18 April 2026
Beranda blog Halaman 40405

Dongkrak Produk Lokal, Mendag Canangkan 5000 Pasar

Semarang, Aktual.co — Menteri Perdagangan RI Rachmat Gobel mencanangkan pembangunan 5000 pasar guna mendongkrak produk-produk lokal menjadi produk global.
Roadmap itu digagas pada 2010 ketika dirinya menjabat Ketua Ikatan Kamar Dagang Indonesia (IKADIN).
“Saya mencanangkan pasar-pasar seperti ini (pasar Bulu Semarang) untuk mengendalikan harga pasar. Kebetulan saya menerima tugas menjadi Menteri Perdagaan saat ini,” kata dia, disela-sela sambutan peresmian Pasar Bulu Semarang di jalan Sogiyapranata, Selasa (30/12).
Dengan begitu, produk lokal akan menjadi produk global, sehingga dapat mempromosikan produk-produk lokal.
Dia berharap, pasca diresmikannya pasar Bulu Semarang bisa menjadi sentra produk-produk lokal. Artinya menjadi tempat tujuan pariwisata para wisatawan maupun pengunjung.
“Orang mau cari jamu ini di kenal di pasar ini. Orang mau cari batik, ohhh ada di pasar Bulu. Pasar Bulu tidak lagi asing dibenak pengunjung,” tandas Gobel.
Pemerintah pusat menggelontorkan dana sebesar Rp10 miliar dalam peremajaan Pasar Bulu. Sisanya, Rp 54,22 milliar dikeluarkan dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang. “Dana yang digelontorkan untuk merevitalisasi pasar ini cukup fantastis, yakni Rp 64,22 miliar.”

Artikel ini ditulis oleh:

2014, 75 Persen Pengaduan Kompolnas Soal Buruknya Pelayanan Polisi

Jakarta, Aktual.co —  Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyatakan masyarakat masih mengeluhkan buruknya pelayanan Polri dan juga penyalahgunaan wewenang dan keluhan itu terjadi karena sering terjadinya pengambilan keputusan secara sepihak.
“Pengaduan ke Kompolnas sepanjang tahun 2014 ada 1.036 pengaduan. Sebanyak 785 surat atau 75 persen berisi pengaduan atas pelayanan yang buruk,” kata Komisioner Kompolnas M. Nasser, di Jakarta, Selasa (30/12).
Selain keluhan pelayanan, di posisi kedua, keluhan atas penyalahgunaan wewenang tercatat sebanyak 221 surat atau 21 persen. Selanjutnya surat pengaduan diskriminasi ada 27 surat dan pengaduan dugaan korupsi ada tiga surat.
Dalam surat-surat yang diterimanya, mayoritas warga mengeluhkan pelayanan satuan Reserse. Hal tersebut terlihat dari 949 surat berisi pengaduan Reserse, sementara hanya empat surat yang berisi pengaduan pelayanan Samapta dan sembilan surat pengaduan Lantas.
“Tujuh puluh empat surat berisi pengaduan perorangan, ini di luar satuan fungsi,” katanya.
Banyaknya masyarakat yang mengeluhkan Reserse, menuru dia,hal tersebut karena para personel Reserse sering membuat keputusan sepihak dalam menahan atau menetapkan seseorang sebagai tersangka tanpa dilandasi bukti yang kuat.
“Mungkin mereka (masyarakat) merasa nggak salah, tapi kemudian ditangkap. Atau masyarakat menilai polisi bertindak melebihi prosedur yang seharusnya,” ujar dia.
Nasser menambahkan ada beberapa kewenangan yang dimiliki Reserse yang tidak dimiliki oleh satuan fungsi lainnya, namun hendaknya tidak digunakan secara semena-mena. Hal ini, menurutnya penting agar Polri bisa memberikan keadilan di masyarakat.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

TNI Siap Bantu Perkuat Basarnas Evakuasi Korban AirAsia

Jakarta, Aktual.co — Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko, mengkonfirmasi bahwa, pihaknya siap untuk memperkuat bantuan alat dan personel evakuasi korban dan pesawat AirAsia QZ8501 yang kini mulai ditemukan puing-puingnya.

“TNI akan memberikan kekuatan optimal,” kata Moeldoko di kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta, Selasa (30/12).

Kekuatan optimal itu akan disesuaikan dengan kebutuhan Basarnas.

“Sebagaimana rencana evakuasi saya bicara detil bagaimana unsur TNI bekerja sama. Bagaimana TNI ikut menyiapkan penyelamnya, TNI AU mendukung helikopter dan pesawat untuk evakuasi dan membawa jenazah korban pesawat ke Surabaya,” kata dia.

Dia juga mengatakan telah menginstruksikan Kodim di Pangkalan Bun untuk menyiapkan tempat transit sementara bagi korban insiden pesawat.

“Nanti apabila ditemukan korban di perairan akan kita bawa ke Pangkalan Bun. Kalau tidak cukup, Kodim akan menyiapkan ruangan,” kata dia.

TNI juga menyiapkan pesawat pesawat angkut seperti Hercules untuk membawa jenazah ke Surabaya.

Menurut dia, kapasitas Hercules bisa menampung sekitar 40 peti jenazah, sehingga kebutuhan pesawat tersebut akan fleksibel sesuai kebutuhan di lapangan.

“Semua direncanakan sebaik-baiknya,” katanya.

Secara spesifik, dia mengatakan akan menambahkan kapal logistik yang jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan.

“Jumlah bisa lima-enam sesuai kebutuhan,” kata dia.

“TNI akan berikan dukungan penuh. Prinsipnya adalah ASAP (secepat mungkin), kalau bisa dua hari kenapa jadi tiga hari,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

TNI dan Basarnas akan Terjunkan Penyelam untuk Pastikan Bayangan Pesawat

Panglima TNI Jenderal Moeldoko didampingi KSAU Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia berbincang dengan Kepala Basarnas Marsdya TNI F Henry Bambang Sulistyo usai menggelar konferensi pers seputar penemuan serpihan pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang di kantor Basarnas, Jalan Angkasa, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2014) malam. TNI akan menerjunkan pasukan penyelam bawah air dengan kekuatan 47 orang. Selain itu TNI telah menyiagakan 20 personel Pasukan Katak untuk melakukan penyelaman di sekitar area evakuasi. AKTUAL/MUNZIR

2015, Kapolri Prediksi Kejahatan dengan Bahan Peledak Tetap Marak

Jakarta, Aktual.co — Polri berupaya meningkatkan upaya pencegahan untuk mengantisipasi tindak kejahatan pada 2015 yang diperkirakan meningkat.
“Polri akan tetap melakukan langkah-langkah preventif dan preentif serta langkah penegakan hukum untuk menangani masalah-masalah kriminal,” kata Kapolri Jenderal Polisi Sutarman, di Jakarta, Selasa (30/12).
Kapolri memperkirakan tindak kejahatan konvensional seperti aksi premanisme, pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), curanmor dan penganiayaan berat masih akan marak terjadi pada 2015 mendatang.
Selain itu, menurut Sutarman, aksi kejahatan dengan menggunakan bahan peledak juga diperkirakan masih marak di 2015. “Meski kami sudah menangkap beberapa kelompok pembuat dan penggunanya, tapi aksi ini masih akan terjadi tahun depan,” katanya.
Sementara pihaknya juga memerintahkan jajarannya untuk fokus memberantas sejumlah kasus kejahatan berskala besar di antaranya dalam kasus korupsi, penangkapan ikan ilegal, penebangan hutan liar dan kasus pertambangan ilegal.
“Tentunya kami lakukan langkah-langkah tegas untuk menindak kejahatan-kejahatan besar yang berpotensi merugikan negara,” katanya

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

PBSI Panggil Atlet Gabung ke Pelatnas

Jakarta, Aktual.co — PBSI telah menentukan nama-nama atlet yang dipanggil untuk bergabung bersama Pelatnas Cipayung di tahun 2015. Promosi dan degradasi pemain merupakan salah satu agenda tahunan rutin PBSI yang diambil berdasarkan penilaian prestasi atlet selama satu tahun.
 
Pada tahun 2015 terdapat beberapa perubahan kuota pemain di tiap sektor yaitu 8 pemain tunggal putra, 6 pemain tunggal putri, 8 pasang ganda putra, 7 pasang ganda putri serta 8 pasang ganda campuran. Adapun penentuan kuota ini didasarkan pada kebutuhan pelatnas.
 
“Komposisi pemain di tiap sektor memang banyak pemain muda. Misalnya di tunggal putra, pemain seniornya hanya Tommy (Sugiarto) dan Simon (Santoso). Sisanya pemain-pemain muda seperti Jonatan (Christie), Ihsan (Maulana Mustofa) dan sebagainya,” kata Rexy Mainaky, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, dalam laman resmi PBSI, Selasa (30/12).
 
“Begitu juga di nomor tunggal putri, hanya Linda (Wenifanetri) dan Bellaetrix (Manuputty) serta di ganda putri juga sama,” imbuh Rexy yang dijumpai di Pelatnas Cipayung.
 
Para pemain yang dipanggil untuk bergabung akan menghuni Pelatnas Cipayung mulai 4 Januari 2015. Pada 5 Januari 2015, seluruh atlet akan mengikuti tes fisik serta tes kesehatan secara serempak. PBSI juga akan mulai fokus pada program intensif kepada mereka yang diproyeksikan menuju Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Kualifikasi menuju olimpiade akan dimulai pada 4 Mei 2015 dan berakhir pada 1 Mei 2016.
 
Berikut daftar pemain yang dipanggil untuk bergabung ke Pelatnas Cipayung 2015 :
 
Tunggal Putra: Tommy Sugiarto (PB Pelita Bakrie, DKI Jakarta), Simon Santoso (PB Tangkas, DKI Jakarta), Ihsan Maulana Mustofa (PB Djarum, Jawa Tengah), Jonatan Christie (PB Tangkas, DKI Jakarta), Anthony Sinisuka Ginting (PB SGS PLN Bandung, Jawa Barat), Firman Abdul Kholik (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Muhammad Bayu Pangisthu (PB Djarum, Jawa Tengah), Riyanto Subagja (PB Djarum, Jawa Tengah)
 
Tunggal Putri: Linda Wenifanetri (PB Suryanaga Surabaya, Jawa Timur), Bellaetrix Manuputty (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Hanna Ramadini (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Dinar Dyah Ayustine (PB Djarum, Jawa Tengah), Gregoria Mariska (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Fitriani (PB Exist, DKI Jakarta)
 
Ganda Putra: Hendra Setiawan (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Mohammad Ahsan (PB Djarum, Jawa Tengah), Angga Pratama (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Rian Agung Saputro (PB Suryanaga Surabaya, Jawa Timur), Ricky Karanda Suwardi (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Berry Angriawan (PB Djarum, Jawa Tengah), Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira (PB Tangkas, DKI Jakarta), Ade Yusuf (PB Wima Surabaya, Jawa Timur), Kevin Sanjaya Sukamuljo (PB Djarum, Jawa Tengah), Marcus Fernaldi Gideon (PB Tangkas, DKI Jakarta), Muhammad Rian Ardianto (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Fajar Alvian (PB SGS PLN Bandung, Jawa Barat), Hardianto (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Kenas Adi Haryanto (PB Djarum, Jawa Tengah), Rian Swastedian (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Hantoro (PB Djarum, Jawa Tengah)
 
Ganda Putri: Greysia Polii (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Nitya Krishinda Maheswari (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Suci Rizki Andini (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Tiara Rosalia Nuraidah (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Anggia Shitta Awanda (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Della Destiara Haris (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Gebby Ristiyani Imawan (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Rosyita Eka Putri Sari (PB Djarum, Jawa Tengah), Maretha Dea Giovani (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Melvira Oklamona (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Ni Ketut Mahadewi Istarani (PB Suryanaga Surabaya, Jawa Timur), Nisak Puji Lestari (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Rika Rositawati (PB Mutiara Cardinal Bandung, Jawa Barat), Meirisa Cindy Sahputri (PB Suryanaga Surabaya, Jawa Timur)
 
Ganda Campuran: Tontowi Ahmad (PB Djarum, Jawa Tengah), Liliyana Natsir (PB Djarum, Jawa Tengah), Praveen Jordan (PB Djarum, Jawa Tengah), Debby Susanto (PB Djarum, Jawa Tengah), Riky Widianto (PB Wima Surabaya, Jawa Timur), Richi Puspita Dili (PB SGS PLN Bandung, Jawa Barat), Alfian Eko Prasetya (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Annisa Saufika (PB Djarum, Jawa Tengah), Edi Subaktiar (PB Djarum, Jawa Tengah), Gloria Emanuelle Widjaja (PB Djarum, Jawa Tengah), Ronald Alexander (PB Suryanaga Surabaya, Jawa Timur), Melati Daeva Octavianti (PB Djarum, Jawa Tengah), Hafiz Faisal (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Lukhi Apri Nugroho (PB Djarum, Jawa Tengah), Masita Mahmudin (PB Jaya Raya Jakarta, DKI Jakarta), Zakia Ulfa (PB Aufa, Kalimantan Selatan)

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain