17 April 2026
Beranda blog Halaman 41741

Usai Shalawat di Bundaran HI, Massa GMJ Bergerak ke DPRD DKI

Jakarta, Aktual.co —Massa yang tergabung di Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) yang akan berunjukrasa di Gedung DPRD DKI dan Balaikota DKI untuk menolak Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah berdatangan di Bundaran Hotel Indonesia.
Menggunakan motor dan metromini, massa yang berkumpul saat ini sedang melakukan shalawat bersama dengan dipimpin Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. 
Ketua GMJ  Fahrurrozi Ishaq yang hadir juga memberikan orasi kepada massa yang sudah berkumpul dan berasal dari berbagai ormas.
“Hari ini kita berkumpul untuk melengserkan Ahok. Gue ngga mau tahu yang penting Ahok harus turun. Kita hari ini akan ‘longmarch’ ke DPRD DKI dulu orasi sebentar. Lalu lanjut ke Balaikota DKI,” ujarnya kepada massa GMJ yang perlahan mulai menyemut di Bundaran HI.
Dikatakannya kalau demo kali ini adalah demo damai. Aksi menolak Ahok, jelasnya, karena pelantikan Ahok tidak sah dan tidak benar. ” Ahok adalah biang masalah yang memecah belah.”
Dari pengamatan Aktual.co, massa sudah mulai bergerak menuju DPRD DKI di Jalan kebon Sirih. Arus lalu lintas dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Bundaran HI macet total. Kemacetan juga terjadi dari jalan di patung kuda menuju Sudirman.
Ini adalah aksi yang kedua kalinya yang di lakukan oleh GMJ dengan membawa massa yang jumlahnya cukup banyak. Sebelumnya pada tanggal 10 November yang lalu massa dari GMJ melakukan aksinya di depan DPRD dan Balai Kota.

Artikel ini ditulis oleh:

Sepuluh Desember, Kalimalang Bebas Bangunan Liar

Jakarta, Aktual.co —Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menargetkan proses pembongkaran terhadap 198 bangunan ilegal di sepanjang Jalan KH Noer Alie Kalimalang rampung pada 10 Desember 2014.
“Penyelesaian proses pembongkaran bangunan akan ditandai dengan pembuatan pagar pembatas mulai 10 Desember,” kata Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Lahan dan Bangunan Dinas Tata Kota Bekasi Nurdin Manurung di Bekasi, Minggu.
Menurut dia, proses pembongkaran bai sisi utara Kalimalang itu dimaksudkan untuk mempersiapkan lahan pembuatan pedestrian.
Total pedestrian yang akan dibangun di Jalan KH Noer Alie sepanjang 5,7 kilometer yang membentang di sisi kanan arah air Kalimalang mulai dari BCP hingga Pasar Sumber Artha.
“Proses pembongkaran sudah berjalan sejak Selasa (25/11) lalu dengan melibatkan aparat gabungan dari kepolisian, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kodim 0507 Bekasi, dan Kejaksaan Negeri Bekasi,” katanya.
Menurutnya, 198 bangunan ilegal di wilayah itu berdiri di atas lahan milik Perum Jasa Tirta II dan Fasos/Fasum milik pemerintah.
“Sebanyak 140 bangunan di antara merupakan bangunan semi permanen yang sudah lebih dulu kita bongkar. Sisanya akan terus berlanjut,” katanya.
Dia mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan terkait pembongkaran bangunan liar ini kepada seluruh penghuni bangunan yang telah beridiri puluhan tahun tersebut.
“Mulai dari surat peringatan pertama hingga melayangkan surat peringatan ketiga pada 22 Oktober 2014,” katanya.
Dikatakan Nurdin, proyek pembuatan pedestrian itu terdiri atas empat tahapan, yakni perencanaan, sosialisasi, pembongkaran bangunan, dan penataan lahan.
“Saat ini, kami melakukan tahapan pembongkaran bangunan. Setelah bangunan dibongkar seluruhnya, kami akan pasang papan agar lahan tidak dibangun kembali,” kata Nurdin.
Setelah itu, akan ada tahapan penataan lahan yang diserahkan kepada pihak ketiga yakni penataan jalur pedestrian.

Artikel ini ditulis oleh:

BBM Naiik, IPW: Harga Properti Alami Koreksi Harga

Jakarta, Aktual.co — Koreksi pasar terhadap harga rumah terjadi di sejumlah lokasi setelah pengumuman kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Pasar sekunder ada yang mengalami koreksi. Namun, pasar yang dimaksud adalah bukan pasar sekunder sebenarnya.

“Koreksi pasar terjadi pada beberapa lokasi yang harga jualnya memang dahulu sudah ‘overvalue’ ketika dibeli dari pengembang (pasar primer),” ujar Direktur Indonesia Property Watch Ali Tranghanda dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (1/12).

Menurut Ali koreksi itu lebih pada kondisi “overvalue” dan tidak terkait dengan kebijakan BBM. Hal itu karena kenaikan harga BBM diperkirakan akan menaikkan harga produksi yang akan berimbas juga pada penaikan bahan bangunan yang berujung pada kenaikan harga jual properti.

Khususnya untuk properti yang akan diluncurkan tahun depan, lanjut dia, para pengembang harus menghitung ulang jadwal dan cara mengantisipasi kenaikan ini menyusul kenaikan harga yang tidak sejalan dengan pertumbuhan daya beli.

Ia memaparkan, untuk segmen menengah yang menggunakan KPR sebagai alternatif utama pembelian KPR, agaknya akan memperlihatkan penurunan pembelian karena pada saat yang sama BI rate naik menjadi 7,75 persen yang akan menyebabkan suku bunga ikut naik diperkirakan di awal 2015.

Terkait dengan fenomena “overvalue” harga rumah, Ali mengungkapkan bahwa pihaknya telah memperkirakan hal itu selama dua tahun terakhir ketika banyak pihak yang masih percaya harga akan terus naik.

“Dalam sebuah siklus, memang tidak selamanya pertumbuhan harga akan naik. Yang terjadi biasanya kenaikan harga yang terlalu cepat karena optimisme yang berlebihan dan kelatahan pasar properti yang sering terjadi saat tren pasar sedang meninggi,” jelasnya.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch itu juga mengatakan bahwa kondisi pasar properti yang meninggi ternyata membuat pasaran harga menjadi tidak terkendali dan pembeli seakan tidak menghiraukan dan tidak menyadari harga telah sangat tinggi dan tidak masuk akal.

Dalam kondisi itu, tutur dia, keputusan pembelian merupakan keputusan investasi yang salah. Namun, dengan adanya harga yang terkoreksi bisa jadi sebuah momen dan alarm untuk membeli properti tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Rupiah Melemah, Sentuh Rp12.235

Jakarta, Aktual.co — Nilai tukar rupiah berdasarkan Bloomberg Dollar Index hari ini pada 08.50 WIB dibuka melemah 0,24% ke Rp12.235. Padahal pada akhir pekan kemarin rupiah sudah melemah 0,24% ke Rp12.206.

Untuk Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin (1/12) pagi, bergerak melemah sebesar 65 poin menjadi Rp12.250 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.185 per dolar AS.

“Rupiah melemah akibat maraknya permintaan terhadap Dolar AS,” ujar analis pasar modal, Reza Priyambada di Jakarta, Senin (1/12).

Sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka naik 0,49 poin atau 0,01 persen menjadi 5.150,38, dan indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 0,12 poin (0,01 persen) ke level 886,45.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Reshuffle Kabinet Dinilai Dapat Selamatkan Jokowi-JK

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Pusat Kajian (Pusaka) Trisakti Fahmi Habsyi menyarankan kepada Presiden Joko Widodo untuk melakukan reshuffle kabinet dalam waktu 4-6 bulan ke depan guna menyelamatkan pemerintahan Jokowi-JK.
“Ada beberapa menteri yang tidak mampu kerja dan semakin memperburuk komunikasi politik Jokowi-JK,” kata Fahmi di Jakarta, Senin (1/12).
Untuk itu, kata dia, Pusaka Trisakti akan melakukan evaluasi, riset dan menghimpun masukan publik tentang kinerja menteri selama tiga bulan, dan akan mempublikasikan sebagai pertimbangan Jokowi-JK untuk merombak kabinet.
Penulis puisi Pemimpin Tanpa Kuda ini mengatakan, sejak awal Pusat Kajian Trisakti menempatkan diri sebagai mitra strategis kritis kabinet Jokowi-JK dan berkewajiban menyelamatkan pemerintahan Jokowi-JK bukan mengamankan jabatan menteri-menterinya.
“Jadi jika langkah dan komunikasi politik yang dibangun menteri malah menguras ‘ATM Politik’ Jokowi-JK bukan memperkuat kualitas pemerintahan Jokowi-JK, maka Pusaka Trisakti yang paling terdepan meminta Jokowi-JK mengganti beberapa menteri di kabinet, dibanding rakyat yang meminta Jokowi-JK turun,” kata Fahmi.
Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, banyak menteri yang tak terbangun militansi pada masa “berdarah-darah”, kegalauan dan perjuangan Jokowi-JK pada pilpres.
“Kata tokoh politbiro China Zhu Rongji, potong seekor ayam untuk takuti ayam lainnya,” kata mantan aktivis ’98 ini.
Sebelumnya Wakil Ketua DPR Fadli Zon menganggap banyak menteri yang tidak sesuai dengan bidangnya, memilah menteri-menteri yang jalan dan yang tidak jalan, mana yang pencitraan, mana yang benar-benar kerja, dan mana asal ngomong.
Fadli pun menyarankan agar Jokowi mulai mengevaluasinya dan mempersiapkan ‘reshuffle’ kabinet dalam 3 bulan.
“Walau saya seteru Fadli dalam adu puisi masa pilpres. Saran Fadli dapat dipertimbangkan ketika kita lihat beberapa menteri yang tidak mampu kerja dan memperburuk komunikasi politik Jkw-JK. Tapi tidak seekstrim 3 bulan, beri waktu 4-6 bulan,” kata Fahmi. 

Artikel ini ditulis oleh:

Satu Desember, Jakarta Diwarnai Empat Unjuk Rasa

Jakarta, Aktual.co —Memasuki awal bulan Desember ini, Senin (1/12), Ibukota DKI Jakarta dikabarkan sedikitnya akan diwarnai empat aksi unjuk rasa. 
Dari informasi yang didapat Aktual.co, aksi unjuk rasa yang akan digelar hari ini membawa empat isu berbeda-beda.
Bundaran Hotel Indonesia, kembali akan menjadi tempat ‘start’ bagi para pendemo.
Aksi pertama, di Bundaran Hotel Indonesia menuju Istana Negara di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat akan ada aksi dari Aliansi Mahasiswa Papua. Massa diperkirakan berjumlah 300-an orang dikabarkan akan berkumpul sejak pukul 08.00Wib di Bundaran HI.
Aksi kedua, dari Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) dengan perkiraan jumlah massa sekitar 2.000 orang. Aksi dimulai pukul 08.00Wib dari Bundaran HI menuju DPRD DKI di Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat. Lalu berlanjut ke Balaikota DKI di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Massa GMJ  melakukan aksi untuk menolak Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Aksi ketiga, digelar sekitar 300 orang massa Front Pembela Honorer Indonesia di depan Gedung DPR/MPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Dimulai pukul 10.00Wib, aksi dikabarkan akan mengajukan tuntutan agar tenaga honorer yang lulus diberikan Nomor Induk Kepegawaian (NIK).
Aksi keempat, 10 orang dari kelompok Falun Gong akan melakukan aksi di depan Kedubes RRC di Jalan Mega Kuningan 2 Komplek Grand Kuningan Bl E-4/2, Kuningan Timur, Setia Budi. Belum diketahui tuntutan yang akan mereka sampaikan.
Bagi para pengguna kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum yang berencana melalui jalan-jalan di sekitaran lokasi aksi disarankan memperhatikan kemungkinan terganggunya arus lalu lintas akibat dari adanya aksi massa unjukrasa. 
Atau disarankan mengambil jalan alternatif untuk menghindari kemacetan.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain