kecewa terhadap PSSI. Karena timnya tidak mendapatkan “ratting” tertinggi dalam verifikasi klub profesional di Indonesia.

Dikatakan Dodi, seharusnya PSSI menjadikan Sriwijaya FC sebagai klub yang patut dicontoh. Pasalnya, klub berjuluk Laskar Wong Kito itu tercatat sebagai salah satu klub yang tidak mempunyai tunggakan ke pemain.

“Selayaknya Sriwijaya FC menjadi klub dengan rating tertinggi dalam verifikasi klub di Tanah Air. Bukannya klub yang menunggak gaji pemain dan tidak bayar pajak,” papar Dodi seperti dikutip situs resmi Sriwijaya FC, Selasa (30/12).

Selain itu, lanjut Dodi, Sriwijaya FC juga selalu tepat waktu dalam hal pembayaran pajak klub. Menurutnya, fakta tersebut harus menjadi pedoman PSSI untuk bisa tegas kepada klub-klub lainnya.

“Dari 45 klub sepak bola Indonesia, Sriwijaya FC paling baik dan paling besar nominal pajaknya. Tapi tidak pernah telat membayar pajak,” pungkasnya.

Seperti diketahui, hingga saat ini banyak klub-klub baik dari Indonesia Super League (ISL) maupun Divisi Utama (DU) yang melakukan penunggakan gaji pemain.

Bahkan, klub sekelas Persebaya Surabaya, Mitra Kukar dan Arema Malang pun sempat menunda pembayaran gaji pemainnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Diresmikan Maret, RSUD Kota Bekasi Baru Beroperasi

Jakarta, Aktual.co —Sejak diresmikan Maret lalu, Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi, Jawa Barat, baru mulai mengoperasikan pelayanan dalam beberapa pekan terakhir.
Dari delapan lantai, baru lantai satu sampai empat saja yang sudah bisa digunakan untuk melayani pasien. Empat lantai itu digunakan sebagai ruang rawat inap pasien kelas dua dan tiga.
“Kami prioritaskan untuk pasien kelas dua dan tiga yang jumlahnya cukup banyak masuk ke RSUD,” kata Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, Titi Masrifahati, di Bekasi, Selasa (30/12).
Sementara ruang rawat untuk kelas VIP yang menempati lantai enam dan tujuh masih belum difungsikan. Titi berdalih kalau ruang rawat untuk kelas VIP sebanyak 26 unit masih disiapkan kelengkapan interiornya. 
Namun, secara umum gedung baru delapan lantai ini sudah berfungsi sekitar 80 persen. Sebab dari 150 ruangan yang dipersiapkan, hanya 26 ruang VIP yang belum berfungsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Punggawa Timnas Jepang Dukung Aguirre

Jakarta, Aktual.co — Para pemain senior dalam timnas sepak bola Jepang, yang disiapkan untuk Piala Asia 2015 membela pelatih mereka, Javier Aguirre, yang membantah terlibat kasus pengaturan hasil pertandingan Liga Spanyol.

Nama Aguirre termasuk dalam 41 orang yang disebut oleh jaksa antikorupsi Spanyol di pengadilan bulan ini, terkait pertandingan antara Real Zaragoza melawan Levante pada musim kompetisi Liga Spanyol 20110-2011.

Ketika itu Zaragoza yang dilatih Aguirre menang 2-1 dan lepas dari degradasi.

Kasus itu memunculkan spekulasi mengenai nasib Aguirre di Jepang, namun Asosiasi Sepak Bola Jepang tetap mempertahankan pelatih asal Meksiko itu untuk Piala Asia di Australia 9-31 Januari mendatang.

“Ia (Aguirre) telah mengatakan tidak terlibat, jadi berarti ia tidak terlibat,” kata pemain Jepang, Yasuhito Endo seperti dikutip Kyodo News, Selasa (30/12).

Sementara itu pemain tengah Borussia Dortmund Shinji Kagawa mendukung pernyataan rekannya.

“Kami harus konsentrasi untuk mempertahankan Piala Asia. Kami harus percaya pelatih yang telah menyampaikan kepada kami, dan kami harus mematuhi,” kata mantan pemain Manchester United itu.

Pada Sabtu (27/12) kepada wartawan di Tokyo Aguirre mengatakan bahwa ia tidak terlibat suap.

“Saya 12 tahun bekerja di Spanyol dan tidak pernah melakukan hal yang tidak etis,” katanya.

Aguirre juga menyatakan siap memberi penjelasan kepada pemain dan mempersilakan pemain menyatakan masalah itu kepadanya.

Kapten tim Jepang Makoto Hasebe menyatakan senang bisa tetap dilatih Aguirre.

“Pelatih bicara langsung kepada kami, dan karena itu kami memegang perkataannya,” kata Hasebem.

“Penting bagi pemain dan pelatih untuk saling percaya. Pelatih kami mencintai sepak bola, demikian juga kami.”

Artikel ini ditulis oleh:

Kasus Kejahatan di Banten Meningkat 68 Persen di 2014

Jakarta, Aktual.co — Selama 2014, kasus kejahatan di wilayah hukum Kepolisian Daerah (Polda) Banten meningkat 68 persen dari tahun 2013. Lilitan masalah ekonomi dan tingginya pengangguran dianggap jadi penyebab. 
Kapolda Banten Brigjen Zulkarnaen, mengatakan di 2014 tercatat ada 5.662 kasus kejahatan.  “Naik 68 persen dari 2013 sekitar 3.520 kasus,” kata dia, saat siaran pers di Polda Banten, Selasa (30/12).
Dari 5.662 kasus kejahatan, 2.024 kasus dapat diselesaikan. Masyarakat yang terkena korban pidana meningkat jadi 113 orang, dari sebelumnya 69 orang.
Adapun tenggang waktu kejadian kejahatan terjadi satu kasus tiap 1 jam 36 menit. Sementara di 2013, setiap 2 jam 38 menit terjadi satu kasus. “Saya kira tenggang waktu itu mengalami keterlambatan 32 menit dibandingkan tahun lalu,” katanya.
Peningkatan juga terjadi di kualitas kasus kejahatan. Di 2014, kasus kejahatan adalah pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan motor (curanmor), penipuan, pemerkosaan, dan narkotika.
Ia mengatakan, meningkatnya jumlah kasus kejahatan konvensional maupun transnasional itu tentu menjadikan perhatian kepolisian untuk memberi rasa aman ke masyarakat.
Karena itu, pihaknya berharap masyarakat berpartisipasi menekan kejahatan. Yakni melalui pengaktifan pos keamanan lingkungan maupun pengamanan swadaya. “Kami ke depan akan bekerja keras untuk mengeliminasi kasus kejahatan dengan melibatkan masyarakat.”

Artikel ini ditulis oleh:

Dongkrak Produk Lokal, Mendag Canangkan 5000 Pasar

Semarang, Aktual.co — Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel mencanangkan pembangunan 5000 pasar guna mendongkrak produk-produk lokal menjadi produk global.
Roadmap itu digagas pada 2010 ketika dirinya menjabat Ketua Ikatan Kamar Dagang Indonesia (IKADIN).
“Saya mencanangkan pasar-pasar seperti ini (pasar Bulu Semarang) untuk mengendalikan harga pasar. Kebetulan saya menerima tugas menjadi Menteri Perdagaan saat ini,” kata dia, disela-sela sambutan peresmian Pasar Bulu Semarang di jalan Sogiyapranata, Selasa (30/12).
Dengan begitu, produk lokal akan menjadi produk global, sehingga dapat mempromosikan produk-produk lokal.
Dia berharap, pasca diresmikannya pasar Bulu Semarang bisa menjadi sentra produk-produk lokal. Artinya menjadi tempat tujuan pariwisata para wisatawan maupun pengunjung.
“Orang mau cari jamu ini di kenal di pasar ini. Orang mau cari batik, ohhh ada di pasar Bulu. Pasar Bulu tidak lagi asing dibenak pengunjung,” tandas Gobel.
Pemerintah pusat menggelontorkan dana sebesar Rp10 miliar dalam peremajaan Pasar Bulu. Sisanya, Rp 54,22 milliar dikeluarkan dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang. “Dana yang digelontorkan untuk merevitalisasi pasar ini cukup fantastis, yakni Rp 64,22 miliar.”

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain