16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42175

Tawuran di Manggarai, Polisi Tembakan Gas Air Mata

Jakarta, Aktual.co —Tawuran kembali pecah sore tadi di kawasan Manggarai, Jakarta Pusat, Minggu (2/11).
Kali ini tawuran terjadi antar dua kelompok pemuda di Pintu Air Manggarai, yang masuk wilayah Jakarta Selatan.
Mereka saling berjibaku di tengah jalan, sehingga menutup jalan di terowongan Manggarai.
Polisi datang dan membubarkan kedua kelompok yang tawuran dengan menembakan gas air mata dan tembakan peringatan.
Akibat kejadian tersebut, kemacetan terjadi lantaran banyak pengendara mobil dan motor yang memilih memutar balik kendarannya, dan tak mau ambil resiko kena sasaran dari tawuran.
Rahman, seorang warga di sana saat dimintai keterangan mengatakan kalau saat ini suasana sudah lumayan aman, karena kedua kelompok yang tawuran sudah langsung kabur begitu polisi datang dan melemparkan gas air mata.
Kejadian tawuran di kawasan Manggarai memang sudah sering terjadi. Pada 28 September lalu tawuran antar warga juga terjadi di Jalan Dr. Saharjo Manggarai, Jakarta Pusat. 
Akibatnya, kemacetan panjang terjadi dan pengemudi kendaraan disarankan mengambil jalan lain untuk ke tempat tujuan.

Artikel ini ditulis oleh:

Ketua PPP Djan Faridz Sambangi PBNU

Ketua PBNU KH Said Aqil Siroj (kedua kanan), Mundzir ‘Aam Jam’iyyah Ahlit Thariqah wal Mu’tabarat An Nahdliyyah Habib Lutfi bin (kiri), menerima Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar VIII Djan Faridz di kantor PBNU Jakarta, Minggu (2/11/2014). Ketua PBNU berharap PPP yang sedang berseteru dapat segera islah agar segera kembali menjalankan roda organisasi partai. AKTUAL/JUNADI MAHBUB

Panglima TNI Tiba di Filipina

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi, Koorsahli Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, Asrenum Mayjen TNI Sumedy, Aspers Laksda TNI Sugeng Darmawan, Aster Mayjen TNI Ngakan Gede Sugiartha, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya, Kapuskersin TNI Laksma TNI Suselo, Pati Sahli Tk II Was Eropa & AS Brigjen TNI Endang Sodik, dan Penasihat Panglima TNI Bidlugri Marsma TNI (Purn) Prayitno, tiba di Bandara Colonel Jesus Villamor Air Base, Filipina, Minggu (2/11/2014). Kedatangan Panglima TNI dan rombongan disambut oleh Pangab Filipina Jenderal Gregorius P. Catapang. AKTUAL/PUSPEN TNI

Jokowi Harus Buktikan Dirinya Bukan ‘Presiden Boneka’

Jakarta, Aktual.co — Direktur Polltracking Hanta Yudha mengatakan, Presiden Joko Widodo harus mampu menjawab sejumlah tantangan agar mendapat dukungan publik yang lebih besar dari sekarang.
Terutama dukungan dari masyarakat yang selama ini ragu dengan kepemimpinannya karena dianggap tidak memiliki ketegasan dan hanya sebagai “presiden boneka”.
Salah satu permasalahannya yakni, ekonomi mengenai pertumbuhan yang dibarengi dengan pemerataan dan juga mengenai hubungan dengan masyarakat internasional.
“Bila semua permasalahan tersebut dapat diatasi maka, anggapan ‘presiden boneka’ tersebut dapat terbantahkan,” kata Hanta Yudha di Kemang, Jakarta, Minggu (2/11).
Tantangan lain yang berpengaruh terhadap dukungan publik bagi Jokowi adalah merealisasikan Nawacita yang selama ini digembar-gembirkan kepada masyarakat.
“Semua itu (Nawacita) mudah untuk diucapkan tapi sulit direalisasikan karena sulit menghindari kompromi politik. Apabila kesemuanya terjawab dengan baiik, maka Jokowi telah membentuk kabinet yang benar-benar siap bekerja.”
Dukungan publik menjadi  bertambah karena kekuatan publik bagi Jokowi penting mengingat partai pemerintah kalah dominan di parlemen dibandingkan oposisi.

Artikel ini ditulis oleh:

Penutupan Munas dan Konbes PBNU

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siradj menyampaikan pandangan pada penutupan Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di Kantor PBNU Jakarta, Minggu (2/11/2014). Munas dan Kombes NU yang ditutup Oleh Rais Aam KH Mustofa Bisri tersebut menyepakati sistem pemilihan Rais Aam PBNU melalui beberapa orang terpilih yang dinilai layak menentukan pemimpin tertinggi di NU itu. AKTUAL/JUNADI MAHBUB

Polda Jateng Panggil Pelapor Kasus Dugaan Korupsi Ruislag Tower PLN

Semarang, Aktual.co —Direktorat Reserse Krimsus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Jawa Tengah memulai penyelidikan dugaan kasus pengalihan aset milik Pemerintah Kabupaten Kudus di Dewa Wates Kecamatan Undaan, di pendirian tapak tower jaringan listrik PLN Jateng-DIY. 
Untuk itu, Noor Said, selaku pelapor kasus bakal dipanggil Selasa empat November lusa.
Surat bernomor: B/ 404/X/2014/ Reskrimsus tertanggal 31 Oktober 2014, terkait permintaan dan keterangan laporan dokumen yang berisikan beberapa bukti dan dokumen tindak kasus korupsi sudah dilayangkan kepada Noor.
Tak hanya untuk kasus ruislag. Kasubdit III/ Tipikor Polda Jateng, AKBP Agus Setiawan, selaku penyidik mengatakan Noor juga akan dimintai keterangan mengenai kasus lain yang dilaporkannya.
Yakni kasus penyimpangan biaya, penyertifikat tanah, penggemukan sapi lokal, dan penyimpangan perjanjian kontrak kerja petani desa dalam bentuk bantuan hibah.
“Berkaitan dengan itu, guna kepentingan tugas pengumpulan bahan keterangan dan dokumen tersebut, maka pihak pelapor berkewajiban hadir memenuhi panggilan penyidik,” ujar dia, Minggu (2/11).
Pada pemanggilan hari Selasa depan Noor pun diminta membawa bukti keterangan dan data-data atas dugaan tipikor terkait beberapa kasus yang dimaksud. 
Menanggapi surat pemanggilan dari penyidik Polda Jateng, Noor Said selaku pelapor mengaku akan memenuhi panggilan penyidik, guna membongkar kasus dugaan tipikor yang sistemik dan terstruktur di Desa Wates Kecamatan Undaan Kabupaten.
“Jika tidak ada halangan, besok saya akan hadir sendiri. Dan membawa bukti-bukti laporan warga desa kami yang sudah geram tidak ada tindaklanjutnya,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain