3 April 2026
Beranda blog Halaman 40566

Peringati Hari Ibu, Mahasiswa Pemekasan Bagi-bagi Bunga

Jakarta, Aktual.co — Sekelompok mahasiswa Pamekasan, Jawa Timur, Senin (22/12), membagi-bagi bunga guna memberingati Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember ini.

Bagi-bagi bunga itu digelar sekelompok aktivis mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAIN kepada para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di jalur itu.

“Aksi ini kami lakukan dalam rangka mengingatkan berapa besar jasa ibu kepada kita semua,” kata korlap aksi itu Aidatul Azizah.

Peran ibu, kata dia, sangat penting, mulia, serta selama ini, sabar dalam membesarkan dan mendidik putra-putrinya.

Seorang ibu, kanjut dia, berjuang tidak kenal lelah, semenjang mengandung, melahirkan, membesarkan anak-anaknya, hingga tumbuh menjadi dewasa.

Begitu pentingnya peran seorang ibu, kata dia, sehingga saat Nabi Muhammad SAW ditanya oleh seorang sahabatnya tentang siapa yang harus lebih dihormati di antara kedua orang tua maka beliau menjawab, “ummuka” yang artinya Ibumu.

Jawaban Nabi Muhammad ini, kata Aida, berulang hingga tiga kali, baru setelah itu, “abuka” (ayahmu).

“Aksi ini sengaja kami gelar untuk mengingatkan kepada kita semua, betapa pentingnya peran ibu dalam kehidupan kita,” ucapnya.

Di era modern seperti saat ini, kata Aida, banyak remaja dan pemuda yang cenderung kurang memperhatikan peran seorang ibu. Menghomati ibu, hanya sebatas tegur sapa dan jarang mereka berbahasa dengan cara santun.

Kedua orang tuanya, baik ibu maupuh ayahnya, diposisikan sama dengan teman-temannya.

“Padahal, identitas sejati Muslim itu juga pada prilaku, yakni bagaimana kita memperlakukan kedua orang tua kita, terutama ibu,” tuturnya.

Selain membagi-bagikan bunga, aktivis mahasiswa PMII Komisariat STAIN Pamekasan ini juga membagi-bagikan selebaran yang berisi ajakan kepada warga Pamekasan untuk menghormati ibunya dan kedua orang tua mereka, serta orang yang lebih tua.

“Ada sebanyak 1.000-an bunga yang kami bagikan hari ini,” terang Aidatul Azizah.

Sementara itu, aksi bagi-bagi bunga aktivis PMII ini, mendapatkan pengawalan ketat dari petugas kepolisian Polres Pamekasan.

Artikel ini ditulis oleh:

Peringati Hari Ibu, Mahasiswa Pemekasan Bagi-bagi Bunga

Jakarta, Aktual.co — Sekelompok mahasiswa Pamekasan, Jawa Timur, Senin (22/12), membagi-bagi bunga guna memberingati Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember ini.

Bagi-bagi bunga itu digelar sekelompok aktivis mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAIN kepada para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di jalur itu.

“Aksi ini kami lakukan dalam rangka mengingatkan berapa besar jasa ibu kepada kita semua,” kata korlap aksi itu Aidatul Azizah.

Peran ibu, kata dia, sangat penting, mulia, serta selama ini, sabar dalam membesarkan dan mendidik putra-putrinya.

Seorang ibu, kanjut dia, berjuang tidak kenal lelah, semenjang mengandung, melahirkan, membesarkan anak-anaknya, hingga tumbuh menjadi dewasa.

Begitu pentingnya peran seorang ibu, kata dia, sehingga saat Nabi Muhammad SAW ditanya oleh seorang sahabatnya tentang siapa yang harus lebih dihormati di antara kedua orang tua maka beliau menjawab, “ummuka” yang artinya Ibumu.

Jawaban Nabi Muhammad ini, kata Aida, berulang hingga tiga kali, baru setelah itu, “abuka” (ayahmu).

“Aksi ini sengaja kami gelar untuk mengingatkan kepada kita semua, betapa pentingnya peran ibu dalam kehidupan kita,” ucapnya.

Di era modern seperti saat ini, kata Aida, banyak remaja dan pemuda yang cenderung kurang memperhatikan peran seorang ibu. Menghomati ibu, hanya sebatas tegur sapa dan jarang mereka berbahasa dengan cara santun.

Kedua orang tuanya, baik ibu maupuh ayahnya, diposisikan sama dengan teman-temannya.

“Padahal, identitas sejati Muslim itu juga pada prilaku, yakni bagaimana kita memperlakukan kedua orang tua kita, terutama ibu,” tuturnya.

Selain membagi-bagikan bunga, aktivis mahasiswa PMII Komisariat STAIN Pamekasan ini juga membagi-bagikan selebaran yang berisi ajakan kepada warga Pamekasan untuk menghormati ibunya dan kedua orang tua mereka, serta orang yang lebih tua.

“Ada sebanyak 1.000-an bunga yang kami bagikan hari ini,” terang Aidatul Azizah.

Sementara itu, aksi bagi-bagi bunga aktivis PMII ini, mendapatkan pengawalan ketat dari petugas kepolisian Polres Pamekasan.

Artikel ini ditulis oleh:

Polres Jakbar Cokok Bandar Judi Togel

Jakarta, Aktual.co — Satuan reserse kriminal Polres Jakarta Barat berhasil mencokok seorang bandar judi togel di Jalan Mangga Besar, Kelurahan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.
“Saat kami grebek tersangka sedang merekap hasil judi togel,” ujar Kepala Bagian Humas Polres Jakarta Barat, Kompol Herru Julianto, Senin (22/12).
Dikatakan Herru saat penangkapan tersangka pelaku tidak dapat berkutik, lantaran petugas menangkap saat pelaku tengah memegang rekapan judi. 
“Pelaku berikut barang bukti rekapan judi togel, buku mimpi, dan uang tunai Rp 374 ribu diamankan petugas,” lanjutnya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya kini pelaku mendekam di hotel prodeo Mapolres Jakarta Barat.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Polres Jakbar Cokok Bandar Judi Togel

Jakarta, Aktual.co — Satuan reserse kriminal Polres Jakarta Barat berhasil mencokok seorang bandar judi togel di Jalan Mangga Besar, Kelurahan Tangki, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat.
“Saat kami grebek tersangka sedang merekap hasil judi togel,” ujar Kepala Bagian Humas Polres Jakarta Barat, Kompol Herru Julianto, Senin (22/12).
Dikatakan Herru saat penangkapan tersangka pelaku tidak dapat berkutik, lantaran petugas menangkap saat pelaku tengah memegang rekapan judi. 
“Pelaku berikut barang bukti rekapan judi togel, buku mimpi, dan uang tunai Rp 374 ribu diamankan petugas,” lanjutnya.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya kini pelaku mendekam di hotel prodeo Mapolres Jakarta Barat.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

DPD: Banyak Agenda Pemerintah Belum Tuntas

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPD RI Irman Gusman menilai sepanjang tahun 2014 masih banyak agenda pemerintahan dan ketatanegaraan yang belum tuntas.
“Kami berharap pada periode ketiga, tahun 2014-2019, posisi, kedudukan, dan kewenangan DPD RI akan dapat posisi ideal sehingga mampu berkontribusi maksimal dalam pembangunan bangsa dan negara,” kata Irman Gusman pidato refleksi akhir tahun 2014 di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Senin (22/12).
Menurut Irman, meskipun kewenangan DPD RI masih minim, tapi DPD RI akan selalu berusaha untuk memaksimalkan kewenangannya, terutama untuk menjadi penyeimbang dan mediator bagi kekuatan politik yang ada.
Di sisi lain, kata dia, DPD RI sebagai representasi daerah juga akan berusaha memaksimalkan perannya sebagai mediator bagi hubungan pusat dan daerah.
Irman Gusman menjelaskan, dalam upaya memaksimalkan kewenangannya sebagai penyeimbang dan mediator, di berbagai bidang yang merupakan aspirasi daerah.
Di bidang pendidikan, kata dia, DPD RI melihat masih ada kesenjangan kualitas dan sarana pendidikan antara di kota dan di desa.
“Apalagi, saat ini juga terjadi polemik kurikulum 2013, yang implementasinya jauh dari sempurna,” katanya.
Menurut Irman, DPD RI menilai, kurikulum 2013 harus dievaluasi lagi secara menyeluruh dan cermat.
Di bidang sosial, menurut Irman, DPD RI mendorong Pemerintah agar lebih sungguh-sungguh menerapkan program pengentasan kemiskinan.
“Realitasnya, penduduk miskin di Indonesia justru meningkat pada 2013,” katanya.
Dalam catatannya, penduduk miskin di Indonesia ada sekitar 28 juta jiwa serta penduduk pengangguran terbuka sebanyak 7,5 juta jiwa.

Artikel ini ditulis oleh:

Pemerintah Diminta Perhatikan Kualitas Ibu Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Peringati hari ibu yang jatuh pada, Senin (22/12) ini seharusnya dapat dijadikan oleh pemerintah untuk memperhatikan kualitas ibu di Indonesia, hingga mencapai target Millenium Development Goals (MDGs) tahun 2015.
Demikian disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin (22/12).
“Peringatan hari ibu yang jatuh pada 22 Desember ini semestinya menjadi momentum bagi pemerintahan Joko Widodo untuk memastikan kualitas ibu di Indonesia,” ucap dia.
Okky mengatakan target Millenium Development Goals (MDGs) pada tahun 2015 semestinya dapat terlaksana dengan baik di pemerintahan Jokowi-JK.
Menurut dia, target itu seperti penurunan angka kematian anak yang ditargetkan mengurangi 2/3 rasio kematian anak balita serta meningkatkan kesehatan ibu dengan mengurangi 2/3 rasio kematian ibu.
“Pemerintahan Jokowi harus memastikan target MDGs pada 2015 harus tercapai dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berpandangan, MDGs juga mendorong adanya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dan hal itu harus diterjemahkan dengan baik oleh pemerintahan Jokowi-JK.
Masih kata Okky, gagasan pengurangan jam kerja oleh pemerintahan Jokowi untuk kaum perempuan tampak memang memihak pada kaum ibu.
Namun dia menilai, diam-diam ide tersebut memukul mundur praktik keseteraan gender yang dikesankan, urusan mendidik anak adalah hanya menjadi tanggungjawab ibu.
“Saya sarankan, jika ada niat memberi ‘previlige’ kepada perempuan, lebih baik pemerintah menambah alokasi cuti kepada perempuan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain