21 April 2026
Beranda blog Halaman 40473

DPR Sesalkan Penghentian Sementara Pencarian Air Asia

Jakarta, Aktual.co — Pencarian pesawat Air Asia QZ 8501 yang hilang kontak sekitar pukul 7.00 WIB, Minggu (28/12), pemerintah disarankan melibatkan masyarakat maritim.
Demikian disampaikan Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, Minggu (28/12).
Jelas Bambang, perairan Bangka Belitung selalu menjadi alur pelayaran yang banyak dilalui ribuan kapal setiap harinya selama 24 jam.
Oleh karena itu, pemerintah bisa meminta bantuan kepada mereka untuk membantu mencari jika mereka menemukan penumpang atau serpihan dari pesawat tersebut.
“Saran saya libatkan semua pihak,” ujar pemilik usaha kapal penyeberangan Dharma Lautan Utama ini. Bambang Haryo juga menyayangkan adanya penghentian sementara pencarian pesawat. Pasalnya, penumpang butuh pertolongan cepat. 
“Peralatan SAR dan kapal TNI cukup laik lakukan pencarian,” demikian Bambang. 
Diwartakan sebelumnya, pesawat AirAsia QZ8501 yang terbang dari Surabaya menuju Singapura hilang kontak sekitar pukul 7.00 WIB. Pesawat tersebut kemungkinan besar mengalami gangguan cuaca. Sebelum hilang dari radar ATC di Jakarta, pilot pesawat, Kapten Iriyanto, minta izin untuk mengubah arah pesawat demi menghindarkan awan tebal.
Pesawat membawa penumpang 155 orang dan kru sebanyak 7 orang, total di dalam pesawat 162 orang. Dengan rincian, Indonesia 155 orang, Korea Selatan 1 orang, Singapura 1 orang, Prancis 1 orang dan Malaysia 1 orang.

Artikel ini ditulis oleh:

Pencarian Air ASIA, TNI AU Kerahkan Hercules dan Helikopter

Jakarta, Aktual.co — Pencarian pesawat Air Bus yang membawa penumpang 155 orang dan tujuh awak pesawat itu akan dilanjutkan pada Senin (29/12) pagi dengan mengerahkan empat pesawat.
Keempat pesawat yaitu satu Boeing 737 dari Pontianak, dua Hercules dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma dan sebuah Helikopter Super Puma dari Lanud Atang Sanjaya, Bogor dengan harapan pencarian akan menjangkau wilayah yang lebih luas dan segera ditemukan.
“TNI AU akan selalu berupaya secara cepat mengerahkan personel dan pesawatnya untuk memberi pertolongan dan dukungan bagi pemerintah dan masyarakat yang memerlukan bantuan,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto, Minggu (28/12).
Perlu diketahui, pesawat Air Asia QZ8501 rute Surabaya-Singapura menghilang dari radar pengendali pesawat di Sukarno-Hatta dan radar Kohanudnas pada pukul 06.18 WIB dan secara resmi dinyatakan hilang pada 07.55 WIB.
Pesawat tersebut membawa 155 penumpang, dua pilot, dan lima kru kabin. Pesawat Airbus 320 Air Asia ini dikemudikan Captain Pilot Iriyanto yang tercatat sebagai mantan penerbang tempur F-5 Tiger Skuadron Udara 14 TNI AU yang setelah menyelesaikan masa dinas pertamanya bergabung di Merpati Airlines dan selanjutnya di Air Asia

Artikel ini ditulis oleh:

Pagi Ini, TNI AU Kembali Lakukan Pencarian Air Asia

Jakarta, Aktual.co — TNI Angkatan Udara akan kembali melanjutkan pencarian dan melakukan operasi Search And Rescue pesawat Airbus 320 Air Asia yang hilang kontak setelah 42 menit terbang dari Surabaya menuju Singapura.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto, mengatakan pencarian pesawat Air Asia dengan menggunakan pesawat Boeing 737 Intai Maritim dan C-130 Hercules dari Lanud Halim Perdanakusuma, di perairan antara pulau Belitung dan ke timur pulau Galam serta ke utara Pulau Cerutu, masih nihil.
“Sasaran pencarian pesawat diarahkan pada perkiraan titik akhir dari pantauan radar dan arah tujuan pesawat�antara Pulau Belitung dan ke timur Pulau Galam serta ke utara Pulau Cerutu dengan penyisiran kurang lebih 40 Notikel mail,” kata Hadi, di Jakarta, Minggu (28/12).
Skuadron 31 Lanud Halim pada hari pertama pencarian melibatkan sebuah pesawat Hercules A-1323 dengan Pilot Mayor Pnb Akal Juang dan dalam pencarian diikuti 11 wartawan ibukota berangkat dari Halim Perdanakusuma pada pukul 13.10 WIB.
Setelah melaksanakan pencarian di lokasi tempat hilangnya pesawat Air Asia selanjutnya mendarat kembali di Halim pada pukul 18.40 WIB untuk disiapkan kembali melaksanakan misi pencarian pada Senin (29/12).
Diketahui, pesawat Air Asia QZ8501 rute Surabaya-Singapura menghilang dari radar pengendali pesawat di Sukarno-Hatta dan radar Kohanudnas pada pukul 06.18 WIB dan secara resmi dinyatakan hilang pada 07.55 WIB.
Pesawat tersebut membawa 155 penumpang, dua pilot, dan lima kru kabin. Pesawat Airbus 320 Air Asia ini dikemudikan Captain Pilot Iriyanto yang tercatat sebagai mantan penerbang tempur F-5 Tiger Skuadron Udara 14 TNI AU yang setelah menyelesaikan masa dinas pertamanya bergabung di Merpati Airlines dan selanjutnya di Air Asia.

Artikel ini ditulis oleh:

Mendagri: Perppu Pilkada Serentak Masih Dibahas DPR

Jakarta, Aktual.co — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahyo Kumolo mengatakan, naskah Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang (Perppu) Pilkada serentak yang akan digelar pada 2015 masih dibahas di DPR.
“Perppu itu masih di DPR, kami siap jika dilaksanakan Pilkada serentak pada 2015, Secara infrastruktur hampir 90 persen daerah itu siap anggarannya,” Mendagri Tjahyo Kumolo saat berada di Kota Jayapura, Papua, Minggu (28/12).
Hanya saja, kata Kumolo,, ada penambahan dari 204 kabupaten/kota dan provinsi yang direncanakan Pilkada serentak pada 2015, kemungkinan mencapai 300 daerah.
“Ada penambahan daerah lagi, tapi semua kan tergantung dari Perppu yang akan di bahas pada tahun depan,” katanya.
“Kalau KPU siap, Kemdagri akan back up, siap. Permasalahannya kan bukan di KPU dan Kemdagri? Yang ada, menunggu Perppu yang akan dibahas hingga tahun depan oleh DPR,” lanjutnya.
Mendagri optimis jika DPR akan menyetujui Perpu tersebut.
“Saya yakin DPR tidak akan mempermalukan Pak SBY, tapi kesiapan KPU dengan penambahan 100 daerah, siap atau tidak, pasti jalan. Karena kalau urusan Plt gubernur, Plt wali kota dan Plt bupati kita siap, anggarannya juga siap,” katanya.
Mendagri menambahkan jika Perpu sudah disetujui dan disahkan, sudah pasti hal itu akan berjalan.
“Hanya problem di Perppu yang belum diputuskan, mungkin ada perbaikan Perppu. KPU juga minta waktu supaya bisa berjalan baik nantinya, kan ada penambahan daerah yang akan Pilkada serentak,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

16 Unit Damkar Masih Padamkan Kebakaran Atrium Senen

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 16 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api di komplek pertokoan Atrium Senen, Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Minggu malam (29/12).

“Laporan kebakaran pada pukul 23:15 WIB. Sebanyak 16 mobil damkar (pemadam kebakaran) dari Sudin Jakarta Pusat dikerahkan ke lokasi,” kata petugas Sudin Damkar Jakarta Pusat Poniman ketika dihubungi Antara di Jakarta, Minggu (28/12).

Hingga berita ini diturunkan, para petugas pemadam kebakaran masih bekerja keras memadamkan api yang melanda lantai dasar Atrium Senen.

Artikel ini ditulis oleh:

Sumut Pastikan Swasembada Beras. Masuk Lima Produsen Besar Nasional

Jakarta, Aktual.co — Jakarta, Aktual.co —Provinsi Sumatera Utara tahun ini dipastikan tetap swasembada beras dan masuk pada daerah ke lima terbesar penghasil beras di Indonesia.

“Masih swasembada berasnya hingga tahun ini tentunya menjadi prestasi bagi Pemprov Sumut di tengah program Presiden Joko Widodo yang menjadikan Indonesia swasembada pangan tiga tahun ke depan,” kata Kepala Dinas Pertanian Sumut, M Roem S di Medan, Minggu (28/12).

Berdasarkan Angka Ramalan (ARAM) II Tahun 2014, produksi padi Sumut diperkirakan sebesar 3.604.602 ton dengan swasembada beras sebesar 463.432 ton,  Dengan produksi sebesar itu membuat Sumut tetap sebagai provinsi ke-lima terbesar penghasil beras di Indonesia.

“Ke depannya produksi padi atau beras Sumut ditargetkan terus naik karena selain meningkatkan luas tanam juga ada peningkatan produktivitas,” katanya.

Keyakinan penambahan produksi itu semakin besar karena Pemerintah sudah menetapkan Sumut sebagai salah satu provinsi pendukung pencapaian swasembada pangan nasional hingga tiga tahun ke depan. Untuk kepentingan itu, tahun ini petani Sumut sudah mendapat bantuan benih dan alat pertanian dari Pemerintah Pusat.  Pemerintah Pusat juga sudah membantu perbaikan irigasi.

Tahun ini Sumut diperkirakan bisa memproduksi padi sebanyak 3,9 juta hingga 4 jutaan ton atau naik dari tahun lalu yang ATAP (angka tetap) masih sebesar 3.727.250 ton. Guna membantu upaya swasemba pangan nasional, Sumut tahun 2015 telah menetapkan target tanam, panen, produktivitas, dan produksi komoditas pangan dari kedelai, jagung, hingga padi.

Untuk tanaman kedelai ada target tanam 10.939 hektare dengan target panen 10.866 hektare dari rata-rata produktivitas 10,06 kwintal per ton sehingga produksi bisa mencapai 10.926 ton.  Target produksi jagung adalah 1.295.251 ton sesuai target tanam 250.132 hektare, target panen 230.206 hektare dan target produktivitas 56,26 kwintal per ton.

Adapun target produksi komoditas padi 3.826.556 ton dengan rencana tanam 773.876 hektare, panen 747.361 hektare, dan produktivitas 51,2 kwintal per hektare.  “Tahun 2013, produksi padi dan jagung Sumut masuk peringkat lima nasional. Kecuali kedelai, produksi tanaman pangan Sumut memang masuk dalam peringkat 10 besar,” kata Roem.

Rencana ini diharapkan berjalan optimal seiring upaya Pemprov Sumut untuk memanfaatkan lahan tidur hasil kerja sama dengan berbagai pihak seperti PT Perusahaan Perkebunan Nusantara.  Pemprov Sumut juga berupaya menekan alih funggi lahan pertanian pangan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain