21 April 2026
Beranda blog Halaman 42152

Pengamat: Kenaikan BBM Hanya “Penuhi” Keinginan Soemarno Inc.

Jakarta, Aktual.co — Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia, Salamuddin Daeng menyebut, keinginan pemerintah dalam menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) semata-mata hanya untuk memenuhi keinginan rezim internal Rini Soemarno Inc.

Apalagi, sambung dia, seluruh jabatan pimpinan atau dirut BUMN berada di bawah genggaman Soemarno Inc. “Kita sudah tahu semua argumen dasar ini, bahwa penaikan BBM itu dasarnya adalah keinginan rezim internal untuk melakukan imbalisasi sektor migas,” kata dia di Jakarta, Minggu (16/11).

Dia menyebut, dalam hal ini pun pemerintah hanya melakukan akal-akalan untuk melakukan penaikan harga BBM. Apalagi, sambung dia menguasai Pertamina berarti menguasai sumber uang terbesar di negara ini.

“Pertamina merupakan BUMN terbesar di Indonesia dengan revenue mencapai Rp 900 triliun setahun,” ungkapnya.

Sebelumnya, ada gelagat keluarga Soemarno untuk menguasai bisnis migas di tanah air. Ambisi Soemarno Inc menguasai bisnis migas nasional terbuka lebar sejak penempatan Rini Soemarno sebagai menteri BUMN. Seluruh jabatan pimpinan/dirut BUMN berada di bawah genggaman Soemarno Inc.

Posisi Dirut Pertamina yang kosong ditinggalkan Karen Agustiawan menjadi satu dari banyak BUMN yang ditarget dalam waktu dekat ini. Menteri Rini Soemarno mengungkapkan kementeriannya menyewa PT Daya Dimensi Indonesia sebagai pihak ketiga untuk melakukan fit and proper test calon Dirut Pertamina. Meski sudah dibatah oleh Rini, kencang kabar PT DDI adalah perusahaan assesor milik kerabatnya, Oengky Soemarno.

Hasil dari seleksi yang dilakukan PT DDI memperkuat kecurigaan. Nama-nama yang lolos seleksi ternyata adalah bagian dari bisnis atau setidak-tidaknya terkait jaringan Soemarno Inc, seperti Ahmad Faisal (mantan Dirut Niaga Pertamina era Ari Soemarno), Widhyawan (mantan Deputi SKK Migas-Stafsus Menteri ESDM Sudirman Said), dan dua kandidat lain yakni Budi Sadikin Mantan Dirut Mandiri, Rinaldi Firmansyah mantan Dirut Telkom.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Anggot DPR RI Dukung Penangguhan Penahan Ervani

Jakarta, Aktual.co — Anggota DPD RI, Afnan Hadi Kusumo, mendukung permohonan penangguhan penahanan Ervani Emihandayani, ibu rumah tangga yang ditahan karena dakwaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Saya sudah membuat surat permohonan penangguhan penahanan, mudah-mudahan ditanggapi pihak pengadilan dengan baik,” kata Afnan ketika berkunjung ke kediaman Ervani di Gedongan, Desa Bangunjiwo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (16/11).

Ervani (29) dilaporkan ke polisi beberapa waktu lalu karena statusnya di media sosial ‘facebook’ dinilai mencemarkan nama baik pelapor, saat ini Ervani ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wirogunan Yogyakarta untuk menjalani sidang di pengadilan Negeri Bantul.

Menurut anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) DIY dari unsur Muhammadiyah tersebut, dukungan upaya penangguhan penahanan terhadap Ervani tersebut karena terdakwa merupakan masyarakat lapisan bawah yang terkena musibah atau menjadi ‘korban’ UU ITE.

“Yang terkena musibah agar diberi keadilan yang seadil-adilnya jangan karena laporan dari orang yang lebih punya posisi kemudian mengalahkan masyarakat yang ada di bawah,” kata Afnan.

Apalagi, kata dia masalah yang terjadi di lapangan dan kemudian dikeluhkan dalam dalam media sosial “fecebook” tersebut merupakan sesuatu yang biasa terjadi, sehingga dalam kasus Ervani ini menurutnya berlebihan jika harus berujung pada ranah hukum.

“Persoalan kayak gitu kan biasa di media sosial itu, kalau saya baca (status Ervani yang diperkarakan) biasa saja, tapi mungkin itu tadi ada tekanan kepada pihak aparat untuk segera menyelesaikan secara hukum, jadi seperti ini hasilnya,” katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap hakim Pengadilan Negeri Bantul yang menangani perkara ini mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Ervani sebelum ada putusan pengadilan tetap, agar yang bersangkutan bisa melanjutkan aktivitas sebagai ibu rumah tangga.

“Apalagi ini Bu Ervani itu kan yang di rumah perananya sangat besar di rumah tangga itu, makanya menurut saya ditangguhkan,” katanya.

Kasus ini bermula saat Alfa Janto, suami Ervani yang bekerja di salah satu perusahaan di Yogyakarta akan dipindahtugaskan ke Cirebon, namun karena merasa tidak ada perjanjian dalam kontrak kerja, Alfa Janto keberatan dengan keputusan tersebut.

Penolakan itu berujung pemecatan, dan merasa suaminya tidak diperlakukan dengan adil, Ervani mengeluh di media sosial “facebook” beberapa waktu lalu, dalam statusnya, Ervani menyebut nama pimpinan perusahaan yang berperan dalam proses pemecatan suaminya.

Artikel ini ditulis oleh:

Tolak Kenaikan BBM dan Kembalikan Kekayaan Alam untuk Kemakmuran Rakyat

Peneliti dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamudin Daeng, didampingi Peneliti Senior Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo dan Aktifis solidaritas untuk pergerakan aktivis indonesia (Suropati) Aditya Iskandar, saat menjadi pembicara diksusi dengan tema ‘Menjawab Rencana Kenaikan BBM: Tolak! di Bakoel Koffie, Jakarta Pusat, Minggu (16/11/2014). Diskusi ini menyoroti seputar kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan stabilisasi harga. Selain itu juga dibahas mengenai isu mafia migas serta terkait Pasal 33 UUD 1945 yang asli. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Pelari Kenya Rajai Borobudur 10K

Jakarta, Aktual.co — Pelari asal Kenya, Kenedy Lilan dan Keninah Kihen, meraih juara I lomba Borobudur International 10 K 2014 untuk kelompok elit internasional putra dan kelompok elit internasional putri.

Pada Borobudur International 10 K yang digelar di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (16/11), Kenedy Lilan dengan catatan waktu 29 menit 35 detik, kemudian juara II Ngaresosemi dari Kenya (29.38), dan juara III Yulius Brotil yang juga dari Kenya (29.47).

Kelompok elit internasional putri Peninah Kihen dengan catatan waktu 36.12, kemudian juara II Lazeena Rahman dari Jakarta (57.58), dan juara III Miki Yokohama dari Jakarta (63.03).

Kelompok elit nasional putra juara I Agus Prayogo dari Jawa Barat (31.45), juara II M. Ridwan dari NTB (32.23), juara III Ranto dari Magelang (32.34). Kemudian kelompok elit nasional putri juara I Yulia Ningsih dari PASI Jatim (37.08), juara II Rini Budiarti dari DKI Jakarta (37.44), dan juara III Afriana Paijo dari NTT (39.35).

Kelompok umum putra juara I Kamid, juara II Oktovianus (Yonif 411 Kostrad), juara III Noce Mattal (Cepu). Kelompok umum putri juara I Septiana Dita (Cepu), juara II Yonita Sari (Magelang), dan juara III Anjhani (Jepara).

Sekretaris Umum PASI Kabupaten Magelang Priatmaji mengatakan sekitar 16.000 pelari mengikuti lomba Borobudur International 10 K dari 16 negara, antara lain Malaysia, Singapura, Thailand, Inggris, Swedia, Kenya, dan Jepang.

Ia mengatakan rute yang ditempuh dalam Borobudur International 10 K, yakni start dari Taman Lumbini kompleks Candi Borobudur menuju Kandang Gajah, Pasar Borobudur, Perempatan Kujon, Bumisegoro, Kandang Gajah, dan finish juga di Taman Lumbini.

“Rute Borobudur International 10 K tersebut sudah mendapat lisensi dari Federasi Atletik International (IAF) untuk kegiatan lomba yang sama hingga lima tahun mendatang,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai memberikan hadiah kepada para juara mengatakan Borobudur 10 K akan dilaksanakan setiap tahun sekali.

“Bahkan nanti kami coba dorong lagi mungkin Borobudur Run dalam bentuk yang berbeda lagi dan kami harapkan partisipasinya lebih banyak. Kita ciptakan atlet-atlet kita dengan memberikan ruang untuk berprestasi, yang penting sportif,” katanya.

Ia menuturkan melalui kegiatan ini Borobudur semakin menggaung di tingkat internasional akhirnya dapat membuat aktifitas baik olahraga, kesenian, pengetahuan, dan religius. Semua bisa terpusat di kawasan Borobudur sehingga Jateng juga makin terkenal.

Artikel ini ditulis oleh:

Presiden Minta Menteri Tindaklanjuti Hasil Kunjungan

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo, pada Senin (17/11) pekan depan, akan melangsungkan rapat dengan para menteri, dengan agenda meminta para anggota Kabinet Kerja segera menindaklanjuti hasil pembicara dengan sejumlah kepala negara sahabat, dalam kunjungan ke luar negeri selama pekan ini.

“Yang jelas pada hari Senin (17/11) Presiden akan menggelar rapat untuk memberi pekerjaan rumah kepada para menteri guna menindaklanjuti hasil perjalanan ini,” kata Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto kepada wartawan di sela-sela mendampingi kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pelabuhan Brisbane, Australia, Minggu (16/11).

Andi mengatakan, dalam kunjungan ke luar negeri selama sepekan, baik saat menghadiri KTT APEC, KTT Asean dan KTT G-20, Kepala Negara bertemu dan melakukan pembicaraan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara sahabat seperti Kanselir Jerman Angela Markel, Presiden Perancis Francois Hollande, Perdana Menteri Italia Matteo Renzi dan Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu.

“Relatif (rencana pertemuan bilateral) dicapai semua. Ada beberapa ‘meeting’ yang tidak direncanakan di Jakarta tapi dalam perjalanan bisa dilakukan bisa terjadi, misalnya, di Australia (saat hadiri KTT G-20) bilateral dengan PM Italia dan PM Turki, sementara di Myanmar bertemu dengan PM India dan Sekretaris Jenderal PBB,” kata Seskab.

Andi mengatakan, saat bertemu dengan PM Italia, hal yang dibahas terkait dengan ekonomi kreatif khususnya di bidang fashion, mengingat Milan merupakan salah satu kota pusat fashion dunia. Sementara saat bertemu dengan PM Turki, Presiden membicarakan mengenai peluang kerja sama di berbagai bidang antarkedua negara di masa mendatang karena kerja sama yang berlangsung antara Turki dan Indonesia saat ini masih relatif kecil.

Pada Minggu, siang, Presiden Joko Widodo beserta rombongan meninjau Pelabuhan Brisbane dan kemudian menuju Bandara Internasional Brisbane untuk kemudian pada Minggu sore bertolak kembali ke Tanah Air setelah melakukan kunjungan kerja ke Tiongkok, Myanmar dan Australia selama sepekan.

Artikel ini ditulis oleh:

Mensos: Kebhinekaan Modal Utama Bangun Indonesia

Jakarta, Aktual.co — Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan kebhinnekaan merupakan modal sosial untuk membangun Indonesia dan toleransi sudah jadi budaya bangsa.

“Kebhinnekaan adalah anugerah luar biasa. Di sisi lain bisa menjadi potensi konflik jika tidak ada toleransi,” kata khofifah saat penyerahan obor perdamaian untuk perayaan Hari Toleransi Internasional di Jakarta, Minggu (16/11).

Indonesia mempunyai penduduk lebih dari 259 juta jiwa, 250 suku bangsa, enam agama besar, serta 17.583 pulau yang merupakan anugerah.

“Namun bisa menjadi potensi konflik, bila sikap toleransi tidak hadir di tengah masyarakat,” tambah Khofifah.

Sejarah mencatat, di bumi Nusantara sudah tercipta dengan baik sikap toleransi yang kuat di antara ragam suku dan budaya sebagai bagian dari kearifan lokal.

“Sikap toleransi tercermin dalam ajaran luhur Bhineka Tunggal Ika, yang berarti berbeda-beda tapi satu,” katanya.

Pada kesempatan itu Mensos menerima obor perdamaian yang dibawa pawai perdamaian.

Obor perdamaian lalu diserahkan kepada Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Sulawesi Tengah Sulteng Nurmawati Bantilan, sebagai tanda kesediaan Sulteng menjadi tuan rumah obor 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain