19 April 2026
Beranda blog Halaman 41433

Ridwan Kamil Belum Tahu Pos Satpol PP Dilempari Dan Dipasangi Stiker

Bandung, Aktual.co — Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengaku belum mengetahui kasus pelemparan pos Satpol PP dan pemasangan stiker yang menyatut foto dirinya di Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung.
“Saya perlu dengar laporannya dulu,” kata pria yang akrab disapa Emil saat ditemui di Bandung, Senin (8/12).
Emil menjelaskan dirinya masih harus menunggu laporan lebih lanjut dari anak buahnya terkait kasus pelemparan dan penempelan stiker dirinya tersebut.
“Beri waktu sehari untuk mengecek agar datanya lengkap,” kata dia.
Sebelumnya, petugas Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) dihebohkan dengan pelemparan pos Satpol PP di Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung atau tepatnya di samping Masjid Agung Bandung, Senin (8/12).
Polisi menduga, insiden tersebut dilakukan oleh pelaku yang identitasnya masih misterius pada pukul 02.00-05.00 WIB.
Selain itu, enam buah stiker berisi penghinaan kepada Wali Kota Bandung ditempeli didua jendela pos ini yang berisi pelecehan kepada Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, yang dianggap membiarkan salah satu indekos di Jalan Banceuy digunakan sebagai tempat simpanan para pejabat. 

Artikel ini ditulis oleh:

Ridwan Kamil Belum Tahu Pos Satpol PP Dilempari Dan Dipasangi Stiker

Bandung, Aktual.co — Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil mengaku belum mengetahui kasus pelemparan pos Satpol PP dan pemasangan stiker yang menyatut foto dirinya di Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung.
“Saya perlu dengar laporannya dulu,” kata pria yang akrab disapa Emil saat ditemui di Bandung, Senin (8/12).
Emil menjelaskan dirinya masih harus menunggu laporan lebih lanjut dari anak buahnya terkait kasus pelemparan dan penempelan stiker dirinya tersebut.
“Beri waktu sehari untuk mengecek agar datanya lengkap,” kata dia.
Sebelumnya, petugas Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) dihebohkan dengan pelemparan pos Satpol PP di Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung atau tepatnya di samping Masjid Agung Bandung, Senin (8/12).
Polisi menduga, insiden tersebut dilakukan oleh pelaku yang identitasnya masih misterius pada pukul 02.00-05.00 WIB.
Selain itu, enam buah stiker berisi penghinaan kepada Wali Kota Bandung ditempeli didua jendela pos ini yang berisi pelecehan kepada Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, yang dianggap membiarkan salah satu indekos di Jalan Banceuy digunakan sebagai tempat simpanan para pejabat. 

Artikel ini ditulis oleh:

Pertamina Ingin Kelola 100 Persen Mahakam, KESDM: Jalani Masa Transisi Dulu

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah meminta PT Pertamina (Persero) dan Total E&P Indonesie segera bekerja sama melakukan masa transisi pengelolaan Blok Mahakam, Kaltim, hingga akhir kontrak pada 2017.

Kepala Unit Pengendalian Kinerja Kementerian ESDM Widhyawan Prawiraatmadja usai rapat bersama Pertamina dan Total mengatakan masa transisi diperlukan agar Pertamina bisa mengelola Mahakam setelah 2017.

“Kami fasilitasi agar mereka (Pertamina-Total) segera siapkan proses transisi Blok Mahakam sampai nanti pada 2017 beralih ke Pertamina,” ujarnya di Jakarta, (8/12).

Ia berharap Pertamina segera mengajukan proposal pengelolaan Mahakam pasca-2017.

“Dengan demikian, kami bisa cepat putuskan Blok Mahakam, lalu transisi bisa segera dilakukan dan produksi juga tidak turun,” katanya.

Widhyawan yang akrab disapa Wawan itu mengatakan, dalam masa transisi akan dibicarakan hal-hal teknis seperti rencana kerja dan anggaran (work program and budget/WP&B) 2015 sampai 2017. Masa transisi, lanjutnya, juga dibicarakan apakah Pertamina akan mengelola 100 persen Mahakam atau berkolaborasi dengan Total.

“Kalau kontrak diputus pada 2017, artinya Total tidak investasi lagi. Pertamina juga sudah harus siap-siap,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah memberikan keleluasaan kepada Pertamina untuk mengelola Mahakam sendiri atau bekerja sama dengan Total.

“Kami tunggu Pertamina bilang ‘saya mau 100 persen’ dengan syarat terbaik buat negara dan produksi tidak turun,” katanya.

Opsi 100 persen Pertamina juga bisa saja dilakukan, lanjutnya, kalau skema kolaborasi dengan Total tidak memberikan keuntungan bagi Pertamina dan juga negara.

“Kalau tidak dapat apa-apa, kenapa mesti ikutkan Total,” ujarnya.

Menurut Wawan, Total juga tetap harus memenuhi kewajiban investasi Mahakam khususnya biaya operasi dan pemeliharaan hingga 2017.

“Itu tanggung jawabnya sebagai RPO (reliable and prudent operator),” katanya.

Pertamina sudah mengirim surat resmi kesiapan mengelola 100 persen Mahakam setelah 2017 kepada Menteri ESDM Sudirman Said. BUMN migas itu memiliki kemampuan teknis dan finansial mengelola Blok Mahakam. Pertamina juga punya pengalaman meningkatkan produksi blok lepas pantai ONWJ dan WMO pascapengambilalihan. Saat ini, Pertamina sedang melakukan “data room” Mahakam untuk memahami kondisi teknis dan operasional dari wilayah kerja tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pertamina Ingin Kelola 100 Persen Mahakam, KESDM: Jalani Masa Transisi Dulu

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah meminta PT Pertamina (Persero) dan Total E&P Indonesie segera bekerja sama melakukan masa transisi pengelolaan Blok Mahakam, Kaltim, hingga akhir kontrak pada 2017.

Kepala Unit Pengendalian Kinerja Kementerian ESDM Widhyawan Prawiraatmadja usai rapat bersama Pertamina dan Total mengatakan masa transisi diperlukan agar Pertamina bisa mengelola Mahakam setelah 2017.

“Kami fasilitasi agar mereka (Pertamina-Total) segera siapkan proses transisi Blok Mahakam sampai nanti pada 2017 beralih ke Pertamina,” ujarnya di Jakarta, (8/12).

Ia berharap Pertamina segera mengajukan proposal pengelolaan Mahakam pasca-2017.

“Dengan demikian, kami bisa cepat putuskan Blok Mahakam, lalu transisi bisa segera dilakukan dan produksi juga tidak turun,” katanya.

Widhyawan yang akrab disapa Wawan itu mengatakan, dalam masa transisi akan dibicarakan hal-hal teknis seperti rencana kerja dan anggaran (work program and budget/WP&B) 2015 sampai 2017. Masa transisi, lanjutnya, juga dibicarakan apakah Pertamina akan mengelola 100 persen Mahakam atau berkolaborasi dengan Total.

“Kalau kontrak diputus pada 2017, artinya Total tidak investasi lagi. Pertamina juga sudah harus siap-siap,” katanya.

Ia menambahkan, pemerintah memberikan keleluasaan kepada Pertamina untuk mengelola Mahakam sendiri atau bekerja sama dengan Total.

“Kami tunggu Pertamina bilang ‘saya mau 100 persen’ dengan syarat terbaik buat negara dan produksi tidak turun,” katanya.

Opsi 100 persen Pertamina juga bisa saja dilakukan, lanjutnya, kalau skema kolaborasi dengan Total tidak memberikan keuntungan bagi Pertamina dan juga negara.

“Kalau tidak dapat apa-apa, kenapa mesti ikutkan Total,” ujarnya.

Menurut Wawan, Total juga tetap harus memenuhi kewajiban investasi Mahakam khususnya biaya operasi dan pemeliharaan hingga 2017.

“Itu tanggung jawabnya sebagai RPO (reliable and prudent operator),” katanya.

Pertamina sudah mengirim surat resmi kesiapan mengelola 100 persen Mahakam setelah 2017 kepada Menteri ESDM Sudirman Said. BUMN migas itu memiliki kemampuan teknis dan finansial mengelola Blok Mahakam. Pertamina juga punya pengalaman meningkatkan produksi blok lepas pantai ONWJ dan WMO pascapengambilalihan. Saat ini, Pertamina sedang melakukan “data room” Mahakam untuk memahami kondisi teknis dan operasional dari wilayah kerja tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Priyo Yakin Menkumham Sahkan Munas Golkar Ancol

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Partai Golkar versi Munas di Ancol, Priyo Budi Santoso optimis Menteri Hukum dan HAM akan mengesahkan kepengurusan PG dari hasil Munas Ancol.
Pada saat menyerahkan laporan hasil Munas, Senin (8/12) Priyo mengaku melihat adanya respon positif dari bahasa tubuh yang ditunjukan oleh MenkumHAM Yasonna Laoly saat menerima laporan yang diserahkan oleh Priyo dan rombongannya yang terdiri dari Agun Gunanjar dan Lawrance TP Siburian.
“Optimis sekali, saya tidak melihat bahasa tubuh apapun  dari menteri maupun Dirjen AHU untuk menolak, saya hari ini malah bisa tersenyum di sela-sela kelelahan kami,” kata Priyo di Kemenkumham, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (8/12).
Oleh karena itu, Priyo mengatakan, pihaknya belum mau berandai-andai antisipasi seperti apa yang akan diambil jika Kemenkumham tidak mengesahkan Munas Partai Golkar yang diketuai oleh Agung Laksono Tersebut.
Namun Priyo mengaku PG versi Agung telah telah mengajukan gugatan Munas PG versi Aburizal Bakrie di Bali, ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). “Telah kami sampaikan dan daftarkan gugatan ke pengadilan negeri pada Jumat kemarin,” kata Priyo.
Priyo mengatakan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan hasil terbaik seperti yang dicita-citakan oleh segenap pengurus Partai Golkar.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Priyo Yakin Menkumham Sahkan Munas Golkar Ancol

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua Partai Golkar versi Munas di Ancol, Priyo Budi Santoso optimis Menteri Hukum dan HAM akan mengesahkan kepengurusan PG dari hasil Munas Ancol.
Pada saat menyerahkan laporan hasil Munas, Senin (8/12) Priyo mengaku melihat adanya respon positif dari bahasa tubuh yang ditunjukan oleh MenkumHAM Yasonna Laoly saat menerima laporan yang diserahkan oleh Priyo dan rombongannya yang terdiri dari Agun Gunanjar dan Lawrance TP Siburian.
“Optimis sekali, saya tidak melihat bahasa tubuh apapun  dari menteri maupun Dirjen AHU untuk menolak, saya hari ini malah bisa tersenyum di sela-sela kelelahan kami,” kata Priyo di Kemenkumham, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (8/12).
Oleh karena itu, Priyo mengatakan, pihaknya belum mau berandai-andai antisipasi seperti apa yang akan diambil jika Kemenkumham tidak mengesahkan Munas Partai Golkar yang diketuai oleh Agung Laksono Tersebut.
Namun Priyo mengaku PG versi Agung telah telah mengajukan gugatan Munas PG versi Aburizal Bakrie di Bali, ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). “Telah kami sampaikan dan daftarkan gugatan ke pengadilan negeri pada Jumat kemarin,” kata Priyo.
Priyo mengatakan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mendapatkan hasil terbaik seperti yang dicita-citakan oleh segenap pengurus Partai Golkar.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Berita Lain