3 April 2026
Beranda blog Halaman 41855

Politikus NasDem Anggap Golkar Partai Sulit Berkembang

Jakarta, Aktual.co — Politikus partai NasDem Irma Suryani Chaniago mengatakan, Partai Golkar sulit berkembang. Hal itu lantaran Partai bentukan Soeharto itu dinilai belum bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan paradigma politik nasional.

“Menurut saya, Golkar terlalu lama berpikir dengan paradigma yang sudah lama. Padahal kondisi sekarang sudah beda,” kata Irma yang mengakui bahwa Nasdem merupakan pecahan Partai Golkar.

Terkait Mukernas Golkar untuk memilih ketua umum, Irma menilai sosok yang sudah tua sebaiknya tak lagi menjadi ketua karena paradigma berpikir mereka sudah sulit menyesuaikan diri dengan paradigma baru.
“Saya tak bicara nama soal ketum Golkar. Tapi yang jelas, posisi orang tua yang pola pikirnya beda dengan sekarang sebaiknya tidak lagi maju. Golkar butuh regenerasi. Soal siapa itu urusan lain,” kata dia.

Jika Golkar mau berbenah, kata Irma, maka jalan satu-satunya adalah melakukan regenerasi. “Saya kira Golkar punya banyak kader muda. Kalau mau lakukan yang baik harus regenerasi,”

Laporan: Sahlan

Artikel ini ditulis oleh:

Potong Perjalanan Dinas 2015, Jokowi Hemat Rp16 Triliun

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya akan memotong anggaran perjalanan dinas dan rapat untuk tahun anggaran 2015 sebesar Rp16 triliun karena tidak efisien.

“Saya beri contoh anggaran dinas dan anggaran rapat-rapat Rp41 triliun. Saya perintahkan untuk potong, (jadi) Rp25 triliun. Stop, cukup Rp25 triliun, karena apa seperti apa yang kita lihat perjalanan dinas dan rapat sampai hari ini hanya Rp22 triliun. Jadi Rp25 triliun sudah lebih dari cukup,” kata Presiden di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Senin (24/11).

Dengan demikian, menurut Presiden, sisa Rp16 triliun dapat digunakan untuk pembangunan.

“Sisanya dibicarakan dengan gubernur untuk apa-apa saja,” katanya.

Presiden menambahkan, pihaknya juga menyisir anggaran 2015 yang dinilai tidak efisien. Sehingga diharapkan dapat dialihkan ke program-program pembangunan infrastruktur.

Presiden mengatakan, pertemuannya dengan para gubernur seluruh Indonesia, Senin, untuk mendengarkan masukan dari daerah sekaligus menyinkronkan program pembangunan antara pusat dan daerah.

Selain itu, Presiden juga membicarakan terkait anggaran dan program-program pembangunan yang akan mulai dilaksanakan pada 2015.

“Ini tadi kita bicara mengenai 2015 karena dimulainya semua program dan proryek itu akan di awal 2015. Itu tadi kita sampaikann ke menteri juga kita sampaikan bahwa anggaran 2015 yang kira-kira bisa dipotong karena terlalu tidak efisien,” kata Presiden.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Baleg Tolak Usulan Penundaan Pembentukan Panja MD3

Jakarta, Aktual.co — Badan Legislasi (Baleg) DPR menolak usulan penundaan pembentukan Panitia Kerja Perubahan UU Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) yang diusulkan legislator asal Partai Golkar, Firman Soebagyo.

“Sebaiknya Panja Perubahan UU MD3 DPR dibentuk setelah mendengar masukan dari DPD. Jadi rapat Panja Perubahan UU MD3 dilaksanakan besok, bukan hari ini,” kata Firman dalam rapat Baleg DPR membahas keterlibatan DPD dalam perubahan UU MD3 di ruang rapat Baleg DPR, Jakarta, Senin (24/11).

Usulan tersebut disampaikan Firman setelah Ketua Baleg DPR dari Fraksi Gerindra Sareh Wiyono membacakan undangan pertemuan di salah satu hotel malam ini.

Perdebatan pun muncul, setelah ada usulan dari beberapa anggota Baleg DPR agar DPD dilibatkan dalam pembahasan perubahan UU MD3 di tingkat Baleg.

“Panja diharapkan menunggu hasil rapat nanti malam. Baleg kan belum dengarkan apa yang ingin mereka (pimpinan DPD) sampaikan,” kata dia.

Usulan itu ditolak anggota Baleg dari PDIP dan PKB. Bahkan Sareh Wiyono juga menginginkan Baleg menetapkan Panja Perubahan UU MD3 hari ini.

Anggota Baleg DPR dari PKB Ana Muawanah mengatakan, Firman lupa terhadap fungsi anggota DPD. Anggota DPD, menurut dia hanya berhak mengusulkan perubahan UU MD3.

“Mereka tidak berhak mengintervensi pembahasan perubahan UU MD3. Jadi sebaiknya, panitia kerja harus segera dibentuk dan menggelar rapat kerja,” kata Ana.

Anggota Baleg DPR dari PDIP Dwi Ria Latifa mengatakan, DPD sebaiknya memberi usulan perubahan UU MD3 kepada panitia kerja, bukan kepada Baleg DPR.

“Tidak perlu menunggu lagi, karena waktu terbatas. Sebaiknya segera bentuk panitia kerja,” kata Dwi Ria Latifa.

Setelah mendengar berbagai masukan dari anggota Baleg DPR, Sareh Wiyono memutuskan menetapkan nama-nama anggota panitia kerja yang diusulkan masing-masing fraksi.

“Hasil pertemuan pimpinan Baleg DPR dengan pimpinan DPD malam ini akan kami sampaikan kepada panja,” kata Sareh.

Artikel ini ditulis oleh:

PPI Finlandia Kenalkan Budaya Indonesia kepada Pelajar Asing

London, Aktual.co — Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Finlandia yang tergabungdalam PPI Finlandia memperkenalkan kebudayaan Indonesia, seperti seni musikangklung, gamelan dan Tari Saman kepada pelajar internasional di Helsinki,Finlandia, pada Senin (24/11)

Sekretaris Pertama Bidang Pensosbud KBRI Helsinki, MadeP. Sentanajaya mengatakan, sesi pertunjukan yangdiadakan di KBRI Helsinki dihadiri peserta workshop, Dubes Elias Gintingbeserta seluruh staf KBRI dan perwakilan organisasi kemasyarakatan Indonesiayang ada di Helsinki.

Dalam acara workshop budaya yang disebut  ‘DiscoverAmazing Music and Art of Indonesia’ (DAMAI) 2014 dengan konsep satupelajar Indonesia membawa setidaknya satu teman internasional (non-Indonesia)diikuti sekitar 50 pelajar dan mahasiswa dari 10 Negara yakni Finlandia,Tiongkok, Jepang, India, Italia, Pakistan, Polandia, Paraguay, dan Georgia,selain Indonesia.

Workshop Angklung diberikan para seniman dan pelajarIndonesia di Finlandia yang terlatih dengan menggunakan peralatan angklung,gamelan Jawa dan perlengkapan Tari Saman yang tersedia di KBRI Helsinki. Workshop berlangsung secara pararel selama kurang lebih2 x 120 menit. Di akhir acara diadakan sesi pertunjukan yang diikuti pesertaworkshop dengan menampilkan hasil workshop yang diikuti tamu undangan.

Di akhir acara, kepiawaian peserta dalam menampilkanpertunjukan budaya Indonesia yang didapatkan dari hasil workshop yangdilaksanakan dalam waktu relatif singkat telah menimbulkan kekaguman bagi paraundangan. Para peserta workshop angklung mampu mempersembahkanlagu Burung Kakaktua dan My Bonnie tanpa cela, para peserta workshop Gamelanmemainkan laras Kebo Giro dan peserta workshop Saman mampu menampilkan tariSaman dihadapan para undangan.

Pelaksanaan DAMAI 2014 membawa kesan dan pengalamantersendiri bagi para peserta. Hal ini nampak pada komentar-komentar yangdisampaikan peserta seusai acara workshop. Yosuke dari Jepang yang mengikutiworkshop Angklung mengatakan kegiatan DAMAI 2014 berhasil memperkenalkankeragaman budaya Indonesia yang bernilai tinggi kepada para pelajarinternasional.

Sementara itu, Janne dari Finlandia yang mengikutiWorkshop Gamelan kini dapat mengetahui betapa sulitnya memainkan alat musikgamelan setelah melihat pertunjukan tersebut dari bangku penonton. Sementara Marie dari Paraguay, peserta Workshop Saman,memuji pelaksanaan DAMAI 2014 yang dinilai sukses memadukan unsur pengetahuandan kesenangan dalam mempelajari kebudayaan.

Workshop budaya melalui DAMAI pada tahun 2014 inimerupakan kegiatan yang pertama kali diadakan oleh PPI Finlandia. Kegiatan inidiupayakan untuk terus diadakan pada tahun-tahun mendatang dengan tujuanmemperkenalkan kesenian dan kebudayaan Indonesia kepada khalayak yang ada di Finlandia,terutama para pelajar dan mahasiswa.

Artikel ini ditulis oleh:

Krakatau ‘Reunion’Hipnotis Pecinta Jazz

Jakarta, Aktual.co — Surabaya, Aktual.co — Grup musik jazz Krakatau ‘Reunion’ yang menampilkan lagu-lagu lawas dan disisipi pula lagu terbarunya mampu menghipnotis ribuan pecinta jazz pada ‘Bank Jatim Jazz Traffic Festival’ (JTF) yang digelar di Grand City Surabaya, Minggu (23/11) malam.

Krakatau yang berformasi lengkap Indra Lesmana dan Dwiki Dharmawan sebagai pemegang keyboard, Pra Budi Darma pemegang bass, Donny Suhendra pemegang gitar, Gilang Ramadhan penabuh drum dan vokalis Trie Utami menyuguhkan lagu-lagu lamanya di era 1980-an serta menyisipkan lagu terbaru mereka.

Beberapa lagu yang mereka bawakan di antaranya adalah ‘Kau Datang’, ‘Lasamba Primadona’, ‘Imaji’, dan Di Sekitar Kita, sedangkan lagu terbaru yang disajikan berjudul “Aku, Kamu dan Kita” yang rencananya lagu akan dirilis dalam sebuah album tahun depan.

Ribuan penonton yang memadati Exhibition Hall Grand City larut dalam suasana nostalgia. Bahkan, setiap akhir lagu yang dibawakan selalu diwarnai tepuk tangan yang membahana.

Trie Utami menyatakan senang bisa tampil di JTF Surabaya yang didambakan sejak lama. Apalagi Surabaya merupakan barometer perkembangan musik di tanah air sekaligus mengingatkannya ketika Krakatau Band beradu dengan Karimata Band di gedung Go Skate Embong Malang, Surabaya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) juga menyatakan kangen serta kagum melihat penampilan Krakatau dan vokalis Trie Utami.

Karena itu, ia berharap JTF yang digelar Suara Surabaya Media bisa mendatangkan artis mancanegara juga seperti Joss Stone dengan membantu memperbesar keterlibatan Pemprov Jatim melalui Bank Jatim.

Selain Krakatau “Reunion”, Bank Jatim Jazz Traffic Festival hari kedua juga menghadirkan sejumlah grup musik jazz dengan beberapa vokalisnya seperti Raisa, Afghan, ILDB, BLP dan Gugun Blues Shelter.

Pecinta musik jazz diajak bernyanyi oleh Raisa ketika membawakan lagu-lagu sendu di album pertama dan keduanya seperti Pemeran Utama, Firasat, LDR, Mantan Terindah, dan lagu-lagu lainnya.

Sedangkan Afghan yang tampil di panggung berbeda membawakan sekitar sepuluh lagu. Dia membuka penampilannya dengan membawakan lagu “Katakan Tidak” dan dilanjutkan dengan lagu berikutnya di antaranya Aku Telah Jatuh Cinta, dan Dia-dia-dia.

“Antusiasme Afghanisme (fans Afghan) sungguh luar biasa. Saya memang baru kali ini main di Jazz Traffic, karenanya tahun depan saya berharap bisa main kembali di sini,” kata Afghan mengomentari respon penonton Bank Jatim Jazz Traffic Festival.

Indra Lesmana tidak hanya tampil bersama Krakatau, tapi dia berkolabrorasi juga bersama Dewa Budjana serta Shadu Rasjidi (bass) dan Rafi (drummer) melalui ILDB. Grup musik ini menyuguhkan sejumlah lagu instrumentalia seperti ‘Bulan di Atas Asia’.

Kelompok Barry Likumahua Project (BLP) dalam Bank Jatim Jazz Traffic Festival 2014 tidak kurang mebawakan enam lagu, di antaranya My One and Only Love serta All Of Me dari John Legend.

Sementara itu, Gugun Blues Shelter yang beranggotakan tiga personel yakni Gugun (gitar), Jono (bass) dan Bowie (drum), juga tampil memukau dengan lagu-lagu yang dibawakannya.

Gugun Blues Shelter tampil dengan 15 lagu di antaranya ‘Mission’, ‘Old Friend, Spinning’, ‘Turn It On, Fire Under Water’, ‘Driving Home Alone’, ‘Funk, Give Your Love, Soul On Fire’, ‘Woman, 6.30’, ‘Who’s To Blame’, ‘White Dog’, ‘When I See You’, ‘Good Old Day’s’.

Sekitar 40 penampil menyuguhkan musik jazz dalam ‘Bank Jatim Jazz Traffic Festival’ yang digelar 22-23 November. Penampil itu di antaranya Krakatau Reunion, Gugun Blues Shelter, Tulus, Yovie n Nuno, Indra Lesmana, Raisa, Afgan and His Big Band, BLP, Dwiki Dharmawan and World Orchestra, Ita Purnamasari, Indra Lesmana, Dewa Budjana, Tompi bersama Dr and The Professor, serta beberapa artis lainnya.

Jazz Traffic awalnya adalah sebuah program siaran di Radio Suara Surabaya yang mengudara sejak tahun 1983 dengan pengasuh sang virtuoso musik jazz Bubi Chen. Program Jazz Traffic �Bubi Chen Show� itu mengudara seminggu sekali.

Program ini tidak hanya memutar komposisi-komposisi musik jazz, tapi juga apresiasi musisi dan sub genre musik jazz. Selama 31 tahun mengudara, Jazz Traffic telah membentuk komunitas-komunitas jazz yang solid, tidak hanya di Kota Surabaya, tetapi juga kota-kota lain di Indonesia. (ANTARA)

Artikel ini ditulis oleh:

Berantasan Mafia Migas, Menteri ESDM Diminta Wujudkan Tiga Hal Ini

Jakarta, Aktual.co — Politikus Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi mengatakan, pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang ingin memberantas mafia migas dengan menggunakan jaringannya sendiri patut diapresiasi.

Asalkan, kata dia, pemberantasan tersebut diikuti tiga hasil kerja nyata. Seperti, biaya energi lebih murah, akses energi lebih mudah dan tercapainya kemandiriaan di bidang energi. Bila ketiganya tak terlaksana, maka itu dianggap sia-sia.

“Dia rencana apa aja, boleh aja. Tetapi ujung hasilnya, yakni biaya energi lebih murah, akses energi bisa lebih mudah, dan kemandirian energi tercapai,” kata dia di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (24/11).

Menurut dia, keinginan menteri ESDM dalam memberantas jaringan mafia migas, perlu dikawal melalui review oleh DPR selaku mitra kerja pemerintah.

“Jadi rencana yang disampikan itu harusnya disambut baik dan antusias dan memberikan kesempatan, tapi kita harus ada review tiap tahun, nanti kita lihat satu tahun ini apakah benar itu tercapai, soal kemandirian energi, akses energi, biaya produksi energi yang lebih rendah,” kata dia.

“Bila tiga hal itu tercapai, berarti apa yang diomongkan (Sudirman Said) sekarang itu benar. Kalau tidak maka itu sama saja (hanya mengganti mafia lama dengan yang baru),” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain