15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41484

Aspac Targetkan Kembali Raih Gelar Juara 2015

Jakarta, Aktual.co — Juara bertahan National Basketball League (NBL) Indonesia 2013-2014, Aspac Jakarta, mengusung tekad untuk mempertahankan gelar juara. Hal itu diungkapkan langsung oleh Manajer tim Aspac Jakarta, Irawan Haryono di salah satu Mall di Jakarta Pusat, Rabu (26/11).

“Kami ingin mempertahankan gelar juara di musim 2014-2014 ini. Jika memungkinkan, kamu pun mengincar “three peat” dalam pagelaran Speedy NBL Indonesia untuk pertama kalinya,” kata pria yang biasa disapa Kim Hong.

Meski begitu, Kim Hong menyadari, untuk bisa mencapai target juara, bukan suatu pekerjaan yang mudah. Ditambah, Aspac telah kehilangan dua “big man” andalannya yaitu Isman Thoyib dan Wahyu Widayat Jati.

Namun, kedatangan tiga “rookie” dan satu “big man” berpengalaman yakni Kristian Liem, Alkristian Chandra dan Samuel Kim Razon serta Fidyan Dini, Aspac Jakarta dirasa tetap punya peluang besar untuk mempertahankan gelar juara.

“Kami menyadari, mempertahankan gelar adalah pekerjaan berat. Perjalanan akan terasa terjal, namun kami akan terus mendaki untuk menjadi yang terbaik,” pungkas Kim Hong.

Berikut daftar pemain Aspac Jakarta musim 2014-2015:

1. Andakara Prastawa (No 1, PG)
2. Rizku Lyandra (No 2, PG)
3. Dirk Mathew Mario Gerungan (No 3, PG)
4. Pringgo Regowo (No 6, PF)
5. Handri Satrya Santosa (No 9, SG)
6. Rizky Effendi (No 10, SF)
7. Alkristian Chandra (No 11, PF)
8. Fandi Andika Ramadhani (No 12, SF)
9. Ebrahim Enguio L (No 13, SG)
10. Muhamad Irman (No 17, PF)
11. Ferdinand Damanik (No 24, C)
12. Fidyan Dini (No 28, C)
13. Oki Wira Sanjaya (No 29, SG)
14. Xaverius Prawiro (No 30, SG)
15. Samuel Kim Razon (No 32, C)
16. Kristian Liem (No 35, C)

Artikel ini ditulis oleh:

Forki Bali Kirim 19 Karatekanya ke Piala Mendikbud

Jakarta, Aktual.co — Pengurus Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Forki) Provinsi Bali, mengirim 19 karateka untuk mengikuti kejuaraan nasional Piala Mendikbud VII di Gorontalo, 27-29 November 2014.

Pelatih Karate-Do Bali, Sumayasa mengatakan, tim karateka Bali yang dikirim sebanyak 19 orang itu masing-masing dinomor usia dini, pra-pemula, dan pemula.

Untuk kelas usia dini, lanjut dia, Bali mengirim Ni Wayan Anya Candani dikategori putri, Gusti Bagus Arya Bhuana (putra). Kemudian, di nomor kumite putri, Komang Tri Bulandari (+25) ; Komang Sastrawan (kumite putra, -30) ; dan Dharma Putra (+30).

Selain itu, dikelas pra-pemula yakni Hitomi Nakamura dikategori putra, Wisnu Kencana (putra, -35), Ni komang Yasri (kumite putri, -30), Kariono Ayu (+30), dan Alfarodo (+35).

“Untuk kelas pemula ada Ni Komang Candra Dewi dikategori putri, Putu Bagus ariyanto (putra), Kadek Candi (-40), Putu Ayu Putri (+40), Made Dwi Dipka.A (kumite putra, -45), Teguh Suwandana (-50), Nyoman Wiradarma Putra (+50), Made Krisnanta Gustisa, Made Andika Diva Adnyana,” ujarnya di Denpasar, Rabu (26/11).

Untuk target medali, lanjut dia, pihaknya mengharapkan Bali memperoleh satu medali emas dimasing-masing kelas yang dipertandingkan itu.

Pihaknya mengharapkan salah satu karateka andalan Bali, Gustisa yang sebelumnya pernah diturunkan dikejuaraan O2SN tahun lalu itu, dapat menyumbangkan satu medali emas di kompetisi Piala Mendikbud.

“Gustisa juga pernah bertanding dalam ajang Swis Open dengan perolehan dua medali emas dan diharapkan dalam ajang ini memperoleh medali,” katanya.

Ia menambahkan bahwa ke-19 atlet yang berlaga dalam ajang tersebut sudah siap untuk bertanding untuk membawa nama Bali dikancah nasional.

Kejurnas Piala Mendikbud mempertandingkan 15 kelas, di antaranya perorangan putra dan putri, beregu (putra-putri), kumite putra +30 kilogram, kumite putra -30 kilogram, kumite putri -25 kilogram, dan kumite putri +25 kilogram.

Artikel ini ditulis oleh:

Anggota DPRA Tinjau Infrastruktur di Aceh Timur

Banda Aceh, Aktual.co — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Iskandar Usman Al-Farlaky, Rabu (26/11), meninjau infrastruktur di Kabupaten Aceh Utara.

Anggota DPRA termuda ini meninjau sejumlah kawasan di Kecamatan Ranto Peureulak, yakni jembatan di Keude Ranto Panyang Desa Buket Pala, jembatan Desa Alue Bate, gedung sekolah SMP, dan rumah gubuk warga di Desa Seumali. Lalu, jalan plus parit di Desa Alue Udep. Kemudian jembatan darurat di Desa Matai Ie, lokasi pembangunan waduk Desa Tampak, dan normalisasi waduk di Patok 10.

Sedangkan di Kecamatan Peureulak Barat, Iskandar Farlaky meninjau lokasi gedung PPMG di Alue Bu yang dibangun dengan dana Otsus, jembatan darurat di Desa Alue Bu, lening irigasi Desa Panton Rayeuk, dayah dan masjid Desa Paya Biek. Menjelang sore harinya rombongan anggota DPRA ini bertolak ke Kecamatan Peureulak Kota.

Di sana, Iskandar melakukan kunjungan ke Desa Cot Geulumpang yang disambut perangkat desa dan mantan kombatan. Kemudian berlanjut ke Desa Matang Peulawi. Di desa ini Iskandar berdialog langsung dengan imam masjid dan kepala desa yang disaksikan perangkat desa lainnya. Warga memberi apresiasi juga atas kunjungan politisi muda ini. Setelah itu, rombongan bertolak ke  Desa Leuge untuk meninjau tambak warga yang kini rusak parah. Iskandar mengakhiri kunjungan menjelang maghrib di Desa Seuneubok Pidie untuk melihat lening jalan di kawasan tersebut.

“Di celah-celah waktu ini, saya turun langsung ke lapangan untuk berhubungan langsung dengan masyarakat dan mengetathui permasalahan infrastruktur di kabupaten itu,” sebut Iskandar.

Dalam kunjungan itu, politisi Partai Aceh tersebut melihat banyak jembatan yang rusak parah sehingga sulit dilalui masyarakat. Dia berjanji akan memperjuangkan anggaran untuk jembatan itu dalam APBA 2015 mendatang.

Dia mengajak seluruh masyarakat terus mengingatkan anggota DPRA dan pemerintah agar bekerja keras untuk memajukan kabupaten tersebut. “Saatnya kita bersama-sama membangun Aceh lebih baik,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Banjir di Jakarta Selatan, Obat-obatan Aman

Jakarta, Aktual.co —Persediaan obat-obatan untuk penanganan pengungsi banjir di Jakarta Selatan, saat ini masih cukup. 
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Kurnianto mengatakan obat-obatan yang disediakan dalam bentuk paket.
“Dan itu sudah diperhitungkan sebelum didistribusikan ke setiap pos pelayanan kesehatan banjir,” katanya di Jakarta, Rabu, (26/11)
Obat-obatan itu semua sudah lengkap jenisnya sesuai penyakit yang sering diderita para pengungsi banjir.
Berupa penanganan penyakit seperti ISPA, diare serta penyakit kulit lainnya. Di samping itu juga disediakan untuk jenis penyakit lainnya.
“Semua obat telah kami berikan ke setiap pos kesehatan dalam bentuk paketan dan setiap pelayanan kesehatan yang diberikan bersifat gratis,” tuturnya.
Dikatakannya, bagi pos pelayanan kesehatan yang kehabisan obat-obatan bisa langsung meminta ke Suku Dinas Kesehatan atau bisa langsung ke Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
“Jangan sampai ketersediaan obat di pos pelayanan habis, apabila persediaan menipis langsung ajukan ke kami agar nanti langsung di distribusikan,” ucapnya.
Ia mengatakan Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan akan mendirikan pos pelayanan kesehatan di mana terjadi banjir di wilayah tersebut dan pos didirikan dekat para pengungsi.

Artikel ini ditulis oleh:

Kemenpora Janji Akan Merespon Keluhan Cabor

Jakarta, Aktual.co — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menghimbau kepada seluruh Pengurus Besar (PB) cabang olahraga (cabor) untuk segera merinci sarana dan prasarana apa saja yang dinilai butuh perbaikan.

Seperti dikatakan oleh Deputi V Bidang Keharmonisan dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, himbauan itu merupakan bentuk respon Kemenpora atas keluhan-keluhan yang dilontarkan oleh pihak cabor ketika pertemuan dengan Menpora, Imam Nahrawi, Senin (24/11).

“Himbauan itu merupakan respon cepat karena sebelumnya sempat ada keluhan,” kata Gatot kepada wartawan di Gedung Kemenpora, Rabu (26/11).

Lebih jauh disampaikan oleh Gatot, pada Kamis (27/11) pihak Kemenpora akan mengirimkan surat resmi kepada seluruh cabor.

Bukan hanya perbaikan infrastruktur, tapi Kemenpora juga menindaklanjuti keluhan tentang pembayaran sewa gedung bagi cabor yang menempati ruangan di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

“Melalui surat itu, kami ingin mengajak PB-PB menyampaikan secara rinci kepada Kemenpora tentang apa yang perlu diperbaiki dan pembayaran ini-itu,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Peluncuran Tim Arema Terancam Mundur Akibat Kontrak Pemain

Jakarta, Aktual.co — Peluncuran tim dan perkenalan para pemain Arema Cronus, yang dijadwalkan 1 Desember mendatang, terancam mundur, karena sejumlah pemain baru belum “deal” dan menandatangani kontrak.

CEO Arema Iwan Budianto, mengatakan ada beberapa pemain baru yang belum “deal” dengan manajemen, sehingga mengganggu jadwal peluncuran tim yang sedianya dilakukan pada awal Desember mendatang.

“Harapan kami, sebelum Desember semua sudah beres, sehingga peluncuran tim bisa sesuai dengan yang dijadwalkan,” katanya di Malang, Jawa Timur, Rabu (26/11).

Untuk mengarungi musim kompetisi 2015, ada lima pemain yang telah sepakat untuk bergabung dengan Arema, yakni tiga pemain asing dan dua pemain lokal berlabel Timnas.

Akan tetapi, sampai saat ini belum ada yang menandatangani kontrak, sehingga manajemen belum berani mengumumkan pemain-pemain baru.

Selain jadwal peluncuran tim yang terhambat, jadwal pra-latihan dan latihan resmi perdana juga terhambat. Pralatihan dijadwalkan digelar pada Selasa (25/11), namun karena belum semua pemain berkumpul, tim pelatih memundurkan jadwal pralatihan tersebut, bahkan latihan resmi perdana yang dijadwalkan 1 Desember pun ada kemungkinan juga diundur.

Iwan mengakui selain pemain baru belum menandatangani kontrak, ada sejumlah pemain lama Arema yang masih memperkuat Timnas di ajang Piala AFF Suzuki Cup dan beberapa pemain dari luar Malang juga masih menghabiskan masa liburnya bersama keluarga.

Jika dipaksakan menggelar pralatihan, katanya, kemungkinan juga hanya akan diikuti beberapa pemain yang berasal dari Malang, seperti Ahmad Bustomi, Johan Al Farizie, Dendi Santoso, Benny Wahyudi, Arif Suyono, dan Sunarto.

Manajemen, katanya, sengaja mempersiapkan tim lebih awal karena sebelum mengarungi kompetisi resmi Liga Super Indonesia (LSI), Arema bakal menjalani serangkaian uji coba dan beberapa pertandingan pramusim, seperti Piala Gubernur Jatim dan Trofeo Jakarta, Marahalim Cup, dan Emirates Cup.

“Pada pertemuan latihan resmi perdana inilah semua komponen tim akan berunding perlu tidaknya menambah pemain baru selain lima pemain yang akan didatangkan setelah beberapa pemain terpaksa dicoret dan tidak diperpanjang kontraknya, yakni tiga pemain asing Alberto Goncalves, Tierry Ghatuessi, dan Gustavo Lopez serta pemain lokal, yakni Munhar, Jimmy Suparno, dan Gilang Ginarsa,” ujarnya.

Pada musim kompetisi 2014, Arema hanya “finish” di posisi ketiga bersama Pelita Bandung Raya (PBR) setelah gagal menembus babak final karena kalah adu penalti dengan Persib Bandung di babak semifinal.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain