14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 41060

Kemenpora Tidak Mau Ganti Uang Peralatan AG 2014

Jakarta, Aktual.co — Kemeterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tetap tidak mau mengganti uang cabang olahraga (cabor) yang digunakan untuk membeli peralatan Asian Games 2014.

Dikatakan Sekretaris Menpora (Sesmepora), Alfitra Salam bahwa, hal itu dilakukan karena Kemenpora sudah tidak memegang dana peralatan Asian Games 2014.

“Anggaran tersebut sudah dikembalikan ke negara. Bagaimanapun, kami (Kemepora) harus taat keuangan,” ujar Alfitra di Wisma Kemenpora, Selasa (16/12).

Meski begitu, pernyataan berbeda datang dari Menpora Imam Nahrawi. Kata Imam, pihaknya akan mempertimbangkan jika pihak cabor melapor kerugian mereka atas masalah peralatan tersebut.

“Tergantung mereka (pihak cabor) juga sih, kalau merasa rugi, jangan diam. Mereka gak minta sampai sekarang,” kata Menpora.

Untuk diketahui, pengadaan peralatan latih Asian Games 2014, dilakukan dengan cara memesan oleh pihak cabor. Berapa banyak peralatan yang digunakan. Kemudian, pihak cabor memberikan uang muka kepada Kemenpora untuk melakukan pemesanan peralatan tersebut, sesuai pesanan.

Dari beberapa cabor yang melakukan pemesanan peralatan latih, ada yang sudah mengeluarkan dana sebesar 50 persen dari harga peralatan yang dipesan.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemenpora Tidak Mau Ganti Uang Peralatan AG 2014

Jakarta, Aktual.co — Kemeterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tetap tidak mau mengganti uang cabang olahraga (cabor) yang digunakan untuk membeli peralatan Asian Games 2014.

Dikatakan Sekretaris Menpora (Sesmepora), Alfitra Salam bahwa, hal itu dilakukan karena Kemenpora sudah tidak memegang dana peralatan Asian Games 2014.

“Anggaran tersebut sudah dikembalikan ke negara. Bagaimanapun, kami (Kemepora) harus taat keuangan,” ujar Alfitra di Wisma Kemenpora, Selasa (16/12).

Meski begitu, pernyataan berbeda datang dari Menpora Imam Nahrawi. Kata Imam, pihaknya akan mempertimbangkan jika pihak cabor melapor kerugian mereka atas masalah peralatan tersebut.

“Tergantung mereka (pihak cabor) juga sih, kalau merasa rugi, jangan diam. Mereka gak minta sampai sekarang,” kata Menpora.

Untuk diketahui, pengadaan peralatan latih Asian Games 2014, dilakukan dengan cara memesan oleh pihak cabor. Berapa banyak peralatan yang digunakan. Kemudian, pihak cabor memberikan uang muka kepada Kemenpora untuk melakukan pemesanan peralatan tersebut, sesuai pesanan.

Dari beberapa cabor yang melakukan pemesanan peralatan latih, ada yang sudah mengeluarkan dana sebesar 50 persen dari harga peralatan yang dipesan.

Artikel ini ditulis oleh:

Usut Sengketa Lahan Bank DKI, DPRD Setuju Buat Pansus

Jakarta, Aktual.co —Mencuat di rapat Badan Anggaran (Banggar) DKI terkait pembahasan anggaran Penyertaan Modal Pemerintah ke BUMD, kasus sengketa lahan milik Bank DKI di Jalan MH Thamrin jadi sorotan anggota dewan.
DPRD DKI pun sepakat bikin panitia khusus (Pansus) untuk kasus sengketa lahan seluas 6 ribu meter persegi ini. Menurut kabar, tak lama lagi lahan itu bakal jatuh ke tangan Lippo Group.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi menuturkan sengketa berawal saat tahun 1997 Bank DKI bekerjasama dengan Lippo Group melalui sistem built operate and transfer (BOT) untuk pengelolaan lahan itu.
“Tapi anehnya tanah itu kosong sampai sekarang,” ujar politisi PDI-P itu, di Jakarta, Selasa (16/12).
Pihak DPRD DKI pun mempermasalahkan pengajuan PMP oleh Bank DKI sebesar 3 triliun. Lantaran uang sebesar itu dikatakan pihak Bank DKI akan digunakan membeli tanah dan membangun gedung kantor pusat.
“Mereka mau membeli tanah. Kok punya tanah di Thamrin tapi tidak bisa dibangun karena terikat perjanjian dengan swasta,” ujarnya heran.
Sebelumnya, saat rapat kemarin dengan DPRD, Direktur Utama Bank DKI, Eko Widiyono menuturkan kalau pihaknya telah menyerahkan pengelolaan lahan tersebut ke Lippo Group melalui mekanisme BOT.
“Sampai akhirnya BOT tersebut bersengketa. Kita kalah di Mahkamah Agung dan dimenangkan pada Lippo Group,” jelasnya di DPRD DKI, Senin (15/12) kemarin.
Mendapat penjelasan itu, Wakil Ketua Banggar DKI M. Taufik pun setuju apabila DPRD DKI membentuk pansus. Karena dianggap telah menyalah gunakan aset. Sementara pengajuan PMP dilakukan Bank DKI setiap tahunnya.
“Saya setuju kalau dibentuk pansus, ini bagaimana alesannya kok kalah di MA. Harus diusut ini ketua (Pras). Biayanya nggak sedikit tapi kok aset bisa hilang terus,” ujar politisi Gerindra itu. 
Nantinya pansus itu tidak hanya mengaudit lahan milik Bank DKI yang terancam hilang itu saja. Tetapi juga mengaudit aset-aset BUMD yang saat ini dalam status BOT ke pihak lain.
“Itu gimana sampai BOT ke Lippo. Terus kita kalah di MA katanya. Kok aset kita bisa hilang. Makanya ini kita mau Pansuskan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Usut Sengketa Lahan Bank DKI, DPRD Setuju Buat Pansus

Jakarta, Aktual.co —Mencuat di rapat Badan Anggaran (Banggar) DKI terkait pembahasan anggaran Penyertaan Modal Pemerintah ke BUMD, kasus sengketa lahan milik Bank DKI di Jalan MH Thamrin jadi sorotan anggota dewan.
DPRD DKI pun sepakat bikin panitia khusus (Pansus) untuk kasus sengketa lahan seluas 6 ribu meter persegi ini. Menurut kabar, tak lama lagi lahan itu bakal jatuh ke tangan Lippo Group.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi menuturkan sengketa berawal saat tahun 1997 Bank DKI bekerjasama dengan Lippo Group melalui sistem built operate and transfer (BOT) untuk pengelolaan lahan itu.
“Tapi anehnya tanah itu kosong sampai sekarang,” ujar politisi PDI-P itu, di Jakarta, Selasa (16/12).
Pihak DPRD DKI pun mempermasalahkan pengajuan PMP oleh Bank DKI sebesar 3 triliun. Lantaran uang sebesar itu dikatakan pihak Bank DKI akan digunakan membeli tanah dan membangun gedung kantor pusat.
“Mereka mau membeli tanah. Kok punya tanah di Thamrin tapi tidak bisa dibangun karena terikat perjanjian dengan swasta,” ujarnya heran.
Sebelumnya, saat rapat kemarin dengan DPRD, Direktur Utama Bank DKI, Eko Widiyono menuturkan kalau pihaknya telah menyerahkan pengelolaan lahan tersebut ke Lippo Group melalui mekanisme BOT.
“Sampai akhirnya BOT tersebut bersengketa. Kita kalah di Mahkamah Agung dan dimenangkan pada Lippo Group,” jelasnya di DPRD DKI, Senin (15/12) kemarin.
Mendapat penjelasan itu, Wakil Ketua Banggar DKI M. Taufik pun setuju apabila DPRD DKI membentuk pansus. Karena dianggap telah menyalah gunakan aset. Sementara pengajuan PMP dilakukan Bank DKI setiap tahunnya.
“Saya setuju kalau dibentuk pansus, ini bagaimana alesannya kok kalah di MA. Harus diusut ini ketua (Pras). Biayanya nggak sedikit tapi kok aset bisa hilang terus,” ujar politisi Gerindra itu. 
Nantinya pansus itu tidak hanya mengaudit lahan milik Bank DKI yang terancam hilang itu saja. Tetapi juga mengaudit aset-aset BUMD yang saat ini dalam status BOT ke pihak lain.
“Itu gimana sampai BOT ke Lippo. Terus kita kalah di MA katanya. Kok aset kita bisa hilang. Makanya ini kita mau Pansuskan,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Kepribadian Terkait dengan Kekebalan Tubuh, Ini Bukti Ilmiahnya

Jakarta, Aktual.co — Anda mungkin pernah mendengar bahwa kepribadian Anda terkait dengan banyak hal, dari jadwal tidur Anda, bahkan berdampak dengan usia panjang. Sekarang, peneliti mengatakan, bahwa kepribadian mungkin memainkan peran dalam kemampuan untuk menangkal masuknya kuman penyakit (infeksi).

Berdasarkan studi terbaru, ciri-ciri kepribadian seseorang – pada penelitian terbuka – erat kaitannya dengan sistem kekebalan tubuh Anda.

Pada penelitian tersebut, sebuah kelompok manusia yang terdiri dari 121 pria dan wanita sehat diminta untuk mengikuti tes kepribadian untuk menentukan apakah mereka ‘ekstrovert’ atau ‘introvert’, dalam penelitian tersebut.

Subyek yang diteliti berupa sampel darah dari dua grup gen berbeda, yang mengatur sistem kekebalan tubuh, yang melibatkan respon imun ketahanan tubuh.  Selanjutnya, menghasilkan respon antivirus dan antibodi.

Lalu, apa yang ditemukan peneliti?

“Ekstrovert’ dalam kelompok secara signifikan terkait dengan peningkatan kualitas gen yang mengatur respon ketahanan tubuh. Sedangkan, ‘hati nurani’ dikaitkan dengan tampilan berkurang dari gen-gen – sehingga ‘ekstrovert’ tampaknya memiliki sistem kekebalan tubuh yang tampaknya lebih mampu merespon infeksi.

“Orang-orang yang kita harapkan terkena infeksi, sebagai akibat dari sifat mereka suka berinteraksi sosial (yaitu, ekstrovert, red), tampaknya memiliki sistem kekebalan tubuh,  bisa menangani secara efektif menangkal infeksi. Sementara itu, dari hasil penelitian orang-orang yang terkena infeksi karena hati sedih atau disposisi, mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang mungkin kurang merespon,” kata Dr. Kavita Vedhara, seorang psikolog kesehatan dari The University of Nottingham School of Medicine di Inggris, dalam pernyataan tertulis.

Dari riset, belum diketahui, apakah unsur biologi yang menentukan psikologi manusia atau psikologi manusia yang menentukan biologi kita. Studi baru ini diterbitkan dalam jurnal ilmiah Psychoneuroendocrinology pada tanggal 11 November 2014 lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Kepribadian Terkait dengan Kekebalan Tubuh, Ini Bukti Ilmiahnya

Jakarta, Aktual.co — Anda mungkin pernah mendengar bahwa kepribadian Anda terkait dengan banyak hal, dari jadwal tidur Anda, bahkan berdampak dengan usia panjang. Sekarang, peneliti mengatakan, bahwa kepribadian mungkin memainkan peran dalam kemampuan untuk menangkal masuknya kuman penyakit (infeksi).

Berdasarkan studi terbaru, ciri-ciri kepribadian seseorang – pada penelitian terbuka – erat kaitannya dengan sistem kekebalan tubuh Anda.

Pada penelitian tersebut, sebuah kelompok manusia yang terdiri dari 121 pria dan wanita sehat diminta untuk mengikuti tes kepribadian untuk menentukan apakah mereka ‘ekstrovert’ atau ‘introvert’, dalam penelitian tersebut.

Subyek yang diteliti berupa sampel darah dari dua grup gen berbeda, yang mengatur sistem kekebalan tubuh, yang melibatkan respon imun ketahanan tubuh.  Selanjutnya, menghasilkan respon antivirus dan antibodi.

Lalu, apa yang ditemukan peneliti?

“Ekstrovert’ dalam kelompok secara signifikan terkait dengan peningkatan kualitas gen yang mengatur respon ketahanan tubuh. Sedangkan, ‘hati nurani’ dikaitkan dengan tampilan berkurang dari gen-gen – sehingga ‘ekstrovert’ tampaknya memiliki sistem kekebalan tubuh yang tampaknya lebih mampu merespon infeksi.

“Orang-orang yang kita harapkan terkena infeksi, sebagai akibat dari sifat mereka suka berinteraksi sosial (yaitu, ekstrovert, red), tampaknya memiliki sistem kekebalan tubuh,  bisa menangani secara efektif menangkal infeksi. Sementara itu, dari hasil penelitian orang-orang yang terkena infeksi karena hati sedih atau disposisi, mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang mungkin kurang merespon,” kata Dr. Kavita Vedhara, seorang psikolog kesehatan dari The University of Nottingham School of Medicine di Inggris, dalam pernyataan tertulis.

Dari riset, belum diketahui, apakah unsur biologi yang menentukan psikologi manusia atau psikologi manusia yang menentukan biologi kita. Studi baru ini diterbitkan dalam jurnal ilmiah Psychoneuroendocrinology pada tanggal 11 November 2014 lalu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain