1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 41551

Senin, Jokowi Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Menghadap

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo akan memanggil Kapolri Jenderal Sutarman dan Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Senin (25/11).

Pemanggilan terhadap keduanya terkait bentrokan yang terjadi antara TNI dengan Brimob di Batam.

“Senin. Senin nanti saya panggil,” kata Presiden Jokowi.

Sebelumnya Jokowi menyatakan bahwa keduanya akan dipanggil menghadap kemarin (20/11) sore. Namun hanya Kapolri saja yang datang.

Usai menghadap, Kapolri menyatakan bahwa arahan dari Jokowi hanya jangan sampai kejadian serupa terulang kembali. Pada hari ini pun Kapolri meninjau lokasi di Batam bersama dengan KSAD.

Sementara itu Jokowi enggan menjawab ketika ditanya apakah akan mengganti posisi Kapolri atau pun Panglima. Dia pun tak banyak berbicara soal kasus tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Menyoal Demonstrasi Anarkis Gerakan Mahasiswa

Jakarta, Aktual.co —Sebuah kebijakan pemerintah disamping menimbulkan gejala sosial dan politik yang sering dikaji aktifis pro rakyat, ada hal lain yang menarik untuk dijadikan wacana diskusi. Khususnya oleh aktifis gerakan mahasiswa sebagai subjek daripada demontrasi-demonstrasi yang marak berlangsung ketika kebijakan tidak pro rakyat diterbitkan pemerintah. Tengoklah contoh demonstrasi yang berkaitan dengan isu BBM hampir dua pekan ini.

Adalah citra buruk gerakan mahasiswa dalam kaitannya dengan anarkisme saat demonsrasi berlangsung. Antipati publik terhadap demonstrasi berdengung tak hanya di kalangan masyarakat saja tapi juga dalam internal aktifis gerakan mahasiswa itu sendiri. sampai pada perdebatan-perdebatan yang menyoal relavansi demontrasi dengan keadaan zaman.

Untuk membahas wacana tersebut sangat arif apabila kita melihat kembali apa fungsi gerakan mahasiswa. Gerakan Mahasiswa yang menurut Hariman Siregar sebagai pilar ke-5 Demokrasi memiliki fungsi sebagai social control dan pressure group. Dengan fungsi dan aktifitas gerakan mahasiswa di Indonesia pada umunya, maka dapat pula dikategorikan sebagai gerakan sosial menurut Mc Adam & Snow.

Menurut mereka gerakan sosial memiliki karakteristik salah satunya adalah aksi-aksi kolektif. Yang mana dalam hal ini berkaitan dengan proses mobilisasi massa di luar mekanisme politik formal seperti petisi, demonstrasi, long-march, aksi duduk, boikot dan lain-lainnya. Sehingga sangat jelas bahwa dalam logika psikologi sosial demonstrasi merupakan bagian dari aktifitas gerakan mahasiswa sebgaimana fungsi gerakan mahasiswa itu sendiri.

Demontrasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah pernyataan protes yang dikemukakan secara massal, baik protes itu ditujukan kepada seseorang maupun kelompok atau pemerintahan. Demonstrasi bertujuan menekan kelompok tertentu dalam upaya terwujudnya sebuah perubahan. Banyak mayarakat awam dan mahasiswa non aktifis serta aktifis internal gerakan mahasiswa meragukan aktifitas demontrasi sebagai upaya efektif untuk menggenjot terjadinya perubahan.

Semua menilai demonstrasi tak dapat memberi hasil maksimal karena yang diandalkan hanya eksistensi massa tanpa solusi riil atas permasalahan yang sedang terjadi. Penulis berpendapat bahwa solusi daripada permasalahan memang bukanlah domain daripada gerakan mahasiswa sebagaimana fungsinya yang telah tertuang di muka. Sungguh disayangkan keberadaan para ahli di pemerintahan dan akademisi-akademisi di Universitas. Merakalah yang mempunyai domain untuk memberi solusi riil atas permaslaahan yang terjadi.

Masing-masing memiliki peran dalam situasi yang terjadi tapi bukan berarti demonstrasi adalah satu-satunya cara yang digunakan gerakan mahasiswa. Sebagai calon akademisi, Ilmuwan dan pemimpin masa depan atau lebih populer dikenal Leader of change, individu-individu mahasiwa pun memiliki tanggung jawab intelektual. Sehingga gerakan mahasiswa mesti melakukan gerakan intelektual berupa tulisan opini para kadernya yang disebar ke media msassa. Ini merupakan tanggung jawab individu mahasiswa sesuai kompetensinya, gerakan mahasiswa hanya bertanggungjawab memobilisasi gerakan intelektual tersebut.

Terjawablah bahwa demonstrasi bukan lagi kuat relevasinya dengan perubahan, lebih dari itu demonstrasi adalah suatu keniscayaan. Mengulang pertanyaan diatas tentang relenvasi demontrasi dan zaman, maka saat ini gerakan demonstrasi perlu dikombinasikan dengan gerakan intelektual mahasiswa. Bagaimana dengan citra buruk demonstrasi yang sudah mewabah di kalangan masyarakat. Perlu diketahui bahwa sebenarnya fenomena ini sudah terjadi sejak lama sebelum menyeruaknya demontrasi-demonstrasi anarkis terkait isu BBM. Dalam problem ini penulis memandang kurangnya pemahaman para demonstran mengenai jati diri mahasiswa dan manajemen aksi massa/kolektif.

Pertama, mahasiswa sebagai bentuk metamorfosis siswa adalah insan intelektual, yang tidak lagi menggunakan cara pandang dan bertindak siswa. Sebagai kaum terdidik, mahasiswa seharusnya sadar akan akibat demonstrasi anrkis yang dilakukan. Bukan saja pada dirinya sendiri ataupun golongannya. Tapi tak terciptanya sebuah perubahan yang diinginkan. Ruh moral dan intelektual adalah kekhasan yang tidak boleh dihilangkan. Indikator ini akan memperlihatkan apakah mereka pantas disebut mahasiswa atau masih siswa. Kedua, manajemen aksi massa, adalah suplemen dasar yang biasa diberikan dalam diklat-diklat gerakan mahasiswa. Tapi kebanyakan penulis melihat suplemen yang diberikan sebatas teknis demonstrasi, tidak sampai pada tataran teoritisasi sebuah aksi kolektif.

Menurut Gene Sharp-yang dijuluki Machiavelli nir-kekerasan- dalam bukunya Politic Nonviolent Action mencatat ada 198 metode aksi nir-kekerasan (tanpa kekerasan) yang berhasil dihimpun dari sejarah gerakan politik dari berbagai belahan dunia. Artinya demonstrasi tanpa kekerasan bukanlah tanpa hasil.

Apa peran Bidang Humas dalam sebuah organisasi apabila tidak dapat menggiring media ke arah gerakannya. Disinilah titik kritis yang harus diperbaiki setiap gerakan mahasiswa dalam manajemen organisasi. Sebuah konklusi akhir yang dapat disampaikan adalah apabila kita telah mempelajari dalam sekup metode dan tahap-tahapnya, maka aksi kekerasan dan anarkis akan disadari sebagai upaya terakhir dalam demonstrasi. Tentunya telah disusun dalam perencanaan yang matang. Itulah yang termasuk dalam strategi demonstrasi.

Melihat keadaan ini, reformasi gerakan mahasiswa mutlak dilakukan selain dalam upaya rekonsilisasi gerakan dengan masyarakat -yang ditekankan tak hanya sekedar citra- juga dalam internal gerakan mahasiswa. Karena gerakan mahasiswa adalah gerakan sosial yang memiliki tujuan dan berorientasi pada perubahan.

Oleh: Eko Wardaya
Presidium KAMMI Nasional   

Artikel ini ditulis oleh:

Polemik Pelantikan Ahok, Anggota DPRD Malu Makan Gaji Buta

Jakarta, Aktual.co —Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Hanura, Mohammad Guntur mengaku kesal dengan konflik berkepanjangan di DPRD DKI Jakarta meributkan perdebatan tentang pelantikan Gubernur Basuki Thaja Purnama atau (Ahok).
Menurutnya, polemik itu sudah seharusnya disudahi. Karena sudah waktunya para politisi Kebon Sirih bisa bekerja sama menata Jakarta.
“Sudah waktunya dewan untuk kerja. Malu kita sama rakyat kalau terus ribut yang sudah disahkan oleh Undang-Undang,” ujarnya, kepada Aktual.co, di Jakarta, Jumat (21/11).
Ketimbang terus berdebat, kata Guntur, untuk saat ini dewan harusnya lebih ke melihat kinerja Gubernur Ahok secara objektif. Baik ataupun buruknya harus dinilai secara seimbang. 
“Kalau kinerjanya jelek ya kita copot. Tapi kalau bagus ya kita harus mengakuinya. Jangan sampai eksekutif sudah bekerja, tapi kita masih ribut bawa ego masing-masing sehingga selalu dicemoh makan gaji buta.”

Artikel ini ditulis oleh:

JK Bantah Kursi Jaksa Agung Jatah NasDem

Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden Jusuf Kalla membantah penunjukkan HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung karena posisi tersebut jatah untuk Partai NasDem.

Menurut JK, Prasetyo dipilih lantaran kemampuannya. Bukan karena partainya

JK pun meminta para pihak tidak meragukan Prasetyo hanya karena dia berasal dari Partai NasDem.

“Kan dia sudah keluar dari partai kemarin. Itu kan masalah penilaian. Kan sebelum dipilih keluar dari parpol dulu,” kata JK.

JK menegaskan dirinya tak terlalu mencampuri pemilihan Prasetyo.

“Kan saya ikut Presiden saja,” kata JK.

Artikel ini ditulis oleh:

Remajakan Armada, Transjakarta Kembali Pakai Buatan Tiongkok

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapatkan 99 bus Transjakarta dari operator PT Prima Lestari. Bus berbahan bakar compressed natural gas (CNG) tersebut berasal dari negara Tiongkok bermerk Foton. Pengadaan bus Transjakarta tersebut berdasarkan kelanjutan dari APBD 2013.
Pengadaan bus berbahan bakar gas tersebut karena harga bahan bakar gas jauh lebih murah dibandingkan dengan harga bahan bakar minyak sehingga dapat menghemat biaya. Selain itu, penggunaan bahan bakar gas juga dapat mengurangi polusi udara, dimana polusi udara lebih banyak disebabkan oleh kendaraan berbahan bakar minyak.
Kepala Unit Pelayanan Transjakarta Pargaulan Butar-Butar mengatakan, tambahan bus Transjakarta tersebut tidak serta merta menyebabkan jumlah bus Transjakarta menjadi bertambah. Pasalnya, hampir 400 bus Transjakarta yang dimiliki saat ini juga sudah berumur lebih dari tujuh tahun. Dengan diberikannya bus Transjakarta tersebut, maka sifatnya hanya memperbaharui bus Transjakarta yang sudah tua.
“Jadi sebenarnya unit ini adalah peremajaan, yang tua tahun depan habis, ini masuk jadi mobil baru sebagai gantinya. Bus-bus ini operator yang beli. Kita bayar kalau dia jalan, rupiah per kilometer,” ujar Pargaulan di Jakarta, Jumat (21/11).
Sementara itu, bus Transjakarta baru yang masih akan datang bulan Desember mendatang adalah 59 bus dari PPD yang juga merupakan kelanjutan dari APBD 2013. Bedanya, bus tersebut bukan bermerk Foton seperti yang diadakan oleh operator PT Prima Lestari, melainkan merk Yutong. 
Sebagai informasi, bus merk Yutong sempat digunakan oleh PT Transjakarta, namun bermasalah karena sering mogok hingga kebakaran. Untuk itu, PT Transjakarta menjamin pengadaan bus Transjakarta merk Yutong tersebut dipastikan baru dan berkualitas baik sehingga tidak menimbulkan permasalahan seperti yang sudah terjadi sebelumnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Chevrolet Modifikasi Colorado ZR2 Concept

Jakarta, Aktual.co — Sebagai salah satu produsen kendaraan roda empat asal Detroit, Amerika Serikat, Chevrolet kembali mengembangkan varian mobil “double-cabin” mereka, dengan meluncurkan Colorado ZR2 Concept.

Seperti dikutip dari Indianautosblog, Jumat (21/11),Colorado ZR2 Concept yang hadir perdana pada gelaran  Los Angeles Auto Show, mengusung konsep berbeda. Dengan lekukan fisik dari sudut “fascia” hingga buritan, membuatnya terlihat lebih halus, namun tetap garang di arena “off-road”.

Varian modifikasi Chevrolet ini mempunyai ciri khas dengan tambahan “fender flares”, roda berukuran 18 inci “bead lock-style” aluminium dan paduan “green body paint” dengan campuran aksen orange.

Dari sisi interiornya, Colorado ZR2 Concept mengusung tema cerah, warna oranye yang kontras dengan emblem ZR2 tertempel pada sandaran kepala jok. Selain itu, pemilihan dapur pacu juga menjadi pilihan yang harus patut diperhitungkan dari Chevrolet Colorado ZR2 Concept ini.

Dibekali dengan “dob-cab” berdaya besar dengan ditunjang  mesin 2.8 liter Duramax diesel yang memberikan kekuatan hingga 181 hp dan letupan torsi mencapai 500 Nm. Performa mesin tersebut turut dikawinkan dengan transmisi 5-percepatan automatic dan penggerak 4WD.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain