15 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42181

Kejagung Geledah Kantor Rekanan‎ Korupsi TransJakarta

Jakarta, Aktual.co — Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) menggeledahsejumlah tempat, terkait kasus dugaan korupsi pengadaan bus TransJakarta di DinasPerhubungan DKI Jakarta tahun anggaran 2013. Sejumlah barang disita dari dua lokasi. “Hasilpenggeledahan di PT Korindo, yaitu tiga CPU dan dokumen terkait proyek. Sementara di PT Ifani Dewi disita satu laptop dan dokumenproyek, sertabukti pembayaran,” ujar Kapuspenkum Tony T. Spontana, saat dikonfirmasi Aktual.co, Minggu (2/11).

Penyidik gedung bundar melakukan penggeledahan itu di dua tempat, yaitu di kantor PTKorindo Motors di Wisma Korindo, Jl MT Haryono Kav 62, Jakarta Selatan, serta di PT Ifani Dewi,Jl Tebet Raya Dalam 153-A, Tebet Barat, Jakarta Selatan. Kedua tempatitu digeledah atas keterkaitan dengan para tersangka dari pihak rekanan proyek, yaitu Dirut PTKorindo Motors Chen Chong Kyong dan Direktur PT Ifani Dewi Agus Sudiarso.
Pada sidang di PN Tipikor, ada dua terdakwa dari Dishub DKI, yaitu Drajad Adhyaksa, yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen di SKPDDishub DKI Jakarta tahun anggaran 2013, dan juga Seyito Luhu selaku Ketua PanitiaPengadaan Barang dan Jasa di Dishub DKI. Kedua nama direktur itu disebut jaksa dalamdakwaannya.
Korindo merupakan penyedia barang pada pengadaan busway articulated paket I. Sementara,Ifani adalah penyedia barang pada pengadaan busway articulated paket V danbusway single paket II.
Jaksa juga menyebut keterlibatan Budi Susanto, Dirut PT Mobilindo ArmadaCemerlang,selaku penyedia barang pada pengadaan busway articulated paket IV. Selainitu, surat dakwaan menyebut keterlibatan mantan Kadishub DKI Udar Pristono, yang telah ditetapkan sebagaitersangka dan ditahan terkait perkara ini. Udar disidangkan dalam berkasterpisah.
Dalam surat dakwaan, jaksa menyebutkan kasus korupsi pengadaan Trans Jakarta pada 2013dilakukan secara bersama-sama oleh sejumlah pihak. Selain kedua terdakwa danUdar, jaksa menyebut keterlibatan Direktur Pusat Teknologi Industri dan SistemTransportasi BPPT Prof Prawoto. Badan yang dibawahi Prawoto disebut bertanggungjawab karena merupakan perencana dan pengendali teknis, serta pengawaspengadaan.

Artikel ini ditulis oleh:

ELSAM: Jokowi Jangan Lupakan Masalah Pertanian

Jakarta, Aktual.co — Wakil Direktur ELSAM Wahyu Wagimanmenyebut, banyaknya dinamika yang terjadi di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodojangan sampai melupakan masalah pertanian, yang sampai saat ini belum terselesaikan. Itu dikatakan Wahyu di acara diskusi”Pekerjaan Rumah Menteri Pertanian Era Jokowi-JK” di Jakarta, Minggu (2/11).

Menurut Wahyu, ada banyak masalah dalam pertanian sehingga Kementerian Pertanian yang dipimpin AmranSulaiman harus bisa memperhatikan program pertanian yang dikedepankan olehPresiden Jokowi. “Terkait pertanian ini, Mentan harus menjadi perhatian, karenamenyangkut hak asasi manusia dan penting. Sebagian besar konflik agraria itu merupakan regulasi tanggung jawab Mentan,” kata Wahyu.

Wahyu menilai, masalah pertanian ini banyak menguntungkan perusahaan besar, namunsebaliknya malah merugikan perusahaan kecil. Sehingga Mentan yang baru harus dapat mengawasi perusahaan-perusahaan besar dalammasalah pertanian. “Bagaimana ke depan Mentan itu terus diawasi, karena kita lihat ada 200 lahan kelapa sawit, dan ituhanya dikuasai oleh 10 perusahan besar. Nah, itu bagaimana kita lihat ketimpanganterjadi.”
Dia mengatakan, konflik di sektor agraria ini harus menjadi catatan khusus bagimenteri yang baru. Terlebih, konflik-konflik agraria yang terjadi itu hampirterjadi di seluruh Indonesia. Seperti halnya yang terjadi di tahun 2012, hampir 180 kasus yangbelum terselesaikan.
“Dan itu banyak melibatkan perusahaan besar, seperti halnya kasus Mesuji,Ogan Hilir. Nah, kalau menteri yang baru ini tak memperhatikan, maka akan menjadikonflik sendiri bagi Jokowi,” tuturnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pameran Foto MRT di Jembatan Penyeberangan Orang

Pejalan kaki melintasi puluhan karya foto yang dipamerkan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Bundaran HI, Jakarta, Minggu (2/11/2014). Pameran karya foto jurnalis yang menampilkan sejumlah foto pembangunan MRT tersebut baru pertama kali diadakan di JPO. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Presiden Jangan Pilih Jaksa Agung dari Kalangan Jaksa Maupun Pengacara

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo harus memilih jaksa agung bukan dari kalangan jaksa maupun daripengacara. Hal tersebut penting untuk menjamin independensi jaksa agung dalam memutus sebuah perkara. Demikian dikatakan pengamatHukum dari Universitas Islam Indonesia, Muzakir.

“Karenaposisi jaksa agung merupakan penentu dalam memutus sebuah perkara, maka yang harusdiperhatikan, dia bebas dari segala intervensi,” kata Muzakir ketika dihubungiAktual.co, Minggu (2/11).

Dalam sistem peradilan pidana, jaksa agungmemegang peran penting dalam fungsi penyidikan dan penuntutan. Bebas-tidaknyavonis pelaku tindak pidana berada di pundak kejaksaan. Dan Presiden Joko Widodoharus memilih jaksa agung yang berintegritas serta memiliki visi-misi jelas dankonkret.
Menurut Muzakir, selain untuk menghidari intervensi, jaksa agung nantinya harusmemiliki tanggung jawab dan amanah dalam mengemban tugas. Seorang jaksa agung mestiberani melakukan reformasi pembenahan sistem dan aparatur. Pembenahan sistem difokuskandi beberapa aspek. “Prioritas penanganan kasus berdimensi tindakpidana khusus, seperti korupsi, pencucian uang, terorisme, dan narkoba.”
Kata Muzakir, kejaksaan seringdikritik lamban dalam mengusut tuntas kasus tersebut. Karena itu, kasus-kasustersebut harus menjadi prioritas utama kejaksaan, mengingat besarnya kerugianmateri dan nonmateri yang ditimbulkan.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Pemilik Akun Triomacan2000 Ditangkap Polisi

Jakarta, Aktual.co — Raden Nuh pemilik akun twitter Triomacan2000 ditangkat unit cyber crime Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Minggu (2/11) dini hari.
Raden Nuh ditangkap saat tengah berada di rumah kostnya di kawasan Jalan Tebet Timur Dalam 5, Jakarta Selatan. Raden Nuh sendiri ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana pemerasan dan pencucian uang. 
“Ya benar ditangkap atas kasus tindak pidana pemerasan dan pencucian uang . pelapor atas nama Abdul Satar,” demikian pesan singkat Kombes Pol Aris Budiman Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Senin (2/11).
Hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Raden Nuh untuk mendalami lebih jauh perannya.
Seperti diketahui, polisi menangkap Edi Syahputra juga di Tebet. Edi ditahan atas dugaan pemerasan pejabat PT Telkom lewat dunia maya.

Artikel ini ditulis oleh:

Mantan Pimpinan KPK: Korupsi Tak Hanya Terjadi di Sektor Migas

Jakarta, Aktual.co — Mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bibit Samad Riyanto menyebut, korupsi yang terjadi dinegeri ini tak hanya terjadi di sektor minyak dan gas, melainkan terjadi di seluruh lini. Hal itudikatakannya ketika dihubungi Aktual.co, Minggu (2/11).

Bibit mengaku, ketika di eranya menjabat sebagai salah satupimpinan KPK, sektor migas paling ‘dikelitiki’ karena praktik korupsi di sektor tersebut paling lamaberlangsung.  “Kita sudah lama ‘kelitiki,’ itu masih berlangsung. Tapi tidak hanya di sektor Pertamina saja, itu terjadi di seluruhsektor,” katanya.

Dia menilai, untuk memberantas korupsi dinegeri ini, sistem pemerintahan harus dibenahi karenabudaya korupsi sudah semakin mengakar. Dia pun berharap, pemerintah harus memikirkan agar budaya korupsi di Indonesiatak lagi mengakar.

“Makanya sistemnya didandani, dan hukum harus dikedepankan. Kita janganhanya memikirkan menaikkan gajisaja. Masyarakat harus ramai-ramai memerangi korupsi, makanya masyakat harus dilibatkan,” lanjutnya.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Johan Budi SaptoPrabowo mengatakan, selaku deputi bidang pencegahan yang baru, ia pastinya mempunyai rencana untuk mencegah korupsi, khususnya di sektormigas. “Rencanaada, KPK akan lakukan kajian pengelolaan migas,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu

Berita Lain