9 April 2026
Beranda blog Halaman 41248

Kemendag Cabut 24 Importir Telepon Seluler

Jakarta, Aktual.co — Akibat tidak melakukan kegiatan impor dalam enam bulan terakhir, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencabut status Importir Terdaftar (IT) telepon seluler dari 24 perusahaan yang beroperasi.

“Sudah kami cabut sebanyak 24 importir terdaftar telepon seluler yang tidak melakukan impor selama enam bulan berturut-turut,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Partogi Pangaribuan di Jakarta, dikutip Aktual, Kamis (11/12).

Partogi mengatakan, hal tersebut diatur dalam Permendag 82/2012 pasal 17 C, dimana Kementerian Perdagangan terus mengawasi kegiatan importasi dan eksportasi barang dan akan memberikan sanksi tegas terhadap para importir yang nakal.

“Kami akan bertindak tegas bagi para importir yang tidak bersih, dan tidak memenuhi peraturan yang berlaku dan sudah ditetapkan,” kata Partogi.

Menurut Partogi, dengan tidak adanya realisasi importasi telepon seluler dalam kurun waktu enam bulan terakhir, maka Kementerian Perdagangan menganggap perusahaan-perusahaan tersebut tidak serius dalam melaksanakan status importir terdaftar tersebut.

Partogi menambahkan, dengan dicabutnya status 24 IT telepon seluler tersebut, maka hingga saat ini IT telepon seluler yang masih beroperasi kurang lebih sebanyak 76 IT saja yang masih aktif.

“Kita akan juga melakukan pemeriksaan realisasi impornya, dan untuk periode selanjutnya jika tidak melakukan impor selama enam bulan akan kita cabut lagi,” ujar Partogi.

Perusahaan-perusahaan yang dicabut status IT tersebut adalah, Data Citra Mandiri, Meghantara Multimedia Solusindo, Vizta Telesindo Prakarsa, Megah Abadi Sakti, Gvon Nusantara, Fujitsu Indonesia, Immotech Indonesia, Venus Inti Jaya, Erasa Mandiri Teknosis, Pelangimas Indonesia, Acer Manufacturing Indonesia, dan Tocall Seluler Indonesia.

Selain itu, Artha Comfortindo Perkasa, Ilufa Electronic Indonesia, Maju Jaya Prima, Indomac Bhakti karya, Wisma Inkopad Indonesia, Triaging Perkasa Jaya, Selaras Inti Persada, Oaktech Nusantara, Indonesia Timbangan Digital, Garuda Tronic Nusantara, Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, dan Cahya Indolestari.

Sementara untuk realisasi impor, hingga Desember 2014, telepon seluler yang sudah masuk ke Indonesia kurang lebih sebanyak 50,6 juta unit, atau senilai 3,03 miliar dolar Amerika Serikat.

Realisasi komputer genggam nilainya mencapai 5,6 juta dolar AS atau setara dengan 59.435 unit. Untuk komputer tablet, importasi sebanyak 5,4 juta unit atau senilai 386,3 juta dolar AS.

Total impor tiga komoditas tersebut hingga Desember 2014 kurang lebih sebanyak 56,06 juta unit atau senilai 3,42 miliar dolar AS, dimana kuantitas mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2013 yang sebesar 62,03 juta unit dengan nilai 2,99 miliar dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Kemendag Cabut 24 Importir Telepon Seluler

Jakarta, Aktual.co — Akibat tidak melakukan kegiatan impor dalam enam bulan terakhir, Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencabut status Importir Terdaftar (IT) telepon seluler dari 24 perusahaan yang beroperasi.

“Sudah kami cabut sebanyak 24 importir terdaftar telepon seluler yang tidak melakukan impor selama enam bulan berturut-turut,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Partogi Pangaribuan di Jakarta, dikutip Aktual, Kamis (11/12).

Partogi mengatakan, hal tersebut diatur dalam Permendag 82/2012 pasal 17 C, dimana Kementerian Perdagangan terus mengawasi kegiatan importasi dan eksportasi barang dan akan memberikan sanksi tegas terhadap para importir yang nakal.

“Kami akan bertindak tegas bagi para importir yang tidak bersih, dan tidak memenuhi peraturan yang berlaku dan sudah ditetapkan,” kata Partogi.

Menurut Partogi, dengan tidak adanya realisasi importasi telepon seluler dalam kurun waktu enam bulan terakhir, maka Kementerian Perdagangan menganggap perusahaan-perusahaan tersebut tidak serius dalam melaksanakan status importir terdaftar tersebut.

Partogi menambahkan, dengan dicabutnya status 24 IT telepon seluler tersebut, maka hingga saat ini IT telepon seluler yang masih beroperasi kurang lebih sebanyak 76 IT saja yang masih aktif.

“Kita akan juga melakukan pemeriksaan realisasi impornya, dan untuk periode selanjutnya jika tidak melakukan impor selama enam bulan akan kita cabut lagi,” ujar Partogi.

Perusahaan-perusahaan yang dicabut status IT tersebut adalah, Data Citra Mandiri, Meghantara Multimedia Solusindo, Vizta Telesindo Prakarsa, Megah Abadi Sakti, Gvon Nusantara, Fujitsu Indonesia, Immotech Indonesia, Venus Inti Jaya, Erasa Mandiri Teknosis, Pelangimas Indonesia, Acer Manufacturing Indonesia, dan Tocall Seluler Indonesia.

Selain itu, Artha Comfortindo Perkasa, Ilufa Electronic Indonesia, Maju Jaya Prima, Indomac Bhakti karya, Wisma Inkopad Indonesia, Triaging Perkasa Jaya, Selaras Inti Persada, Oaktech Nusantara, Indonesia Timbangan Digital, Garuda Tronic Nusantara, Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, dan Cahya Indolestari.

Sementara untuk realisasi impor, hingga Desember 2014, telepon seluler yang sudah masuk ke Indonesia kurang lebih sebanyak 50,6 juta unit, atau senilai 3,03 miliar dolar Amerika Serikat.

Realisasi komputer genggam nilainya mencapai 5,6 juta dolar AS atau setara dengan 59.435 unit. Untuk komputer tablet, importasi sebanyak 5,4 juta unit atau senilai 386,3 juta dolar AS.

Total impor tiga komoditas tersebut hingga Desember 2014 kurang lebih sebanyak 56,06 juta unit atau senilai 3,42 miliar dolar AS, dimana kuantitas mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2013 yang sebesar 62,03 juta unit dengan nilai 2,99 miliar dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

BMKG Prediksi Jabodetabek Diguyur Hujan Ringan

Jakarta, Aktual.co —Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada Kamis (11/12) untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi akan diguyur hujan. Intensitas hujan untuk Jabodetabek akan terjadi mulai dari hujan sedang yang dimulai siang hingga malam hari dengan intensitas hujan di sertai angin. Namun untuk Kepulauan Seribu diprediksi akan berawan di pagi hari dan akan terjadi hujan ringan pada siang dan malam hari kembali berawan.
Meski demikian, intensitas hujan tersebut bervariasi. Seperti Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat Dan sekatan diguyur Hujan sedang.
Hal itu juga terjadi pada wilayah penyanggah Ibu Kota, seperti Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor. 
Sementara itu, suhu di Jakarta berkisar 25-32derajat celsius. Kemudian, kelembaban Jakarta 60-96 persen.
Untuk pantauan pintu Air yang di lakukan Aktual.co pada pukul 10.00WIB pagi ini di beberapa wilayah seperti Katulampa Bogor, Depok, Manggarai dan Pintu Air Pasar ikan Jakarta Utara.
Untuk Ketingian Air di Katulampa Bogor masih di batas normal dengan ketinggian 20 centi meter, Depok 85 centi meter, Manggarai 590 dari ketiga pintu air tersebut masih berstatus siaga IV atau Normal, untuk Pintu pasar ikan masih dalam keadaan normal dengan ketinggian air 159 centi meter dengan seratus siaga IV.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

BMKG Prediksi Jabodetabek Diguyur Hujan Ringan

Jakarta, Aktual.co —Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi pada Kamis (11/12) untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi akan diguyur hujan. Intensitas hujan untuk Jabodetabek akan terjadi mulai dari hujan sedang yang dimulai siang hingga malam hari dengan intensitas hujan di sertai angin. Namun untuk Kepulauan Seribu diprediksi akan berawan di pagi hari dan akan terjadi hujan ringan pada siang dan malam hari kembali berawan.
Meski demikian, intensitas hujan tersebut bervariasi. Seperti Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat Dan sekatan diguyur Hujan sedang.
Hal itu juga terjadi pada wilayah penyanggah Ibu Kota, seperti Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bogor. 
Sementara itu, suhu di Jakarta berkisar 25-32derajat celsius. Kemudian, kelembaban Jakarta 60-96 persen.
Untuk pantauan pintu Air yang di lakukan Aktual.co pada pukul 10.00WIB pagi ini di beberapa wilayah seperti Katulampa Bogor, Depok, Manggarai dan Pintu Air Pasar ikan Jakarta Utara.
Untuk Ketingian Air di Katulampa Bogor masih di batas normal dengan ketinggian 20 centi meter, Depok 85 centi meter, Manggarai 590 dari ketiga pintu air tersebut masih berstatus siaga IV atau Normal, untuk Pintu pasar ikan masih dalam keadaan normal dengan ketinggian air 159 centi meter dengan seratus siaga IV.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pemprov DKI Intensifkan Penanganan Sampah

Jakarta, Aktual.co —Menghadapi musim penghujan dan kemungkinan banjir yang melanda Jakarta, Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengintensifkan penanganan sampah di lokasi-lokasi di Jakarta khususnya di lokasi yang rawan terkena banjir.  Dalam upayanya tersebut, mereka menyiagakan 7.284 petugas.
“Seluruh petugas tersebut akan diterjunkan ke seluruh daerah banjir,” ujar Kepala Dinas Kebersihan DKI Saptastri Ediningtyas di Balai Kota, Kamis (11/12).
Pengintensifan penanganan sampah dilakukan di 13 kali dan 56 titik rawan banjir di Jakarta yang tersebar di lima wilayah.
Untuk itu, ia mengatakan akan menyiagakan peralatan dan sarana kebersihan salah satunya truk sampah. Truk sampah yang dimiliki Dinas Kebersihan DKI Jakarta yang berasal dari pengadaan berjumlah 149 truk yang terdiri dari 48 dump truck besar, 50 dump truck kecil, 15 truck arm roll besar, 19 truck arm roll kecil, 9 truck tronton, 8 dump truck kecil berbucket.‬
“Kemudian kami ada alat berat juga berjumlah 12 unit, yang terdiri dari 7 wheel loader, 2 excavator, 3 excavator long arm amphibi,” ujarnya.
Untuk kendaraan lainnya, Dinas Kebersihan DKI memiliki 24 mobil pick up, 1 trailer loabet, 1 mobil derek besar dan 136 germor.‬
Jumlah truk, alat berat dan kendaraan lainnya yang telah disebutkan diatas juga ditambah dengan truk, alat berat hasil peremajaan dari pengadaan tahun 2013 yaitu 94 truk, 6 wheel loader dan 3 excavator‬.
“Selain itu ada juga truk bantuan dari CSR ada 78 truk dan 5 germor dengan rincian bantuan dari Taipei economic Trader Organization (TETO) 2 dump truck kecil dan 2 truk tangki air. Bantuan dari PT Gaya Makmur Mobilindo 2 dump truck tronton. Bantuan dari Perhimpunan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) ada 53 dump truk kecil dan 5 buah germor. Bantuan dari PT. Bank Mandiri 3 dump truck kecil. Bantuan dari Indonesia Petroleum Association 14 dump truck kecil serta bantuan dari Sumarecon 2 dump truck besar,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pemprov DKI Intensifkan Penanganan Sampah

Jakarta, Aktual.co —Menghadapi musim penghujan dan kemungkinan banjir yang melanda Jakarta, Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengintensifkan penanganan sampah di lokasi-lokasi di Jakarta khususnya di lokasi yang rawan terkena banjir.  Dalam upayanya tersebut, mereka menyiagakan 7.284 petugas.
“Seluruh petugas tersebut akan diterjunkan ke seluruh daerah banjir,” ujar Kepala Dinas Kebersihan DKI Saptastri Ediningtyas di Balai Kota, Kamis (11/12).
Pengintensifan penanganan sampah dilakukan di 13 kali dan 56 titik rawan banjir di Jakarta yang tersebar di lima wilayah.
Untuk itu, ia mengatakan akan menyiagakan peralatan dan sarana kebersihan salah satunya truk sampah. Truk sampah yang dimiliki Dinas Kebersihan DKI Jakarta yang berasal dari pengadaan berjumlah 149 truk yang terdiri dari 48 dump truck besar, 50 dump truck kecil, 15 truck arm roll besar, 19 truck arm roll kecil, 9 truck tronton, 8 dump truck kecil berbucket.‬
“Kemudian kami ada alat berat juga berjumlah 12 unit, yang terdiri dari 7 wheel loader, 2 excavator, 3 excavator long arm amphibi,” ujarnya.
Untuk kendaraan lainnya, Dinas Kebersihan DKI memiliki 24 mobil pick up, 1 trailer loabet, 1 mobil derek besar dan 136 germor.‬
Jumlah truk, alat berat dan kendaraan lainnya yang telah disebutkan diatas juga ditambah dengan truk, alat berat hasil peremajaan dari pengadaan tahun 2013 yaitu 94 truk, 6 wheel loader dan 3 excavator‬.
“Selain itu ada juga truk bantuan dari CSR ada 78 truk dan 5 germor dengan rincian bantuan dari Taipei economic Trader Organization (TETO) 2 dump truck kecil dan 2 truk tangki air. Bantuan dari PT Gaya Makmur Mobilindo 2 dump truck tronton. Bantuan dari Perhimpunan Pengusaha Indonesia Tionghoa (Perpit) ada 53 dump truk kecil dan 5 buah germor. Bantuan dari PT. Bank Mandiri 3 dump truck kecil. Bantuan dari Indonesia Petroleum Association 14 dump truck kecil serta bantuan dari Sumarecon 2 dump truck besar,” tutupnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain