20 April 2026
Beranda blog Halaman 40467

Tutup Tahun KPK Beberkan Hasil Kinerja

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membeberkan hasil kinerja selama setahun kerja dalam memberantas korupsi di Indonesia.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, dalam kesempatan itu, direncanakan para pimpinan KPK akan hadir menyampaikan capaian dan kinerja KPK sepanjang tahun 2014.
Konferensi pers akan digelar di Auditorium Gedung KPK Lantai 1 Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, dimulai pukul 16.00 WIB sampai dengan selesai.
Diketahui sepanjang 2014, KPK telah menetapkan belasan tersangka dari berbagai kalangan dan tingkat jabatan yakni Menteri, Gubernur, walikota, Anggota DPR, Pengusaha, Pengurus Partai hingga PNS.
Dua nama menteri yang terseret kasus korupsi adalah Menteri Energi, Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik dan Menteri Agama, Suryadharma Ali. Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, namun hingga kini keduanya masih menghirup udara bebas.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Terbentur Persoalan Lahan, Industri Garam NTT Belum Beroperasi

Kupang, Aktual.co —Meski sudah ditetapkan Pemerintah Pusat jadi salah satu daerah penyangga garam nasional, industri garam di dua lokasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ternyata belum bisa beroperasi. Yakni di Kabupaten Nagekeo dan Kabupaten Kupang. 
Penyebabnya, persoalan status tanah yang berbelit-belit dan memakan waktu lama.
Namun Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTT, Bruno Kupok mengatakan untuk lokasi industri garam di Mbay, Nagekeo saat ini sudah tak ada masalah lagi. Karena Pemerintah kabupaten setempat telah melakukan pendekatan dengan suku-suku pemilik tanah. Sehingga tahun 2015 ini sudah bisa beroperasi.
Dia mengatakan, untuk tahap awal industri garam di Mbay membutuhkan lahan seluas 430 hektare, dari 1000 yang dimintakan. Hal itu sudah dipenuhi pemerintah daerah setempat.
“Sementara lokasi industri garam di Kabupaten Kupang, sedang dalam proses penyelesaian surat-surat tanah oleh Kementerian Pertanahan dan Agraria,” katanya yang dihubungi, Senin (29/12).
Menurutnya, lokasi yang akan digunakan itu sebelumnya dimanfaatkan oleh PT Panggung Guna Ganda Semesta. Sementara perusahaan yang menggunakan untuk industri garam sekarang adalah PT Garam Indonesia.
Sehubungan dengan lokasi sudah lama tidak digunakan, kata dia, pemerintah kabupaten dapat mengusulkan lokasi ini menjadi tanah telantar, kemudian pemerintah mengambilalihnya untuk dijadikan lokasi industri.
Bruno mengaku, NTT menjadi salah satu daerah penyanggah garam nasional karena potensi garam di daerah ini cukup besar. Hampir semua kabupaten memiliki potensi ini.
Mengenai rencana industri garam di Kabupaten Malaka oleh Roda Mas Grop, Bruno mengaku belum mendapat laporan.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi NTT Semuel Rebo  yang dihubungi pada kesempatan terpisah mengatakan, rencananya lahan yang dibutuhkan untuk pabrik garan di Malaka itu seluas 20 ribu hektare dan sudah mengantongi rekomendasi dari Bupati Belu.

Artikel ini ditulis oleh:

Tujuh Warga NTT Ikut Menumpang di AirAsia yang Hilang

Kupang, Aktual.co —Tujuh dari 155 penumpang Pesawat AirAsia yang hilang dalam penerbangan Surabaya-Singapura berasal dari Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Saat dikonfirmasi, Bupati Manggarai Christian Rotok mengatakan keenam penumpang itu berasal dari dua keluarga di Kabupaten Manggarai di Pulau Flores.
Mereka yakni Martinus Djomi (suami), Ria Ratna Sari (istri) dan Kayle C Djomi, bayi berusia dua tahun. Kemudian keluarga Santoso berjumlah tiga orang yakni Fandi Santoso, Karina Santoso, dan Theo Santoso. 
“Selain itu, satu penumpang asal Kabupaten Alor bernama David Hartono, sesuai informasi yang diperoleh,” kata Rotok, Senin (29/12) pagi.
Bersama stafnya, Rotok mengaku sudah mengunjungi rumah dua keluarga tersebut Minggu (28/12) kemarin. Namun rumah ditemui dalam keadaan kosong. “Rumah tertutup sehingga kami tidak bertemu satu orang pun,” ujarnya.
Dia menyampaikan keprihatinan atas musibah yang menimpa warganya. Dia berharap penumpang bisa diketemukan dalam keadaan selamat.
Keluarga Marthinus tinggal di Kecamatan Reo dan Keluarga Fandi tinggal di Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai. “Dua keluarga tersebut pergi ke Singapura untuk berlibur,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andalkan Figur SBY, Bukti Demokrat Krisis Kader

Jakarta, Aktual.co — Majunya kembali Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai calon ketua umum partai Demorat, menujunkan tidak berjalannya sistem kaderisasi.
Akibatnya, saat ini terjadi krisis figur di internal Partai Demokrat. Maka tak heran, bila Demokrat masih mangandalkan figur SBY.
Demikian disampaikan, Pengamat politik Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, di Jakarta, Senin (29/12).
“Sehingga hanya SBY satu-satunya figur yang menjadi harapan untuk memimpin Demokrat ditengah persaingan yang ketat dengan partai besar seperti PDIP, Golkar dan Gerindra,” kata dia.
Lebih jauh, Karyono berpandangan, sejak awal berdirinya partai berlambang bintang segi tiga mercy ini memang terlihat lebih menonjolkan figur SBY. Sejak pertama keikutsertaannya menjadi peserta pemilu 2004 hingga pemilu 2014 lalu pun, sambung dia, partai ini masih mengandalkan popularitas presiden ke enam RI itu meskipun tingkat kepercayaan publik terhadap SBY sudah merosot.
“Tapi apa boleh buat, karena Demokrat mengalami krisis figur maka SBY memiliki peluang yang sangat besar untuk menjadi Ketua Umum Demokrat di Kongres 2015 mendatang,” ungkap dia.
“Sudah bisa diprediksi, bila SBY maju sebagai calon Ketua Umum, maka sudah bisa dipastikan SBY bisa terpilih secara aklamasi,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pagi Ini, Keluarga Korban Air Asia Datangi Bandara Juanda

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah keluarga penumpang sudah mulai mendatangi posko Crisis Centre Bandara Juanda, Senin (29/12) pagi, dan menantikan informasi terbaru tentang keberadaan pesawat.
Para petugas keamanan setempat dibantu aparat TNI dan Polri bersiaga di depan posko.
Sedangkan, arus penumpang di Terminal 2 Bandara Juanda juga sudah ramai didatangi calon penumpang.
Oleh pihak maskapai, keluarga penumpang QZ8501, khususnya yang berasal dari luar kota Surabaya, difasilitasi penginapan di sejumlah hotel.
“Kami memberi fasilitas hotel untuk menginap dan transportasi bagi keluarga penumpang,” kata Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Sunu Widyatmoko.
Pesawat bernomor penerbangan QZ8501 dari Surabaya menuju Singapura mengalami hilang kontak dengan “Air Traffic Control” (ATC) atau pemandu lalu lintas udara pada Minggu (28/12) pagi.
Hingga sekarang, pesawat berpenumpang 137 dewasa, 17 anak-anak, 1 bayi dan 7 kru tersebut belum ditemukan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wapres JK Dijadwalkan Kunjungi Crisis Center Juanda

Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden Jusuf Kalla direncanakan menemui keluarga penumpang AirAsia QZ8501 yang hilang kontak di Crisis Center di Terminal 2 Bandara Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (29/12) sore.
“Rencananya beliau hadir untuk menemui keluarga penumpang pesawat yang hilang kontak,” ujar General Manager Angkasa Pura I Bandara Juanda, Trikora Harjo, kepada wartawan.
Selain bertemu keluarga penumpang, Wakil Presiden yang direncanakan didampingi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan juga akan melihat dan memantau proses pendataan sekaligus memberi dorongan kekuatan moril.
“Informasi dari protokoler seperti itu. Beliau direncanakan datang ke bandara sekitar pukul 15.00 WIB,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain