1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41546

Aher Berharap UMK 2015 Sejahterakan Buruh Jawa Barat

Jakarta, Aktual.co — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap keputusan upah minimum kota/kabupaten (UMK) 2015 dapat mensejahterakan para buruh di Jabar.
“Mudah-mudahan bisa mensejahterakan buruh,” kata Aher, di Bandung, Sabtu (22/11).
Pengambilan keputusan UMK berdasarkan pertimbangan yang dilakukan secara bijak demi mementingkan kesejahteraan para buruh.
Keputusan tersebut sudah sesuai aturan yang berlaku, dan kesepakatan bersama pemerintah dengan seluruh pihak terkait.
“Kita lakukan pengambilan keputusan ini, sebijak mungkin, dengan pertimbangan yang sesuai aturan yang ada,” kata dia.
Penetapan UMK 2015 tersebut berdasarkan Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan serta Keppres nomor 107 tahun 2003 tentang dewan pengupahan dan peraturan menteri tenaga kerja dan transmigrasi RI nomor 7 tahun 2013 tentang upah minimum.
Nilai UMK tertinggi di Jabar yakni Kabupaten Karawang sebesar Rp2.957.450, sedangkan UMK terendah yakni Kabupaten Ciamis sebesar Rp1.131.862.

Artikel ini ditulis oleh:

Korban Banjir di Riau Terima Bantuan

Jakarta, Aktual.co —Bank Riau dan Kepulauan Riau (BRK) Kantor Cabang Air Molek, Kabupaten Indragiri Hulu, menyalurkan bantuan bagi korban bencana banjir yang berada di Desa Bandar Padang, Kecamatan Seberida.

“Bantuan berupa bahan kebutuhan pokok mulai dari makanan serta obat-obatan itu diserahkan pada Kamis (20/11),” kata Pemimpin BRK Cabang Air Molek, Wahyudi Gustiawan di Pekanbaru, Sabtu (22/11).

Pada penyerahan bantuan korban banjir itu, Wahyudi Gustiawan di dampingi Pemimpin Cabang Pembantu Belilas Deddy Hidayat dan Pemimpin Kedai, Kilan Saharlis beserta beberapa staf BRK.

Penyerahan bantuan diterima Kepala Urusan Umum Desa Mawardi disaksikan Kepala Dusun Syamsul dan Sekretaris KUD Manunggal Hasmizar Wahyudi mengatakan, penyerahan batuan tersebut sebagai bentuk kepedulian BRK terhadap lingkungan, apalagi bencana banjir yang melanda hampir sepekan di beberapa desa yang ada di Kecamatan Seberida tersebut tidak terlalu jauh dari salah satu Kantor BRK.

“Bentuk bantuan yang diserahkan berupa bahan makanan berupa beras dan mie instant serta obat-obatan khususnya obat-obatan untuk penyakit kulit,” katanya.

Dia mengatakan, sepekan sudah beberapa desa di Kecamatan Seberida ini terkena banjir, meskipun sudah ada sebagian yang mulai surut namun managemen dapat merasakan dampak yang ditimbulkan dari banjir ini.

“Maka kami tergerak untuk dapat kiranya memberikan bantuan, khususnya yang sangat dibutuhkan saat ini seperti beras, mie instant, serta obat-obatan untuk kulit,” kata Wahyudi Sementara itu, Mawardi sangat berterimakasih atas bantuan yang diserahkan perusahaan perbankan milik pemerintah daerah itu.

“Kami atas nama warga Desa Bandar Padang tentu sangat bersyukur atas bantuan dari BRK. Hanya terima kasih yang sebesar-besarnya yang dapat kami sampaikan dan semoga BRK dapat terus berkembang,” katanya.

Dia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi warga hingga kemudian meringankan beban korban banjir.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Politikus: Mental Birokrat Masih Feodal

Jakarta, Aktual.co —Mental birokrat pelayanan publik di Indonesia saat ini masih feodal. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengatakan bahwa mental para pelayan publik tersebut harus diperbaiki.
“Yang harus diubah adalah mental birokrat kita. Mental birokrat kita ini, saya nilai masih feodal,” katanya saat diskusi di Cikini Jakarta, Sabtu (22/11).
Dikatakan Sohibul bahwa ada kekurangan di lingkungan birokrat yakni mengenai etos kerja dari para pegawai.
“Birokrat nggak mungkin dipecat, kecuali mereka tidak masuk berturut-turut selama tiga bulan. Ini memberi insentif bagi mereka untuk malas. Ini harus diperbaiki. Bagaimana dibuat aturan setiap saat mereka terancam diberhentikan,” ujarnya menambahkan. 
Lebih lanjut Sohibul menambahkan bahwa birokrat merupakan posisi yang istimewa. Akan tetapi para birokrat  justru yang seringkali minta dilayani masyarakat.
(laporan:Meutia)

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Kekerasan Terhadap Buruh, Disnaker Tangerang Panggil PT KMK

Jakarta, Aktual.co —Aparat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, memanggil pimpinan pabrik PT KMK yang berlokasi di Cikupa terkait kekerasan fisik terhadap buruh Anah Suryanah (32).
“Kami sudah agendakan untuk mengundang pimpinan pabrik dan korban,” kata Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Pemkab Tangerang Marihot Marbun di Tangerang, Sabtu (22/11).
Marihot mengatakan agar masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik maka perlu upaya pemanggilan pihak yang bertikai.
Menurut dia, pihaknya akan mempelajari kasus tersebut apakah ada hal yang terkait dengan ranah hukum pidana atau hanya hubungan buruh dengan perusahaan.
“Hal itu yang harus dipelajari dan meminta klarifikasi kepada Anah dan pimpinan perusahaan yang memproduksi sepatu ekspor itu,” katanya.
Pernyataan itu terkait pekan lalu diduga terjadi kekerasan fisik yang dialami Anah oleh buruh lainnya sehingga pihak keamanan perusahaan yang mengetahui dianggap diam saja tanpa berupaya untuk menghentikan.
Dia mengatakan upaya penyelesaian dengan jalan musyawarah antara buruh dan manajemen perusahaan adalah langkah terbaik.
Namun bila buruh yang menjadi korban kekerasan tidak mau berdamai, hal itu merupakan hak seseorang yang dilindungi undang-undang.
Marihot menambahkan bahwa berupaya melakukan langkah mediasi demi untuk penyelesaian terbaik kedua pihak.
Meski begitu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada korban untuk dapat memilih langkah penyelesaian terbaik.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Ombudsman: Pemerintah Harus Bisa Merevolusi Mental di Birokrasi

Jakarta, Aktual.co —Ketua Ombudsman Danang Girinwardana angkat bicara terkait salah satu visi kampanye Presiden Joko Widodo yang menyuarakan akan mendorong revolusi mental di Tanah Air khususnya di sektor birokrasi pelayanan publik.
Ketika ditanyai apakah bisa revolusi mental birokrasi itu dilakukan, Danang mengatakan bahwa yang harus dipertanyakan dalam hal ini adalah siapakah yang akan merevolusi mental tersebut.
“Harusnya dibalik pertanyaannya, siapa yang harus merevolusi birokrasi itu? Simpul utama permasalahannya kan Pemerintah yang harus bisa merevolusi mental,” kata Danang dalam diskusi terbuka di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (22/11).
Ia mencotohkan, Kementerian Perhubungan di bidang perizinan dan kementerian agama dibidang ketentuan pernikahan yang masuk dalam rapor merah.
“Orang yang pernah menikah dan membayar KUA melebihi ketentuan yang telah ditetapkan Pemerintah itu koruptor. Karena itu sama saja memberikan suap kan. Karena sebenarnya kita hanya perlu membayar Rp50.000 – Rp200.000, tapi kerap kali kita diminta membayar lebih” terangnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sohibul Iman menegaskan bahwa kunci dari revolusi birokrasi layanan publik itu adalah ‘Open Mind’. Para pejabat layanan publik yang dibiayai dari APBN/APBD/Bantuan Nasional itu harus paham bahwa apapun yang mereka kerjakan itu adalah kepentingan publik.
“Kunci dari birokrasi layanan publik itu adalah open mind. Para pegawai layanan publik marilah buka pikiran anda. Perbaikilah mental kalian untuk memikirkan bagaimana melayani publik dengan baik,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Konflik TNI-Polri, Faktor Kepemimpinan Dua Institusi yang gagal

Jakarta, Aktual.co — Mantan Wakapolri Komisaris Jenderal (purn) Oegroseno mengatakan bahwa faktor yang menyebabkan konflik antara TNI-Polri adalah kepemimpinan yang gagal.
Menurut dia, kedua pimpinan komandan di wilayah yang terjadi konflik tersebut, harus diberi sanksi tegas berupa pencopotan jabatan. Hal ini dikarenakan pimpinan tidak mampu mengendalikan anggotanya di lapangan ketika mengemban tugas.
“Lebih bagus dicopot jabatannya kan daripada dicopot nyawanya,” kata Oegroseno, di Jakarta, Sabtu (22/11).
Diketahui, terjadi dua konflik antara TNI dan Polri dalam satu minggu ini. Pertama, penyerangan Mako Brimob Polda Kepri di Batam, Rabu (19/11). kedua, penikaman anggota Brimob medan oleh oknum anggota TNI, di Binjai, Sumatera Utara, Kamis (20/11).
Laporan: Meutia

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain