14 April 2026
Beranda blog Halaman 40486

KSAD Klaim Tidak Ada Lagi Kelompok Pejuang Ideologi

Jakarta, Aktual.co — Kepala Staff TNI AD, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan, tidak ada lagi kelompok yang memperjuangkan ideologi pemisahan diri dari NKRI di Papua.

“Bila terjadi gejolak itu hanya disebabkan kelompok masyarakat itu memperjuangkan urusan perut dan kesejahteraan,” kata Jenderal Nurmantyo, di Jayapura, Jumat (26/12).

Mantan Dandim Merauke dan Jayapura era 1990-an itu mengatakan, apabila pembangunan daerah di Papua dapat berjalan lancar dan merata, maka masyarakat tidak akan melakukan aksi meminta “kemerdekaan”.

Karena itu, kata dia, dalam menghadapi kondisi tersebut, TNI AD akan memberikan proteksi kepada pemerintah agar kesejahteraan dan pembangunan di Papua lebih lancar.

“Sebagai contoh bagaimana pembangunan bisa lancar kalau anda-anda tinggal di Merauke atau di Puncak Jaya, saat hendak menggurus surat-surat harus ke provinsi dengan biaya perjalanan sekitar Rp5 juta atau lebih,” kata Nurmantyo.

Ia berharap pembangunan di Tanah Papua dapat terlaksana secara merata agar tidak memicu kecemburuan sosial.

“Kami akan membantu pemerintah daerah untuk mewujudkan kesejahteraan sehingga rakyat Papua dapat merasakannya,” ujarnya.

Jenderal Nurmantyo berada di Papua untuk menghadiri natal bersama dengan masyarakat di Wamena, yang dilaksanakan Kamis (25/12).

Artikel ini ditulis oleh:

Bulog Sumsel Diminta Lepas Beras Premium

Jakarta, Aktual.co — Perum Bulog Divisi Regional Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, sudah diminta untuk melepas stok beras premium, guna menstabilkan harga beras di pasaran.

“Bulog sudah diminta untuk melepas beras premium,” kata Kepala Perum Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Basirun di Palembang, Jumat (26/12).

Menurut dia, untuk melepas beras premium itu, sudah berjalan sekarang ini guna stabilisasi harga.

“Ini sudah kita lakukan pada pertengahan November 2014, begitu ada kenaikan harga bahan bakar minyak,” katanya.

Ia menyatakan, untuk harga beras ini tidak boleh lebih dari Rp8.500 per kilogram guna menambah stok beras di pasar.

“Jadi, begitu ada perintah dari direksi langsung kita lakukan pelepasan beras premium,” ujarnya.

Ia menuturkan, sampai sekarang ini yang sudah selesai jumlahnya sebanyak 9.500 ton, karena termasuk untuk mengisi Bengkulu, Bangka Belitung dan Jambi, jadi Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel).

Selain itu, Bulog sebagai stabilisator juga sudah diminta untuk operasi pasar dengan menggunakan stok beras cadangan pemerintah guna menambah pasokan ke pasar.

Sudah ada surat Menteri Perdagangan, sekarang ini sedang proses koordinasi dengan pemerintah daerah. Sewaktu-waktu pemerintah setuju, maka akan dijalankan, jelasnya.

Kemudian ada perintah juga melakukan operasi pasar khusus yang ditargetkan beras untuk masyarakat miskin.

Sementara untuk harganya ditentukan yakni Rp1.600 per kilogram sampai titik retribusi, katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pilkada Serentak 2015 Penuh Risiko, Perludem Minta Diundur Enam Bulan

Jakarta, Aktual.co — Aktivis dari Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengingatkan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2015 penuh risiko. Karena, waktu perencanaan dan persiapan pilkada serentak ini sangat singkat, kurang dari satu tahun.

Peneliti Perludem, Titi Anggraeni mengatakan, Pilkada serentak 2015 memang telah diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota (Perppu No 1/2014). Namun perencanaan dan persiapan pemilu yang ideal perlu waktu paling sedikit dua tahun. Jika kurang dari itu, pelaksanaannya bisa ambur adul.

“Apalagi pilkada serentak yang meliputi setidaknya 188 daerah dan ini merupakan pengalaman pertama bagi Indonesia. Jelas penuh risiko,” ujar Titi di Jakarta, Jumat (26/12), sebagaimana dilaporkan Muhamad Sahlan, dari Aktual.co.

Dibandingkan pemilu legislatif dan pemilu presiden, kata Titi, pilkada lebih sering menimbulkan kekerasan dan konflik horisontal.  Selain itu, kecurangan dan manipulasi pun bakal sulit dibendung akibat ketidakcukupan waktu persiapan.

“Atas ini semua, rekomendasi kami adalah UNDUR jadwal pilkada serentak setidaknya 6 bulan lagi. Kalau amanat Perppu menyatakan Desember 2015, maka rekomendasi kami menjadi Juni 2016,” tukasnya.

Perppu Pilkada mengatur bahwa pemungutan suara serentak untuk Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota yang berakhir masa jabatannya pada tahun 2015 akan dilaksanakan pada hari dan bulan yang sama pada tahun 2015.

Berdasarkan ketentuan ini, KPU merencanakan pilkada serentak yang meliputi 7 provinsi dan 181 kabupaten/kota pada Desember 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

BPBD Imbau Wisatawan Tidak Berenang di Pantai Selatan

Jakarta, Aktual.co — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten, mengimbau wisatawan yang hendak menikmati liburan Natal dan Tahun Baru tidak berenang di Pantai Selatan Lebak untuk menghindari kecelakaan laut.

“Peringatan ini karena cuaca pesisir Pantai Lebak kurang bersahabat, selain gelombang tinggi juga tiupan angin kencang,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi saat dihubungi, Jumat (26/12).

Ia mengimbau wisatawan tidak berenang di sekitar Pantai Selatan Lebak, karena khawatir tersapu gelombang tinggi setelah seorang pelajar warga Cikotok tewas di Pantai Pulau Manuk.

Berdasarkan laporan BMKG Banten, prakiraan tinggi gelombang perairan Selatan Lebak berkisar 2,0 meter sampai 3,5 meter dengan rata-rata kecepatan angin 24 kilometer per jam.

Tiupan angin bergerak dari tenggara dengan kisaran tiga sampai 12 knot.

Gelombang bergerak dari arah tenggara dengan jarak pandang empat sampai tujuh kilometer.

Cuaca pesisir Pantai Selatan Lebak yang berhadapan langsung perairan Samudera Hindia memiliki karakter berbeda dengan pantai di Banten bagian utara.

Gelombang karakter Pantai Selatan Lebak cukup tinggi juga banyak karang-karang, sehingga berbahaya bagi pengunjung yang berenang di sekitar pantai itu.

BPBD Lebak mengimbau pengunjung tidak berenang di sekitar Pantai Binuangeun, Bagedur, Panggarangan, Pulau Manuk, Sukahujan, Cihara, Bayah, Ciantir dan Sawarna berbahaya bagi wisatawan.

“Kami mengingatkan imbauan ini agar ditaati oleh wisatawan guna mencegah kecelakaan laut,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Pengamanan Pantai Selatan Lebak Erwin Komara mengatakan, pihaknya melarang wisatawan berenang di sekitar perairan Samudera Hindia karena cuaca memburuk.

Selain gelombang cukup tinggi, juga angin kencang, sehingga bisa berbahaya jika berenang di pesisir pantai.

Apalagi, kata dia, pesisir Pantai Selatan Lebak terdapat batu karang dan berbahaya bagi wisata yang berenang.

“Kami berharap pengunjung wisata pantai tidak bermain atau berenang di sekitar Pantai Selatan Lebak,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Mourinho Klaim Chelsea Sebagai Juara Liga Inggris 2014/2015

Jakarta, Aktual.co — Pelatih Chelsea, Jose Mourinho mengklaim kemenangan atas West Ham United, merupakan bukti bahwa timnya pantas menggenggam juara Liga Utama Inggris 2014-2015.

“Chelsea pantas juara. Melawan tim yang sulit tapi tetap bisa menampilakn permainan bagus. Kami (Chelsea) menguasai jalannya laga,” kata Mourinho seperti dilansir Soccerway, Jumat (26/12).

Seperti diketahui, pada pertandingan yang digelar di stadion Stamford Bridge, Jumat (26/12) waktu setempat, Chelsea berhasil menyudahi perlawanan West Ham dengan skor 2-0.

Dua gol The Blues dilesakkan oleh sang kapten, John Terry pada menit ke-31. Satu gol lagi lahir dari mantan pemain Atletico Madrid, Diego Costa di menit ke-62.

Selain itu, masih menanggapi kemenangan tersebut, pelatih berjuluk The Special One juga memberikan pujian kepada barisan belakang timnya.

“Mereka (West Ham) punya kesempatan mencetak gol di babak kedua, tapi itu tidak terjadi. Saya sangat senang. Pemain bermain konsisten hingga peluit panjang berbunyi,” tandasnya.

Hasil tersebut membuat Chelsea tetap bertengger di puncak klasemen sementara Liga Utama Inggris. Mereka terpaut tiga poin dari Manchester City yang berada di peringkat kedua.

Artikel ini ditulis oleh:

Tuduh Presiden Korupsi, Pelajar SMA Terancam Penjara Empat Tahun

Jakarta, Aktual.co —  MEA, pelajar SMA berusia 16 tahun ditangkap dengan tuduhan menghina Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.  Koran Hurriyet, dalam edisi Kamis (25/12)  yang terbit di Ankara, memberitakan bahwa bocah ini telah lancang  menyebut Erdogan dan partainya terlibat korupsi.

Media Turki tersebut melansir MEA  sebagai anggota organisasi berhaluan kiri. Dalam pidato memperingati peristiwa tragis pembunuhan guru berhaluan sekuler pada tahun 1930 oleh militan Islam pada tahun 1920-an, MEA membacakan sebuah pernyataan yang menuduh Presiden Turki Erdogan dan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP), selaku partai pemerintah terlibat korupsi. 

Pidato MEA tersebut, dinilai Hurriyet, sebagai perbuatan nekad. Karena pidato pada hari Rabu (24/12), dilakukan bocah ini di Kota Konya, yang merupakan basis kekuatan AKP, partai berkuasa pengusung Erdogan. Akibat tuduhan tersebut, MEA terancam hukuman empat tahun penjara bila terbukti melakukan tuduhan tanpa dasar bukti hukum yang kuat .

Namun ternyata pengadilan Turki menetapkan MEA, remaja 16 tahun ini untuk dibebaskan. Namun pembebasan MEA dari penangkapan itu, tidak berarti dia bebas murni. Karena dia masih akan diadili, dan jika terbukti bersalah terancam hukuman penjara maksimal empat tahun.  Pembebasannya ditempuh setelah pengadilan mengabulkan permintaan pengacaranya.

Undang-undang Turki melarang penghinaan atas presiden, Tetapi penangkapan remaja tersebut memicu kecaman meluas karena sejumlah pihak menuduh pemerintah berupaya membungkam para pengkritiknya. Apalagi Perdana Menteri Ahmet Davutoglu juga menegaskan kantor presiden perlu dihormati.

Pertengahan Desember, kepolisian Turki menangkap sekurang-kurangnya 23 orang dalam razia yang dilakukan terhadap sebuah surat kabar dan stasiun TV yang memiliki hubungan erat dengan ulama Islam yang berbasis di Amerika Serikat, Fethullah Gulen, yang merupakan saingan Erdogan.

YouTube juga pernah dilblokir di Turki setelah munculnya rekaman audio yang menyebut sejumlah pejabat senior pemerintah yang dekat dengan Erdogan melakukan korupsi

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain