21 April 2026
Beranda blog Halaman 40455

Laporan Akhir Tahun Komisi Pemberantasan Korupsi

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad didampingi pimpinan KPK lainnya menggelar konprensi pers di gedung KPK,Jakarta, Senin (29/12/2014). Abraham Samad mengatakan, KPK dalam usianya yang kesebelas tahun ini memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, antara lain terkait dengan celah penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh penyelenggara negara, selain itu harapan dan tantangan yang harus dihadapi ke depan adalah KPK harus tetap menjadi lembaga yang dicintai publik. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Polda Kalbar Bentuk Posko Pencarian Pesawat Air Asia

Jakarta, Aktual.co — Polda Kalimantan Barat membentuk posko pencarian pesawat Air Asia QZ 8501 yang sampai saat ini masih hilang saat menuju Singapura dari Surabaya, Minggu (28/12). 
“Pembentukan posko pencarian itu, yakni di Markas Polda Kalbar, dan beberapa titik lainnya, seperti di Polsek Kendawangan, Polsek Sukadana, Polsek Pulau Maya, dan termasuk Pelabuhan Ketapang,” kata Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Nowo Winarti saat dihubungi, Senin (29/12).
Nowo menjelaskan langkah operasional lain juga sudah ditempuh termasuk, memerintahkan babinkamtibmas untuk memobilisir nelayan-nelayan apabila menemukan benda yang dicurigai milik Air Asia. (Baca juga: Kapolda Kepri Ikut Cari Kapal Air Asia yang Hilang)
“Kami juga membantuk tiga Tim DVI (Disaster Victim Identification) yang masing-masing beranggotakan delapan orang dan dipimpin seorang dokter untuk melakukan tindakan medis saat diperlukan.”
Selain itu, kepolisian juga terus melakukan pemantauan perkembangan dari kapal patroli milik Polair Polda Kalbar yang bekerkerja sama dengan Basarnas, TNI-AL dan Kodam XII Tanjungpura yang saat ini berada di Pulau Nangka atau titik koordinat komunikasi terakhir pesawat Air Asia hilang kontak.
Sebelumnya, pesawat Air Asia QZ8501 rute Surabaya-Singapura dinyatakan hilang kontak setelah pilot meminta naik ketinggian untuk menghindari cuaca buruk. QZ8501 merupakan jenis Airbus A320-200 dengan nomor registrasi PK-AXC dan dipiloti oleh Kapten Iriyanto yang telah memiliki 20.500 jam terbang.
Pesawat tersebut membawa 155 penumpang, termasuk enam warga negara asing dan tujuh kru pesawat yang salah satunya adalah warga Prancis. Ada pun komposisi penumpang yakni 138 penumpang dewasa, 16 penumpang anak-anak dan seorang bayi.
Air Asia membuka jalur komunikasi Emergency Call Centre bagi keluarga atau kerabat penumpang yang berada dalam penerbangan tersebut di nomor (021) 2927081.
Keluarga penumpang Air Asia QZ8501 juga dapat menghubungi (031) 8690945 dan (031) 8690855 yang berlokasi ada di kantor Airline T2 Bandara Juanda, Surabaya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ferny dan Christien Sempat Hadiri Pertunangan Kerabat di Malang

Lumajang, Aktual.co — Ferny Yufina Purnomo dan Christien Aulia Purnomo, penumpang pesawat AirAsia  QZ8501, sempat menghadiri acara pertunangan kerabatnya di Malang.
Setelah itu, keduanya bertolak menuju Bandara Juanda Surabaya untuk melakukan perjalanan liburan akhir tahun di Singapura. 
Menurut Siyono Riyanto, paman Ferni dan Christien, pada hari Sabtu keduanya masih ada di Malang berkumpul dengan kerabat yang lain dalam acara pertunangan tersebut, dan hari Minggu pagi berangkat ke Bandara Juanda Surabaya untuk kemudian berangkat menggunakan AirAsia.
Keluarga mengaku kaget mendengar kabar hilangnya pesawat AirAsia, kendati sampat saat ini belum ada kabar pasti terhadap keberadaan pesawat tersebut. Siyono berharap pesawat tersebut mendarat selamat dan kedua keponakannya baik-baik saja.
Christien dan Ferny bekerja di Surabaya dan mendapat kesempatan dari perusahaan tempatnya bekerja untuk berlibur ke Singapura.

Artikel ini ditulis oleh:

Tak Semua Pegawai DKI Diangkat Lewat Tes

Jakarta, Aktual.co —Ternyata dari sekitar 2.000 orang yang bakal dilantik di 2 Januari 2015  di Pemprov DKI, tidak semuanya melewati tes. Sebagian ada yang diangkat hanya berdasarkan penilaian kerja di lapangan.
Ditemui di Balai Kota DKI, Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mencontohkan seperti pengangkatan pegawai di bawah Eselon IV di Dinas Kebersihan dan Dinas Pekerjaan Umum.
“Orang-orang lapangan tidak kita ikutkan tes, tapi dia paling rajin. Kalau hujan dia yang turun buang sampah. Jadi untuk apa tes. Kalau tesnya pintar tapi kalau hujan nggak mau turun (ke lapangan) ada sampah gak mau buang ya nggak ada guna. Kita liat faktor itu juga,” kata Ahok, Senin (29/12).
Terkait rotasi pegawai, Ahok mengatakan bakal ada pegawai yang mengalami nasib dipindah atau bahkan turun pangkat. 
“Ada yang nggak dapat posisi, ada juga yang dipindah dari dinas ini ke dinas itu. Tapi nggak ada yang Eselon II ke Eselon III. Langsung staf aja,” ujarnya.
Ahok enggan membocorkan siapa saja pegawai yang bakal dirotasi penurunan jabatan. Yang jelas, kata dia, pegawai yang diturunkan jabatan adalah mereka yang dianggap berkinerja buruk.
“Rahasia. Kalau gak becus ya stafin aja. Jadi kayak ular tangga,” lanjutnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemenpora Janji SK Tim Sembilan Selesai Pekan Ini

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berjanji akan segera menyelesaikan surat keputusan tentang pembentukan Tim Sembilan. Selain itu, Kemenpora juga berjanji akan mengumumkan lebih lanjut terkait hal itu pada Jumat (2/1).

Dikatakan Deputi Bidang V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, Menpora Imam Nahrawi, masih melakukan klarifikasi terhadap nama-nama yang akan menghuni tim tersebut.

“Nama-nama siapa saja yang duduk dalam Tim Sembilan sudah masuk, tapi masih dalam tahap klarifikasi, karena ada satu-dua nama yang harus diberikan surat dari Menpora,” kata Gatot di Jakarta, Senin (29/12).

Gatot menegaskan, Tim Sembilan akan mulai bekerja sejak surat keputusan tersebut ditandatangani oleh Menpora, Imam Nahrawi, dan menyelesaikan skuat tim tersebut pekan ini, sebelum tahun 2014 berganti.

Diungkapkan Gatot, penghuni Tim Sembilan, terdiri dari berbagai kalangan, yang mengerti tentang sepakbola.

“Ada nama dari komunitas yang mengerti tentang sepak bola, ada dari institusi penegak hukum, dan ada dari perguruan tinggi,” kata Juru Bicara Kemenpora itu.

“Kami sudah memperhitungkan rekam jejak siapa-siapa yang akan duduk dalam Tim Sembilan. Kemenpora juga berusaha memperkecil kesan negatif dari anggota,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kapolda Kepri Ikut Cari Kapal Air Asia yang Hilang

Jakarta, Aktual.co — Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Arman Depari memimpin langsung operasi pencarian pesawat Air Asia QZ 8501 di perairan Kepri.
“Kepri terutama Kabupaten Lingga relatif dekat dengan wilayah fokus pencarian. Jadi kami juga turun khususnya di Lingga untuk turut serta dalam upaya pencarian,” kata Kapolda di Batam, Senin (29/12).
Kabupaten Lingga berada pada sisi selatan Provinsi Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan Jambi dan perairan Bangka Belitung.
Dia pun mengerahkan lima kapal terdiri dari tiga kapal Polair Polda Kepri dan dua kapal patroli Mabes Polri yang diperbantukan untuk pengamanan wilayah perairan Provinsi Kepri.
“Kami turunkan lima kapal patroli, termasuk yang saya tumpangi KP Galang 1 untuk membantu pencarian dan penyisiran pesawat Airasia di wilayah Kepulauan Riau. Total ada 60 anggota yang turut serta dalam operasi ini,” kata Arman.
Dia mengatakan, fokus penyisiran adalah pada jalur pulau terluar Provinsi Kepri yang diperkirakan diatasnya merupakan jalur lalu lintas pesawat termasuk Airbus A320-200 milik Air Asia dengan 155 penumpang dan tujuh kru yang dinyatakan hilang kontak pada Minggu (28/12) pagi.
“Nantinya pencarian tidak hanya di Lingga, bisa jadi ke Bintan, Batam atau daerah sekitarnya.”
Selain yang terlibat pada lima kapal tersebut, kata dia, seluruh jajaran Polres dan Polsek di Kepri juga sudah diperintahkan untuk turut melakukan pencarian termasuk di darat. (Baca juga: Polri Mulai Siapkan Posko DVI di Bandara Juanda)
“Kepri juga memiliki pulau-pulau kosong dan jauh dari kegiatan masyarakat. Jadi pencarian dilakukan di darat dan perairan.”
Direktur Polisi Perairan Polda Kepri Kombes Pol Hero Hendriyanto mengatakan bersama Mabes Polri sudah melakukan penyisiran hingga Tanjung Berakit Bintan dan diteruskan ke Lingga.
Seperti diketahui pesawat Air Asia tujuan Surabaya-Singapura hilang kontak saat berada diatas Pulau Belitung, Bangka Belitung, Minggu pukul 06.12 WIB sebelum dinyatakan hilang sekitar pukul 07.00 WIB.
Hingga kini, pencarian oleh Badan SAR Nasional (Basarnas), TNI, dibantu berbagai pihak belum juga menemukan pesawat tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain