5 April 2026
Beranda blog Halaman 40541

Terkait Pengalihan Subsidi ke Pertamax, Menkeu: Itu Masih Dikaji

Jakarta, Aktual.co — Hasil dari pertemuan tim Reformasi Tata Kelola Migas dengan Petral terkait perhitungan BBM merekomendasikan pemerintah untuk menghentikan impor bensin premium RON 88. RTKM juga menyarankan agar pemerintah memberi subsidi pada Pertamax (RON92).

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa rekomendasi tesebut akan dikaji lebih lanjut oleh Kementerian ESDM. Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, Pertamina tidak serta merta bisa menggantikan kilangnya menjadi pertamax.

“Pertama, apakah Pertamina bisa mengganti produksi kilang dari premium menjadi pertamax. Kedua, apakah Pertamina dipastikan tidak menambah volume impor,” ujarnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (23/12).

Menurutnya, kementerian keuangan masih mengkaji lebih lanjut terkait perubahan untung-rugi perubahan subsidi BBM dari premium menjadi pertamax.

“Masih dipikirkan,” ujar Bambang.

Seperti diketahui, Kepala Tim Khusus Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri mengatakan, penjualan BBM premium Ron88 akan ditarik dari pasar paling lama dua bulan kedepan.

Menurut Faisal, Indonesia sebaiknya menghentikan pembelian minyak Ron88 dan beralih ke Ron92 meskipun nantinya akan ikut fluktuasi harga pasar yang sangat fluktuatif.

“Seluruhnya diserahkan pasar. Namun kita terapkan ada range batas atas dan batas bawah. Kemudian kita bisa buat subsidi tetap misalnya Rp500 per liter,” ujar Faisal

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pemerintah Umumkan Dirut PLN Siang Ini

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mengumumkan direktur utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) yang baru untuk menggantikan Nur Pamudji.

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk disebut-sebut menjadi salah satu kandidat kuat pengganti Nur Pamudji sebagai Dirut PLN.

Kemarin, Sofyan sendiri telah menepis rumor tersebut saat sedang berkunjung ke Kementerian BUMN. Ia berkilah ketika kedatangannya itu disebut-sebut sebagai proses asesmen.

“Enggak mungkin bankir menjadi dirut PLN, nanti bisa kesetrum,” ujarnya.

Selain Sofyan, nama Dirut PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk Milawarman juga disebut-sebut menjadi kandidat kuat sebagai dirut PLN.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Aktual.co, pengumuman bos PLN dijadwalkan akan dilakukan usai menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) di Kementerian BUMN pada pukul 12:30 WIB. Tidak hanya dirut, jajaran direksi PLN juga akan dirombak untuk periode 2014-2019.

Pantauan Aktual.co, Menteri ESDM Sudirman Said juga telah datang ke Kementerian BUMN jelang pengumuman. Akan tetapi, Sudirman berdalih bahwa maksud kedatangannya hanya sekedar kunjungan biasa dan tidak ada kaitannya dengan pengumuman Dirut PLN.

“Saya tidak tahu, saya kan bukan pemegang saham,” katanya, Selasa (23/12).

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polri Gelar Apel Operasi Lilin 2014

Kapolri Jenderal Pol Sutarman berkeliling memeriksa kesiapan pasukannya selama apel Operasi Lilin 2014 di Lapangan Polda Metro, Jakarta, Selasa (23/12/2014). Operasi Lilin 2014 yang melibatkan 145.756 personil gabungan Polri/TNI dan Instasi terkait untuk pengamanan perayaan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015. AKTUAL/MUNZIR

Kapolda Bali Sebut SP3 Kasus Pemalsuan Sertifikat Tanah Sesuai Prosedur

Jakarta, Aktual.co — Kapolda Bali Inspektur Jenderal Albertus Julius Benny Mokalu menyebut, penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terkait kasus dugaan pemalsuan sertifikat tanah Adi Wiryatama sudah sesuai prosedur.
“Berdasarkan laporan Dirreskrimum (Direktur Reserse Kriminal Umum) bahwa (Sp3) sudah sesuai prosedur,” kata dia ditemui di Denpasar, Selasa (23/12).
Meski demikian, pernyataan jenderal dengan bintang dua itu masih diuji dalam sidang praperadilan yang diajukan pelapor Made Sarja kepada Polda Bali yang saat ini tengah berlangsung di Pengadilan Negeri Denpasar.
“Nanti kita uji di pengadilan. Nanti hakim yang menentukan.”
Sedangkan menyangkut posisi Adi Wiryatama yang juga merupakan Ketua DPRD Bali itu, Benny Mokalu mengungkapkan bahwa tidak ada tekanan politik yang diterima polisi di dalam penerbitan SP3 itu.
“Tidak ada tekanan politik. Itu sudah ada cek laboratorium terkait tanda tangannya (Made Sarja) yang identik.”
Dia mengatakan, berkat tanda tangan pelapor yang identik tersebut, polisi tidak bisa menaikkan kasus dugaan pemalsuan sertifikat dan dokumen tersebut ke level lebih lanjut. “Kalau sudah identik, kenapa kita paksa naik ke atas? (dilanjutkan pada tahap selanjutnya).”
Sidang praperadilan pelapor Made Sarja kepada Polda Bali memasuki tahap jawaban polisi yang digelar di Pengadilan Negeri Denpasar pada Selasa (23/12).

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Suka dengan Fesyen Simple, Zaskia: Fashion Tunjukkan Siapa Diri Kita

Jakarta, Aktual.co —  Zaskia Adya Mecca terlihat bugar dan fresh saat ditemui di acara pemutaran film ‘Merry Riana’, di Plaza Senanyan, Senin (22/12) malam.

Dengan konsep hijab berwarna merah, Zaskia terlihat sangat modis. Ditanya mengenai fashion, Zaskia mengaku sangat hobi dengan  fesyen yang simple.

“Menurut aku sih orang makin ke depan pasti lebih ingin yang simple ya, yang ringkas” jelasnya, kepada Aktual.

Pada 2015 mendatang, Zaskia mengaku akan menerapkan tren fesyen hijabnya tersebut.

“Di tahun 2015 aku tetep dengan jilbab instanku yang biasa, yang lebih sering dipakai untuk hari-hari biasa, untuk main,” katanya lagi.

Ia kembali menjelaskan, bahwa jilbab instannya itu akan dipakai untuk pergi ke berbagai acara seperti, event pesta (acara santai) dan resmi.  Kata ia, dirinya tak mau menambahkan lagi aksesoris seperti, jarum atau peniti agar tidak membuang waktu.

Zaskia berpesan, terkait fashionnya adalah,  tetap menjadi diri sendiri. Berfashion juga harus sesuai dengan kepribadian seseorang.

“Karena fashion juga menunjukkan siapa diri kita sebenarnya tanpa kita harus banyak bicara,” sambungnya.

Sekedar informasi, Zaskia memulai karier di dunia hiburan Indonesia saat mengikuti ajang pemilihan ‘Model Kawanku 2001’ dan meraih juara II. Sukses itu membuatnya dilirik oleh rumah produksi yang menjadikannya pemeran pendukung dalam sinetron ‘Senandung Masa Puber’ dan  ‘Cinta SMU’.

Artikel ini ditulis oleh:

Korupsi e-KTP, KPK Periksa Pihak Swasta

Jakarta, Aktual.co —  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan paket penerapan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun anggaran 2011-2012.
Kali ini penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak swasta, Farda Lindiana sebagai saksi untuk tersangka Sugiharto (S), Selasa (23/12).
“Penyidik memanggil Farda Lindiana sebagai saksi untuk tersangka S,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Sugiharto sebagai tersangka dalam kasus ini.
Sugiharto merupakan selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), yang diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum dan atau penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara terkait pengadaan proyek senilai Rp6 triliun di Kemendagri ini.
KPK menjerat Sugiharto dengan Pasal 2 Ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 juncto Pasal 64 Ayat 1 KUHPidana
Dari beberapa kali pemeriksaan terhadap saksi, KPK hingga kini belum menetapkan tersangka baru untuk kasus e-KTP tahun anggaran 2011-2012, satu tersangka yang telah ditetapkan yakni Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen proyek tersebut Sugiharto.
Namun menurut Mantan Wakil Ketua Busyo Muqodas beberapa waktu lalu, kemungkinan peluang untuk menetapkan tersangka baru masih terbuka, karena penyidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terus berjalan.
“Penyidikan kasus e-KTP jalan terus dengan memeriksa sejumlah saksi dan sampai sekarang belum ada penetapan tersangka baru, tapi tidak menutup kemungkinan (ada tersangka lain),” kata Busyro.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain