17 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41459

Kejagung Tahan Pegawai Dishub Pemprov DKI

Jakarta, Aktual.co — Kepala Seksi Sarana Prasarana Unit Pengelola Angkutan Perairan dan Kepelabuhan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Kamaru Zaman Budyanto (KZ), ditahan penyidik Kejaksaan Agung  Kamis (27/11) malam.
Sebelumnya, dia sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal penyeberangan Kepulauan Seribu tahun 2012 senilai Rp 24 miliar.
“Penyidik melakukan penahanan terhadap Tersangka selama 20 hari di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung RI dari tanggal 27 Nopember 2014 sampai dengan 16 Desember 2014,” kata Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana, di Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (27/11).
KZ yang menggunakan kemeja merah marun dan celana panjang hitam langsung ditahan oleh penyidik gedung bundar setelah merampungkan pemeriksaan sekira pukul 19.00 WIB.
Saat ditanya awak media soal pelarian uang Rp 24 miliar yang dikorupsinya, Kamaru bungkam seribu bahasa. Ia pun berupaya menutupi mukanya dari sorotan kamera dan lensa para fotografer.
Atas kasus ini, pada 16 Oktober 2014 Jaksa Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah menyita 1 kapal Catamaran milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta, sebagai barang bukti.
Dugaan korupsi muncul setelah penyidik menemukan ketidaksesuaian kapal yang disediakan dengan kontrak perjanjian.
Dalam kontrak itu dijanjikan bergerak dengan kecepatan 150 knot, namun setelah dilakukan test drive kecepatan kapal tidak sesuai dengan yang dijanjikan.
Sebelumnya penyidik telah menetapkan lima tersangka, empat diantaranya pegawai Dishub DKI dan 1 orang dari pihak swasta. Empat pegawai Dishub itu yakni Drajat Adhyaksa yang juga menjadi tersangka kasus mark up pengadaan bus Transjakarta tahun anggaran 2013.
Sedangkan tiga tersangka lainya yakni pejabat di Unit Pelayanan Angkutan Perairan dan Kepelabuhan Dishub DKI Jakarta, di antaranya tersangka berinisial THS, KZ  dan BU. Sedangkan 1 tersangka lagi, pengusaha kapal dari PT Sanur Marindo Shipyard, Amru Bentara Siregar.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Ketum The Jakmania Harap Persija Bangkit di Musim Depan

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum The Jakmania, Lariko Ranggamone berharap, di hari ulang tahun Persija Jakarta ke-86 yang jatuh pada Jumat (28/11), dapat berdampak positif bagi klub serta suporter setianya The Jakmania.

“Ini hari baik. Kami berharap Persija bisa bangkit. Dan The Jakmania akan terus setia kepada Persija,” harap Lariko ketika dihubungi Aktual.co, Kamis (27/11).

Selain itu, demi menjaga persatuan dan kesatuan, baik di internal maupun eksternal klub berjuluk Macan Kemayoran itu, Lariko pun berjanji akan terus melakukan sosialisasi dan silaturahmi, baik terhadap manajemen klub ataupun terhadap seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) The Jakmania.

“Sosialisasi antar manajemen klub, Korwil dan pusat akan terus berjalan. Nantinya, tidak ada lagi tawuran ataupun kerusuhan yang disebabkan oleh The Jak Mania,” tambahnya.

Persija Jakarta lahir pada 28 November 1928, dengan cikal bakal bernama Voetbalbond Indonesische Jacatra (VIJ).

Beberapa prestasi yang pernah diraih klub asal Ibu Kota itu, cukup terbilang banyak, mulai dari perserikatan, hingga masa kompetisi bernama Liga Indonesia.

Sedangkan pada masa Liga Super Indonesia (LSI), torehan terbaik Persija adalah, menjadi juara tiga pada musim kompetisi 2010/2011.

Artikel ini ditulis oleh:

The Jakmania Apresiasi Persija Tunjuk RD Sebagai Pelatih

Jakarta, Aktual.co — Ketua Umum The Jakmania, Lariko Ranggamone, mengapresiasi penunjukkan Rahmad Darmawan sebagai pelatih Persija Jakarta tang baru. Lariko menilai, penunjukkan mantan pelatih Persebaya Surabaya itu, merupakn keputusan bagus dari manajemen klub.

“Rahmad Darmawan pelatih penuh pengalaman, dia tahu bagaimana seluk beluk Persija,” ujar Lariko ketika dihubungi Aktual.co, Kamis (27/11).

Dengan penunjukkan mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 SEA Games 2013 itu, Lariko yakin Persija bisa kembali dalam jalur untuk meraih tropi kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim depan.

“Di tangannya, saya yakin Persija bisa kembali berjaya,” tegasnya.

Pada hari ini, manajemen Persija mengumumkan nama RD sebagai pelatih baru yang akan menukangi Persija untuk mengarungi musim kompetisi ISL musim depan.

Nama RD sebelumnya, tidak pernah disebut-sebut oleh manajemen Persija sebagai suksesor dari Benny Dollo itu. Yang santer terdengar adalah, pelatih Timnas U-23, Aji Santoso dan pelatih Pelita Bandung Raya (PBR) Dejan Antonic.

Artikel ini ditulis oleh:

Aksi PPRI Menolak Kenaikan Harga BBM



Jakarta, Aktual.co —Aliansi massa yang tergabung dalam Pusat Perlawanan Rakyat Indonesia (PPRI), menggelar aksi terkait kebijakan pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu, 26, November, 2014, yang kemudian melakukan aksi longmarch hingga depan gedung Lembaga Bantuan Hukum (LBH) jalan Diponogoro, Jakarta pusat, dan kemudian kembali melakukan orasi. Dalam aksinya, demonstran yang terdiri dari mahasiswa dan buruh itu, mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM bersubsidi serta menghentikan liberalisasi ekonomi.
Aksi demonstrasi ini sempat melakukan upaya penyanderaan mobil truk tangki pertamina, yang kemudian berhasil melarikan diri dari kerumunan aksi para demonstran. Penyanderaan truk tangki itu juga nyaris memicu terjadinya bentrokan sesama demonstran. Pasalnya, sebagian massa aksi meminta untuk tidak melakukan aksi penyanderaan, namun hal itu justru mendapat argumentasi keras dari peserta aksi yang hendak menyandera truk tangki untuk dijadikan sebagai panggung orator.
Perselisihan sesama demonstran pun hanya menjadi warna ekspresi kekecewaan para demonstran. Beberapa saat kemudian, massa aksi kembali melanjutkan orasinya.
Diketahui, massa aksi yang tergabung dalam Pusat Perlawanan Rakyat Indonesia (PPRI) ini, terdiri dari beberapa Serikat Buruh serta mahasiswa dari beberapa Universitas.

Artikel ini ditulis oleh:

Warnoto

BI Minta Pemerintah Arahkan Investasi Asing ke Industri Penunjang

Jakarta, Aktual.co — Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo meminta investasi asing langsung (FDI) diarahkan ke industri penunjang, sehingga defisit pada neraca transaksi berjalan dapat terkompensasi dengan pembiayaan sektor produktif, selain besaran defisit yang terkendali di 2,5-3 persen.

“Dan kalau seandainya impor meningkat (karena laju investasi), impor itu tujuannya untuk (industri) antara. Dan artinya rasio defisit tetap di 2,5 persen hingga 3 persen, namun kontennya untuk yang produktif, bukan untuk yang konsumtif,” kata Agus di  Bangka Belitung, Kamis (27/11).

Dirinya merasa tidak terlalu khawatir dengan strategi pemerintah yang begitu mengandalkan investasi, untuk menopang pertumbuhan ekonomi 5,8 persen sesuai target di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015.

Dengan upaya pemerintah menggenjot investasi, Agus mengakui laju impor juga dapat ikut naik karena kinerja industri dalam negeri akan semakin menggeliat, sehingga akan mendongkrak impor barang modal dan bahan baku.

Keterbatasan bahan baku itu karena belum berkembangnya industri penunjang, yang memikiki kapasitas untuk mengolah bahan mentah menjadi bahan baku.

“Tapi sebenarnya yang lebih utama itu, impornya jangan sesuatu yang dikonsumsi. Tidak apa-apa itu impornya agak tinggi, tapi harus produktif,” ujar dia.

Jika aliran investasi diarahkan untuk mengembangkan industri antara ataupun industri penunjang, diharapkan ketergantungan terhadap bahan baku, bahan penolong impor dapat ditekan, sehingga akan memperbaiki defisit neraca transaksi berjalan.

Salah satu sektor industri yang sangat diandalkan pemerintah adalah industri manufaktur dan juga otomotif yang, diharapkan dapat memelihara surplus neraca perdagangan.

Agus menekankan bahwa Bank Sentral tidak muluk-muluk menginginkan neraca transaksi berjalan dapat positif, namun pihaknya lebih mengarahkan ke kisaran ideal 2,5-3 persen. Dia meyakini, dengan langkah pemerintah yang telah mengalihkan subsidi Bahan Bakar Minyak, laju defisit transaksi berjalan dapat sesuai target.

“Dan sejak beberapa tahun ke belakang defisit transaksi berjalan kita itu terus tertekan impor BBM yang sangat besar. Dan impor BBM ini adalah untuk subsidi yang konsumtif. Tidak baik itu,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polisi Bantah Korban Tewas Terlindas Water Canon

Jakarta, Aktual.co — Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Endi Sutendi mengatakan bahwa  Muhammad Arif, warga jalan Pampang I Makassar, tewas karena terjatuh.
Endi membantah korban tewas dikarenakan terlindas mobil water canon polisi, melainkan terjatuh seusai melempar batu ke arah polisi.
Ditambahkan, setelah korban jatuh, pihak kepolisian membawanya ke ke rumah sakit.
“Dia jatuh dan kemudian anggota melarikan korban ke rumah sakit Ibnu Sina,” kata dia.
Sebelumnya, seorang warga yang bergabung dengan mahasiswa saat sedang melakukan unjuk rasa di kantor Gubernur Sulsel, tertabrak mobil water canon polisi, Kamis (27/11).
Korban yang bernama M Arif (20), tertabrak water canon yang mendatangi kerumunan mahasiswa dan warga, guna membubarkan aksi tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain