19 April 2026
Beranda blog Halaman 41722

Romo Beny: Tidak Sah Jika Pilih Pimpinan KPK Saat Ini

Jakarta, Aktual.co — Aktivis dari koalisi masyrakat sipil,  Romo Benny Susetyo, mengaku khawatir jika Komisi III DPR tetap memaksakan pemilihan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hal tersebut dapat berdampak pada cacat hukumnya.
Ia beralasan, Komisi III saat ini tidak mewakilkan seluruh anggota DPR.
“Secara etis tidak sah karena tidak melibatkan KIH (Koalisi Indonesia Hebat),” kata dia. 
Oleh karena itu, ia berpendapat pemilihan pengganti Busyro Muqoddas, digelar berbarengan dengan pergantian empat pimpinan lain.
“Lebih baik pemilihan ditunda sampai tahun depan. Jangan sampai yang muncul nanti pimpinan KPK hasil KMP. Tata tertib harus semua fraksi terlibat,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Tanggal 1 Desember: Makna Hari AIDS bagi Indonesia dan Dunia

Jakarta, Aktual.co — Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada hari ini, Senin (01/12) bertujuan menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.

Konsep tersebut digagas pada pertemuan Menteri Kesehatan sedunia mengenai program-program untuk pencegahan AIDS pada 1988 lalu. Sejak saat itu, hari AIDS mulai diperingati oleh pemerintah, organisasi internasional dan yayasan amal di seluruh dunia.

Sekedar informasi, hari AIDS sedunia pertama kali dicetuskan oleh W. Bunn dan Thomas Nette pada  Agustus 1987. Bunn menyarankan tanggal 1 Desember untuk memastikan liputan oleh media berita barat, sesuatu yang diyakininya sangat penting untuk keberhasilan hari AIDS Sedunia.

Bunn  merasa, 1988 adalah tahun pemilihan umum di Amerika Serikat (AS), penerbitan media akan kelelahan dengan liputan pasca-pemilu mereka dan bersemangat untuk mencari cerita baru untuk mereka liput. Bunn dan Netter merasa bahwa 1 Desember cukup lama setelah pemilu dan cukup dekat dengan libur Natal sehingga, pada tanggal itu adalah tanggal mati dalam kalender berita dan dengan demikian waktu yang tepat untuk hari AIDS sedunia.

Pada 1996, UNAIDS mengambil alih perencanaan dan promosi Hari AIDS Dunia. Gedung Putih juga mulai menandai hari AIDS sedunia dengan lambang pita pada 2007. Kampanye kesadaran ini tidak terputus sampai disitu. Sekarang, seluruh dunia juga semakin gencar mengampanyekan kesadaran HIV/AIDS. WHO melaporkan, hingga saat ini, diperkirakan ada 35,3 juta orang hidup dengan HIV (Human Immunodeficiency Virus). Antara 1981 hingga 2012, AIDS telah membunuh 36 juta orang di seluruh dunia.

HIV sendiri merupakan virus yang biasa menyerang pada primata di hutan Afrika layaknya manusia diserang virus flu. Namun suatu kejadian menyebabkan virus tersebut berpindah ke manusia dan menyerang sel-sel kekebalan tubuh sehingga mengakibatkan tubuh rentan terhadap berbagai macam penyakit dan sering kali berujung pada kematian. Dan, kurang lebih 30 tahun semenjak keberadaannya diketahui oleh para ilmuwan, AIDS telah merenggut lebih dari 35 juta jiwa di seluruh dunia dan penyebarannya yang berawal di wilayah Amerika Serikat dan Eropa, berkembang ke seluruh dunia tidak terkecuali di Indonesia.

Virus ditemukan di darah, mani, kelenjar vagina, urin, air susu, air ludah dan air mata. Cairan yang beresiko tinggi adalah darah dan mani, dan pada tingkat yang lebih rendah, kelenjar vagina. Jika kulit Anda luka, itu bisa menjadi tempat masuknya virus AIDS dan seks bebas merupakan kesempatan besar bagi AIDS untuk menyebar.

Maka dari itu, mencegah lebih baik daripada mengobati. Sudah banyak orang yang mengetahui bahaya dari seks bebas dan AIDS ini sendiri, tetapi masih banyak juga yang menganggapnya sepele dan membiarkannya menyebar kemana saja.

Di Indonesia, peringatan Hari AIDS Sedunia (HAS) fokus pada perlindungan hak azasi manusia (HAM) bagi para pengidap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). “Peringatan HAS 2014 tahun ini mengangkat tema nasional Cegah dan Lindungi Diri, Keluarga dan Masyarakat dari HIV & AIDS Dalam Rangka Perlindungan HAM,” ujar Kepala Biro Napsa dan HIV/Aids Provinsi Sulawesi Selatan, Sri Endang Sukarsih di Makassar, Senin (01/12)

Dia menjelaskan, pihaknya telah memfasilitasi rehabilitasi bagi pecandu Narkotika dan Zat Adiktif sebagai program kemitraan yang melibatkan berbagai komunitas dan lembaga di Sulawesi Selatan.

Selain itu, lanjutnya langkah pencegahan terutama ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) telah dilakukan Biro Napsa dan HIV AIDS yang diakui sebagai unit kerja satu-satunya dibentuk Pemerintah Provinsi Sulsel di Indonesia. “Fasilitas rehab pecandu Napsa dan langkah pencegahan ini, kami kerjasamakan dengan komunitas anak muda yang mengelola Home Base Care Balla’ta,” kata Sri.

Dia berharap momentum kampanye peringatan HAS tahun ini melalui kegiatan Jalan Sehat Keluarga 2014 seluruh pihak bisa terlibat khususnya orang tua agar bersama-sama memerangi bahaya penggunaan narkoba dan dampak penyebaran virus HIV/Aids.

“Pencegahan sebaiknya bisa dimulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga karena pengontrolan perilaku anak sangat penting untuk mencegah mereka dari ancaman narkoba dan HIV/Aids . Kemudian masuk ke lingkungan Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW) hingga ke lingkungan dengan skala yang lebih besar lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Divisi kemasyarakatan Kantor Wilayah Hukum dan HAM Sulawesi, Wahidin mengatakan kegiatan kampanye yang dilaksanakan menjelang peringatan Hari Aids Sedunia 1 Desember 2014 ini dihadiri sedikitnya 500 keluarga di Makassar.
 
Pawai dengan berbagai macam atribut yang menandakan simbol kepeduliaan terhadap bahaya HIV/Aids cukup menarik perhatian berbagai kalangan di Kota Makassar.

“Kami harap kegiatan ini tidak sekedar ceremoni saja. Tetapi semua pihak bisa terlibat langsung mencegah bahaya narkoba dan HIV/Aids,” ucap dia.

Sri menyebutkan jika hingga saat ini, sudah lebih dari 340 kabupaten/kota (Diatas 85 persen dari total kabupaten/kota) di Indonesia yang melaporkan adanya kasus HIV & AIDS dan ini akan terus bertambah jika tdak ada upaya maksimal dari pemerintah pusat maupun daerah dalam penanggulangannya.

Hingga Maret 2014 tercatat lebih dari 100.000 kasus HIV dan lebih dari 40.000 telah berada pada tahap AIDS. Angka ini masih jauh dari prediksi jumlah sesungguhnya yang diperkirakan mencapai lebih dari 500.000 kasus. Dari jumlah tersebut sekitar 1700 orang per bulan terinfeksi baru HIV yang 17 diantaranya ditularkan oleh Ibu kepada anak.

Terdapat 34 juta orang terinfeksi HIV di dunia (UNAIDS 2013 Global Report). Sebanyak 2,5 juta orang terinfeksi setap tahunnya dan 1,7 juta orang telah meninggal akibat AIDS.

Artikel ini ditulis oleh:

Kenaikan Tarif Tak Pengaruhi Jumlah Pengunjung Ke Semeru dan Bromo

Malang, Aktual.co — Kenaikan tarif harga tiket di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ternyata tak membuat minat pendaki menurun. 
Berdasarkan data Balai Besar TNBTS, hingga akhir Oktober tahun ini jumlah wisatawan, lokal maupun mancanegara, yang berkunjung mencapai 435 ribu orang.
“Hingga akhir bulan oktober, sudah sekitar 435 ribu orang baik dari Wisnus (Wisatawan Nusantara) dan Mancanegara,” kata Kepala BBTNBTS, Ayu Dewi Utari, di Malang, Jawa Timur, Senin (1/12).
Diprediksi, hingga akhir tahun 2014, jumlah wisatawan yang berkunjung ke kawasan TNBTS berjumlah550 ribu orang. Meski ada penurunan pengunjung dari tahun lalu sebanyak 576 ribu, namun jumlah penurunannya tidak terlalu signifikan.
“Antusias masyarakat cukup tinggi, artinya kenaikan harga tidak berpengaruh terhadap jumlah kunjungan,” tegasnya.
Bahkan, pada akhir tahun, jumlah kunjungan ke kawasan Bromo dan Semeru semakin melonjak dari bulan biasanya. Diprediksi, sekitar 10 ribu-20 ribu wisatawan akan merayakan akhir tahun di kawasan tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

BI: Dampak Kenaikan BBM Akan Terkendali

Jakarta, Aktual.co —  Bank Indonesia (BI) memperkirakan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi akan berlangsung secara terkendali dan temporer sekitar tiga bulan dengan puncaknya pada Desember 2014.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengatakan menghadapi hal tersebut, BI akan memperkuat bauran kebijakan dan meningkatkan koordinasi pengendalian inflasi dengan Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk meminimalkan dampak lanjutan yang ditimbulkan serta mengelola ekspektasi inflasi.

“Dengan bauran kebijakan tersebut dan berbagai langkah kebijakan yang telah ditempuh sebelumnya, Bank Indonesia meyakini bahwa inflasi pasca kenaikan harga BBM bersubsidi tetap akan terkendali dan dapat segera kembali pada lintasan sasarannya, yaitu 4 persen plus minus satu persen pada tahun 2015,” ujar Tirta di Jakarta, Senin (1/12).

Inflasi pada November 2014 meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya, namun lebih rendah dari prakiraan Bank Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, inflasi IHK mencapai 1,50 persen (mtm), meningkat dari 0,47 persen (mtm) pada bulan Oktober 2014. Peningkatan inflasi terutama bersumber dari naiknya inflasi kelompok administered price dan volatile foods. Secara tahunan, inflasi IHK pada November mencapai 6,23 persen (yoy).

Inflasi administered prices meningkat terutama didorong oleh kenaikan harga BBM bersubsidi, tarif angkutan darat dan tarif tenaga listrik (TTL). Inflasi administered price pada November tercatat sebesar 4,2 persen (mtm) atau 11,39 persen (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 1,34 persen (mtm).

Inflasi volatile food juga meningkat dari 0,24 persen (mtm) pada bulan sebelumnya menjadi 2,37 persen (mtm) atau 7,96 persen (yoy) pada bulan November, terutama bersumber dari kenaikan harga aneka cabai yang tinggi, di atas pola historisnya, akibat musim kemarau.

Sementara itu, kenaikan inflasi inti relatif sesuai dengan perkiraan, yakni mencapai 0,4 persen (mtm) atau 4,21 persen (yoy). Hal itu antara lain dipicu oleh kenaikan biaya transportasi sejalan dengan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Nekat Curi HP, Dua Pemuda Babak Belur Dihajar Warga

Jakarta, Aktual.co —Nekat nyuri handphone, dua pemuda babak belur dihajar warga di Bojong RW 04, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Dana (26) dan Aan (29) harus mengalami babak belur lantaran nekat coba-coba mencuri handphone di rumah warga berinisial AN, yang kebetulan pintunya terbuka. 
Melihat ada handphone tergeletak di lantai, salah satu pelaku mencoba masuk. 
Sial, aksi mereka tertangkap basah oleh warga. Diteriaki maling, kedua warga Pedongkelan, Cengkareng, Jakarta Barat itu pun langsung dikejar warga. Tertangkap, keduanya pun babak belur setelah dihadiahi bogem mentah oleh warga di pos keamanan RW 04.
“Dia masuk ke rumah warga dan ingin mengambil handphone yang ada di lantai,” ujar Ketua RW 04, Mahrudin, Senin (1/12).
Dari penuturan salah satu pelaku, Dana, dirinya nekat ingin mengambil handphone karena ‘kebelet’ ingin punya handphone.
Petugas yang tiba di lokasi langsung mengamankan kedua pelaku tersebut dari amukan warga, dan menggiringnya ke Mapolsek Cengkareng.

Artikel ini ditulis oleh:

Pollycarpus Bebas Bersyarat, DPR akan Panggil Menkumham

Jakarta, Aktual.co — Komisi III DPR RI akan memanggil pemerintah terutama Menteri Hukum dan HAM terkait pembebasan bersyarat yang diberikan kepada Pollycarpus Budihari Prijanto, terpidana kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib.
“Kami akan memanggil dan meminta keterangan pemerintah (terkait pembebasan bersyarat Pollycarpus),” kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI Benny K Harman di Gedung Nusantara II, Jakarta, Senin (1/12).
Benny mengatakan sebelum Komisi III DPR RI meminta keterangan pemerintah, lebih baik Kemenkumham memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik alasan kebijakan tersebut.
Benny mengatakan Komisi III menilai kebijakan pemerintah terhadap Pollycarpus merupakan pengkhianatan terhadap rasa keadilan masyarakat.
“Kebijakan ini tidak ada sensitivitas keadilan publik. Selain itu apakah fasilitas itu (pembebasan bersyarat) diberikan juga kepada seluruh napi,” ujarnya.
Benny mengatakan layak atau tidaknya kebijakan itu sepenuhnya penilaian subjektif pemerintah dan DPR tidak ikut mengintervensi.
Namun, menurut dia, DPR sesuai dengan fungsi pengawasannya punya hak untuk mempertanyakan kebijakan pemerintah tersebut.
“Karena itu kami minta meminta kepada pemerintah untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik supaya publik tidak mencurigai bahwa pemberian fasilitas ini memiliki kepentingan-kepentingan itu,” ujarnya.
Benny menegaskan jangan sampai ada dugaan bahwa pemberian fasilitas ini (pembebasan bersyarat) karena kepentingan politik tertentu dan didikte orang tertentu.
Pendiktean itu, menurut dia, dilakukan oleh tokoh-tokoh yang selama ini diduga melakukan pembunuhan secara berencana terhadap almarhum Munir.
“Menteri Hukum dan HAM memberikan fasilitas itu kepada narapidana yang selama ini menjadi sorotan publik di tingkat nasional dan di tingkat dunia,” katanya.
Sebelumnya Pollycarpus Budihari Prijanto, terpidana kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib, resmi mendapat pembebasan bersyarat keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (29/11).
Pollycarpus mengatakan pembebasan bersyaratnya itu sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain