13 Mei 2026
Beranda blog Halaman 41051

WKSI: Rupiah Diprediksi Masih Melemah

Jakarta, Aktual.co — Laju nilai tukar Rupiah pada perdagangan kemarin kian melemah. Namun dapat tertahan dengan adanya intervensi dari Bank Indonesia (BI) senilai Rp200 miliar melalui pembelian obligasi.

“Tidak hanya Rupiah, laju Dolar Australia (AUD) dan beberapa mata uang emerging market lainnya pun juga ikut mengalami pelemahan,” tulis Kepala Riset Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada.

Pada Rabu (17/12), Rupiah diperkirakan di bawah target level support 12.623, yakni Rp12.962-12.821 kurs tengah BI.

“Meski telah dilakukannya intervensi terhadap Rupiah, namun kurang  menahan pelemahannya seiring masih kuatnya laju Dolar AS,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pemprov DKI Bakal Rebut Lahan di Karet Tengsin

Jakarta, Aktual.co —Lahan seluas 1.000 meter persegi yang berada di Jalan Karet Pasar Baru Timur V RT 014/11, Kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat diketahui sudah bertahun-tahun dikuasai perusahaan jasa pengamanan PT Security Phisik Dinamika (SPD), rencananya akan diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta. 
Dulunya Lahan yang berada tepat di samping Gedung BNI 46, Jalan Jenderal Sudirman merupakan bangunan sekolah dasar yang telah ditutup. Dan kini lahan tersebut dimanfaatkan PT SPD untuk berkantor.
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jakarta Pusat, Rustam Effendi mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan di Badan Pertanahan Nasional (BPN), lahan tersebut sah milik Pemprov DKI.
“Saya akan intruksikan Camat Tanah Abang untuk segera memberikan surat peringatan dan pengosongan lahan,” ujarnya, Rabu (17/12).
Dikatakan Rustam pihaknya yang menindaklanjuti hal tersebut, lantaran tidak ada lagi pihak-pihak tertentu menyalahgunakan lahan. Namun sayangnya, saat akan dikonfirmasi, pihak PT SPD enggan menanggapi rencana pengambil alihan lahan tersebut. 

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pemprov DKI Bakal Rebut Lahan di Karet Tengsin

Jakarta, Aktual.co —Lahan seluas 1.000 meter persegi yang berada di Jalan Karet Pasar Baru Timur V RT 014/11, Kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat diketahui sudah bertahun-tahun dikuasai perusahaan jasa pengamanan PT Security Phisik Dinamika (SPD), rencananya akan diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta. 
Dulunya Lahan yang berada tepat di samping Gedung BNI 46, Jalan Jenderal Sudirman merupakan bangunan sekolah dasar yang telah ditutup. Dan kini lahan tersebut dimanfaatkan PT SPD untuk berkantor.
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jakarta Pusat, Rustam Effendi mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan di Badan Pertanahan Nasional (BPN), lahan tersebut sah milik Pemprov DKI.
“Saya akan intruksikan Camat Tanah Abang untuk segera memberikan surat peringatan dan pengosongan lahan,” ujarnya, Rabu (17/12).
Dikatakan Rustam pihaknya yang menindaklanjuti hal tersebut, lantaran tidak ada lagi pihak-pihak tertentu menyalahgunakan lahan. Namun sayangnya, saat akan dikonfirmasi, pihak PT SPD enggan menanggapi rencana pengambil alihan lahan tersebut. 

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Satpol PP Razia Miras ke Penjual Berkedok Toko Jamu

Jakarta, Aktual.co —Kepala Seksi Operasional Satpol PP Jakarta Timur, Agus Sadiki mengatakan bahwa petugas satpol pp yang menggelar razia menyasar miras yang beredar di jalanan terutama di daerah-daerah dianggap rawan peredaran miras dan berkedok toko jamu. 
“Kebanyakan yang mengedarkan miras adalah toko jamu,” katanya kepada wartawan, Selasa (16/12) malam. 
Dikatakan Agus bahwa pihaknya menggelar razia terhadap minuman-minuman keras tersebut, yakni guna menghindari dan mencegah terjadinya korban akibat mengkonsumsi minuman keras yang melebihi takaran atau miras oplosan.
“Untuk itu kita akan melakukan razia secara intens jelang Natal dan tahun baru,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Satpol PP Razia Miras ke Penjual Berkedok Toko Jamu

Jakarta, Aktual.co —Kepala Seksi Operasional Satpol PP Jakarta Timur, Agus Sadiki mengatakan bahwa petugas satpol pp yang menggelar razia menyasar miras yang beredar di jalanan terutama di daerah-daerah dianggap rawan peredaran miras dan berkedok toko jamu. 
“Kebanyakan yang mengedarkan miras adalah toko jamu,” katanya kepada wartawan, Selasa (16/12) malam. 
Dikatakan Agus bahwa pihaknya menggelar razia terhadap minuman-minuman keras tersebut, yakni guna menghindari dan mencegah terjadinya korban akibat mengkonsumsi minuman keras yang melebihi takaran atau miras oplosan.
“Untuk itu kita akan melakukan razia secara intens jelang Natal dan tahun baru,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Jelang Natal dan Tahun Baru, 800 Miras Diamankan Satpol PP

Jakarta, Aktual.co —Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menjelang hari natal dan tahun baru intensifkan razia minuman keras (miras). Seperti di Jakarta Timur sendiri, petugas melakukan razia di 10 lokasi. Alhasil sebanyak 800 botol miras dari berbagai jenis berhasil diamankan oleh petugas satpolm pp dalam razia.  
Demikian disampaikan oleh Kepala Seksi Operasional Satpol PP Jakarta Timur, Agus Sadiki kepada wartawan, Selasa (16/12) malam.
“Hari ini kita prediksi ada sekitar 800 botol miras yang kita amankan dari 10 titik lokasi, kita harapkan jelang Natal Jakarta Timur bebas dari miras,” ujarnya.
Menurutnya bahwa minuman keras yang berhasil diamankan oleh pihaknya merupakan kumpulan miras yang berhasil diamankan di Kecamatan Cakung sekitar 27 dus dengan total 324 botol, di Kecamatan Pasar Rebo sekitar 300 botol, dan di Duren Sawit sebanyak 275 botol.  
“Yang kita razia minum beralkohol di atas 5 persen dan kebanyakan jenis oplosan yang membahayakan warga,” katanya. 

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain