14 April 2026
Beranda blog Halaman 41098

Indonesia Sumbang Pembangunan Masjid di Afganistan

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Indonesia memberikan hibah sebesar Rp5 miliar untuk pembangunan masjid di Ahmad Shah Baba Mina, Kabul, Afghanistan.
Dikutip dari laman Sekretariat Negara, hibah tersebut telah dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 50 Tahun 2014 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 Desember 2014.
Pemberian hibah tersebut bertujuan untuk memperkuat hubungan persahabatan kedua negara dan membantu proses perdamaian dan rekonsiliasi rakyat setempat. Dalam Keppres itu disebutkan, hibah sebesar Rp5 miliar diberikan melalui Noor Educational and Capacity Development Orgaization (NECDO). 
Hibah untuk membiayai pembangunan masjid di Ahmad Shah Baba Mina, Kabul, Afghanistan. Adapun sumber dana hibah, menurut Keppres tersebut, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Keputusan Presiden ini berlaku mulai tanggal ditetapkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Indonesia Sumbang Pembangunan Masjid di Afganistan

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Indonesia memberikan hibah sebesar Rp5 miliar untuk pembangunan masjid di Ahmad Shah Baba Mina, Kabul, Afghanistan.
Dikutip dari laman Sekretariat Negara, hibah tersebut telah dituangkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 50 Tahun 2014 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2 Desember 2014.
Pemberian hibah tersebut bertujuan untuk memperkuat hubungan persahabatan kedua negara dan membantu proses perdamaian dan rekonsiliasi rakyat setempat. Dalam Keppres itu disebutkan, hibah sebesar Rp5 miliar diberikan melalui Noor Educational and Capacity Development Orgaization (NECDO). 
Hibah untuk membiayai pembangunan masjid di Ahmad Shah Baba Mina, Kabul, Afghanistan. Adapun sumber dana hibah, menurut Keppres tersebut, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Keputusan Presiden ini berlaku mulai tanggal ditetapkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Misi Dagang Mesir Transaksi 41 Juta Dolar AS

Jakarta, Aktual.co — Delegasi misi dagang Mesir ke Indonesia yang dipimpin Ketua Dewan Bisnis Mesir-Indonesia Mohamed Baraka, menghasilkan transaksi sebesar 41 juta dolar AS.
“Nilai transaksi perdagangan antara misi dagang Mesir dengan mitranya di Indonesia mencapai 41 juta dolar AS,” kata Kepala Fungsi Ekonomi merangkap Pelaksana Tugas Atase Perdagangan KBRI Kairo, Sabtu (13/12).
Transaksi perdagangan tersebut mencakup beberapa produk manufaktur unggulan seperti ban kendaraan bermotor, asesoris mobil (velg), barang elektronik dan perlengkapan rumah tangga serta makanan olahan.
Disebutkan, selain persetujuan impor dari Indonesia, Misi Dagang ini juga menghasilkan persetujuan kemitraan penanaman modal antara perusahaan Mesir, Pyramid Glass dan BBC Glass Indonesia. Dalam persetujuan kemitraan tersebut, BBC Glass akan menjadi mitra dalam pengoperasian pabrik di sektor tersebut di Provinsi El Fayoum, Mesir, dengan investasi sebesar sembilan juta dolar AS.
Kunjungan Misi Dagang Mesir ke Indonesia yang beranggotakan 14 orang dari berbagai perusahaan itu berlangsung selama sepekan pada 8-14 Desember 2014 itu.
Duta Besar RI untuk Mesir, Nurfaizi Suwandi yang mendampingi Misi Dagang Mesir ke Indonesia itu, antara lain bertemu dengan Menteri Perdagangan Rakhmat Gobel, Wakil Menteri Luar Negeri A.M.Fachir, kalangan pejabat terkait dan mitra-mitra bisnis dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Misi Dagang Mesir Transaksi 41 Juta Dolar AS

Jakarta, Aktual.co — Delegasi misi dagang Mesir ke Indonesia yang dipimpin Ketua Dewan Bisnis Mesir-Indonesia Mohamed Baraka, menghasilkan transaksi sebesar 41 juta dolar AS.
“Nilai transaksi perdagangan antara misi dagang Mesir dengan mitranya di Indonesia mencapai 41 juta dolar AS,” kata Kepala Fungsi Ekonomi merangkap Pelaksana Tugas Atase Perdagangan KBRI Kairo, Sabtu (13/12).
Transaksi perdagangan tersebut mencakup beberapa produk manufaktur unggulan seperti ban kendaraan bermotor, asesoris mobil (velg), barang elektronik dan perlengkapan rumah tangga serta makanan olahan.
Disebutkan, selain persetujuan impor dari Indonesia, Misi Dagang ini juga menghasilkan persetujuan kemitraan penanaman modal antara perusahaan Mesir, Pyramid Glass dan BBC Glass Indonesia. Dalam persetujuan kemitraan tersebut, BBC Glass akan menjadi mitra dalam pengoperasian pabrik di sektor tersebut di Provinsi El Fayoum, Mesir, dengan investasi sebesar sembilan juta dolar AS.
Kunjungan Misi Dagang Mesir ke Indonesia yang beranggotakan 14 orang dari berbagai perusahaan itu berlangsung selama sepekan pada 8-14 Desember 2014 itu.
Duta Besar RI untuk Mesir, Nurfaizi Suwandi yang mendampingi Misi Dagang Mesir ke Indonesia itu, antara lain bertemu dengan Menteri Perdagangan Rakhmat Gobel, Wakil Menteri Luar Negeri A.M.Fachir, kalangan pejabat terkait dan mitra-mitra bisnis dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Rusia: Ukraina Miliki Ancaman Terburuk

Jakarta, Aktual.co — Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin mengatakan bahwa Ukraina memiliki ancaman terburuk, setelah Kiev mengumumkan rencana untuk meningkatkan angkatan bersenjatanya karena konflik di Ukraina timur.
Rogozin mengutip Menteri Pertahanan Ukraina Stepan Poltorak di hadapan parlemen, bahwa Kiev menghadapi ancaman, baik dari separatis pro-Rusia di timur dan juga dari wilayah separatis pro-Rusia Transdniestr di perbatasan barat daya.
“Poltorak berbicara tentang ancaman ganda. Namun ancaman utama terhadap keamanan mereka tidak ke barat dan tidak ke timur. Biarkan mereka mencarinya dalam diri mereka sendiri,” kata Rogozin, Sabtu (13/12).
Dia menulis di Twitter setelah Amerika Serikat meloloskan rancangan undang-undang yang memungkinkan penyediaan bantuan militer mematikan ke Ukraina dan anggota parlemen menyetujui sanksi-sanksi ekonomi baru terhadap Rusia.
Rogozin juga mengecam reaksi AS setelah Rusia pekan ini mencapai kesepakatan dengan India untuk membangun 10 reaktor nuklir saat kunjungan Presiden Vladimir Putin ke negara itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Rusia: Ukraina Miliki Ancaman Terburuk

Jakarta, Aktual.co — Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Rogozin mengatakan bahwa Ukraina memiliki ancaman terburuk, setelah Kiev mengumumkan rencana untuk meningkatkan angkatan bersenjatanya karena konflik di Ukraina timur.
Rogozin mengutip Menteri Pertahanan Ukraina Stepan Poltorak di hadapan parlemen, bahwa Kiev menghadapi ancaman, baik dari separatis pro-Rusia di timur dan juga dari wilayah separatis pro-Rusia Transdniestr di perbatasan barat daya.
“Poltorak berbicara tentang ancaman ganda. Namun ancaman utama terhadap keamanan mereka tidak ke barat dan tidak ke timur. Biarkan mereka mencarinya dalam diri mereka sendiri,” kata Rogozin, Sabtu (13/12).
Dia menulis di Twitter setelah Amerika Serikat meloloskan rancangan undang-undang yang memungkinkan penyediaan bantuan militer mematikan ke Ukraina dan anggota parlemen menyetujui sanksi-sanksi ekonomi baru terhadap Rusia.
Rogozin juga mengecam reaksi AS setelah Rusia pekan ini mencapai kesepakatan dengan India untuk membangun 10 reaktor nuklir saat kunjungan Presiden Vladimir Putin ke negara itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain