4 April 2026
Beranda blog Halaman 42026

DPR akan Panggil Pemerintah untuk Jelaskan Kenaikkan BBM

Jakarta, Aktual.co — Ketua DPR Setya Novanto mengharapkan pemerintah segera menjelaskan alasan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak bersubsidi kepada DPR.
“Kami harapkan pemerintah segera menjelaskan ke DPR terkait perhitungan-perhitunganan atas kenaikan harga BBM tersebut sehingga DPR bisa menyelesaikan masalah itu,” kata Setya Novanto di Gedung Nusantara III, Jakarta, Selasa (18/11).
Setya berharap pemanggilan pemerintah itu dilakukan dalam waktu dekat dan diharapkan pemerintah proaktif. Hal itu menurut dia harus bisa dilakukan sebelum reses berlangsung yaitu 5 Desember 2014.
“Kami harapkan pemerintah proaktif agar segera menjelaskan kepada DPR agar semuanya jelas,” ujarnya.
Menurut dia, kenaikan harga BBM bersubsidi merupakan kewenangan pemerintah namun DPR berkepentingan agar alokasi subsidi diberikan kepada rakyat. Hal itu menurut dia berkaitan dengan bantuan kepada masyarakat dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
“DPR sangat berkepentingan untuk memastikan alokasi subsidi itu digunakan untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Menurut dia, DPR khususnya Komisi VII memiliki perhitungan terkait kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi. Dia mengatakan Komisi VII DPR RI telah membahas dan telah mengevaluasi terkait sehingga ketika pemerintah memberikan penjelasannya maka DPR bisa menyampaikan pendapatnya.
“Komisi VII telah membahas dan hari ini melakukan evaluasi sehingga pada saat pemerintah menjelaskan, kami sudah bisa memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Selain itu menurut dia, masyarakat harus tetap tenang dan kondusif terkait kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi.
Presiden Joko Widodo mengumumkan penyesuaian harga BBM bersubsidi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (17/11) malam.

Artikel ini ditulis oleh:

Pascakenaikkan BBM, Persepsi Publik kepada Joko Widodo Jatuh

Jakarta, Aktual.co — Peneliti Indonesian Public Institute Karyono Wibowo mengatakan persepsi publik terhadap figur Joko Widodo bisa terpengaruh kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang diumumkan pada Senin (17/11) malam.
“Kepercayaan publik terhadap presiden Jokowi akan menurun. Logika publik akan mengatakan, masa baru satu bulan menjadi presiden sudah membebani rakyat,” kata Karyono Wibowo dihubungi di Jakarta, Selasa (18/11).
Karyono mengatakan seharusnya pemerintah menunda kenaikan harga BBM. Masalah defisit anggaran yang terjadi, seharusnya dicarikan solusi dengan mengoptimalkan pendapatan sektor pajak yang selama ini menguap hingga ratusan triliun rupiah.
Pemerintah juga bisa menutup kebocoran anggaran yang selama ini terjadi di pos pengeluaran negara dan mengoptimalkan pendapatan negara melalui badan usaha milik negara (BUMN).
“Audit menyeluruh di sektor minyak dan gas dari hulu hingga hilir juga perlu dilakukan,” tutur Ketua Tim Kajian Lingkar Studi Trisakti itu.
Karyono mengatakan kenaikan harga BBM berpengaruh besar pada kehidupan sosial dan ekonomi karena energi merupakan komoditas vital dalam menggerakkan kehidupan.
“Dunia ini tergantung pada energi. Oleh karenanya, tak berlebihan ungkapan yang mengatakan siapa yang menguasai energi akan menguasai dunia,” katanya.
Pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp2.000 per liter sehingga harga premium yang semula Rp6.500 menjadi Rp8.500 dan solar dari Rp5.500 menjadi Rp7.500.
Pengumuman dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Senin (18/11) malam. Kenaikan harga tersebut mulai berlaku Selasa, 18 November 2014 pukul 00.00 WIB, serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Artikel ini ditulis oleh:

Zulkifli Restui Gubernur Riau Ajukan Izin Perubahan

Jakarta, Aktual.co — Gubernur Riau Annas Maamun mengaku, telah mendapatkan restu dari mantan Menteri Kehutanan Zulkfil Hasan untuk mengajukan perubahan izin kawasan hutan di Riau.

“Waktu ulang tahun Provinsi Riau, saya waktu itu minta dia datang ke Riau. Kemudian dia itu pidato, (yang mengatakan) kalau ada tanah rakyat yang masih status hutan, majukan kepada saya, maka itulah saya maju,” kata Annas Maamun di gedung KPK, Selasa (18/11).

Namun demikian, Annas berkilah dalam pertemuan itu tidak ada uang yang diberikan. “Tidak ada, tidak ada (uang). Nanti bikin dosa saya, jangan bikin dosa,” tambah Anas.

Annas baru saja merampungkan pemeriksaannya sebagai saksi dalam kasus suap alih fungsi di hutan Riau. Dia diperiksa sebagai saksi untuuk tersangka Gulat Mendali Mas Manurung. Selain Annas, KPK juga telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Politikus Partai Persatuan Pembangunan Mochammad Romahurmuziy.

Ketua Umum versi Muktamar PPP Surabaya itu bakal dimintai keterangan dalam kasus yang sama. Namun, hingga saat ini Romi sapaan akrabnya belum juga menunjukan batang hidungnya ke lembaga tersebut.

(ant)

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

PKS akan Gunakan Hak Interpelasi panggil Pemerintah

Jakarta, Aktual.co — Kenaikan harga BBM bersubsidi yang dinilai tidak pas waktunya oleh pemerintahan Jokowi-JK terus menuai protes keras, salah satunya dari lembaga legislatif.
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR RI mengatakan jika pihaknya akan menggunakan hak interpelasi (hak tanya) kepada pemerintah terkait kenaikan harga BBM bersubsidi.
“Fraksi PKS akan mengambil dn menggalang langkah konstitusional terkait dengan kebijakan pemerintah tersebut, seperti mendorong DPR RI untuk menggunakan hak interpelasinya,” kata Ketua Fraksi PKS,  Jazuli Juwaini dalam konferensi persnya, di Ruang Fraksi PKS, di Gedung Nusantara I, Lantai III, Jakarta, Selasa (18/11).
Menurut dia, seharusnya pemerintah mengambil langkah-langkah fundamental terlebih dahulu dan tidak mengambil kebijakan yang mempersulit kondisi rakyat. Dimana, pemerintah perlu lebih serius dan konprehensif mendorong perbaikan arah pengembangan energy mix yang semakin sehat.
Oleh karena itu, sambung dia, agar persoalan harga BBM subsidi tidak terus menerus menjadi permasalahan dan membelenggu, maka perlu adanya sikap pemerintah, untuk membenahi kebijakan energi yang mengutamakan ketahanan energi nasional di atas kepentingan jangka pendek.
“Melakukan diversifikasi energi, membangun infrastruktur energi secara kokoh, dan memperbaiki sistem transportasi masal (termasuk konversi BBM ke BBG) hingga meningkatkan lifting minyak, dan lainnya,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Penumpang Mengeluh Tarif Angkot dan Bis Antar Kota Melonjak

Jakarta, Aktual.co —Naiknya harga BBM bersubsidi yang mulai berlaku sejak tengah malam tadi pukul 00.00Wib, Selasa(18/11), langsung terasa dampaknya bagi warga DKI Jakarta.
Salah satunya keluhan disampaikan warga pengguna angkutan umum di Terminal Pulo Gadung Jakarta Timur. Lantaran sopir angkot ternyata sudah menaikkan tarif sebelum ada ketentuan resmi dari Organda DKI selaku wadah pengusaha angkutan umum di Jakarta.
“Saya ga tau kalau naik, biasanya bayar Rp3.000 tadi dipinta sama supirnya Rp4.000 lumayan naiknya Rp1.000, makin mencekik,” kata Yuni (27), penumpang angkot 27 Jurusan Pulogadung-Kampung Melayu, saat ditemui Aktual, Selasa (18/11).
Salah seorang supir angkot, Wanto (38) mengakui kalau dia terpaksa menaikkan tarif untuk mengimbangi pengeluarannya yang bertambah dengan naiknya harga BBM bersubsidi jenis premium yang digunakannya. 
“Memang belum ada kenaikan yang pasti dari Organda. Tapi mau gimana lagi kita beli BBM sudah naik mau ga mau harus kita imbangi dengan kenaikan tarif walaupun banyak penumpang yang protes,” ungkapnya.
Kenaikan tarif juga terjadi dengan angkutan luar kota dan provinsi. Salah satu supir bus Jurusan Jakarta – Jepara, Ajib (56) mengatakan, perusahaannya sudah menaikkan tarif hingga 30 persen. 
“Harga sudah naik dari perusahaan sendiri. Untuk ke Jepara dari harga sebelumnya Rp130 ribu, tadi pagi sudah naik jadi 180 ribu untuk kelas ekonomi.  Kalau eksekutif naik dari Rp 180 ribu naik jadi Rp 225 ribu.”
Diakuinya, akibat kenaikkan tarif, calon penumpang sampai ada yang batal beli tiket karena menganggap harga tiket terlalu mahal. 
Sebagai sopir, Ajib mengaku sebenarnya berharap kenaikkan harga BBM bersubsidi tak terjadi. Pemerintah menurutnya harusnya jangan terlalu cepat mengambil keputusan menaikkan harga BBM dan memikirkan kepentingan rakyat dahulu.
“Seharusnya pemerintah lihat, kita rakyat kecil makin sulit dengan kenaikan BBM ini. Ditambah kebutuhan hidup makin meningkat, apakah kita secara tidak langsung dibodohi oleh pemerintah kita sendiri?” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, pasca berlakunya penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, DPD Organda DKI Jakarta langsung merespon dengan berencana menaikkan tarif angkutan umum di Jakarta.
“Kita hari ini akan lakukan perhitungan ulang untuk menaikkan tarif angkutan umum,” ujar Ketua DPD Organda Safruan Sinungandi Jakarta, Selasa (18/11).
Kenaikan tarif akan berlaku bagi angkutan umum yang mengenakan tarif reguler. Seperti bus kota, mikrolet, dan taksi.
Dijelaskan Safruan, kenaikan tarif diperkirakan akan berada di kisaran Rp1.000 hingga Rp 1.500 untuk masing-masing angkutan umum yang berada di bawah koordinasi wadah organisasi pengusaha angkutan bermotor tersebut.
Minggu ini, perumusan mengenai usulan kenaikan tarif angkutan umum akan diajukan kepada Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk dimintai persetujuan.
“Minggu ini kami upayakan usulan kenaikan tarif itu bisa masuk ke meja Pak Gubernur, sehingga realisasinya tergantung kepada kecepatan birokrasi di Pemprov DKI juga,” ujarnya.
Diketahui, penaikan BBM bersubsidi diberlakukan sebesar Rp 2.000. Harga bensin jenis Premium yang sebelumnya Rp 6.500/ liter naik menjadi Rp8.500/liter. Kenaikan juga untuk Solar, dari Rp 5.500 naik menjadi Rp 7.500.

Artikel ini ditulis oleh:

Alami Gangguan Kompresor, Kereta Commuter Line Mogok di Jakarta Barat

Jakarta, Aktual.co —Kereta Api Commuter Line jurusan Tangerang-Duri mengalami mogok di Petak, jalan antara Rawa Buaya dan Pesing, Jakarta Barat.
“KA 1917 Tangerang-Duri mengalami gangguan kompresor di Petak jalan antara Rawa buaya- Pesing” seperti dikutip dari akun twitter resmi PT KAI Commuter Line Jabodetabek (PT KJC) @CommuterLine di Jakarta, Selasa (18/11).
Kereta tersebut tidak dapat berjalan dikarenakan kerusakan pada alat pantograf ketika memasuki Stasiun Duri.
“KA 1917 Tangerang-Duri mengalami pantograf patah ketika masuk stasiun Duri sehingga LAA dipadamkan,” tulis akun tersebut.
Mogoknya kereta mengakibatkan sejumlah jadwal kereta menjadi terganggu dan mengalami penyesuaian karena jalur rel tidak dapat dipergunakan.
“Untuk perjalanan lintas Tangerang PP hanya sampai Stasiun Pesing sehubungan di Stasiun Duri ada KRL yang mengalami gangguan,” katanya.
Sejumlah kereta yang mengalami perubahan jadwal dan jalur keberangkatan adalah KA 1919 dan KA 1923.
“KA 1919 Tangerang-Duri perjalanan sampai Stasiun Pesing kembali sebagai KA 1920 Pesing-Tangerang dan KA 1923 Tangerang-Duri perjalanan sampai stasiun Rawa buaya kembali sebagai KA 1924 Rawa Buaya-Tangerang,” katanya.
Namun saat ini petugas sudah dapat memperbaiki kereta dan jalur perjalanan sudah kembali normal.

Artikel ini ditulis oleh:

Andy Abdul Hamid

Berita Lain