3 April 2026
Beranda blog Halaman 41856

Wagub Muzakkir Manaf Resmikan Bandara Senubung

Banda Aceh, Aktual.co —Wakil Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf, Senin (24/11) meresmikan penggunaan bandara perintis Senubung di Kabupaten Gayo Lues.

 Sehari sebelumnya, maskapai Susi Air telah melakukan ujicoba pendaratan di bandara tersebut.

Pesawat perdana yang mendarat di bandara itu yakni Susi Air dengan kapasitas 16 penumpang mengangkut anggota DPR RI asal Aceh dari Bandara Kuala Namu Medan menuju Gayo Lues. Pesawat kedua yakni pesawat jenis MAV yang mengangkut rombongan Wakil Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf dari Banda Aceh menuju Gayo Lues.

Kedua pesawat itu mendarat mulus tanpa kendala apa pun. “Saya bersyukur, akhirnya bandara ini selesai dibangun dan bisa digunakan. Ini bentuk komitmen Pemerintah Gayo Lues dan Aceh untuk membangun daerah di negeri seribu bukit ini,” ujar Muzakkir Manaf.

Pembukaan bandara itu diharapkan bisa membuka isolasi kawasan perbukitan itu terhadap dunia luar. Sehingga, masyarakat di Gayo Lues mudah berpergian menggunakan bandara tersebut.

“Bandara ini mempersingkat jarak Gayo Lues dengan wilayah lain. Kehadiran bandara ini diharapkan bisa mendoorng pertumbuhan ekonomi di Gayo Lues,” ujar Muzakkir.

Selain itu, sambung Muzakkir, pihaknya terus berusaha meningkatkan akses transportasi darat ke Gayo Lues. Sehingga, kawasan itu semakin maju dan berkembang.

Artikel ini ditulis oleh:

Temui Rini, Menteri ESDM: Hanya Berkordinasi

Jakarta, Aktual.co — Pada hari ini (24/11), Menteri ESDM Sudirman Said kembali berkunjung ke Kementerian BUMN.  Sudirman mengaku bahwa maksud kedatangannya hanyalah sebatas berkordinasi dengan Menteri BUMN Rini Soemarno guna membahas terkait kunjungan kerja (kunker) ke beberapa tempat di Lampung bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dijadwalkan besok, Selasa (25/11).

“Kebetulan besok ada kunjungan presiden ke Lampung, itu kan rencana mengembangkan kawasan terpadu,” kata mantan Direktur Utama Pindad itu di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11).

Menurutnya, dalam Kunker ini Jokowi beserta para pembantunya akan membahas kawasan industril, powerplant hingga pengembangan jalan tol.

“Dari mulai kawasan industri, ada powerplantnya, nanti bisa juga mengembangkan jalan tol,” ujarnya.

Nantinya, di dalam kawasan industri tersebut akan diperbantukan oleh salah satu perusahaan BUMN yakni PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). Bukan hanya itu, nantinya juga kawasan industri tersebut akan menggunakan lahan milik perusahaan BUMN.

“Karena Pertamina punya lahan luas sekali di Lampung sekitar 3.000 hektar. Lalu ada industri, powerplant, koneksi jalan tol dan kereta api beserta pelabuhan nanti rencananya akan menggarisbawahi terkait tersebut dan bagaimana merealisasikan,” ungkapnya.

“Hal terpenting, dalam kunker yakni pengoptimalisasi aset maupun sumber daya BUMN. Kita lihat aset-aset BUMN dioptimalkan untuk percepatan infrastruktur,” sambungnya.

Sebagai informasi, rencananya kunker ini akan dihadiri Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri ESDM Sudirman Said dan Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Sudah Dicekal, Kejagung Belum Mau Tahan Tersangka Patal Bekasi

Jakarta, Aktual.co — Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengeluarkan surat pencekalan untuk tidak bepergian ke luar negeri untuk tiga orang tersangka dugaan korupsi penjualan aset Patal Bekasi senilai Rp 60 miliar.
Ketiga orang tersangka yang dicekal yakni pihak PT ISN yakni, Leo Pramuka selaku Direktur Utama, Widjaja Kresno Brojonegoro selaku Direktur Keuangan dan seorang karyawan bernama Efrizal.
“Sudah dicekal ketiga tersangkanya,” kata Kasubdit Penyidikan Tindak Pidana Korupsi Kejagung Sarjono Turin, di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (24/11).
Dia menegaskan saat ini tim penyidik tengah melakukan menghitung kerugian negara akibat dari penjualan aset Patal Bekasi tersebut.”Jalan terus penyidikannya, menghitung  kerugian negera, karena itu mark down, jadi mencari pembanding,” jelasnya.
Kendati demikian, saat disinggung kenapa ketiga tersangka tersebut belum dilakukan penahanan, Turin menjawab diplomatis. “Belum ditahan, tapi sudah dicekal, tunggu saja,” tandasnya.
Sementara, Jaksa Agung HM Prasetyo mengaku, siap membedah seluruh perkara yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Baik perkara mandek, maupun baru yang masih dalam tahap progres.
“Tadi sudah saya bicarakan dengan teman-teman‎ para jaksa muda ya, kita akan segera inventarisir itu, untuk secepatnya kita lakukan penelitian lagi. Yang tentunya kita segera akan tindak lanjuti,” kata Prasetyo  saat dikonfirmasi di Press Room Kejagung.
Sebagai langkah awal, Prasetyo lebih dulu melakukan diskusi kepada seluruh jajaran di Korps Adhyaksa. Itu dalam rangka, mengatasi segala kendala yang selama ini dialami penyidik Kejagung. “Intinya semua penanganan hukum menjadi prioritas kita. Semua akan kita kerjakan secara bersamaan,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Harmonisasi UU MD3, PDIP-PKB Merasa DPD Tak Perlu Ikut

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPR dari Fraksi PDIP dan PKB menolak DPD ikut dalam rapat Badan Legislasi (Baleg) terkait harmonisasi UU MD3.

“Tidak perlu DPD ikut dalam rapat Badan Legislasi. Mereka cukup memberi masukan kepada pimpinan Baleg nanti malam,” kata anggota Baleg, Arif Wibowo dari Fraksi PDIP di ruang rapat Baleg DPR, Senin (24/11).

Arif mengatakan jika dalam ketentuan yang berlaku, DPD tidak dapat mengintervensi perubahan UU Nomor 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3). Hal itu disebabkan perubahan ketentuan tersebut dilakukan secara terbatas, yang lahir dari kesepakatan antara Koalisi Indonesia Hebat dan Koalisi Merah Putih.

“Tidak relevan DPD dilibatkan terlalu jauh. Mereka boleh memberi masukan, tetapi tidak dilibatkan dalam pembahasan ini lebih jauh,” kata dia.

Hal senada dikatakan anggota Baleg DPR dari Fraksi PKB Ana Muawanah. Dia mengatakan masukan yang diberikan DPD tidak harus diterima DPR.

Perdebatan terkait keterlibatan DPD dalam pembahasan revisi UU MD3 hanya membuang energi, karena itu rapat harus terus dilanjutkan.

“Silakan memberi masukan, tetapi tidak untuk mengintervensi,” kata Ana.

Dia mengatakan usulan DPD terkait perubahan UU MD3 sebaiknya disampaikan kepada Panitia Kerja Perubahan UU MD3 DPR, bukan dalam rapat Baleg.

“Ini tidak perlu lagi dipersoalkan karena hak dan kewenangan DPD sudah diatur,” kata dia.

Seluruh anggota Baleg yang mengikuti rapat tersebut juga menyetujui Pimpinan Baleg DPR RI memenuhi undangan pimpinan DPD RI untuk membahas perubahan UU MD3, nanti malam. Namun pimpinan Baleg cukup mendengar usulan dari pimpinan DPR, tidak dalam kapasitas memutuskan.

“Undangan ini ditujukan kepada kepada pimpinan DPR dan pimpinan Baleg. Saya akan dengarkan apa saja yang diusulkan,” kata Ketua Baleg Sareh Wiyono dari Fraksi Gerindra.

Berdasarkan hasil rapat, Baleg DPR membentuk Panja Perubahan UU MD3. Setelah selesai rapat Baleg, seluruh anggota Panja yang diusulkan masing-masing fraksi menggelar rapat perdana terkait harmonisasi perubahan UU MD3.

Artikel ini ditulis oleh:

Proses Seleksi Bos Pertamina Sarat Praktik Titip-Menitip

Jakarta, Aktual.co — Indonesia Committee Transparency (Indotrans) mengkritisi langkah Menteri BUMN Rini Soemarno melakukan proses seleksi Direktur Utama Pertamina dengan melibatkan perusahaan konsultan PT Daya Dimensi Indonesia. Disinyalir pelibatan PT DDI memiliki kedekatan dengan kakak kandung Rini, Ongky Soemarno, sehingga patut diduga ada unsur kolusi dalam penetapan Bos Pertamina itu.

“Dugaan titip-menitip tak bisa lagi dihindari sebab proses seleksi memang sudah cenderung tertutup dan jauh dari harapan publik,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Committee Transparency Fuad Bachmid saat dihubungi Aktual.co di Jakarta, Senin (24/11).

Dan yang lebih parah lagi, Rini juga terkesan tidak pernah menanggapi komentar atau masukan publik.

“Perekrutan Dirut Pertamina harus terbuka dan jauh dari intervensi sejumlah gurita Mafia Migas yang mau menguasai sektor BUMN termasuk Pertamina. Apalagi Pertamina saat ini dipercayakan oleh Pemerintah untuk mengelola Blok Mahakam,” ujarnya.

Dikabarkan hasil seleksi Dirut Pertamina sudah rampung dan telah mendapatkan persetujuan dari Tim Penilai Akhir (TPA). Menurut sumber Aktual terpercaya, nama yang terpilih berasal dari eksternal Pertamina. Akan tetapi, nama tersebut juga pernah berada di Pertamina beberapa tahun silam. Diperkirakan, nama yang terpilih menjadi Dirut Pertamina berada diantara tiga nama, yaitu, Ahmad Faisal, Widyawan Prawira Atmaja, dan Ferederick Siahaan. Ketiganya pernah menjabat sebagai direksi Pertamina.

“Saya pikir ketiganya tidak berkompeten. Karena prosesnya begitu tertutup sehingga bermunculan spekulasi negatif di publik. Hal ini juga tidak terlepas dari kooptasi keluarga Soemarno yang selama ini berkaitan dengan cengkaman mafia migas,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

UMK 2015 Tangerang, Tunggu Jawaban Rano Karno

Jakarta, Aktual.co — Aparat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemerintah Kabupaten Tangerang, menyatakan penetapan Upah Minimum Kota (UMK) 2015 masih menunggu jawaban dari Plt Gubernur Banten, Rano Karno.

“Kami telah memberikan rekomendasi hasil rapat Dewan Pengupahan,” kata Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Pemkab Tangerang Deni Rohdiani di Tangerang, Senin (24/11).

Menurut dia, bahwa Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar telah memberikan rekomendasi UMK 2015 sebesar Rp2.710.000 kepada Rano Karno untuk disahkan.

Namun pengesahan itu dapat saja berubah tergantung situasi dan kondisi karena merupakan hak dari Plt Gubernur Banten untuk menetapkannya.

Sedangkan rekomendasi Bupati Tangerang itu berdasarkan hasil rapat Dewan Pengupahan setempat tentang penetapan angka Kebutuhan Hidup Layak (KHL) sebagai indikasi penetapan UMK.

Penetapan KHL itu tidak menghasilkan suara bulat melainkan dua versi dari Apindo selaku pengusaha dan dari Serikat Pekerja (SP) mewakili buruh.

Dalam versi buruh, maka diperoleh nominal dari hasil survei untuk menghitung KHL sebesar Rp3.276.755 dan versi pengusaha sebesar Rp2.541.900.

Bahkan penetapan KHL itu diantaranya menghitung biaya sewa rumah kontrakan, air, listrik, ongkos transportasi dan hiburan.

Akibat dua versi itu, maka Bupati Tangerang memberikan rekomendasi “netral” yakni tidak berpihak kepada pengusaha dan buruh agar keduanya mendapatkan manfaat.

Dia menambahkan survei yang dilakukan sebelum kenaikan harga BBM dan akhirnya para buruh melakukan peninjauan ulang.

Deni menambahkan para buruh meminta UMK tinggi untuk membiayai kebutuhan sedangkan pengusaha dengan nominal yang wajar agar roda perusahaan dapat terus berputar, hal itu tentu perlu ada titik temu.

“Diharapkan para buruh dan pengusaha dapat menerima bila nantinya Plt Gubernur Banten telah menetapkan,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain