10 April 2026
Beranda blog Halaman 40519

Empat Fleksibilitas Untuk Ditjen Pajak

Jakarta, Aktual.co — Guna memperkuat dan memaksimalkan fungsi kelembagaan pajak, Pemerintah memberikan empat fleksibilitas pada Direktorat Jenderal  (Ditjen) Pajak. Fleksibilitas tersebut mulai dari bidang organisasi hingga bidang anggaran.

“Ada empat fleksibilitas untuk memperkuat dan memaksimalkan ditjen pajak. Pertama di bidang pembenahan organisasi. Kedua bidang SDM, ketiga remunerasi, dan ke empat bidang penganggaran,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kiagus Badaruddin saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Rabu (24/12).

Lebih lanjut dikatakan Kiagus, ke empat fleksibilitas tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan Ditjen Pajak. Menurutnya, fleksibilitas tersebut jangan sampai melampaui ketentuan yang ada.

“Selain itu dukungan operasional perpajakan seperti penegak hukum juga sangat diperlukan. Selama ini ditjen pajak menggandeng kepolisian, Kejagung, dan KPK. Kita berharap dukungan ini semakin baik,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Tim Gegana Polda Metro Jaya Sterilisasi Gereja Katedral

Personel Gegana Polda Metro Jaya melakukan penyisiran di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (24/12/2014). Sterilisasi terhadap lingkungan tempat ibadah itu merupakan salah satu upaya polisi memastikan keamanan menjelang perayaan Natal 2014.AKTUAL/MUNZIR

614 Napi di Papua Dapat Remisi Natal, Lima Diantaranya Langsung Bebas

Jakarta, Aktual.co — Sebanyak 614 orang narapidana atau warga binaan di berbagai lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di Provinsi Papua, mendapat remisi khusus terkait perayaan Natal.
“Remisi atau keringanan masa tahanan itu sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2012 dan PP Nomor 99 Tahun 2012,” kata Kepala Divisi Pemasyaratan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Papua Johan Yarangga, di Kota Jayapura, Rabu (24/12).
Terdapat dua jenis remisi yang diberikan, yakni remisi khusus umum satu (RK 1), pengurangan masa tahanan tetapi masih tetap menjalani sisah tahanan penjara, dan remisi khusus umum dua (RK 2) langsung bebas atau tidak lagi menjalani hukuman.
Johan merinci dari 614 orang narapidana yang mendapat remisi khusus itu, untuk Lapas klas I A Abepura Jayapura, RK 1 terkait PP Nomor 28 tahun 2012 dan RK 1 terkait PP Nomor 99 tahunn 2012 sebanyak 153 orang.
Lapas Narkotika di Doyo Baru, Sentani, Kabupaten Jayapura, RK 1 sesuai PP Nomor 28 tahun 2012 sebanyak 11 orang dan PP Nomor 99 tahun 2012, RK 1 sebanyak 6 orang.
Lapas Merauke, RK 1 sesuai PP nomor 28 tahun 2012 dan PP nomor 99 tahun 2012 berjumlah 195 orang.
Selanjutnya, Lapas Timika, narapidan yang menerima RK 1 sesuai dengan dua peraturan pemerintah tersebut sebanyak 34 orang.
Lapas Biak, RK 1 sesuai PP nomor 28 tahun 2012 dan PP nomor 99 tahun 2012 sebanyak 60 orang.
Lapas Serui, warga binaan yang menerima RK 1 sesuai PP nomor 28 tahun 2012 dan PP nommor 99 tahun 2012 berjumlah 37 orang.
Lapas Nabire, total penerima RK 1 sesuai dengan kedua peraturan pemerintah tersebut sebanyak 68 orang, Lapas Wamena, R1 sesuai PP nommor 28 tahun 2012 dan PP nomor 99 tahun 2012 sebanyak 17 orang.
Sedangkan Rumah Tahanan (Rutan) Tanah Merah di Kabupaten Boven Digoel, warga binaan yang menerima remisi sesuai dua peraturan pemerintah yang berlaku sebanyak 6 orang.
Jumlah keseluruhan penerima remisi di 19 Lapas dan satu Rutan di Papua sebanyak 614 orang.
Dari 614 orang itu, kata Johan, sebanyak lima orang warga binaan lapas langsung bebas atau mendapat remisi khusus dua(RK 2).
Kelima warga binaan itu, dua orang bebas dari Lapas Abepura, dua orang bebas dari Lapas Merauke dan satu orang dari Lapas Biak.
“Rata-rata, masing-masing warga binaan, menerima remisi dengan senang hati, tidak ada yang menolak karena itu merupakan pengampunan dari negara lewat Presiden,” ujarnya.
Johan menambahkan, para warga binaan ini dikurangi masa tahanannya karena dinilai berkelakukan baik selama menjalani masa hukuman.
“Penyerahan Surat Keputusan (SK) remisi akan dilakukan tepat pada 25 Desember setelah ibadah perayaan Natal di Lapas dan diserahkan langsung oleh masing-masing Kepala Lembaga Pemasyarakatan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Jelang Perayaan Natal, Umat Kristen Hias Gereja Katedral

Seorang jemaat membersihkan altar saat mempersiapan Natal di Gereja Katedral, Jakarta, Rabu (24/12/2014). Berbagai persiapan dilakukan pengurus gereja menjelang misa natal malam nanti yang mengangkat tema Berjumpa dengan Allah dalam Keluarga. AKTUAL/MUNZIR

Balegda DPRD DKI Bakal Buat Pansus Soal Aset Pemprov DKI

Jakarta, Aktual.co — Ketua Badan Legislasi Daerah (Balegda) DPRD DKI Jakarta, mengatakan bahwa pihaknya akan segera mendorong munculnya peraturan daerah mengenai pengelolaan aset Pemprov DKI. 
Menurutnya dengan munculnya peraturan daerah tersebut, maka pihak-pihak terkait seperti Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan diatur dalam pengelolaanya dan memahami tanggungjawab dalam mengelola aset.
“Saya yakin Model begini saya yakin gak cuma satu, tapi BUMD lain juga ada, makanya kita akan pansuskan,” kata M.Taufik, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (24/12). 
Oleh karena itu, dikatakan politisi asal partai Gerindra ini, Badan legislasi daerah akan mendorong soal pengelolaan aset Pemda.
“Karena itu baleg, kita akan mendorong perda soal aset.  Soal pengelolaan aset pemda. Itu dibahas di Balegda supaya jelas bagaimana mengelola aset,” ungkapnya

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Libur Natal dan Tahun Baru, RSUD Dr Sutomo Siapkan 77 Tim Medis On Call

Surabaya, Aktual.co — RSUD Dr Sutomo, Surabaya, menerjukan 77 tim medis on Call dalam mengantisipasi lonjakan pasien pada libur Natal dan Tahun Baru 2015.
Direktur Umum RSUD dr Soetomo Surabaya, Dodo Anondo  mengatakan bahwa jumlah tersebut terdiri dari dokter dan tenaga perawat.
” Selain 77 tim medis on call, kita juga  juga menyiagakan 12 tenaga medis yang tetap berada di Instalasi Rawat Darurat (IRD).” Ujar  Dodo Anondo, (24/12).
Menurut dia, jumlah tenaga  medis tersebut  dimaksimalkan untuk mengantisipaisi kenaikan pasien yang diperkirakan 10 persen selama liburan. Apalagi, pada malam tahun baru biasanya banyak pasien rujukan dari rumah sakit lain di luar daerah.
“Untuk bisa memaksimalkan pelayanan, saya berharap agar puskesmas atau rumah sakit  di daerah setempat tidak langsung merujuk. Kalau bisa ditangani sendiri ya ditangani sendiri saja. Kalau puskesmas, bisa dirujuk ke Rumah sakit terdekat.” Lanjutnya.
Untuk persediaan obat-obatan sudah disediakan dua kali lebih banyak dibanding hari biasa. Sifat obat yang disediakan adalah Life Support seperti infuse ringer, laktat dan antibiotik. 
Kemudian juga disiagakan alat seperti respirator (alat bantu pernafasan) dan brankar (ranjang pasien) sebanyak 100 unit, termasuk beberapa unit ambulan yang disiagakan  jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan atau bencana melanda Surabaya dan sekitarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain