12 April 2026
Beranda blog Halaman 40507

Ini Dia Tips Berkendara Yang Aman Saat Hujan

Jakarta, Aktual.co — Memasuki musim penghujan ini, para warga yang kerap beraktivitas dengan menggunakan kendaraan dihimbau untuk waspada saat berkendara. Hujan mengakibatkan jalan menjadi tergenang dan licin, ditambah lagi dengan kondisi jalan yang rusak dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas karena faktor cuaca tersebut.
Untuk itu, pihak kepolisian melalui akun Twitternya, @TMCPoldaMetro memberikan tips-tips berkendara dengan aman saat musim hujan. 
Tips pertama adalah, pengendara disarankan memeriksa semua lampu kendaraan dan memastikan berfungsi dengan baik. Karena, saat musim hujan jarak pandang menjadi terbatas sehingga lampu kendaraan sangat dibutuhkan. 
Lampu utama kendaraan dinyalakan baik saat di siang hari atau saat hujan gerimis sebagai penanda agar pengendara lain dapat melihat kendaraan anda.
Kedua, pengendara disarankan memeriksa tekanan angin pada ban dan kedalaman alur ban secara rutin agar tetap baik untuk menghindari kendaraan melayang di atas air dan tergelincir saat hujan. 
Ketiga, pengendara disarankan memeriksa kondisi kontrol utama komponen kendaraan, yaitu kemudi, pedal rem, gas maupun kopling dan memastikan dalam kondisi baik. Pengendara juga disarankan untuk melakukan perawatan secara  berkala kepada kendaraan di musim hujan untuk mengantisipasi keadaan darurat.
Keempat, pengendara motor disarankan untuk menggunakan alas kaki yang tidak licin, tahan air dan aman. Selain itu, disarankan pula untuk selalu mempersiapkan jas hujan berbentuk baju dan celana selain ponco, karena lebih aman.
Kelima, pengendara disarankan untuk mengurangi kecepatan saat mengendarai kendaraan dalam situasi hujan, karena permukaan jalan cenderung licin saat musim hujan karena bercampurnya oli dan air. Dengan mengemudikan kendaraan dengan kecepatan rendah dapat membuat alur ban kendaraan lebih banyak bersentuhan langsung dengan aspal sehingga daya cengkeramnya lebih baik.
Keenam, pengendara disarankan untuk menjaga jarak aman kendaraan dengan pengendara lain karena saat hujan, jarak aman pengereman menjadi lebih panjang daripada saat kondisi kering. 
Ketujuh, pengendara disarankan untuk jangan menerobos genangan air jika tidak mengetahui kedalamannya untuk menghindari mogok atau terperosok ke lubang yang mungkin ada di dalam genangan air.
Kedelapan, apabila kendaraan terjebak banjir dan mogok karena air masuk ke dalam saluran pembuangan gasnya, maka jangan menghidupkan mesinnya lagi. Lebih baik didorong ke tempat aman, karena khawatir sistem pengapiannya konsleting dan dapat membuat kendaran terbakar.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

2.300 KK di Gunung Kidul Masuk Dalam Zona Merah Rawan Longsor

Jakarta, Aktual.co — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Yogyakarta, Dwi Daryanto meminta kepada warga untuk lebih waspada menyusul bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul. 
“Kami minta masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan untuk meningkatkan kewaspadaan,” katanya, Kamis (25/12). 
Dikatakan Dwi saat ini di wilayah tersebut tinggal 2.300 kepala keluarga yang masuk ke dalam zona merah atau rawan longsor saat musim penghujan. Hal tersebut dikarenakan sejumlah warga memiliki tempat tinggal di perbukitan dengan kecuraman lereng bukit yang mencapai 40 derajat.
“Mereka tersebar di 15 desa yang ada di Kabupaten Bantul ini,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pemalsu Dokumen Kerja dan KIR Diringkus, Mantan Pegawai Dishub Terlibat

Jakarta, Aktual.co —Polres Bekasi ringkus komplotan pemalsu dokumen persyaratan kerja dan izin perjalanan berupa buku KIR.
Kapolresta Bekasi Kombes Pol Isnaeni Ujiarto mengatakan tersangka masing-masing berinisial ESA, AL, UD, dan HD. Mereka biasa menjalankan aksinya di Kampung Tegal Panjang, RT04 RW02, Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah.
Selain itu, sebagian tersangka lainnya juga beroperasi di Kampung Kali Jeruk RT03 RW03, Desa Kalijaya, Cikarang Barat.
“Berdasarkan laporan warga, ada penemuan sebuah KIR yang diduga palsu dan kita telusuri ke TKP, dan memang benar. Kita tangkap tersangka di lokasi tersebut,” kata dia, Rabu (24/12).
Salah satu tersangka, ujar dia, ternyata merupakan mantan pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi yang biasa menangani pembuatan buku KIR.
Namun para tersangka memilih keluar dari pekerjaannya dan meneruskan pekerjaan mereka sebagai pemalsu buku KIR dan juga sejumlah surat-surat persyaratan kerja. Surat yang dipalsukan itu di antaranya Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), ijazah, KTP, kartu kuning, dan dokumen lainnya.
“Para tersangka mengaku ada yang sudah puluhan kali menjalani profesi tersebut di wilayah Kabupaten Bekasi,” katanya.
Dari situ mereka memperoleh imbalan jasa sebesar Rp50 ribu hingga Rp80 ribu dari para pemohon pembuat keterangan palsu.
“Ada yang tanggal lahir dipalsukan, penyediaan ijazah palsu, dan surat-surat lainnya,” katanya.
Sejumlah bukti yang diamankan polisi berupa 158 stampel, 97 plat KIR logi Dishub, 450 plastik STNK logo Polri, dua cat pilox, 21 buku KIR, 10 bantalan stamp pad, tiga alat ketok, 14 uji berkala Dishub, 35 resi STNK.
“Kami juga menyita barang bukti sejumlah printer, CPU, alat scanner, dan alat penunjang kerja lainnya,” katanya.
Isnaeni menambahkan, para tersangka saat ini diancam hukuman maksimal enam tahun penjara sesuai pasal 263 KUHP terkait pemalsuan.

Artikel ini ditulis oleh:

Faisal Basri Usulkan Impor Minyak Hanya Melalui ISC Bentukan Ari Soemarno

Jakarta, Aktual.co — Dalam upayanya menutup celah bagi mafia migas, Ketua tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) Faisal Basri mengusulkan agar impor minyak baik mentah (crude) maupun Bahan Bakar Minyak (BBM) hanya melalui satu pintu, dalam hal ini yaitu melalui Integrated Supply Change (ISC).

Perlu diketahui, ISC merupakan lembaga yang bertugas mengimpor minyak dan berada di bawah PT Pertamina.

“Kembali kami cenderung mendorong kebijakan satu pintu pengadaan crude maupun produk BBM. Satu pintu lewat ISC, baru itu yang kita buat,” kata Faisal, di kantornya, Jalan Plaju, Jakarta, Rabu (24/12).

Ia menjelaskan, saat ini ISC sendiri sudah berdiri di bawah Pertamina namun sudah tidak memiliki kewenangan.

Faisal mengklaim, keberadaan anak usaha Pertamina yakni Petral, telah mengambil alih peranan dari ISC. Sehingga sampai saat ini ISC tidak lagi memiliki kewenangan.

“ISC di bawah Pertamina sekarang sudah ada, tapi kewenangannya banyak dilimpahkan ke Petral,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembentukkan PTM-ISC pada tahun 2008, Ari Soemarno telah mendapat tantangan keras dari beberapa komisaris waktu itu. Dirinya mengklaim jika PTM-ISC akan membuat pengadaan minyak mentah dan BBM menjadi lebih efisien dan transparan. Sebab, ISC akan menggabungkan fungsi pengadaan minyak mentah dan BBM yang sebelumnya terpisah di bawah kewenangan Direktorat Pengolahan dan Direktorat Pemasaran dan Niaga.

“PTM-ISC memiliki tugas yang sama dengan Petral-PES. Mereka bisa order minyak melalui Petral-PES secara periodik maupun adhoc. PTM-ISC inilah yang menentukan pemenang dan penetapan harga dalam tender Petral-PES,” ujar pengamat energi dari Reforminer, Komaidi Notonegoro.

Namun PTM-ISC pun bisa melakukan perdagangan minyak diluar Petral-PES seperti ke Aljazair, Irak.

“Baik Petral-PES maupun PTM-ISC, semuanya berada di bawah pemerintah untuk melakukan perdagangan impor minyak. Petral-PES merupakan anak usaha Pertamina, sedangkan PTM-ISC melekat dalam tubuh Pertamina,” ujarnya.

Pembentukan PTM-ISC disetujui Dewan Komisaris pada 17 September 2008 namun Komisaris Independen Pertamina Umar Said dalam surat No 286/K/DK/2008 tertanggal 2 September 2008 kepada Dewan Komisaris menyatakan tidak sependapat (decenting opinion) dengan pembentukan PTM-ISC. Menurut Umar, PTM-ISC sebaiknya tidak berada di bawah Dirut, namun Direktur Umum dan SDM.

Hal yang sama juga disampaikan dua Komisaris Pertamina lainnya, Muhammad Abduh. Dirinya menilai keberadaan PTM-ISC yang langsung berada di bawah Dirut membuat Dirut berfungsi pula dalam hal operasional. Padahal, seharusnya Dirut tidak boleh terlibat dalam operasional.

Persetujuan Dewan Komisaris yang terdiri atas Komisaris Utama Endriartono Sutarto dengan komisaris Umar Said, Muhammad Abduh, dan Maizar Rahman itu disertai beberapa catatan di antaranya, PTM-ISC harus dapat menyelaraskan pengadaan minyak mentah dan BBM buat kebutuhan kilang dan pemasaran.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

TNI dan Polri Bantu Korban Banjir Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Sejumlah anggota TNI dan Polri dari Korem 011 Lilawangsa, Kodim 0103 Aceh Utara dan Polres Aceh Utara kini fokus membantu memasak untuk korban banjir di sejumlah dapur umum di Aceh Utara. Sebelumnya, mereka fokus mengevakuasi korban untuk mengungsi ke sejumlah tenda yang disiapkan.
Dari pantauan Aktual.co, terlihat sejumlah TNI dan Polri secara bergantian memasak nasi, sayur dan ikan untuk pengungsi korban banjir di Lhoksukon. Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Iwan Rahardiato menyebutkan pihaknya menerjunkan ratusan TNI untuk membantu korban banjir.
“TNI membantu memasak, dan apa pun yang bisa dibantu untuk korban banjir,” sebutnya, Kamis (25/12).
Sementara itu, terlihat sejumlah polisi sibuk mengatur lalulintas di lintas Medan-Banda Aceh yang terendam banjir. Sebagian sepeda motor yang terendam banjir turut didorong ke daerah yang tak tergenang air. Sementara aktivitas di Pasar Lhoksukon masih lumpuh total. Tidak ada aktivitas perdagangan di pasar itu. Ketinggian air masih sekitar 2-3 meter di lokasi pasar.
“Sampai hari ini 20 kecamatan lebih di kabupaten kita masih terimbas banjir. Sementara jumlah pengungsi diperkirakan mencapai puluhan ribu jiwa,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, Munawar.
Informasi lain dihimpun dari Posko Kesehatan Lhoksukon, ratusan pengungsi korban banjir di kawasan itu mulai terserang berbagai penyakit. Mereka rata-rata menderita gatal-gatal dan diare. Namun, sejauh ini belum ada pengungsi yang dilaporkan harus dirujuk atau diopname di rumah sakit. Supervisor PLN Cabang Lhokseumawe, Mukhtar Juned menyebutkan pihaknya memadamkan listrik di kawasan banjir.
“Lhoksukon itu kita padamkan. Kita menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai ada warga kesetrum di lokasi banjir karena arus listrik kita masih nyala,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Mobil Dinas DPRD DKI Diserahkan, Total Anggarannya Rp12,5 Miliar

Jakarta, Aktual.co —Anggota DPRD Kota Bekasi periode 2014-2019 mendapat mobil dinas baru merek Toyota Innova.
Kepala Badan Pengalola Keuangan dan Aset Daerah Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan mobil dinas sudah diserahkan ke 50 anggota dewan.
Toyata Innova yang disediakan berjumlah 46 unit diperuntukan bagi anggota, sedangkan ketua dan wakil ketua DPRD memperoleh Toyota Fortuner dan Nisan X-Trail.
“Total anggarannya mencapai Rp12,5 miliar lebih,” kata dia, di Bekasi, Rabu (24/12).
Mobil dinas kali ini berbeda sebelumya yang bermerek Daihatsu Terios. 
Para wakil rakyat itu satu per satu menjemput mobil dinasnya di area Kompleks Perkantoran Pemkot Bekasi, Jalan Ahmad Yani Nomor 1, Bekasi Selatan.
Pengambilan unit mobil dinas itu dibarengi dengan pengembalian mobil dinas lama bagi para dewan petahan yang kembali menjabat pada periode kali ini. “Karena tidak mungkin ada anggota dewan yang menggunakan dua mobil dinas sekaligus, itu uang rakyat,” katanya.
Menurutnya, peminjaman mobil dinas itu untuk mempermudah akses transportasi bagi wakil rakyat yang akan menjalankan tugas untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Bekasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain