14 April 2026
Beranda blog Halaman 40488

Zola Resmi Melatih di Cagliari

Jakarta, Aktual.co — Pemain legenda klub Chelsea FC, Gianfranco Zola resmi ditunjuk sebagai pelatih untuk klub medioker asal Italia, Cagliari. 
Seperti dikutip AFP.com, Jumat (2612), manajemen Cagliari mengumumkan penunjukan pelatih barunya itu pada berita utama mereka yang berjudul “Selamat Datang Lagi Gianfranco”.
Zola sendiri akan segera memulai tugasnya pada Minggu (28/12), setelah para pemain menghabiskan libur Natal. Selama kepemimpinannya di Cagliari, pria 48 tahun itu akan dibantu oleh mantan striker internasional Italia, Pierluigi Casiraghi.
Keberadaan pria peraih dua gelar “Pemain Terbaik Chelsea” itu menggantikan posisi Zdemak Zemen yang dipecat setelah tidak bisa mendongkrak posisi Cagliari. Klub yang berdiri sejak 1920 itu pun harus rela terdampar di posisi 18 klasemen sementara Liga Utama Italia.
Sebelumnya mengontrak Zola, Cagliarli lebih dulu bernegosisasi dengan mantan penjaga gawang TImnas Italia, Walter Zenga. Namun, kedua belah pihak sepertinya tidak menemui kesepakatan.

Artikel ini ditulis oleh:

Menhan Sebut Penanganan Bencana Alam Jadi Prioritas TNI

Jakarta, Aktual.co — Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menekankan kepada prajurit TNI, upaya penanganan bencana alam menjadi salah satu skala prioritas lembaga yang bertugas menjaga kedaulatan negara.
“Penanganan bencana alam menjadi skala prioritas tugas TNI,” kata dia usai memberikan arahan kepada ratusan prajurit TNI di Markas Komado Daerah Militer IX/Udayana di Denpasar, Jumat (26/12).
Menurut dia, tentara tidak hanya bertugas mengangkat senjata apabila ada perang, namun juga membantu kemanusiaan seperti dalam bencana alam. Bencana alam, kata dia, saat ini merupakan ancaman nyata yang tidak bisa diprediksi disamping ancaman lain di antaranya terorisme dan narkoba.
“Kita tentara ke depan bukan berperang saja tetapi bantu orang. Bisa dari Zipur dan Infantri.”
Dia juga merancang adanya penambahan anggaran untuk pengadaan alat-alat berat yang sewaktu-waktu digunakan untuk upaya penanganan bencana. “Anggaran lalu dan sekarang itu sekitar Rp90 triliun, 40 persen di antaranya untuk gaji dan belanja pegawai, tinggal 50 persennya.”
Selain peralatan alat berat, dia juga tengah menjajaki dengan instansi lain untuk pengolah air bersih yang sangat dibutuhkan di dalam situasi bencana alam.
“Kami juga jajaki untuk air mineral bagaimana air yang tidak bagus bisa diolah dan diminum (dalam kondisi bencana),” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Jelang Pergantian Tahun, BNN Rutin Sosialisasikan Bayaha Narkoba

Jakarta, Aktual.co — Badan Narkotika Nasional Kabupaten Badung, Bali terus meningkatkan sosialisasi bahaya narkoba di desa-desa dan tempat hiburan malam menjelang perayaan tahun baru 2015.
“Kami rutin memberikan pemahaman kepada masyarakat desa dan pegawai yang bekerja di tempat hiburan malam terkait bahaya narkoba,” kata Kepala BNNK Badung, Bali, AKBP Ni Made Asmirawati saat dihubungi, Jumat (26/12).
Selain itu, BNN juga secara rutin di masing-masing unit bersama-sama dengan Mabes Polri untuk menyosialisasikan dan memberantas peredaran narkoba.
Tak hanya itu, sambung dia, untuk sosialisasi bahaya narkotika juga melibatkan pegawai hiburan malam dengan melakukan pemeriksaan tamunya sebelum masuk ke tempat tersebut.
“Untuk waktu kegiatan sosialisasi tersebut kita menyesuaikan dengan jam kerja mereka.”
Dia menyebut, sosialisasi tersebut dilakukan pada sore hari sebelum pegawai yang bekerja di hiburan malam tersebut melakukan rutinitasnya. “Hal tersebut, dikarenakan para pegawai tersebut memberikan pelayanan kepada konsumennya.”
Selain itu, menjelang perayaan tahun baru 2015, pihaknya juga menyasar masyarakat pedesaan untuk upaya pencegahan dan memberikan sosialisasi narkotika tersebut.
“Menjelang akhir tahun 2014 ini, walaupun kita tidak ada biaya kita tetap rutin memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk pencegahan peredaran barang haram itu dan sebagai upaya penertiban.”
Dia pun mengakui masih banyak masyarakat desa belum paham apa itu narkotika. “Untuk itu kami akan memfokuskan penanganan tersebut menjelang tahun baru.”
Dia menambahkan, untuk sidak minuman keras menjelang tahun baru sudah ditangani oleh kepolisisan. Namun, pihaknya mengakui selalu bergerak bersama-sama untuk penanganan itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Presiden Jokowi Minta Petani Sukseskan Terget Swasembeda

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo meminta para petani menyukseskan target tiga tahun swasembada beras setelah memperoleh traktor, pupuk dan benih dari pemerintah.
“Traktor sudah dibeli, pupuk, benih, saya beri semuanya. Tapi saya ada catatannya … dalam tiga tahun (swasembada),” kata Jokowi, di Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12).
Di hadapan para penerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara, Presiden mengatakan pemberian fasilitas dari pemerintah itu tentu ada konsekuensi peningkatan produksi.
“Pasti saya tagih. Saya catat produksinya.”
Pada kesempatan itu dia juga mengaku jika telah terjun langsung ke lapangan untuk melihat hal-hal yang perlu diperbaiki guna mencapai target itu. Menurut Presiden berdasarkan pengecekan sekitar 52 persen saluran irigrasi rusak.
“Itu harus diperbaiki akan segera diselesaikan.”
Selain masalah irigasi, Presiden juga mencatat kurangnya penyuluhan di lapangan. Dia meminta agar para insinyur pertanian untuk turun ke lapangan memberikan bimbingan kepada para petani.
“Kalau tidak, kita seperti ini terus, kalah bersaing dengan negara-negara lain.”

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Meningkatkan Produksi, Petani Dijanjikan Akan Lipatgandakan Pemberian Traktor

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo berjanji akan melipat gandakan bantuan traktor untuk para petani di Jawa Barat apabila berhasil meningkatkan produksi beras sebesar dua juta ton pada 2015.
“Kita beri traktor 1.099 nanti tahun depan kita tambah lagi bisa dua – tiga kali lipat. Tapi janji saya dengan gubernur, tahun depan Jawa Barat bisa tambah dua juta ton,” kata Presiden di Subang, Jawa Barat, Jumat (26/12).
Menurut dia, bantuan traktor akan diberikan ke seluruh provinsi, namun Jawa Barat menjadi prioritas karena provinsi tersebut memiliki tugas paling besar.
“Diharapkan ini benar-benar digunakan untuk menaikkan produksi, karena kita tidak mau negara kita impor beras lagi. Pada kesempatan itu Presiden menegaskan target pemerintahannya untuk mencapai swasembada beras dalam waktu tiga tahun.
Sementara itu data pemerintah pada 2013, produksi gabah kering giling Jawa Barat sebesar 12083162 ton. Pada kesempatan itu Presiden secara simbolis menyerahkan 225 traktor dari 1.099 bantuan traktor untuk Jawa Barat. Jumlah itu merupakan bagian dari 78 ribu bantuan traktor untuk seluruh provinsi.
Presiden juga menyampaikan komitmennya untuk memperbaiki sekitar 52 persen saluran irigasi yang rusak. “Itu harus diperbaiki. Akan segera diselesaikan,” kata dia seraya menyampaikan target pembangunan 49 waduk di masa pemerintahannya.
Selain masalah irigasi, Presiden juga mencatat kurangnya penyuluhan di lapangan. Dia meminta agar para insinyur pertanian untuk turun ke lapangan memberikan bimbingan kepada para petani. “Kalau tidak kita seperti ini terus, kalah bersaing dengan negara-negara lain.”

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Aktivitas Warga Terganggu Akibat Tanggul Lapindo Jebol Lagi

Jakarta, Aktual.co — Aktivitas warga korban lumpur Lapindo yang ada di Desa Gempolsari, Sidoarjo, terganggu menyusul terjadinya tanggul jebol di titik 73 pada Kamis (25/12) malam.
Salah seorang korban lumpur Mistri A mengatakan, sejak semalam air bercampur lumpur sudah mulai menggenangi rumah mereka dan terus meninggi hingga mencapai sekitar empat puluh sentimeter.
“Awalnya kami bertahan, tetapi kondisi air bercampur lumpur yang terus meninggi membuat kami terpaksa harus mengungsi dari luberan lumpur bercampur air ini,” kata dia di Jatim, Jumat (26/12).
Dia mengatakan, kondisi tergenangnya rumah warga oleh lumpur yang bercampur air kerap kali terjadi terutama saat musim hujan seperti yang terjadi sekarang ini.
“Ditambah lagi dengan adanya tanggul yang jebol membuat air bercampur lumpur bisa dengan cepat menggenangi pemukiman warga gang jaraknya kurang dari dua kilometer dari lokasi tanggul jebol. Kondisi ini membuat warga tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari akibat tanggul jebol.”
Ungkapan senada juga disampaikan oleh Khoiriyah salah seorang warga yang lain yang mengaku sudah jenuh dengan kondisi seperti itu.
“Kami berharap supaya penyelesaian masalah korban lumpur Lapindo ini bisa segera diselesaikan supaya warga tidak lagi cemas akan ancaman tanggul jebol seperti yang terjadi sekarang ini,” kata dia.
Sementara itu, Humas Badan Penangulangan Lumpur Sidoarjo Dwinanto mengatakan tanggul yang jebol ini terjadi akibat curah yang cukup tinggi di kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.
“Tingginya curah hujan yang cukup tinggi membuat tanggul penahan lumpur tidak kuat dan berakibat jebolnya tanggul tersebut sehingga menggenangi rumah warga.”

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain