3 April 2026
Beranda blog Halaman 40588

KPK: Kasus Dugaan Korupsi CPI Sulsel Rp900 M Masih Penyelidikan

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menangani proyek dugaan korupsi mega proyek Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan senilai Rp900 miliar, Centre Point of Indonesia (CPI) masih dalam tahap penyelidikan.

“Kasusnya masih dalam tahap proses pengembangan dan sementara proses penyelidikan,” kata Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad di Makassar, Minggu (21/12).

Abraham yang berada di Makassar atas undangan Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi untuk merayakan hari ulang tahunnya ke-16 sekaligus menggelar dialog terbuka serta pemutaran film “Hilang”.

Mantan Direktur ACC Sulawesi itu menyebutkan, kasus dugaan korupsi dalam proyek CPI itu memang masih dalam penyelidikan, akan tetapi pihaknya tetap akan fokus dalam penyelidikan dan penyidikan kasus yang ditangani KPK.

“Status kasusnya itu masih penyelidikan, kita belum naikkan kepenyidikan. Kita hanya bisa melakukan penahanan kepada Gubernur, wali kota, bupati atau DPRD,” ungkapnya.

Sebelumnya, megaproyek Pemprov Sulsel dalam pembangunan CPI ini masuk grand corruption yang masih terus didalami. Laporan dari Komite Pemantau Legislatif (Kopel) itu disebutnya masih prematur.
 
CPI direncanakan dibangun di atas lahan reklamasi kawasan Pantai Losari dan Tanjung Bunga. Reklamasi sudah dilakukan sejak Maret 2010. Nantinya di kawasan reklamasi seluas 600 hektare itu akan dibangun pusat bisnis, pemerintahan, pariwisata, hiburan, dan olahraga berkelas.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo pada saat menjabat Gubernur Sulsel periode pertama berjanji di depan anggota dewan bahwa dana untuk proyek CPI diambil dari APBN. Namun, saat proyek dimulai pada 2009, uang yang digunakan dari APBD.

Hingga saat ini uang yang sudah digunakan untuk reklamasi lahan diambil dari APBD 2009-2014 dengan nilai Rp164 miliar lebih. Adapun dari pusat belum ada bantuan sepeser pun. Sejumlah anggota DPRD Sulsel mengungkapkan bahwa sejak awal mereka tidak setuju dengan mega proyek itu.

Sementara itu, Komisi Pemantau Legislatif (Kopel) Sulsel mendorong masalah proyek Center Poin of Indonesia (CPI) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kopel Sulsel sendiri telah menerima tantangan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo untuk membawa masalah CPI ke ranah hukum dengan melaporkan ke KPK RI.

Koordinator Divisi Advokasi Kinerja Keuangan Daerah Kopel Sulsel, Anwar Razak beberapa waktu lalu mengatakan, Kopel Sulsel sudah melaporkan temuan dugaan penyimpangan proyek CPI yang telah menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp141 miliar dan anggaran dari pinjaman Pusat Investasi Pemerintahan (PIP) sebesar Rp23 miliar.

Anwar mengungkapkan, Kopel Sulsel telah melaporkan dugaan penyimpangan proyek CPI ke KPK karena proyek tersebut telah menghabiskan APBD hingga ratusan miliar rupiah.

“Kami melaporkan dugaan penyimpangan proyek CPI ke KPK karena penanganan kasus di KPK cepat ditindaklanjuti. Kalau ditangani di kejaksaan pasti akan lama prosesnya,” katanya.
Anwar mengungkapkan setelah pihaknya melaporkan dugaan penyimpangan pada proyek CPI, KPK telah memeriksa beberapa dokumen tentang proyek CPI.

Artikel ini ditulis oleh:

Pagi Ini, BMKG: Daratan Bangka Belitung Berpotensi Hujan

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMG) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung memprakirakan daratan di daerah itu berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Senin (22/12) berlaku mulai pukul 07.00 WIB.

“Berdasarkan data, empat dari tujuh kota/kabupaten di Babel berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, sementara tiga lainnya hanya berpotensi hujan dengan intensitas ringan,” kata Staf Koordinator Unit Analis pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Akhmad Fadholi di Pangkalpinangm, Minggu (21/12).

Ia menjelaskan, daratan yang berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yaitu Sungailiat, Kabupaten Bangka dengan arah angin dan kecepatan angin dari Barat – Barat Laut berkisar 5 – 17 kilometer per jam, suhu udara 24 – 31 derajat celcius dan kelembaban udara 64 – 96 persen.

Selanjutnya daratan Kota Pangkalpinang dengan arah dan kecepatan angin dari Barat – Utara berkisar 5 – 17 kilometer per jam, suhu udara 24-31 derajat celcius dan kelembaban udara 65 – 96 persen, Toboali Kabupaten Bangka Selatan arah dan kecepatan angin dari Barat Daya -Barat Laut berkisar 5 – 16 kilometer per jam, suhu udara 23 – 31 derajat celcius dan kelembaban udara 64 – 97 persen.

Kemudian, Tanjungpandan Kabupaten Belitung arah dan kecepatan angin dari Barat – Barat Laut berkisar 8 -22 kilometer per jam, suhu udara 24 -31 derajat celcius dan kelembaban udara 67 – 97 persen.

Sementara itu, daratan Mentok Kabupaten Bangka Barat hanya berpotensi hujan ringan tanpa intensitas sedang arah dan kecepatan angin dari Barat -Utara berkisar 6 -16 kilometer per jam, suhu udara 24 – 31 derajat celcius dan kelembaban udara 65 – 96 persen, daratan Koba Kabupaten Bangka Tengah arah dan kecepatan angin dari Barat – Utara berkisar 6 – 17 kilometer per jam, suhu udara 23 – 31 derajat celcius dan kelembaban udara 6 – 17 persen dan daratan Manggar Kabupaten Belitung Timur arah dan kecepatan angin dari Barat – Barat Laut berkisar 8 – 23 kilometer per jam, suhu udara 24 – 31 derajat celcius dan kelembaban udara 67 – 96 persen.

Menurut dia, kondisi kecepatan angin di daerah ini masih sama seperti sebelumnya, belum ada peningkatan yang signifikan dan tetap mengimbau warga agar siaga karena cuaca sering berubah-ubah.

“Kondisi angin seperti itu mengakibatkan gelombang perairan meningkat dengan tinggi gelombang maksimum 2,0 hingga 3,5 meter yang akan terjadi di Perairan Utara Bangka dan Selat Karimata bagian Utara,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pagi Ini, BMKG: Daratan Bangka Belitung Berpotensi Hujan

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMG) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung memprakirakan daratan di daerah itu berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Senin (22/12) berlaku mulai pukul 07.00 WIB.

“Berdasarkan data, empat dari tujuh kota/kabupaten di Babel berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, sementara tiga lainnya hanya berpotensi hujan dengan intensitas ringan,” kata Staf Koordinator Unit Analis pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Akhmad Fadholi di Pangkalpinangm, Minggu (21/12).

Ia menjelaskan, daratan yang berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yaitu Sungailiat, Kabupaten Bangka dengan arah angin dan kecepatan angin dari Barat – Barat Laut berkisar 5 – 17 kilometer per jam, suhu udara 24 – 31 derajat celcius dan kelembaban udara 64 – 96 persen.

Selanjutnya daratan Kota Pangkalpinang dengan arah dan kecepatan angin dari Barat – Utara berkisar 5 – 17 kilometer per jam, suhu udara 24-31 derajat celcius dan kelembaban udara 65 – 96 persen, Toboali Kabupaten Bangka Selatan arah dan kecepatan angin dari Barat Daya -Barat Laut berkisar 5 – 16 kilometer per jam, suhu udara 23 – 31 derajat celcius dan kelembaban udara 64 – 97 persen.

Kemudian, Tanjungpandan Kabupaten Belitung arah dan kecepatan angin dari Barat – Barat Laut berkisar 8 -22 kilometer per jam, suhu udara 24 -31 derajat celcius dan kelembaban udara 67 – 97 persen.

Sementara itu, daratan Mentok Kabupaten Bangka Barat hanya berpotensi hujan ringan tanpa intensitas sedang arah dan kecepatan angin dari Barat -Utara berkisar 6 -16 kilometer per jam, suhu udara 24 – 31 derajat celcius dan kelembaban udara 65 – 96 persen, daratan Koba Kabupaten Bangka Tengah arah dan kecepatan angin dari Barat – Utara berkisar 6 – 17 kilometer per jam, suhu udara 23 – 31 derajat celcius dan kelembaban udara 6 – 17 persen dan daratan Manggar Kabupaten Belitung Timur arah dan kecepatan angin dari Barat – Barat Laut berkisar 8 – 23 kilometer per jam, suhu udara 24 – 31 derajat celcius dan kelembaban udara 67 – 96 persen.

Menurut dia, kondisi kecepatan angin di daerah ini masih sama seperti sebelumnya, belum ada peningkatan yang signifikan dan tetap mengimbau warga agar siaga karena cuaca sering berubah-ubah.

“Kondisi angin seperti itu mengakibatkan gelombang perairan meningkat dengan tinggi gelombang maksimum 2,0 hingga 3,5 meter yang akan terjadi di Perairan Utara Bangka dan Selat Karimata bagian Utara,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Senin Pagi, BMKG: Hujan di Wilayah Perairan Lampung

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan hujan terjadi di seluruh wilayah perairan Lampung pada Minggu hingga Senin (22/12) pagi, dengan tinggi gelombang maksimum mencapai 2,5 meter.

Menurut BMKG, seperti disampaikan Rifki Arif ST, prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Klas IV Lampung, di Bandarlampung, Minggu, tidak ada peringatan cuaca buruk hingga Senin pagi.

Keadaan cuaca dari pantauan Citra Satelit terlihat adanya tekanan rendah 1008 HPA di Samudra Hindia barat daya Lampung.

Cuaca diperkirakan hujan di seluruh wilayah pelayanan perairan Lampung.
 
Angin di atas wilayah perairan Indonesia, di utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari utara sampai timur, dan di selatan Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah barat sampai utara dengan kecepatan angin berkisar antara 3 sampai 20 knot.

Rifki menyampaikan prakiraan cuaca dan gelombang laut berlaku 24 jam dari 21 Desember 2014 pagi hingga 22 Desember 2014 pukul 07.00 WIB, menunjukkan cuaca di Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni), arah angin barat daya-barat dengan kecepatan 5–15 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,75–1,5 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,5–2,5 meter.

Pada perairan Selat Sunda bagian selatan, arah angin barat daya-barat, dengan kecepatan 5–15 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,75–1,5 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,5–2,5 meter.

Cuaca di perairan Pantai Timur Lampung, arah angin barat daya-barat, dengan kecepatan 5–10 knot, hujan, tinggi gelombang 0,75–1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25–2,0 meter.

Perairan Pantai Barat Lampung, arah angin barat-barat laut dengan kecepatan 5–10 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,75–1,5 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,5–2,5 meter.

Kondisi cuaca di Samudra Hindia barat Lampung, arah angin barat daya-barat dengan kecepatan 5–20 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,75–1,5 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,5–2,5 meter.

Rifki menyampaikan pula prakiraan kondisi pasang surut air laut di Pelabuhan Panjang Bandarlampung dan sekitarnya, minimum 0,3 meter terjadi pada pukul 01.00–02.00 WIB, dan maksimum 1,4 meter terjadi pada pukul 18.00–20.00 WIB.
Pasang surut air laut di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan sekitarnya, minimum 0,2 meter terjadi pada pukul 01.00–02.00 WIB, dan maksimum 0,9 meter terjadi pada pukul 07.00–09.00 WIB dan 19.00 WIB.

Artikel ini ditulis oleh:

Senin Pagi, BMKG: Hujan di Wilayah Perairan Lampung

Jakarta, Aktual.co — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan hujan terjadi di seluruh wilayah perairan Lampung pada Minggu hingga Senin (22/12) pagi, dengan tinggi gelombang maksimum mencapai 2,5 meter.

Menurut BMKG, seperti disampaikan Rifki Arif ST, prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Klas IV Lampung, di Bandarlampung, Minggu, tidak ada peringatan cuaca buruk hingga Senin pagi.

Keadaan cuaca dari pantauan Citra Satelit terlihat adanya tekanan rendah 1008 HPA di Samudra Hindia barat daya Lampung.

Cuaca diperkirakan hujan di seluruh wilayah pelayanan perairan Lampung.
 
Angin di atas wilayah perairan Indonesia, di utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari utara sampai timur, dan di selatan Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah barat sampai utara dengan kecepatan angin berkisar antara 3 sampai 20 knot.

Rifki menyampaikan prakiraan cuaca dan gelombang laut berlaku 24 jam dari 21 Desember 2014 pagi hingga 22 Desember 2014 pukul 07.00 WIB, menunjukkan cuaca di Selat Sunda bagian utara (Merak-Bakauheni), arah angin barat daya-barat dengan kecepatan 5–15 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,75–1,5 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,5–2,5 meter.

Pada perairan Selat Sunda bagian selatan, arah angin barat daya-barat, dengan kecepatan 5–15 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,75–1,5 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,5–2,5 meter.

Cuaca di perairan Pantai Timur Lampung, arah angin barat daya-barat, dengan kecepatan 5–10 knot, hujan, tinggi gelombang 0,75–1,25 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,25–2,0 meter.

Perairan Pantai Barat Lampung, arah angin barat-barat laut dengan kecepatan 5–10 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,75–1,5 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,5–2,5 meter.

Kondisi cuaca di Samudra Hindia barat Lampung, arah angin barat daya-barat dengan kecepatan 5–20 knot, hujan, tinggi gelombang antara 0,75–1,5 meter, dan prakiraan tinggi gelombang maksimum 1,5–2,5 meter.

Rifki menyampaikan pula prakiraan kondisi pasang surut air laut di Pelabuhan Panjang Bandarlampung dan sekitarnya, minimum 0,3 meter terjadi pada pukul 01.00–02.00 WIB, dan maksimum 1,4 meter terjadi pada pukul 18.00–20.00 WIB.
Pasang surut air laut di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan dan sekitarnya, minimum 0,2 meter terjadi pada pukul 01.00–02.00 WIB, dan maksimum 0,9 meter terjadi pada pukul 07.00–09.00 WIB dan 19.00 WIB.

Artikel ini ditulis oleh:

Ini Sejarah Lengkapnya, Tanggal 22 Desember: Selamat Hari Ibu!

Jakarta, Aktual.co —  Hari Ibu yang jatuh pada hari ini, tanggal 22 Desember, adalah hari peringatan atau perayaan terhadap peran seorang ibu dalam keluarganya, baik untuk suami, anak-anak, maupun lingkungan sosialnya.

Peringatan dan perayaan biasanya dilakukan dengan membebas tugaskan ibu dari tugas domestik yang sehari-hari dianggap merupakan kewajibannya, seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya.

(Ayah berperan istilah Surganya Ibu (Istri) di bawah kaki Ayah (Suami)), yang artinya seorang Ibu atau istri juga harus patuh kepada Ayah atau suaminya. Sedangkan, Ibu mempunyai istilah Surganya seorang anak di bawah kaki Ibu, yang artinya anak harus patuh terhadap Ibunya.

Kegiatan pun dilakukan di beberapa kota besar, seperti contohnya, kemarin Minggu (21/12) di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, dibentangkan spanduk putih yang berisikan 100 ucapan selamat Hari Ibu oleh seluruh masyarakat kota Jakarta yang sedang melakukan aktivitas lari pagi.

Sementara di Amerika dan lebih dari 75 negara lain, seperti Australia, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hong Kong, Hari Ibu (atau Mother’s Day dalam bahasa Inggris, red) dirayakan pada hari Minggu di pekan kedua bulan Mei.

Di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day diperingati setiap tanggal 8 Maret.

Untuk diketahui, Di Indonesia hari ibu Nasional pada tanggal 22 Desember diresmikan oleh Presiden Soekarno di bawah Dekrit Presiden No. 316 thn. 1953, pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia 1928. Pada saat itu peringatan tersebut dilakukan untuk memberikan semangat kepada para kaum wanita khususnya kaum ibu agar terus meningkatkan rasa berbangsa dan bernegara.

Perayaan tersebut sudah berbeda dengan sekrang, dahulu perayaan dilakukan dengan memberikan dan saling menukar hadiah selain itu juga diadakan sebuah lomba seperti lomba memasak dan memakai kebaya.

Hari ibu pertama kali dirayakan saat ulang tahun hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia yang pertama, yang digelar dari 22 hingga 25 Desember 1928. Kongres tersebut digelar di sebuah gedung bernama Dalem Jayadipuran, saat ini gedung tersebut merupakan kantor Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional di Jl. Brigjen Katamso, Yogyakarta. Sebanyak 30 organisasi wanita dari 12 kota di Jawa dan Sumatera menhadiri Kongres ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain