7 April 2026
Beranda blog Halaman 41991

Dampak Kenaikan BBM, Sopir Angkot Kendari Tuntut Kenaikan Tarif

Jakarta, Aktual.co — Para sopir angkutan kota (angkot) yang beroperasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan demonstrasi di Kantor Wali Kota Kendari, Rabu, dengan menuntut perubahan tarif penumpang menyusul adanya kenaikan harga BBM subsidi.

Mereka meminta Pemerintah Kota Kendari agar segera mengeluarkan peraturan mengenai kenaikan tarif yang baru.

“Harga BBM sudah naik, maka kami minta pemerintah untuk menerbitkan peraturan kenaikan tarif angkutan yang beroperasi di Kota Kendari,” ujar Koordinator Sopir Angkutan Kota Kendari, La Ode Agus, Rabu (19/11).

Para sopir angkot tersebut mengusulkan kenaikan tarif angkutan penumpang untuk masyarakat umum dari Rp3.900 menjadi Rp6.500, dan pelajar serta mahasisa dari Rp2.500 menjadi Rp4.500.

Dalam forum tersebut Koordinator Sopir Angkot Kendari La Ode Agus, menyampaikan agar masyarakat pengguna angkutan umum dan sopir angkutan mendapatkan kepastian akan dampak dari kenaikan BBM bersubsidi yang berimbas pada kenaikan tarif angkutan.

Para sopir tersebut juga meminta Pemerintah Kota Kendari agar memahami kondisi lapangan dan terus melakukan pengawasan terhadap pelanggaran trayek di lapangan.

Setelah beberapa saat melakukan demonstrasi, beberapa perwakilan sopir angkot tersebut, melakukan pertemuan dengan Wakil Wali Kota Kendari, Musaddar Mappasomba bersama pihak Dinas Perhubungan Kota Kendari.

Dalam pertemuan itu juga dihadiri Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sultra, pengusaha angkutan kota, Organda Kota Kendari, dan perwakilan masyarakat pengguna angkutan umum.

Sementara itu, pelayanan kendaraan angkot di jalan raya terhenti sejak Selasa (18/11) hingga Rabu (19/11) karena para sopir telah melakukan aksi mogok, sehingga masyarakat dan pelajar serta mahasiswa menyewa jasa kendaraan ojek dan taksi.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Penyerangan Mako Brimob Kepri, Wagub Dievakuasi

Jakarta, Aktual.co — Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo dievakuasi dan diamankan personel Brimob ketika tiba-tiba terjadi penyerangan di Mako Brimob Kepri, Batam, Riau, Rabu (19/11).
Penyerangan yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang ini, membuat situasi di Batam menjadi mencekam.
Selain Wagub, personel Brimob juga mengamankan enam staf Pemprov Riau, yang saat itu sedang menggelar jumpa pers bersama wagub serta Kasat Bromobda Kepri, Kombes Tory Kristianto.
Dalam penyerangan markas Brimob, beberapa wartawan terjebak di dalam area Mako Brimob. 

Artikel ini ditulis oleh:

SPRI Menilai Ahok Sosok Gubernur Tukang Gusur

Jakarta, Aktual.co —Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) Provinsi DKI Jakarta hadir di depan Istana Negara untuk menyampaikan aspirasinya menolak dilantiknya Basuki Tjahaja Purnama sebagai Gubernur DKI definitif.
Mereka menolak karena menilai Ahok merupakan sosok gubernur yang kerap menindas rakyat miskin dengan cara menggusur rumah mereka. 
“Selama dia menjabat jadi gubernur, Ahok membabi buta menghabisi ribuan rumah milik warga miskin dengan dalih untuk mengatasi permasalahan Jakarta seperti banjir, perumahan kumuh, kriminalitas dan kemacetan,” kata Ketua SPRI DKI, Sukandar, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (19/11).
Ahok dilantik atau tidak jadi Gubernur DKI, kata dia, tidak akan ada perubahanberarti bagi kepentingan dan kemajuan rakyat miskin di DKI. Dia menyontohkan soal penggusuran warga yang tinggal di sekitaran Waduk Ria Rio. 
“Kemarin soal ria rio dia (Ahok) bilang masih diproses. Eh ga taunya langsung gusur aja. Di sini ada yang sudah jadi korban penggusuran. Dan ada yang calon penggusuran nih dari Kebon Jeruk,” tambahnya.
Karena alasan itu, SPRI mengajukan beberapa tuntutan untuk Ahok. Antara lain, mendesak Ahok agar menghentikan kebijakan penggusuran rumah dan lahan usaha, serta berhenti menggunakan APBD untuk gusur rakyat. “Penggusuran bukan solusi untuk atasi pemukiman liar. Penataan pemukiman warga miskin lebih diutamakan.”

Artikel ini ditulis oleh:

Tak Hanya Ical, Akbar Juga Dapat Dukungan untuk Maju Ketum Golkar

Jakarta, Aktual.co — Sejumlah DPD I Partai Golkar meminta Ketua umum Partai Golkar Aburizal Bakrie kembali maju dalam Munas mendatang.

Namun, selain Ical, Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tanjung juga mendapat dukungan agar maju di bursa ketum Golkar.

Dukungan kepada Ical dan Akbar diungkapkan ketua DPP Golkar Tantowi Yahya di sela-sela Rapimnas Golkar di hotel Melia Purosani Yogyakarta, Rabu (19/11).

Menurutnya dalam forum Rapimnas tersebut, muncul dukungan dari hampir seluruh DPD I kepada Ical dan Akbar.

“Pak Aburizal dan Akbar Tanjung sudah merespon dukungan pada mereka. Dari pandangan umum semalam, DPD I menyadari kepemimpinan dua orang ini layak diteruskan,” kata Tantowi.

Meski demikian dia menegaskan bukan berarti dukungan tersebut menyingkirkan calon lain yang juga mendapatkan dukungan. “Tetap saja nanti akan ada calon lain yang juga mendapat dukungan,” kata dia.

Tantowi juga menjelaskan bahwa tidak ada mekanisme aklamasi yang akan diusulkan. “Tidak akan ada mekanisme aklamasi, kita sudah sepakat itu, bahwa ada calon-calon lain yang juga mendapatkan dukungan,” kata dia.

Sebelumnya, calon ketua umum Golkar, Priyo Budi Santoso mencurigai dalam penyelenggaraan Rapimnas Golkar ini ada upaya penggiringan isu aklamasi.

“Suasananya ke arah sana, seharusnya semua kandidat diperlakukan sama. Jika pelaksanaan munas dengan fair play, siapa pun yang terpilih juga akan didukung,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

IGK Manila Harap Ketum Baru The Jak Bisa Tingkatkan Kualitas

Jakarta, Aktual.co — Kelompok suporter setia klub Persija Jakarta, The Jakmania tengah menghadapi persiapan untuk memilih Ketua Umum baru. Rencananya pemilihan Ketua Umum The Jakmania periode 2015-2017 akan digelar pada pertengahan Januari 2015 mendatang.

Seperti berita Aktual.co pada yang berjudul “Enam Nama Akan Bersaing jadi Ketum Baru The Jakmania”, terdapat enam kandidat calon. Dari enam calon tersebut, terdapat dua nama yang tidak asing di telinga The Jakmania yakni Lariko Ranggamone dan Richard Achmad.

Mengetahui hal tersebut, mantan Manajer Olahraga klub Persija Jakarta, IGK Manila pun angkat bicara. Manila berharap, Ketua Umum The Jak yang baru nantinya bisa meningkatkan kualitas dan kuantitas para anggota The Jakmania.

“Kuantitas tidak perlu diragukan, pasti banyak yang mau jadi anggota The Jak. Kualitas yang harus jadi perhatian. Ketua baru harus bisa membangun agar cinta terhadap Persija, tentunya kecintaan yang positif,” harap Manila ketika dihubungi Aktual.co, Rabu (19/11).

Selain itu, disampaikan Manila, Ketua Umum The Jak yang baru nanti, mempunyai pekerjaan rumah yang cukup berat. Tugas tersebut adalah mengembalikan nama baik The Jakmania yang saat ini terbilang negatif di mata masyarakat Jakarta.

“Etika dan kesopanan para anggota The Jak harus dibenahi. Para petinggi The Jak pastinya juga tidak memungkiri kalau The Jak masih dipandang negatif oleh masyarakat. Ketua Umum baru harus bisa menanamkan sepakbola sebagai wadah persatuan, bukan untuk anarkis,” harap Manila.

Meski begitu, Manila tetap mengapresiasi dengan apa yang telah diperjuangkan oleh The Jakmania. “Maju terus The Jak Mania, salam olahraga,” pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Pasca Penaikan BBM, Lampung Tinjau Ulang UMP

Jakarta, Aktual.co —   Pemerintah Provinsi Lampung akan meninjau ulang upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp1,58 juta yang dinilai tidak mempertimbangkan dampak inflasi setelah kenaikan bahan bakar minyak.

“Pemprov akan memfasilitasi pertemuan tri partit ulang untuk membahas hal tersebut dalam pekan ini,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Arinal Junaidi, di Bandarlampung, Rabu (19/11).

Ia mengatakan bahwa Pemprov Lampung akan mengusulkan peninjauan ulang terhadap UMP tersebut untuk mengatasi dampal inflasi pascakenaikan harga BBM.

Besaran UMP yang telah ditandatangani gubernur Lampung pada pekan lalu, lanjutnya, sebesar Rp1,58 juta yang dinilai kurang ideal karena belum mempertimbangkan dampak inflasi setelah kenaikan BBM.

Arinal mengungkapkan koordinasi dengan pihak terkait akan dilakukan secepatnya pada pekan ini dengan mengundang Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung dan serikat buruh untuk membicarakan perlu tidaknya perubahan UMP tersebut.

Kendati demikin menurutnya, Pemprov Lampung hanay berperan sebagai fasilitator dan tidak akan turut campur dalam peninjauan ulang UMP tersebut.

“Saya kira nanti akan ada evaluasi terkait UMP menyusul kenaikan harga BBM,” jelasnya.

UMP yang ditandatangani gubernur Lampung sebesar Rp1,58 juta, hanya naik sedikit dibandingkan UMP tahun sebelumnya sebesar Rp1,38 juta. Besaran UMP tersebut merupakan terendah kedua di Sumatera setelah Bengkulu yang hanya Rp1,5 juta.

UMP Lampung itu dihitung berdasarkan perkirakan inflasi tahunan dengan parameter inflasi sebesar 13 persen. Apindo Lampung memperkirakan kenaikan inflasi di lampung setelah kenaikan harga BBM adalah sebesar dua persen dari lima persen menjadi tujuh persen.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Berita Lain