16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41474

Polda Metro Jaya Selidiki Kelangkaan Elpiji 3 Kilo

Jakarta, Aktual.co —  Polda Metro Jaya saat ini tengah menyelidiki terjadinya kelangkaan elpiji ukuran tiga kilogram di DKI Jakarta.

“Sejauh ini masih dilakukan penyelidikan dan masih dianalisa,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Polisi Rikwanto saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/11).

Namun demikian, kepolisian belum bisa memastikan kelangkaan tersebut disebabkan oleh adanya pihak-pihak tertentu yang melakukan penimbunan. “Kemungkinan ada spekulan yang sengaja menahan dulu gas elpiji tiga kg di lapangan.”

Selain itu, pihak kepolisian, kata Rikwanto menganalisa kemungkinan kelangkaan tersebut bisa diakibatkan oleh naiknya harga bahan bakar minyak. Rikwanto mengatakan, jika dalam dalam penyelidikan ditemukan ada pihak yang sengaja menahan atau menimbun elpiji 3 kg tersebut, akan ditindak tegas.

Dia berharap, jika ada masyarakat yang menemukan ada pihak menimbun tabung elpiji 3 kg, segera melaporkan ke pihak kepolisian. “Saya harap masyarakat bisa melapor jika menemukan ada pihak yang menimbun baik elpiji maupun BBM jenis solar atau premium,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Ini Alasan Demokrat Tak Gunakan Interpelasi

Jakarta, Aktual.co — Fraksi Partai Demokrat mengatakan sikapnya untuk menggunakan hak bertanya dewan kepada pemerintahan Jokowi-JK sudah sesuai dengan standing position partai berlambang bintang mercy itu, sebagai partai penyeimbang.
Hal itu menyusul berbeda sikap dengan fraksi partai yang ada di koalisi merah putih (KMP) yang menggunakan hak interpelasi kepada pemerintahan Jokowi-JK terkait kenaikan harga BBM bersubsidi.
“Demokrat sikapnya sudah tegas bahwa kita ini  standing positionnya tetap menjadi penyeimbang yang tegas. Karena, dari awal kita sudah minta penjelasan kepada Jokowi mulai dari saat pertama Jokowi melakukan perubahan nomenklatur kementerian, itu kan sudh kami pertanyakan juga,” kata Sekertaris Fraksi Demokrat di DPR RI, Didik Mukrianto, di Komplek DPR RI, Jakarta, Kamis (27/11).
Anggota Komisi III DPR RI itu mengatakan, partainya yang mengajukan hak bertanya kepada pemerintah, bukan hanya terfokus pada persoalan kenaikan harga BBM saja, melainkan menyangkut setiap kebijakan pemerintah yang dinilai belum tersampaikan secara kongkrit.
“Kembali pada sikap standing position demokrat mempersiapkan pengajuan hak bertanya, berkitan dengan isu-isu yang menurut hemat kami belum dijelaskan secara tegas kepada publik maupun pada DPR,” bebernya.
Pun demikian, kata Didik, partai bentukan Presiden ke VI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu untuk menggunakan hak anggota dari yang paling rendah. Alasannya, sebut dia, ingin melihat terlebih dahulu jawaban yang diberikan oleh pemerintah.
“Kita melihat ada hak konstitusi juga yang melekat untuk mempertanyakan itu, demokrat dalam kontekstasi itu ingin memaksimalkan hak anggota ini untuk menayakan kepad Jokowi karena tergantung jawbannya itu, untuk menentukan langkah selajutnya,” pungkas dia

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Pejabat Kejaksaan Gelar Acara Perpisahan dengan Basrief Arief

Jakarta, Aktual.co — Jaksa Agung HM Prasetyo beserta para Jaksa Agung Muda dan pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan menggelar acara perpisahan dengan mantan Jaksa Agung Basrief Arief, Kamis (27/11).

Pasca dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis, (20/11/) lalu, Prasetyo baru kali ini bertemu langsung dengan pendahulunya, Basrief Arief.

Pantauan Aktual.co, Prasetyo dan Basrief Arief tiba sekitar pukul 13.14 WIB dan langsung masuk ke kantor Pengacara Negara, Komplek Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Keduanya tampak berjalan kaki dari arah gedung tempat ruang kerja jaksa agung berada menuju kantor Pengacara Negara. Pada kesempatan itu, Prasetyo mengenakan setelan safari warna cokelat, dan pin warna emas khas Korps Adhyaksa. Sementara seniornya, Basrief Arief mengenakan baju batik lengan panjang dan celana hitam.

Sebelum masuk ke tempat pertemuan, keduanya sempat berfoto bersama dan melambaikan tangan ke arah wartawan.

Acara pelepasan yang sedianya dimulai pukul 11.30 WIB itu molor dan dilaksanakan tertutup. Puluhan wartawan yang telah menunggu sejak pukul 11.00 WIB pun kecewa dan bersorak.

“Huuuu. Sudah nunggu lama kok tertutup pak? Balik kanan saja kita,” cetus beberapa orang wartawan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

DPRD: NTT Buka Peluang Konsumsi Listrik Timor Leste

Jakarta, Aktual.co —  Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur Angelino da Costa mengatakan, terbuka peluang kerja sama pemanfaatan listrik dengan Pemerintah Timor Leste, sebagai salah satu alternatif mengatasi pemadaman tak menentu oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Kenapa tidak kita pakai listrik dari Timor Leste saja, kan kita satu daratan. Saya juga pernah komunikasikan hal itu dengan menteri kelistrikannya,” kata Angelino, di Kupang, Kamis (27/11).

Ketua Fraksi PAN itu mengatakan, layanan PT PLN dalam memberikan pemenuhan listrik di Kota Kupang yang adalah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur ini sangat buruk. Seenaknya PLN selaku perusahaan yang mengurus listrik itu melakukan pemadaman sepihak, yang tidak lagi memperdulikan kepentingan masyarakat sebagai konsumen.

Padahal dalam kondisi tertentu lainnya, PLN yang memmiliki tugas memberikan layanan maksimal kepada masyarakat itu, menuntut adanya imbal balik pelanggan melalui pembayaran rekening tanpa penunggakan. “Jika sekali tunggak langsung diputus, padahal hak pelanggan untuk terlayanii secara maksimal diabaikan dengan pemadaman yang tidak tentu hingga kini,” katanya.

Sangatlah dimaklumi jika terjadi pemadaman karena kondisi teknis operasional mesin yang dimiliki. Namun demikian, setidaknya hal itu harus disampaikan sehingga tidak terkesan ada pemadaman sepihak, yang justru merugikan seluruh pelanggan.

“Banyak barang elektronik pelanggan yang rusak akibat pemadaman sepihak dan tiba-tiba. lalu terhadap hal ini apa tanggung jawab PLN,” katanya.

Sebagai wakil rakyat, lanjut Angelino, pentingnya baginya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat terhadap pemenuhan kebutuhan listrik oleh PLN sebagai sebuah perusahaan milik negara.

Karena itulah, setidaknya jika PLN merasa belum mampu melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat selaku konsumen secara profesional dan maksimal, maka sebaiknya diberikan kepada pihak swasata, atau bekerja sama dengan Pemerintah Timor Leste saja.

“Memang butuh persetujuan dan legitimasi pemerintah pusat, namun saya kira harus bisa dimunculkan ide ini untuk pembaruan di tubuh layanan listrik negara ini,” katanya.

Sistem monopoli yang selama ini dimiliki PLN, katanya telah memberikan ruang yang cukup besar bagi PT PLN untuk seenaknya melaksanakan tugas dan fungsinya kepada masyarakat selaku konsumen dalam pemenuhan kebutuhan listrik dalam rumah tangga.

“Saya kira akan terjadi praktik monopli yang merugikan konsumen karena itu sekiranya harus dibuka peluang bagi pengelolaan listrik juga oleh swasta,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Korupsi Chevron Jilid II, Kejagung Bidik Pihak Lain

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah melakukan penyelidikan dugaan keterlibatan Kementerian Lingkungan Hidup dan BP Migas terkait kasus dugaan korupsi proyek Bioremediasi senilai 270 juta dolar AS atau Chevron Jilid II.

“Tentu, semua yang terkait akan diminta pertanggungjawaban,” tegas Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) R. Widyo Pramono menjawab pertanyaan wartawan di Kejagung, Kamis (27/11).

Namun, Widyo belum dapat memastikan penyelidikan kasus dugaan korupsi kapan dimulai, karena masih ada satu tersangka lagi dalam kasus tersebut, yang belum diseret ke pengadilan. Sebab, salah satu tersangka yakni Alexia Tirtawidjaja yang kini menjadi buron masih bersebunyi di Amerika Serikat (AS). Sedangkan enam tersangka lain sudah terbukti bersalah. “Tunggulah proses berikutnya,” ujarnya.

Widyo pun mengisyaratkan bahwa kasus tersebut tidak akan terhenti pada unsur swasta, tapi juga unsur pemerintah, dalam hal ini KLH dan BP Migas.

Terlebih, sampel Total Petroleum Hidrokarbon temuan tim penyidik yang tenyata tidak bisa diuji, karena tiada alat pengujinya. Namun, justru KLH tetap merekomendasikan ke BP Migas untuk tetap membayar proyek yang bersifat cost recovery (dikerjakan, baru dibayar).

Sebelumnya, Jampidsus telah memerintahkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk mengeksekusi putusan Mahkamah Agung (MA) dalam perkara Ricksy Prematuri Dkk terkait pembayaran uang pengganti sebesar Rp100 miliar lebih.

“Saya sudah perintahkan Kejati dan Kejari segera mengekskusi putusan MA tersebut,” ujar Widyo.

Menurut Widyo, aset-aset yang telah disita dalam proyek milik PT Chevron Pasoific Indonesia (CPI) banyak sekali, termasuk sejumlah alat-alat begerak, berupa mobil dan truk di Pekanbaru, Riau.

Dalam perkara ini, Selain Ricksy ada Herland bin Ompo sudah dipidana bersama Bachtiar Abd, Fatah. Sedangkan tiga lainnya dalam proses kasasi, yakni Endah Rumbiyanti, Kukuh Kertasafari dan Widodo.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Suara Ayam Ini Bisa Melengking Mirip Manusia Tertawa?

Jakarta, Aktual.co — Melalui Komunitas Pecinta Ayam Ketawa Indonesia (Kompakin), Anda bisa melihat sekaligus mendengar bagaimana si ayam mampu menirukan suara manusia sedang ketawa. .Kompakin didirikan pada 29 September 2009 lalu. “Sekretariat kita di Perum Bina Karya 2 No. A77, Padalarang, Bandung,” kata Deni, salah satu anggota Kompakin, dihubungi melalui sambungan telepon.

Anggota Kompakin hobi mengoleksi jenis ayam hias yang mampu tertawa. “Maksud dari tertawa adalah suara kokokkan ayam tersebut yang sangat melengking sehingga terdengar seperti manusia tertawa,” kata ia menambahkan.
Jenis ayam ketawa memiliki keturunan dari gen yang berbeda. “Ayam ketawa berasal dari kawasan Sidereng Rappang, Sulawesi Selatan yang terkenal akan ayam dengan ciri khas suara kokokkannya. Di daerah asalnya, ayam itu disebut ayam gaga,” sambungnya.

Kata ia, ayam ketawa merupakan jenis ayam yang langka, makanya harga ayam tersebut ditaksir sangat mahal. “Anakkan jenis ayam ketawa harganya Rp200.000 per ekor. Sedangkan, yang biasa diperlombakan harganya mencapai Rp2 juta sampai Rp20 juta per ekor,” imbuhnya.

Dahulu, para bangsawan memelihara ayam ketawa sebagai simbol status sosial. “Jumlah anggota kita sampai saat ini sebanyak 37 orang. Usianya berkisar 17-60 tahun. Setiap dua minggu sekali kita selalu bertemu di sekretariat. Program kegiatannya adalah membuat kontes ayam di Bandung,” paparnya.
 

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain