21 April 2026
Beranda blog Halaman 40456

Perbedaan Pencarian AirAsia QZ8501 dengan MH370

Jakarta, Aktual.co — Ahli penerbangan, John Nance mengatakan bahwa pencarian pesawat di laut Jawa lebih mudah dibanding pencarian di Samudera Hindia seperti hilangnya  pesawat MH370.
Salah satu perbedaan utama dari kedua penerbangan adalah pesawat AirAsia diduga berada di Laut Jawa, yang relatif dangkal. Sementara MH370 di perairan yang dalam, yaitu Samudera Hindia.
“Ini akan lebih mudah karena dipetakan dengan baik,” kata Nance, seperti dilansir dari abc news.
Mantan pilot Angakatan Udara ini menyebutkan bahwa pilot (AirAsia QZ8501) telah melaporkan cuaca buruk dan diminta untuk segera mengubah ketinggian, sebelum hilang dari radar.
Kontrol penerbangan terakhir berkomunikasi dengan pilot AirAsia pada pukul 06.13 (waktu setempat) dan masih terlihat di radar hingga pukul 06.16 (waktu setempat), lalu satu menit kemudian hilang.
Sementara ketika MH370 hilang dari radar Malaysia, butuh 17 menit untuk pengendalian lalu lintas udara di Kota Ho Chi Minh, Vietnam, menyatakan pesawat tersebut hilang dan menghubungi pengendali Malaysia untuk menanyakan lokasi pesawat.
Pilot MH370 tidak melaporkan cuaca buruk atau tekanan sebelum kehilangan kontak dengan pengendali lalu lintas udara.

Artikel ini ditulis oleh:

Kapolda Sulteng Pimpin Pemburuan Santoso

Jakarta, Aktual.co —  Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Idham Azis memimpin pencarian kelompok sipil bersenjata yang dipimpin Santoso di Lembah Napu, Kabupaten Poso, Senin (29/12).
Idham Azis bersama rombongan dari Kota Palu menuju ke Lembah Napu yang berjarak sekitar 200 kilometer dari Kota Palu. Dia mengatakan, jumlah personel yang dikerahkan untuk mencari kawanan sipil bersenjata yang dipimpin Santoso itu sekitar 300 orang yang terdiri dari TNI dan Polri.
Pasukan gabungan itu juga berupaya menyelamatkan seorang Desa Tamadue yang disandera kawanan bersenjata sejak 27 Desember 2014. Dia mengaku belum bisa memperkirakan waktu pengejaran kelompok sipil bersenjata serta operasi penyelamatan korban penculikan itu mengingat lokasi pencarian berada di wilayah pegunungan dan hutan.
“Pokoknya kita cari sampai ketemu karena teroris adalah musuh negara,” kata mantan Wakil Kepala Detasemen 88 Antiteror ini.
Kawanan sipil bersenjata itu sebelumnya menangkap tiga warga Desa Tamadue, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso. Satu dari tiga warga yang ditangkap itu meninggal dunia dibunuh, satu orang masih disekap dan seorang lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Sebelumnya, dua warga Desa Sidoa yang juga berada di wilayah Lembah Napu masih hilang dan hingga kini belum ditemukan. Kedua warga itu sedang berburu babi hutan di hutan namun hingga saat ini belum ditemukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

DPRD Minta hasil Investigasi Kebakaran Pasar Klewer Dipublikasi

Semarang, Aktual.co — DPRD Provinsi Jateng meminta kepada para pedagang pasar Klewer, Solo mengumumkan hasil investigasi terkait kebakaran yang terjadi pada Sabtu (29/12) malam.
Anggota DPRD Sriyanto Saputera menyatakan bahwa terbentuknya tim investigasi bukan berati sebagai tandingan, tetapi setidaknya dilibatkannya bersama aparat berwajib guna mencari sebab-akibat kebakaran tersebut. Dengan begitu, hasil penelusuran pihak yang berwajib akan terbuka.
“Kita tidak menuduh dibalik kebakaran itu, tapi tentunya kami mendukung langkah pedagang membentuk tim investigasi. Namun, apapun hasilnya harus dipublish,” ujar Sriyanto di gedung DPRD Jateng, Senin (29/12).
Meski begitu, tim yang dibentuk idealnya berjalan bersama dengan pemerintah. Artinya hasil investigasi yang dipublikasi tidak sepihak.
“Apakah memang ada unsur kesengajaan atau murni faktor alam, semisal arus pendek. Syukur-sykur murni tidak ada unsur kesengajaan,” terangnya.
Pedagang setempat mensinyalir kebakaran tersebut berkaitan dengan penolakan relokasi, namun sejauh ini belum ada tanda-tanda yang mengarah kesana.
Diharapkan kebakaran hebat tersebut murni faktor alam, bukan ada unsur kesengajaan. “Kita percayakan kepada aparat yang berwajib. Tapi mudah-mudahan tidak ada unsur kesengajaan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Pesan Iwan Fals ke KPK

Jakarta, Aktual.co — Penyanyi legendaris Iwan Fals berpesan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap bergembira saat melaksanakan tugas penegakkan hukum.
“(KPK) tetap gembira dalam tugasnya,” kata Iwan Fals kepada wartawan seusai acara peringatan hari ulang tahun ke-11 KPK di gedung KPK Jakarta, Senin (29/12).
Penyanyi dengan nama asli Virgiawan Listanto itu menjadi pengisi acara dalam peringatan HUT KPK ke-11 yang tepat dirayakan pada 29 Desember 2014.
“Ya itu ulang tahun (KPK), tumpengan. Saya merasa mendapat teman.” Pelantun Bento itu lantas bergegas menuju mobil VW Caravelle hitam B 221 RRR.
Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi, Iwan Fals membawakan dua lagu saat acara itu. “Tadi Iwan Fals membawakan dua lagu,” kata Johan.
Salah satu lagu berjudul Kesaksian yang bercerita mengenai banyak orang hilang nafkah dan dirampas haknya. Empat orang pimpinan KPK Abraham Samad, Bambang Widjojanto, Zulkarnain dan Adnan Pandu Praja ikut juga bernyanyi dengan Iwan Fals.
Selain bernyanyi, pimpinan KPK dan Iwan juga bersantap makanan tradisional yang disediakan oleh KPK. “Makan rebus, ada ubi rebus, kacang rebus ditambah air putih.”
Iwan Fals dikenal memotret suasana sosial kehidupan Indonesia melalui lagu-lagunya sejak 1970-an. Lagu-lagu Iwan pun kerap menyindir pemerintahan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pengamat: Tidak Bisa Disamakan Tim Sembilan dengan Tim Mafia Migas

Jakarta, Aktual.co — Pengamat Komunikasi Politik, Effendi Ghazali, mengatakan tidak bisa disamakan tim yang dibentuk Kemenpora terhadap PSSI (Tim Sembilan), dengan tim yang dibentuk untuk membasmi mafia migas di Kementerian ESDM.

“Tidak mudah atau barangkali tidak mungkin ada Pihak lain membuat semacam badan “Tim Reformasi Tata Kelola PSSI” (mirip “Tim Reformasi Tata Kelola Migas, pimpinan Faisal Basri). Karena PSSI bukanlah bagian dari pihak manapun, apalagi pemerintah, kecuali bagian dari FIFA (lepas dari bagaimanapun banyak Pihak memandang juga terdapat masalah-masalah yang relatif sama di FIFA),” kata Effendi dalam dialog di Jakarta, Minggu (28/12).

Pernyataan Effendi ini, mengkritisi pernyataan dari Direktur Lembaga Kajian dan Pengembangan Olahraga Indonesia (Lemkapoin), Richard Achmad Supriyanto, yang meminta Kemenpora dalam pembentukan Tim Sembilan, tupoksinya harus sama seperti tim Satgas anti Mafia Migas.

“Tim tersebut diisi oleh orang-orang yang sangat berintegritas dan berdedikasi tinggi. Selain itu, tugas dan jangka waktunya jelas, yaitu menyelesaikan kasus mafia migas dengan waktu enam bulan,” kata Richard dalam siaran persnya kepada Aktual.co di Jakarta, Jumat (19/12).

Seperti diketahui, pembentukan Tim Sembilan yang dilakukan oleh Kemenpora untuk melakukan evaluasi terhadap PSSI, hingga saat ini belum diketahui siapa-siapa penghuninya. Bukan hanya itu saja, tupoksi dari tim tersebut juga belum jelas dikatahui.

Artikel ini ditulis oleh:

Penjagaan di Pelarangan Sepeda Motor Ternyata Tidak 24 Jam

Jakarta, Aktual.co —Penjagaan petugas Dinas Perhubungan DKI dan Polda Metro Jaya di pelarangan sepeda motor melintasi Jalan Protokol MH Thamrin-Medan Merdeka Barat ternyata tidak dilakukan selama 24 penuh. Seperti yang digemborkan ke media.
Kenyataannya, penjagaan petugas Dinas Perhubungan DKI dan Polda Metro Jaya hanya 22 jam saja tiap harinya. Bukan 24 jam. Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Benjamin Bukit, mengakui hal itu. 
“Memang kami sosialisasi ke media seperti itu (penjagaan 24 jam). Namun, setelah evaluasi dengan Polda Metro, itu hanya sampai jam 10 malam saja,” kata dia, di Balai Kota, Senin (29/12).
Dia beralasan, intensitas kendaraan motor tidak terlalu ramai pada jam-jam tengah malam. Sehingga jam pengawasan pun dikurangi.
“Kami harapkan jam tengah malam intensitas kendaraan relatif tidak ada. Tapi jam enam pagi kami sudah ‘stand by’ kembali,” ujar Benjamin.
Namun pengurangan jam pengawasan, kata dia, hanya berlaku ketika masa uji coba saja. Usai uji coba dan evaluasi dilakukan, pengawasan akan kembali dilakukan 24 jam penuh. Sanksi juga akan mulai dikenakan bagi pengendara motor yang melanggar.
Kebijakan pelarangan sepeda motor itu diberlakukan setiap hari, termasuk hari libur selama 24 jam. Namun kebijakan itu tidak berlaku bagi sepeda motor yang merupakan kendaraan dinas operasional petugas.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain