7 April 2026
Beranda blog Halaman 41134

KPK Berencana Perluas Pencegahan Korupsi ke Keluarga di Bali

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi berencana pada tahun 2015 akan memperluas sasaran pencegahan korupsi berbasis keluarga di Provinsi Bali, setelah pada 2014 hal serupa dilakukan di Yogyakarta.
“Rencananya di Bali 2015 ada pengembangan program pencegahan berbasis keluarga. Proyek 2014 kan di Yogya, rencananya di Bali 2015,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Jumat (12/12).
Johan mengatakan, Yogyakarta ditetapkan sebagai tempat proyek percontohan program project pencegahan korupsi berbasis keluarga, karena berdasarkan hasil survei integritas tahun 2014 masuk dalam kategori terbaik.
“Sedangkan di Bali karena berdasarkan riset kami ada ‘local wisdom’ yaitu kearifan lokal, ada nilai keteladanan. Kami lakukan riset lapangan dan ternyata menteri agama pertama dan tokoh lain maka di Bali yang bisa ambil nilai-nilainya.”
Dia mengatakan, target pencegahan tersebut bertujuan agar ada pendidikan antikorupsi di dalam keluarga. “Bagaimana anak di keluarga punya sikap dan perilaku antikorupsi,” tambah Johan.
Namun program ini menurut Johan tidak bisa diukur keberhasilannya dalam setahun atau dua tahun. “Program ini tidak bisa diukur setahun, dua tahun. Kita lihat pembentukan keluarga di kota-kota besar itu. Pendidikan antikorupsi itu mengubah perilaku tidak mungkin setahun dua tahun. Membangun komunitas atau budaya antikorupsi itu gak mudah dan baru bisa dilihat 10-20 tahun mendatang.”
Johan berpendapat, setidaknya ada beberapa pasang suami-istri yang kasusnya diproses oleh KPK seperti Wali Kota Palembang, Romi Herton dan istrinya Masyito yang didakwa mempengaruhi putusan perkara permohonan keberatan hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) kota Palembang di Mahkamah Konstitusi.
Mantan Ketua MK Akil Mochtar yang menerima puluhan miliar dari kepala daerah yang berperkara di MK dan menggunakan rekening CV Ratu Samagat miliki istrinya, Ratu Rita Akil untuk menerima uang tersebut.
Masih ada kasus korupsi pengadaan pengandaan kitab suci Al Quran dalam APBN-Perubahan 2011-2012 yang menyeret mantan anggota Komisi VIII DPR fraksi Partai Golkar Zulkarnaen Djabar dan anaknya Dendy Prasetia.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Miras Oplosan Telan Korban, Satpol PP Gelar Razia

Jakarta, Aktual.co —Kepala Satpol PP DKI Jakarta Kukuh Hadi Santoso mengatakan razia minuman keras telah dilakukan selama satu minggu ini di lima wilayah di Jakarta. Razia tersebut akan terus dilakukan dengan menyita miras oplosan serta miras tidak berizin edar di Jakarta.‬
‪”Kita lakukan razia terus sampai miras tidak berizin tidak ada di Jakarta. Namun, belum ada laporan berapa jumlah yang telah ditemukan, tapi pasti jumlahnya banyak,” ujarnya ketika dihubungi, Jumat (12/12).
Ia mengatakan akan menindak tempat-tempat yang menjual miras namun tidak memiliki izin edar dari Dinas Perdagangan dan UKM DKI Jakarta. Razia akan dilakukan di tempat-tempat seperti warung-warung kelontong, warung pinggir jalan, dan toko yang tidak ada izin edar.‬
‪”Yang beri izin jual itu kan Dinas Perdagangan dan UKM DKI minuman keras mana saja yang dijual dan di tempat yang diizinkan. Satpol PP tau mana saja yang tidak boleh dijual dan tidak serta dimana saja. Kaya warung, kelontongan pinggir jalan ditertibkan ditoko tidak berizin,” ujarnya.‬
‪”Setiap daerah dimana saja, sama kita razia sampai Jakarta bebas dari miras tidak berizin,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Miras Oplosan Telan Korban, Satpol PP Gelar Razia

Jakarta, Aktual.co —Kepala Satpol PP DKI Jakarta Kukuh Hadi Santoso mengatakan razia minuman keras telah dilakukan selama satu minggu ini di lima wilayah di Jakarta. Razia tersebut akan terus dilakukan dengan menyita miras oplosan serta miras tidak berizin edar di Jakarta.‬
‪”Kita lakukan razia terus sampai miras tidak berizin tidak ada di Jakarta. Namun, belum ada laporan berapa jumlah yang telah ditemukan, tapi pasti jumlahnya banyak,” ujarnya ketika dihubungi, Jumat (12/12).
Ia mengatakan akan menindak tempat-tempat yang menjual miras namun tidak memiliki izin edar dari Dinas Perdagangan dan UKM DKI Jakarta. Razia akan dilakukan di tempat-tempat seperti warung-warung kelontong, warung pinggir jalan, dan toko yang tidak ada izin edar.‬
‪”Yang beri izin jual itu kan Dinas Perdagangan dan UKM DKI minuman keras mana saja yang dijual dan di tempat yang diizinkan. Satpol PP tau mana saja yang tidak boleh dijual dan tidak serta dimana saja. Kaya warung, kelontongan pinggir jalan ditertibkan ditoko tidak berizin,” ujarnya.‬
‪”Setiap daerah dimana saja, sama kita razia sampai Jakarta bebas dari miras tidak berizin,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Dukung Perppu, Ical Ingkari Rekomendasi Munas Golkar Bali

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical mengingkari hasil rekomendasi hasil Munas IX Golkar di Bali.
Buktinya, Ical memutuskan mendukung Perppu Pilkada Langsung tanpa ada komunikasi dengan DPD I dan II Golkar. Ical malah melakukan komunikasi dengan KMP.
“Jadi ini sudah jalan (memutuskan mendukung Perppu). Nanti tinggal kita jelaskan pada DPD kota/kab, dan provinsi. Kita sudah lakukan komunikaisi di antara 6 anggota KMP, lima diantaranya mendukung dan kita harus ikuti,” kata Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (12/12).
Munas IX Golkar yang digelar Ical di Bali menghasilkan beberapa rekomendasi. Salah satunya adalah menolak Perppu yang diajukan oleh mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Kata Idrus, Ical sangat menghargai aspirasi yang berkembang di Munas Bali.
“Bukan mengabaikan hasil rekomendasi Munas Bali. Kita itu memperjuangkan. Di munas disampaikan kepada mereka dan diwadahi dalam rekomendasi. Dan diminta kepengurusan terpilih untuk memperjuangkan, ya kita perjuangkan,” kilah Idrus.
Laporan: Adi Adrian

Artikel ini ditulis oleh:

Dukung Perppu, Ical Ingkari Rekomendasi Munas Golkar Bali

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical mengingkari hasil rekomendasi hasil Munas IX Golkar di Bali.
Buktinya, Ical memutuskan mendukung Perppu Pilkada Langsung tanpa ada komunikasi dengan DPD I dan II Golkar. Ical malah melakukan komunikasi dengan KMP.
“Jadi ini sudah jalan (memutuskan mendukung Perppu). Nanti tinggal kita jelaskan pada DPD kota/kab, dan provinsi. Kita sudah lakukan komunikaisi di antara 6 anggota KMP, lima diantaranya mendukung dan kita harus ikuti,” kata Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (12/12).
Munas IX Golkar yang digelar Ical di Bali menghasilkan beberapa rekomendasi. Salah satunya adalah menolak Perppu yang diajukan oleh mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Kata Idrus, Ical sangat menghargai aspirasi yang berkembang di Munas Bali.
“Bukan mengabaikan hasil rekomendasi Munas Bali. Kita itu memperjuangkan. Di munas disampaikan kepada mereka dan diwadahi dalam rekomendasi. Dan diminta kepengurusan terpilih untuk memperjuangkan, ya kita perjuangkan,” kilah Idrus.
Laporan: Adi Adrian

Artikel ini ditulis oleh:

DPRD Pertanyakan Dana Rp 11,3 Triliun Untuk 14 BUMD

Jakarta, Aktual.co —DPRD DKI Jakarta pertanyakan dana anggaran Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) yang diajukan Pemprov DKI untuk 14 BUMD di APBD 2015 yang jumlahnya mencapai Rp 11,3 triliun. 
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta,Mohammad Taufik mengatakan bahwa dalam pengajuan dana yang dilakukan oleh Pemprov DKI tersebut tidak terperinci dengan jelas dan serta kegunaan anggaran tersebut. 
“Soal PMP, kan prioritas mana yang layak di kasih PMP, mencapai 11 Triliun lebih, Bukan soal besarnya, tapi kajiannya yang belum ada, dia mau ngasih PMP buat apa BUMD, mau buat apa sih dengan ditambahin modal ini?,” Katanya, Jumat (12/12). 
Dikatakan Ketua Badan Legislasi Daerah ini kalau penambahan modal dari dana yang diajukan kepada sejumlah BUMD berpotensi menglami kerugian maka dibutuhkan kajian yang jelas dalam pengajuannya.
“Karena bisa mengalami kerugian, kalau jelas perinciannya  untuk pengembangan perusahannnya, ya gak apa apa?,namun harus ada prioritasnya usaha apa yang diberikan,” ungkap mantan ketua KPU DKI Jakarta itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain