15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 41019

Rupiah Menguat 73 Poin ke Rp12.652

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta bergerak menguat sebesar 73 poin menjadi Rp12.652 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.725 per dolar AS. Pergerakan mata uang rupiah di kisaran Rp12.600-Rp12.700 per dolar AS dinilai cukup stabil.

“Nilai tukar rupiah memang masih dalam tren pelemahan, namun dapat dimanfaatkan untuk mendorong ekspor. Dengan begitu, dapat mengurangi defisit neraca perdagangan Indonesia ke depannya,” ujar Ekonom Mandiri Sekuritas Aldian Taloputra di Jakarta, Rabu (17/12).

Menurut dia, tren melemahnya rupiah saat ini juga dinilai wajar menyusul cukup tingginya permintaan dolar AS menjelang akhir tahun. Di sisi lain, adanya aksi jual obligasi pemerintah menyusul ekspektasi kenaikan suku bunga AS (Fed rate).

“Ke depan, mata uang rupiah akan kembali stabil ke level Rp12.000 per dolar AS,” ujarnya.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menambahkan bahwa mata uang rupiah bergerak dengan volatilitas yang stabil, diperkirakan Bank Indonesia masih melakukan intervensi di pasar sekunder di tengah kekhawatiran pasar terhadap Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 18 Desember 2014.

“Sebagian besar mata uang dunia, termasuk rupiah, masih dibayangi oleh pertemuan FOMC,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu (17/12) ini tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.720 dibandingkan hari sebelumnya, Selasa (16/12) di posisi Rp12.900 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ribuan Motor Padati Parkiran IRTI Monas

Ribuan sepeda motor parkir di kawasan IRTI, Monas, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014). Pemberlakuan larangan motor melintas di Bundaran HI hingga Merdeka Barat dilakukan hari ini. Imbasnya, parkir motor di kawasan IRTI Monas membludak sejak pukul 09.00 WIB. Hal ini sebabkan pengguna sepeda motor belum mengetahui gedung mana saja yang bisa digunakan untuk parkiran seperti Carrefour Duta Merlin, Menara BDN, Gedung Jaya, Skyline Building, Sarinah, Gedung BII, Gedung Kosgoro, Plaza Permata, Gedung Oil, Wisma Nusantara, Grand Indonesia. AKTUAL/Erwin Gustianto

Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional Kembali Dihelat

Jakarta, Aktual.co — Kejuaraan Grand Prix Marching Band (GPMB) tingkat nasional tahun 2014 akan digelar pada tanggal 26 hingga 28 Desember di Istora Senayan Jakarta.

“Acara ini akan diikuti oleh unit-unit marching band di Tanah Air dan bintang tamu dari Malaysia,” kata Ketua Yayasan GPMB Lisa Ayodhia di Jakarta, Rabu (17/12).

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut nantinya diikuti oleh 16 tim marching band yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

“GPMB merupakan kejuaraan marching band tertua di Indonesia,” katanya.

Kejuaraan tersebut, tambah dia, telah berusia sekitar 30 tahun.

Selain menggelar kejuaraan GPMB tingkat nasional, pihak yayasan juga menggelar kejuaraan Grand Prix Junior Band (GPBJ) untuk kalangan remaja, Kid Band Festival (KBF) untuk anak-anak serta kejuaraan GPMB Series yang diselenggarakan di berbagai provinsi.

Hal itu, kata dia, agar marching band bisa kembali menjadi gaya hidup di kalangan pelajar, mahasiswa, pemuda, hingga masyarakat umum.

“Karena itu kami terus menggelar kejuaraan secara berkelanjutan dengan berbagai inovasi yang disesuaikan dengan perkembangan zaman,” katanya.

Dia menjelaskan, kejuaraan GPMB sendiri pernah vakum selama dua tahun yakni pada 1997-1998 pada saat Indonesia dilanda krisis multidimensi.
 
“Meski demikian, setalah itu kejuaraan GPMB terus memfokuskan diri pada konsep kejuaraan yang berkelanjutan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional Kembali Dihelat

Jakarta, Aktual.co — Kejuaraan Grand Prix Marching Band (GPMB) tingkat nasional tahun 2014 akan digelar pada tanggal 26 hingga 28 Desember di Istora Senayan Jakarta.

“Acara ini akan diikuti oleh unit-unit marching band di Tanah Air dan bintang tamu dari Malaysia,” kata Ketua Yayasan GPMB Lisa Ayodhia di Jakarta, Rabu (17/12).

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut nantinya diikuti oleh 16 tim marching band yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia.

“GPMB merupakan kejuaraan marching band tertua di Indonesia,” katanya.

Kejuaraan tersebut, tambah dia, telah berusia sekitar 30 tahun.

Selain menggelar kejuaraan GPMB tingkat nasional, pihak yayasan juga menggelar kejuaraan Grand Prix Junior Band (GPBJ) untuk kalangan remaja, Kid Band Festival (KBF) untuk anak-anak serta kejuaraan GPMB Series yang diselenggarakan di berbagai provinsi.

Hal itu, kata dia, agar marching band bisa kembali menjadi gaya hidup di kalangan pelajar, mahasiswa, pemuda, hingga masyarakat umum.

“Karena itu kami terus menggelar kejuaraan secara berkelanjutan dengan berbagai inovasi yang disesuaikan dengan perkembangan zaman,” katanya.

Dia menjelaskan, kejuaraan GPMB sendiri pernah vakum selama dua tahun yakni pada 1997-1998 pada saat Indonesia dilanda krisis multidimensi.
 
“Meski demikian, setalah itu kejuaraan GPMB terus memfokuskan diri pada konsep kejuaraan yang berkelanjutan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

IHSG Ditutup Menguat 9,62 Poin

Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat sebesar 9,62 poin atau 0,19 persen ke posisi 5.035,64. Sementara itu indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 2,71 poin atau 0,31 persen ke posisi 864,79.

“Di tengah antisipasi hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) terkait suku bunga AS (Fed rate), pergerakan pasar cenderung mendatar. Namun, jangan khawatir the Fed masih akan memberi sinyal kenaikan suku bunganya tidak akan cepat dari perkiraan,” ujar Head of Equity Research Mandiri Sekuritas John Rachmat di Jakarta, Rabu (17/12).

Menurut dia, the Fed tidak akan memberikan sinyal kenaikan suku bunganya dalam waktu cepat sehingga potensi indeks BEI melanjutkan kenaikan kembali terbuka hingga akhir tahun ini. Konsensus memprediksi kenaikan suku bunga akan mulai terjadi pada pertengah tahun depan atau sekitar Juni 2015.

“Diproyeksikan posisi indeks BEI pada akhir tahun dapat mencapai level 5.350 poin,” katanya.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menambahkan bahwa kembali menguatnya indeks BEI, menunjukan potensi kenaikan masih akan berlanjut ke depannya hingga akhir tahun ini.

“IHSG berpeluang mencatatkan pertumbuhan yang cukup menggiurkan sehingga investor akan semakin lebih tertarik berinvestasi di pasar modal domestik,” katanya.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 326.805 kali dengan volume mencapai 5,43 miliar lembar saham senilai Rp4,93 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 177 saham, yang melemah 140 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 91 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 84,66 poin (0,375 persen) ke 22.585,84, indeks Nikkei naik 64,41 poin (0,36 persen) ke 16.819,73, dan Straits Times menguat 15,65 poin (0,49 persen) ke posisi 3.230,83.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

IHSG Ditutup Menguat 9,62 Poin

Jakarta, Aktual.co — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat sebesar 9,62 poin atau 0,19 persen ke posisi 5.035,64. Sementara itu indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 2,71 poin atau 0,31 persen ke posisi 864,79.

“Di tengah antisipasi hasil rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) terkait suku bunga AS (Fed rate), pergerakan pasar cenderung mendatar. Namun, jangan khawatir the Fed masih akan memberi sinyal kenaikan suku bunganya tidak akan cepat dari perkiraan,” ujar Head of Equity Research Mandiri Sekuritas John Rachmat di Jakarta, Rabu (17/12).

Menurut dia, the Fed tidak akan memberikan sinyal kenaikan suku bunganya dalam waktu cepat sehingga potensi indeks BEI melanjutkan kenaikan kembali terbuka hingga akhir tahun ini. Konsensus memprediksi kenaikan suku bunga akan mulai terjadi pada pertengah tahun depan atau sekitar Juni 2015.

“Diproyeksikan posisi indeks BEI pada akhir tahun dapat mencapai level 5.350 poin,” katanya.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Suryawijaya menambahkan bahwa kembali menguatnya indeks BEI, menunjukan potensi kenaikan masih akan berlanjut ke depannya hingga akhir tahun ini.

“IHSG berpeluang mencatatkan pertumbuhan yang cukup menggiurkan sehingga investor akan semakin lebih tertarik berinvestasi di pasar modal domestik,” katanya.

Tercatat transaksi perdagangan saham di BEI sebanyak 326.805 kali dengan volume mencapai 5,43 miliar lembar saham senilai Rp4,93 triliun. Efek yang mengalami kenaikan sebanyak 177 saham, yang melemah 140 saham, dan yang tidak bergerak nilainya atau stagnan 91 saham.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 84,66 poin (0,375 persen) ke 22.585,84, indeks Nikkei naik 64,41 poin (0,36 persen) ke 16.819,73, dan Straits Times menguat 15,65 poin (0,49 persen) ke posisi 3.230,83.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain