16 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42180

Pasukan Pro-Pemerintah Libya Rebut Sebagian Kota Benghazi

Jakarta, Aktual.co — Pasukan yang pro-pemerintah Libya, merebut kembali daerah-daerah kota Benghazi, termasuk pangkalan-pangkalan militer. Dan dalam perebutan itu, belasan orang tewas.

“Serangan yang didukung pemerintah yang baru berusia dua pekan itu, kini menewaskan 254 orang,” kata sumber-sumber medis, seperti dikutip AFP, Minggu (2/11).

Setidaknya 36 orang tewas pada Jumat dan Sabtu, ketika pasukan yang setia pada mantan jenderal Khalifa Haftar dan tentara reguler menyerang milisi Islam di Benghazi Timur dan Selatan.

Pasukan pro-pemerintah merebut kembali posisi-posisi militer yang kelompok milisi Islam termasuk yang berhaluan keras Ansar al-Sharia.

Seorang juru bicara pasukan khusus Libya mengatakan, kesatuan itu menguasai kembali markas besarnya di jalan menuju bandara Benghazi, di daerah Bouatni tenggara kota itu.

Juru bicara staf umum Angkatan Bersenjata Kolonel Ahmed al-Mesmari mengatakan seluruh daerah timur Benghazi kini kembali berada di bawah kekuasaan pasukan pemerintah, sementara pasukan pro-pemerintah sedang bergerak ke selatan kota itu.

Para saksi mata mengatakan para pendukung Haftar yang didukung pasukan pemerintah dan para warga sipil bersenjata menyita beberapa rumah milik kelompok milisi Islam dan menghancurkan sejumlah rumah lainnya.

Serangan-serangan udara ditujukan pada beberapa daerah permukiman termasuk pangkalan kelompok Al-Gawaesha di barat, kata para saksi mata.

Mereka mengatakan pasukan pemerintah telah digelar di beberapa bagian kota itu untuk pertama kali sejak Juli.

Milisi Islam, termasuk Ansar Ash-Sharia –yang masuk daftar hitam Washington sebagai “kelompok teroris”, telah meninggalkan dari sebagian besar daerah kota itu sejak Juli.

Artikel ini ditulis oleh:

PBNU Dukung Kenaikan Harga BBM

Jakarta, Aktual.co — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mendukung rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Subsidi BBM sangat berat membebani APBN, lebih baik subsidi dialihkan untuk hal produktif dan tepat sasaran,” kata Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj usai penutupan Munas dan Konbes NU di Jakarta, Minggu (2/11).

Menurut Said Aqil, anggaran yang dikeluarkan untuk subsidi BBM yang mencapai Rp400 triliun, lebih baik digunakan untuk membiayai program yang langsung bermanfaat bagi rakyat kecil yang membutuhkan, seperti petani dan nelayan.

“Daripada dibakar di jalan jadi asap,” kata Said Aqil.

PBNU, kata Said Aqil, sangat menyadari bahwa mendukung kenaikan harga BBM sama tidak populernya dengan keputusan pemerintah mengurangi subsidi BBM. Namun, lanjut dia, sikap itu harus diambil demi kepentingan yang lebih luas.

“Kita harus berpikir dewasa, matang. Kita tahu betapa berat beban APBN. Anggaran Rp400 triliun itu lebih bermanfaat untuk membangun, untuk memberdayakan masyarakat miskin,” katanya.

Hanya, PBNU meminta pemerintah mengalokasikan dengan jelas pengalihan subsidi BBM, benar-benar untuk hal yang riil, dan melaksanakannya dengan amanah.

“Pengalihan harus jelas dan betul-betul sampai dan menyentuh orang miskin. Kalau ada manipulasi, kita akan kritik,” kata Said Aqil.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil menyiratkan kenaikan harga BBM bersubsidi sebelum Januari 2015.

Artikel ini ditulis oleh:

Hadapi MEA, Kualitas SDM Indonesia Perlu Ditingkatkan

Jakarta, Aktual.co — Indonesia perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 agar mampu bersaing, kata ekonom Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Edy Suandi Hamid.

“Dikutip dari data Bappenas 2013, kesiapan tenaga kerja Indonesia menurut Asian Productivity Organization (APO) menunjukkan dari setiap 1.000 tenaga kerja Indonesia hanya sekitar 4,3 persen yang terampil, sedangkan Filipina 8,3 persen, Malaysia (32,6), dan Singapura (34,7),” katanya di Yogyakarta, Minggu.

Ia mengatakan kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau ASEAN Economic Community (AEC) akan mulai diberlakukan pada 2015. Meskipun sudah dekat, persiapan masyarakat Indonesia menghadapi MEA masih minim.

“Indonesia layak khawatir mengingat belum adanya tindakan antisipatif atau langkah-langkah yang memadai karena terbatasnya sosialisasi dan pemahaman mengenai MEA di kalangan masyarakat,” katanya. Menurut dia, survei Litbang Kompas pada awal 2014 di 10 kota besar menunjukkan hasil yang mengejutkan. Hanya 42,5 persen masyarakat yang pernah mendengar apa itu MEA.

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (UII) itu mengatakan ada lima elemen inti pasar tunggal dan berbasis produksi yakni pergerakan arus barang, jasa, investasi, modal, dan tenaga kerja.

Artikel ini ditulis oleh:

Korupsi Penjualan Aset PT PAS, Prosedur Lelang Harus Diperiksa

Jakarta, Aktual.co — Dalam kasus dugaan korupsi penjualan aset milik PT Pelita Air Service(PAS), untuk menentukan apakah panitia lelang dapat terjerat, harus dilihat terlebih dahulu apakah lelang sudahsesuai prosedur. Pasalnya, lelang itu ada mekanisme dan regulasinya. Demikian dikatakan Kepala Subdit Tipikor PidanaKhusus Kejagung, Sarjono Turin,kepada Aktual.co, Minggu (2/11).

“Apakah barang yang dijual masih layak pakai atau tidak? Apakah barang itumasih punya ekonomis, itu yang jadi materi. Kalau tidak sesuai, kita lihat besok,kembali fakta dan data dari penyidik. Pemeriksaan terus berjalan, tidak adahari tanpa periksa. Untuk Dirut PAS saya cek dulu, sudahdiperiksa apa belum,” tandasnya.

Dalam kasus ini, penyidik telah memeriksa saksi yang diduga mengetahui proseslelang proyek tersebut. Sejumlah nama yang diperiksa di antaranya VP SatuanPengawas Internal PT PAS, Djoharretna, Staf Satuan Pengawas InternalSupriyantoro, Kepala Security Sanusi Abu Bakar dan stafnya Sukaya. Merekadiperiksa sebagai saksi atas lelang aset PT PAS, berupa spare parts helikopter Puma SA-330 dan Super Puma SA-332.

Kasus ini berawal saat pelelangan aset anak usaha perusahaan pelat merah PTPertamina. Perusahaan menjual aset yang berupa suku cadang helikopter bekasjenis Puma SA-330 dan Super Puma AS-332, Mei 2013. Sejak awal sudah adatanda-tanda mencurigakan pada penjualan aset itu. Pada penyelenggaraan lelang,ternyata pelaksanaannya mendahului usulan pelepasan aset.
 
Akibatnya, terdapat perbedaan antara barang yang dilelang dengan yangdimintakan persetujuan ke dewan pengawas/komisaris perusahaan. Namun, setelahproses lelang dan dilakukan penyerahan barang, tool pesawat sebanyak 5 bokstermasuk barang yang dijual.

Tak hanya itu, 628 item spare part senilai USD 246.978,28 yang tidak masukdalam usulan lelang dan tidak terdapat di perjanjian jual beli juga ikutdiserahkan. Belakangan, manajemen PT PAS sudah menarik tool yang ikut terjualitu dan sekarang diamankan di Bandara Pondok Cabe, Tangsel. Sedangkan ratusanitem spare part lainnya belum jelas keberadaannya.

Artikel ini ditulis oleh:

ICW Imbau Kabinet Kerja Jokowi-JK Segera Laporkan LHKPN

Jakarta, Aktual.co — Indonesia Corruption Watch (ICW), mengimbau agar seluruh menteri Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, untuk segera menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Peyelenggara Negara ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Koordinator ICW Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan, Emerson Yuntho menilai, sulit bagi masyarakat untuk mengerti jika Presiden Jokowi mempunyai visi misi membangun kabinet kerja yang bersih, namun disisi lain para menterinya tak memiliki komitem untuk membangun pemerintahan ini dengan bersih.

“Saya pikir ini harus menjadi imbauan seluruh menteri ya, karena KPK mengeluhkan ini, ‘ada sejumlah menteri yang belum menyerahkan LHKPN. Karena untuk hal yang mudah saja, menteri Jokowi tak melakukan itu. Itu penting dipertanyakan,” kata dia di Jakarta, Minggu (2/11).

Dia berharap, menteri yang baru menduduki di kursi Kabinet Kerja Jokowi-JK itu segera melaporkan LHKPN ke KPK, karena jika tidak, ICW akan melanyangkan surat ke Presiden yang merupakan mantan Gubernur DKI Jakarta itu untuk menegur para menterinya yang belum melaporkan LHKPN.

“Paling tidak kita coba kasih date-line selama seminggu ini untuk segra menyelesaikn LHKPN ke KP,” ucapnya.

Selaim melanyangkan surat soal LHKPN, dia juga akan mengirimkan surat teguran bagi menteri Kabinet Kerja Jokowi yang belum mundur dari jabatan politik dan jabatan perusahaan yang masih ‘nyantol’ meski sudah menduduki sebagai menteri.

“Karen itu tadi, jangan sampai kita diberikan satu trand pemerintah ini mendukung upaya pemberantasan korupsi malah sebaliknya, medukung melakukan korupsi,” katanya.

“Harapan kita Jokowi-jK agar mengingatkan menteri-menterinya. Diluar melaporkan LHPKN kita juga meminta menteri itu membuat semacam deklarasi soal konflik kepentingan, kenapa demi kian karena menteri-menteri ini kan akan terlibat dengan pihak-pihak swasta,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Kejagung Isyaratkan Korupsi PT PAS Naik Ke Penyidikan

Jakarta, Aktual.co — KejaksaanAgung (Kejagung) mengisyaratkan, penyelidikan kasus dugaan korupsi penjualanaset milik PT Pelita Air Service (PAS) naik ke tahap penyidikan. Dari informasiyang beredar, penyidik gedung bundar tengah membidik Direktur Utama PT PAS.

Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung, Andhi Nirwanto menegaskan bahwa pengusutankasus tersebut tengah berjalan. Saat ini kata Andhi, tim penyidik tengahmencari bukti permulaan untuk meningkatkan kasus tersebut. “Sepanjangpenyelidikan telah ditemukan bukti permulaan yang cukup, sudahada aturan mainnya itu, tunggu (naik ke penyidikan), tanya ke Jampidsus itu,” kata Andhi, di Jakarta,Minggu (2/11).

Kepala Subdit Tipikor Pidana Khusus Kejagung, Sarjono Turin mengatakan,kasus ini masih dalam penyelidikan, namun informasi terakhir dari timpenyidik yang menangani sudah menyusun laporan hasil penyelidikannya.”Mereka (penyidik) melakukan pekerjaan satu paket, lagi buat laporan,nanti akan dilaporkan,” jelasnya.
 
Bahkan untuk mempercepat proses kasus ini, Tim penyidik telah melakukan cektempat kejadian perkara di landasan Pondok Cabe Tangerang Selatan.”Sudah ada dokumentasi dalam bentuk gambar, apa sajayang dijual itu, jenisnya itemnya apa, ini faktanya. Untuk tersangka,tunggulah,” ungkapnya.

Saat disinggung apakah benar penyidik tengah membidik Dirut PT PAS, Sarjonoenggan membeberkan hal tersebut. “Kan panitia yang membuatpelelangan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain