5 April 2026
Beranda blog Halaman 41959

LPS Resmi Alihkan Saham Mutiara ke J-Trust

Jakarta, Aktual.co — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mengalihkan saham PT Bank Mutiara Tbk sebesar 99 persen kepada J Trust senilai Rp4,41 triliun.

“Kami harap, J Trust sebagai pemilik baru dapat membawa perkembangan yang semakin baik bagi Bank Mutiara dan perbankan nasional. Pengalihan saham LPS kepada J Trust juga menandai berakhirnya proses penanganan bank oleh LPS,” ujar Kepala Eksekutif LPS, Kartika Wirjoatmodjo usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Bank Mutiara di Jakarta, Kamis (20/11).

Ia mengemukakan bahwa pengalihan saham Bank Mutiara Tbk itu sudah sesuai dengan surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah selesai dibayarkan tunai pada 20 November 2014 dengan “Price to Book Velue” (PBV) sekitar 3,5 kali.

Dalam RUPSLB Bank Mutiara Tbk juga telah menyetujui perubahan Anggaran Dasar dan Persetujuan Perubahan Pengurus Perusahaan. Dalam rapat itu disepakati untuk memberhentikan dengan hormat Komisaris Didik Madiyono dan Direktur Utama Gandhi Ganda Putra.

“RUPSLB juga menerima pengunduran diri Eko B Supriyanto sebagai komisaris dan mengangkat Nobiru Adachi sebagai komisaris,” paparnya.

Ia mengemukakan bahwa RUPSLB itu merupakan tahapan akhir dari proses penjualan PT Bank Mutiara Tbk yang telah dimulai sejak 2011. Sesuai dengan UU LPS No. 24 Tahun 2004 pasal 42, LPS wajib menjual Bank Mutiara Tbk paling lambat enam tahun sejak dimulainya penanganan oleh LPS yakni akhir bulan November tahun 2014.

Komisaris Bank Mutiara Nobiru Adachi menambahkan bahwa ke depan pihaknya akan terus mengembangkan bisnis perseroan agar tetap tumbuh dan membuka peluang transaksi internasional.

Ia juga mengharapkan bahwa Bank Mutiara Tbk tetap menjadi perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). J Trust merupakan perusahaan “holding” investasi yang tercatat di Bursa Saham Tokyo dan membawahi bisnis-bisnis di berbagai sektor. Beberapa segmen bisnis yang ditangani J Trust diantaranya perbankan, perusahaan pembiayaan, pinjaman konsumer, kartu kredit, dan penjamin kredit.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Abraham: Tak Tepat Jokowi Tunjuk Prasetyo Jadi Jaksa Agung

Jakarta, Aktual.co — Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meragukan ditunjuknya politisi partai NasDem H.M Prasetyo sebagai Jaksa Agung baru oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dia beralasan karena berlatar belakang politisi, sehingga dinilai rawan intervensi dalam penanganan kasus yang berada di lingkungan Kejaksaan.
“Karena orang yang berlatar belakang Politisi biasanya mempunyai konflik kepentingan,” kata Abraham Samad dihubungi wartawan, Jakarta, Kamis (20/11).
Menurut Abraham, Kejaksaan Agung merupakan lembaga penegak hukum, yang seharusnya bersikap independent dalam penanganan perkara.”Padahal Kejaksaan Agung adalah institusi Penegakan Hukum yang memerlukan sosok yang Independent dan berintegritas,” cetusnya.
Sementara itu, senada disampaikan peneliti Indonesian Coruption Watch (ICW), Emerson Yuntho. Dengan lantangnya Emerson menilai bahwa terpilihnya Prasetyo sebagai Jaksa Agung merupakan kabar duka dan ini mimpi buruk dalam pengakan hukum dan korupsi.
“Ini merupakan berita duka dalam penegakan hulum. Kejagung berpotensi tidak independen, Polistisi Jaksa Agung itu tidak Independen. Berpotensi rawan intervensi dan ini mengecewakan,” ujar Emerson.
Seharusnya Jokowi tak menunjuk orang yang berlatar belakang politisi, seharusnya dibatalin. Karena menjadi berita duka cita bagi Korps Adyaksa.
“Kami mendapat informasi bahwa M. Prasetyo, Politisi dari Partai Nasdem ditunjuk dan dilantik hari ini menjadi Jaksa Agung. Semoga saja informasi ini tidak benar, namun jika informasi ini benar maka akan menjadi mimpi buruk bagi penegakan hukum dalam hal pemberantasan korupsi,” ungkapnya.
Lanjutnya, selain Kejaksaan bakal menjadi tidak independen dan rawan Intervensi politik. ICW menilai sangat pesimis jika sosok mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) tahun 2005-2006 itu mampu membawa perubahan bagi Kejaksaan.
“Kita juga pesimis Jaksa Agung dari politisi mampu membawa perubahan atau reformasi di Kejaksaan serta mengembalikan kepercayaan publik kepada institusi ini,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Kembali dari Suriah, Gerilyawan Mesir Ditangkap

Jakarta, Aktual.co — Pemerintah Mesir menangkap seorang gerilyawan yang pulang dari konflik Suriah, terkait pelatihan para pejuang Islam dalam penggunaan bahan peledak.
Kementerian dalam Negeri Mesir menyebutkan Hani Shahine telah berjuang di jajaran Front Al-Nusra cabang dari Al-Qaida di Suriah. Dia ditangkap di Provinsi Al-Gharbiya, 100 kilometer (60 mil) utara Kairo.
Tugas Shahine adalah untuk melatih unsur-unsur Islam di bagian produksi dan penggunaan bahan peledak.
Sejak tentara menggulingkan Presiden Mesir Mohamed Moursi dari kubu Islam pada Juli 2013, pasukan keamanan telah berulang kali menjadi sasaran serangan mematikan para gerilyawan.
Tujuan mereka adalah untuk membalas tindakan keras otoritas yang telah menewaskan lebih dari 1.400 orang, dan kebanyakan dari mereka adalah para demonstran pro Moursi.

Artikel ini ditulis oleh:

CPIN Utang USD400 Juta dari 15 Bank

Jakarta, Aktual.co — PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) resmi mendapatkan fasilitas kredit sindikasi senilai USD400 juta yang diberikan oleh 15 lembaga keuangan guna mendukung rencana pertumbuhan perusahaan di seluruh aspek bisnis.

Ke-15 Bank yang memberikan pinjaman tersebut diantaranya, Citi Bank, PT Bank ANZ Indonesia, BCA, Bank CIMB Niaga, Bank DBS Indonesia, Bank Mandiri, Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Singapore Branch atau Bank Sumitomo Mitsui Indonesia, Rabobank Hong Kong, Bank Mizuho Indonesia, Bank CTBC Indonesia, Aozora Asia Pacific Finance Limited, Chang Hwa Commercial Bank, Ltd., Singapore Branch, First Commercial Bank, Ltd., Singapore Branch, Land Bank of Taiwan, Singapore Branch dan Hua Nan Commercial Bank.

“Ini merupakan pinjaman sindikasi keempat yang diterima CPIN pasca Krisis Keuangan Asia 1997 dan menjadi bukti pengakuan kreditur terhadap CPIN sebagai perusahaan dengan sejarah kinerja yang luar biasa, serta memiliki potensi pertumbuhan ke depan yang sangat prospektif,” kata Wakil Presiden Komisaris Charoen Pokphand Indonesia Thomas Effendy, di Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (20/11).

Ia menjelaskan, fasilitas pinjaman tersebut merupakan unsecured basis (tidak ada aset perusahaan yang dijaminkan) yang terdiri dari USD200 juta dan Rp2,4 triliun.

Selain itu, dia menyebutkan pinjaman terdiri dari dua tahapan, yang pertama Fasilitas pinjaman berjangka lima tahun sebesar USD75 juta dan Rp900 miliar, dan kedua Fasilitas kredit bergulir lima tahun sebesar USD125 juta dan Rp 1,5 triliun.

“Denominasi fasilitas dalam mata uang USD dan Rupiah dilakukan untuk menjaga komposisi portofolio 50:50 yang seimbang dalam keseluruhan portofolio utang perusahaan,” ucapnya.

Optimasi campuran komposisi mata uang ini, lanjutnya, akan membantu mengurangi biaya bunga yang dibebankan serta untuk memberikan perlindungan terhadap fluktuasi nilai Rupiah.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Rupiah Melemah 24 Poin ke Level Rp12.166

Jakarta, Aktual.co —  Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta melemah sebesar 24 poin menjadi Rp12.166 dibandingkan posisi sebelumnya Rp12.142 per dolar AS.

“Pergerakan rupiah yang melemah terhadap dolar AS seiring dengan mata uang di kawasan Asia. Dolar AS tetap dinilai positif seiring dengan masih adanya ekspektasi positif terhadap ekonomi AS ke depan,” kata Analis PT Platon Niaga Berjangka, Lukman Leong di Jakarta, Kamis (20/11).

Kendati demikian, menurut dia, fluktuasi mata uang rupiah masih cukup stabil dikarenakan fundamental ekonomi Indonesia ke depan juga akan tumbuh dengan baik menyusul kebijakan pemerintah yang telah menaikan harga bahan bakar (BBM) bersubsidi.

“Dinaikkannya BBM akan berdampak positif jangka panjang bagi fundamental ekonomi domestik karena ruang fiskal Indonesia cenderung bertambah,” katanya.

Analis Monex Investindo Futures Zulfirman Basir menambahkan bahwa sebagian investor kembali cemas dengan outlook kebijakan bank sentral AS (the Fed) yang bersiap untuk menaikkan suku bunga pada 2015.

“Kondisi itu menjadi salah satu sentimen negatif bagi laju mata uang rupiah,” katanya.

Meski demikian, lanjut dia, keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga menjadi 7,75 persen dapat membuat aset keuangan Indonesia lebih menarik bagi investor asing sehingga masih memungkinkan untuk menjaga stabilitas rupiah.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari Kamis (20/11) tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp12.161 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp12.124 per dolar AS.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

BEM Tolak Kenaikan BBM dan Minta Ganti Menteri Berbau Neolib

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa-Seluruh Indonesia (BEM-SI) melakukan unjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/11).Dalam aksinya mereka menuntut pembatalan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah dan ganti menteri berbau neolib dinpemerintahan Jokowi-JK. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Berita Lain