6 April 2026
Beranda blog Halaman 41815

BBM Naik, Volvo Optimis Kuasai Alat Berat

Jakarta, Aktual.co — Volvo, perusahaan pembuat alat berat dari Swedia, optimis pada pasar Indonesia apalagi pengalihan subsidi BBM, sesuai janji pemerintah, akan membawa banyak proyek-proyek infrastruktur.

“Meski pertambangan batubara memang sedang menurun produksinya karena harganya juga sedang turun, kami justru melihat sektor-sektor lain sedang bergairah,” kata Mats Edenborg, Vice President Corporate and Marketing Communication Sales Region Asia Pacific Volvo Construction Equipment, di Balikpapan, Selasa (25/11).

Pertambangan open pit batubara memang banyak menggunakan alat berat, terutama eksavator, loader, dan truk serta bus. Di Kalimantan Timur saja ada 600 lebih perusahaan tambang batubara.

Kebutuhan alat berat di Indonesia, oleh Kementerian Pekerjaan Umum, disebutkan hingga mencapai 250.000 unit per tahun. Pasar itu diperebutkan antara lain oleh Volvo, Komatsu, Hitachi, Caterpillar, Hyundai, dan berbagai brand baru dari Cina dan Korea.

Edenborg yang berkantor di Singapura pada Volvo East Asia (Pte) Ltd berkunjung ke Balikpapan untuk melihat fasilitas baru Volvo di Km 13 Jalan Soekarno-Hatta. Di jalan menuju Pelabuhan Petikemas Kariangau itu, Volvo memiliki gudang suku cadang baru yang diresmikan Wali Kota Rizal Effendi bersama Duta Besar Swedia untuk Indonesia Johanna Brismar-Skoog Jumat dua pekan pekan lalu.

Proyek-proyek infrastruktur seperti jalan, jembatan, pelabuhan, bahkan pembangunan gedung-gedung, tetap memerlukan alat berat untuk berbagai kebutuhan.

“Kalimantan Timur, atau Kalimantan secara umum, juga memiliki banyak perkebunan yang memerlukan mesin-mesin yang bisa kami layani pengadaannya,” tambah Jurn Tepstra, Direktur PT Volvo Indonesia Cabang Balikpapan yang melayani seluruh Kalimantan.

Selain alat berat, Volvo juga terkenal sebagai perusahaan pembuat truk, bus, dan mesin-mesin untuk industri dan kelautan.

Di kalangan penyedia jasa konstruksi dan pertambangan, alat berat yang diproduksi Volvo dikenal hemat bahan bakar. Usia pakai ekonomis alat-alat seperti buldoser, loader, eksavator, atau dump truck juga bisa mencapai 5 tahun.

“Rata-rata usia pakai alat berat itu tiga tahun,” kata Hendri Kurniawan, pemilik rental alat berat di Balikpapan.

Edenborg juga memaparkan bahwa Kalimantan adalah salah satu pasar yang penting bagi Volvo. Disambung penjelasan Tepstra, pada tahun 2013 lampau, Volvo menjual 80 persen dari persedian suku cadangnya untuk Indonesia di Kalimantan. Sebab itulah gudang dibangun di Kariangau dengan investasi hingga USD 10 juta.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

WKSI: Rupiah Berpotensi Melemah

Jakarta, Aktual.co — Pelaku pasar kini beralih ke Yen, seiring dengan menguatnya Yen setelah mengalami pelemahan dalam beberapa hari terakhir. Akibatnya, Rupiah berbalik melemah.

Kepala Riset Wori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada mengatakan Bank Indonesia (BI) sedang memanfaatkan rendahnya Dolar Amerika Serikat (AS). Akibatnya Rupiah sedikit melemah terimbas kondisi tersebut.

“Di sisi lain, adanya penilaian bahwa BI sedang memanfaatkan rendahnya Dolar AS untuk mengakumulasi memberikan sentiment positif bagi Dolar AS dan Rupiah sedikit melemah terimbas kondisi tersebut,” tulis Reza dalam risetnya.

Pada Rabu (26/11), Reza memprediksikan Rupiah di bawah level 12.138, yakni Rp12.188-12.160 kurs tengah BI.

“Rupiah mulai terganggu kenaikannya sehingga tetap mewaspadai mulai adanya potensi pembalikan arah,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

MNC Prediksi IHSG Lanjutkan Tren Pelemahannya

Jakarta, Aktual.co — Pada perdagangan Rabu (26/11), MNC Securities memperkirakan Indeks harga saham gabungan (IHSG) akan bergerak pada kisaran 5.099- 5.139.

“Diprediksi indeks akan melanjutkan tren pelemahan,” kata Kepala Riset MNC Securities Edwin Sebayang dalam risetnya, Rabu (26/11).

Menurutnya, pola Black Closing Marubozu terbentuk atas IDX mengindikasikan peluang berlanjutnya profit taking.

Dalam risetnya, Edwin memaparkan sejumlah saham yang layak dibeli pada hari ini, adalah PGAS, ISAT, BMRI, BBRI, UNVR, TBIG, TLKM, TBIG dan WTON

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Korupsi PDT, Kejagung Jadwal Ulang Petinggi PT Pos Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Kejaksaan Agung terus mengembangkan kasus dugaan Korupsi Pengadaan Portabel Data Terminal di Kantor PT Pos Indonesia tahun anggaran 2012-2013.
Guna mendalami perkara tersebut, penyidik menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi, salah satunya adalah petinggi PT Pos Indonesia berinisial BDS yang juga berstatus tersangka dalam kasus tersebut.
Meski sudah diagendakan, namun BDS mangkir dari panggilan jaksa pengidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus dengan alasan sedang mengurus Penyaluran Bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera.
“Tersangka SVP Teknologi Informasi PT Pos Indonesia dengan inisial BDS tidak memenuhi panggilan jaksa penyidik,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Tony Tribagus Spontana, Selasa (25/11).
Menurutnya, tersangka BDS tidak hadir dengan alasan sedang atau menjalankan tugas negara dalam program SKS di Pemerintah Baru Kabinet Kerja yaitu melaksanakan monitoring program pemerintah dalam Penyaluran Bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera dengan menggunakan Pos Giro. Tersangka telah mengirimkan surat Nomor: 1177/Ya-Fy/Pos-KJE/PIDSUS/XI/2014, tanggal 20 Nopember 2014 , Perihal Penangguhan Pemeriksaan Terhadap Klien.
Bersama BDS, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap tersangka M selaku pegawai PT Pos Indonesia. “Tersangka M juga tidak hadir dengan alasan sakit,” ujar Tony menambahkan.
Tony mengatakan, jaksa penyidik akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap dua tersangka tersebut.
Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan lima tersangka. Lima orang tersangka itu adalah Direktur Utama PT Pos Indonesia Budi Setiawan, SVP Teknologi Informasi PT Pos Indonesia Budhi Setyawan, karyawati PT Datindo Infonet Prima Sukianti Hartanto, pegawai PT Pos Indonesia, Muhajirin (M) dan Direktur PT Datindo Infonet Prima Effendy Christina. 

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

KPK Anggap UU Parpol yang Dihasilkan Parlemen Tumpul

Jakarta, Aktual.co — Komisi Pemberantasan Korupsi menganggap proses politik yang terjadi di Indonesia mengalami kemunduran demokrasi, karena lembaga politik di Indonesia justru tidak menegakkan identitas negara hukum.
Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas berpendapat, lembaga eksekutif dan legislatif sebagai penggerak negara semestinya menerapkan prinsip demokrasi secara utuh. Namun, malah sebaliknya, produk Undang-undang kepolitikan dihasilkan parlemen justru tumpul dan disalahgunakan oleh eksekutif.
“Apakah Undang-undang kepolitikan mencerminkan negara hukum atau tidak? Menurut saya tidak. Proses saat ini melahirkan demokrasi prosedural yang cacat,” kata Busyro di Jakarta, Selasa (25/11) malam.
Apalagi, lebih lanjut Busyro dari hasil kajian KPK soal pencegahan korupsi di bidang pertambangan banyak kepala daerah hampir menjadi ‘pasien’ mereka. Sebab, dari 12 provinsi memiliki kekayaan alam melimpah, ditemukan ada 400 Izin Usaha Pertambangan bermasalah diteken oleh kepala daerah.
“Sebagian besar yang menikmati itu asing. Bukannya kita anti asing. Kemudian bila asing difasilitasi sedemikian rupa dan negara hukum menjadi rontok, ini berarti penggerusan demokrasi.”
Busyro lantas mencontohkan dengan prestasi parlemen dihasilkan dari pemilihan umum sepuluh tahun silam. Dia meminta supaya hal itu dijadikan refleksi supaya proses politik Indonesia terhindar dari kegagalan penerapan demokrasi.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

WKSI: Penurunan IHSG Akibat Profit Taking

Jakarta, Aktual.co — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah sama seperti laju bursa saham Asia lainnya. Meskipun, laju bursa saham Amerika Serikat (AS) positif.

Kepala Riset dari Woori Korindo Securities Indonesia (WKSI), Reza Priyambada mengatakan terbatasnya penguatan IHSG sering dengan aksi jual pelaku pasar. Selain itu, kembali terderesiasinya Rupiah juga menahan potensi kenaikan IHSG.

“Terbatasnya penguatan IHSG setelah menyentuh level high di 5157,08 di perdagangan sebelumnya seiring dengan aksi jual pelaku pasar dengan memanfaatkan kenaikan tersebut. Kembali terdepresiasinya Rupiah menahan potensi kenaikan lanjutan IHSG dan masihnya asing melakukan pembelian tidak terlalu cukup banyak membantu IHSG untuk melanjutkan kenaikan,” tulis Reza dalam risetnya.

Pada perdagangan Rabu (26/11) Reza memperkirakan IHSG berada pada rentang support 5.097-5.107 dan resisten 5.131-5.151. Menurutnya, penurunan yang terjadi lebih banyak dipengaruhi aksi profit taking sementara.

“Masih ada peluang bagi IHSG untuk berbalik naik jika ditopang oleh aksi beli. Apalagi jika laju bursa saham global mampu menguat maka seharusnya dapat berimbas positif pada IHSG,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain