19 April 2026
Beranda blog Halaman 41721

Earth Hour Tangerang Kampanye Tanam Pohon di Pesisir Laut

Jakarta, Aktual.co —Earth Hour Tangerang menggencarkan kampanye melakukan penanaman pohon di pesisir laut wilayah Tangerang, sebagai salah satu upaya untuk menghindari terjadinya abrasi.

Terkait Hari Pohon Dunia dan Menanam Pohon Indonesia, dilakukan aksi nyata dalam mengampanyekan perilaku sehat demi mengurangi perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia, kata Ketua Pelaksana Penanaman Pohon Dzikri Nurhabibi di Tangerang, Senin (1/12).

Diantaranya adalah pengenalan mengenai pohon yang akan di tanam bersama-sama yaitu pohon mangrove.

 Pembagian bibit-bibit mangrove yang dibagikan kepada seluruh peserta dan penanaman mangrove bersama-sama. “Kegiatan dengan tema Fun Tree Planting dilaksanakan di Desa Muara, Teluk Naga. Kita arahkan kampanye di wilayah pesisir laut,” ujarnya.

Fun Tree planting diikuti oleh seluruh Volunteer Earth Hour Tangerang, Kang dan Nong Kota Tangerang serta Kabupaten Tangerang, Komunitas – komunitas di Tangerang, pejabat setempat.

Ia mengatakan, Earth Hour adalah salah satu kampanye Global WWF yang mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintahan diseluruh dunia untuk turut peduli terhadap perubahan iklim yang disebabkan oleh aktivitas manusia.

Cara yang dapat dilakukan sangat sederhana seperti mematikan lampu dan peralatan elektronik yang sedang tidak terpakai selama satu jam pada setiap Hari Sabtu di minggu ketiga Bulan Maret setiap tahunnya.

Pertama kali dilakukan pada tahun 2007, di Sydney, Australia dan dilakukan mulai 2009 di Indonesia. Sejak dimulai di Jakarta Tahun 2013, Earth Hour berhasil merambah ke lebih dari 30 kota.

Tangerang menjadi salah satu kota pendukung Earth Hour Indonesia pada tahun 2012. Earth Hour Tangerang telah melakukan beberapa aksi untuk mengajak publik Tangerang agar mempraktikkan langsung gaya hidup ramah lingkungan.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Pembebasan Lahan Proyek MRT di Fatmawati, Pemprov DKI Rencanakan Konsinyasi

Jakarta, Aktual.co — Akibat tidak ada titik temu antara warga dengan Pemprov DKI akibat besaran biaya pembebasan lahan untuk MRT di Fatmawati, Pemerintah Provinsi DKI berencana akan melakukan konsinyasi. 
Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Kota, Senin (1/12).
Heru beralasan, jika tidak segera dilakukan pembebasan lahan maka Pemprov DKI akan menanggung kerugian sekitar Rp 1,2 triliun akibat kemunduran jadwal pengerjaan.
‪”Kalau dimundurin ditotal bisa sampai Rp 1,2 triliun. Daripada begitu kan mending konsinyasi,” ujar Heru.
Sebagai contoh, ia menceritakan soal pembebasan lahan pembangunan akses tol priok. “Dulu waktu saya masih jadi Wali Kota di Jakarta Utara, keterlambatan pembebasan lahan, pemprov menanggung kerugian Rp 50 juta per harinya,” jelasnya.
Ia mengatakan konsinyasi akan dilakukan jika kesepakatan antara warga dengan Pemprov tidak juga menemukan hasil akhir. Saat ini, Pemprov DKI masih melakukan penghitungan harga pembebasan lahan.
“Warga masih belum tahu nilainya berapa, karena masih dihitung. Nanti dikasih tahu operasionalnya, kira-kira cocok gak, yang pasti besarannya di atas NJOP,” tambahnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Metland Dapat Kredit Rp415 Miliar dari Bank Mandiri

Jakarta, Aktual.co — Bank Mandiri memberikan fasilitas kredit kepada Metropolitan Land Group senilai total Rp415 miliar yang akan digunakan untuk mendukung kebutuhan belanja modal Metland pada 2015, seperti untuk mendukung pembangunan Metropolitan Mall Cileungsi, Bogor.

“Kami berharap dukungan kami dapat membantu Metland dalam meningkatkan kapasitas bisnisnya sehingga, proyek-proyek properti yang dikembangkan oleh perseroan dapat memberikan nilai tambah yang lebih baik bagi perekonomian nasional,” kata Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Fransisca Nelwan Mok di Jakarta, Senin (1/12).

Fasilitas kredit itu sendiri akan dialokasikan kepada PT Metropolitan Land Tbk (Metland) senilai Rp150 miliar berupa pinjaman transaksi khusus dan tambahan kredit modal kerja senilai Rp100 milyar. Dengan penambahan limit fasilitas kredit modal kerja tersebut maka total kredit modal kerja yang disiapkan Bank Mandiri untuk Metland menjadi Rp300 miliar.

Selain itu, alokasi kredit juga diberikan kepada anak usaha Metland, PT Metropolitan Karyadeka Development (MKD), dalam bentuk pinjaman transaksi khusus senilai Rp140 miliar dan kredit modal kerja Rp25 miliar. Pinjaman ini akan digunakan untuk mendukung pembangunan kawasan residence Metland West City di Cipondoh, Tangerang.

Fransisca menuturkan, fasilitas kredit tersebut merupakan salah satu realisasi komitmen Bank Mandiri dalam mendukung pengembangan bisnis Metland. Selama ini, pihaknya telah bekerjasama dengan Metland untuk mendukung proyek-proyek residensial maupun komersial.

“Sektor properti, lanjut Fransisca, merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi tumbuh yang sangat baik di masa datang, seiring kebutuhan properti yang terus meningkat,” ujar Fransisca.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, hingga September 2014, kredit yang disalurkan Bank Mandiri ke sektor properti dan juga konstruksi telah mencapai Rp16,34 triliun, meningkat 38,23 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya. Khusus untuk sektor properti, kucuran kredit Bank Mandiri telah mencapai Rp 8,23 triliun, naik 31,13 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Fransisca menjelaskan, selain memberikan fasilitas kredit, Bank Mandiri juga menandatangani kerjasama KPR dengan Metland dan MKD untuk mendukung proyek residence Metland West City.

Direktur Utama Metland Group Nanda Widya mengemukakan, pemancangan tiang pertama Metropolitan Mall Cileungsi telah dilakukan pada Agustus 2014. Pusat perbelanjaan ini berada di kawasan residensial Metland Transyogi yang seremoni.

Sementara itu beberapa proyek masih dalam penyelesaian diantaranya adalah M-Gold Tower, gedung apartemen dan perkantoran strata di Bekasi dan penambahan sebanyak 102 kamar serta fasilitas di Hotel Horison Bekasi.

“Secara bertahap unit M Gold Tower telah diserahterimakan kepada pembeli. Fasilitas restoran di Hotel Horison Bekasi diberi nama MetSky Dine & Lounge sudah dibuka untuk umum dan menjadi wajah baru Kota Bekasi,”ujar Nanda.

Rencana proyek baru Metland yang telah masuk dalam agenda adalah pengembangan Metland West City, pembangunan properti di Lampung serta apartemen strata Transyogi. Metland West City akan dikembangkan sebagai satu kawasan terpadu dengan konsep mixed use yang di dalamnya akan dibangun residensial, perkantoran, apartemen dan pusat perbelanjaan.

Pengembangan Metland West City dimulai dengan pembangunan cluster residensial pertama dengan total 70 unit rumah. Pemasaran unit akan dimulai pada semester I 2015 setelah rampungnya penyelesaian pekerjaan persimpangan (interchange) yang menghubungkan jalan tol Jakarta-Tangerang dengan lokasi proyek.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Ini Bukti Keberadaan UFO dan Alien

Jakarta, Aktual.co —  Para ilmuan mengakui, bahwa memang sulit membuktikan keberadaan Unidentified Flying Object (UFO). Namun demikian,  Associated Press melansir bahwa ada 70 ribu laporan mengenai rekam jejak UFO dari seluruh dunia setiap tahunnya. Hal ini menjelaskan bahwa rata-rata ada 192 kasus dilaporkan setiap harinya.

UFO memang sulit untuk dibuktikan kebenarannya. Pasalnya, radar satelit Bumi tidak dapat menangkap gelombang yang dipancarkan oleh UFO. Berikut ini merupakan beberapa bukti mengenai rekam jejak UFO di dunia,

1. Dikutip dari laman National Geograpic, penampakan pertama UFO sendiri terekam jauh sebelum manusia berhasil menjejaki luar angkasa. Pertama kali, UFO terlihat di Amerika Serikat pada 1639. Saat Gubernur Koloni Massachusetts, John Winthrop mencatat dalam jurnalnya bahwa James Everell bersama dua saksi lainnya melihat objek yang terbang naik turun di Muddy River selama dua hingga tiga jam.

2. Dalam jurnal The Report on Unidentified Flying Objects, Edward J  yang diterbitkan pada 1955 merangkumkan secara lengkap kejadian-kejadian yang dialami oleh para pilot militer maupun pilot umum serta ilmuan yang kredibel yang telah mengamati UFO. Salah satu kejadian yaitu pengalaman pilot jet tempur F-86 milik Angkatan Udara Amerika Serikat yang mengaku melihat objek berbentuk piringan dan bergerak cepat setelah dia meledakan bagian atas objek tersebut.

3. Beberapa waktu yang lalu, seorang jurnalis investigasi asal Negeri Paman Sam dalam buku yang berjudul ‘UFOs: Generals, Pilots, and Gobernment Officials Go on the Record’ menytakan bahwa 90 persen bukti mengenai penampakan UFO yang dilihat oleh pengamat merupakan balon cuaca, bola petir, dan pesawat terbang. Sementara, sepuluh persen lainnya merupakan sesuatu benda yang tidak bisa dijelaskan. Keen berpendapat bahwa UFO merupakan makluk dari dunia lain yang berkunjung ke bumi. “Ini adalah sesuatu yang rasional dan harus diperhitungkan,” ujar Keen.

Artikel ini ditulis oleh:

Lagi, Mahasiswa Tewas Terseret Ombak di Malang

Malang, Aktual.co — Muchammad Munir, mahasiswa semester I Fakultas Ekonomi, UIN Maliki Malang, yang hilang di pantai Bajul Mati sejak Sabtu (28/11), berhasil ditemukan oleh petugas gabungan dari Satpolair dan PMI Kabupaten Malang, pukul 05.30 WIB pagi tadi.
Kepala Bagian Humas UIN Maliki Malang, Sutaman, mengatakan, aktivitas korban bersama rekannya tidak masuk dalam pantauan kampus. Sebab, kegiatan itu dilakukan oleh UKM diluar yang diakui pihak UIN Maliki Malang.
“Koperasi Mahasiswa yang mengadakan kegiatan itu diluar dari UKM Kampus,” tegas Sutaman.
Meski begitu, pihak UIN tetap bertanggung jawab terhadap kejadian ini, pasalnya korban tercatat resmi sebagai mahasiswa. “Kami sudah kirimkan orang dari Kemahasiswaan untuk ke rumah duka,” tegasnya.
UIN Maliki Malang akan intensif melakukan pengawasan, sebab kejadian naas seperti ini bisa terjadi lagi, walau diluar sepengetahuan kampus.
Kejadian tragis ini bermula saat korban bersama dengan 80 rekannya mengadakan bakti sosial menanam pohon Mangrove di kawasan Pantai Bajul Mati.
Sebanyak 15 orang termasuk korban, akhirnya memutuskan ke pantai Ungaran untuk melihat pemandangan. Korban bersama 4 rekannya memilih bermain di bibir pantai. Lantaran derasnya ombak, korban akhirnya terbawa arus dan tidak terselamatkan.
Info yang berhasil dihimpun Aktual.co dilapangan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Margomulyo RT 07, RW 06 Desa Ngembal, Wajak, karena pihak keluarga korban menolak untuk otopsi.
Kasus mahasiswa  terseret ombak pantai di Kabupaten Malang sebelumnya pernah terjadi.

Artikel ini ditulis oleh:

Masalah PB Pollycarpus, KontraS Tanyakan ke Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Persoalan Pembebasan Bersyarat Polycarpus Kontras dinilai salah alamat menuding Pollycarpus pelanggar HAM
Demikian disampaikan Jumanto Ketua Umum Forum Silaturahmi Mantan Tahanan dan Narapidana Indonesia (FOSIL MAHARANA INDONESIA), kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/12).
“Mestinya Kontras dan Suciwati mempertanyakan hal itu (PB) ke Pemerintah,” ungkapnya.
Bukan, sambungnya, mempersoalkan Polycarpus yang mendapatkan hak-hak narapidana. ‘PB ini sudah diatur dalam UU No 12 tahun 1995 tentang Pemasyarakatan,” demikian Jumanto.
Seperti diketahui, Pollycarpus Budihari Prijanto, terpidana kasus pembunuhan aktivis hak asasi manusia (HAM) Munir Said Thalib, resmi mendapat pembebasan bersyarat keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (29/11).
Pollycarpus mengatakan pembebasan bersyaratnya itu sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain