12 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42226

Buka Kedai Kopi, Bisnis Menggiurkan Kawula Muda di Bandarlampung

Jakarta, Aktual.co — Kedai kopi yang mulai bermunculan di Kota Bandarlampung semakin dinikmati terutama kalangan kawula muda daerah itu untuk mencicipi kenikmatan cita rasa khas kopi Lampung.
“Sejumlah anak muda di Kota Bandarlampung membuka kedai kopi seduh berkualitas dengan harga bersahabat,” kata Aji (30) penikmat kopi asal Kota Bandarlampung, Kamis (30/10).
Salah satunya, kata dia, kedai kopi bernama “Keiko Bahabia” yang khusus menjual kopi seduh berkualitas dengan harga bersahabat. Kenikmatan kopi di kedai itu menyebabkan pengunjung bukan hanya berasal dari daerah itu juga tetapi juga luar provinsi itu, bahkan juga konsumen dari berbagai negara.
Ia mengatakan bahwa kenikmatan kopi Lampung sudah terkenal diberbagai belahan Indonesia, bahkan kopi menjadi salah satu komoditas andalan asal daerah itu. Namun potensi tersebut belum mendorong pengusaha setempat untuk membuka kedai kopi denagn sistem “singe origin coffe” atau minuman kopi yang berasal dari biji kopi original yang hanya berasal dari satu tempat.
Hingga pada 2012, sekelompok anak muda yang dipelopori oleh Adi Cahyadi dan Wisnu membuka sebuah kedai kopi yang diberi nama Keiko Bahabia.
Keiko Bahabia adalah kedai kopi pertama di Lampung yang menyajikan minuman kopi dengan sistem single origin coffe yang dipadukan dengan alat manual brewing. Manual brewing yang digunakan di kedai ini mencakup Vietnam drip, coffe press, v 60 coffe drippers, siphone dan mokapot.
“Kedai kita menyajikan coffe mix,” ucap Adi Cahyadi pemilik Keiko Bahabia.
Ia mengungkapkan bahwa kopi yang disajikan langsung diseduh dari biji kopi yang masih segar, sehingga sangat mengeluarkan aroma yang sangat menggoda begitu disajikan.
Menurutnya, untuk segelas kopi pengunjung cukup membayar sebesar Rp13 ribu hingga Rp25 ribu per gelas. Harga itu tak terlalu mahal untuk menikmati kopi yang diseduh langsung dari biji kopi pilihan.
Kendati baru dua tahun, Keiko Bahabia sudah tercatat dihati para pecinta kopi, konsumen mereka bukan hanya dari Lampung atau traveler domestik. Banyak traveler dari berbagai penjuru dunia yang khusus mendatangi tempat ini, khusus untuk menikmati secangkir kopi asal Lampung, yang nikmat dengan harga terjangkau.
Kedai kopi lainnya juga hadir di kawasan Kemiling Bandarlampung bernama Coffe Paste, yang dijadikan tempat berkumpulnya penikmat kopi bercita rasa kopi khas Lampung.
Kedai kopi yang baru dibuka beberapa bulan itu, cukup digandrungi oleh pecinta kopi terutama kawula muda yang “nyeruput” kopi sambil bersenda gurau diantara mereka.
“Selain ciat rasa kopi yang nikmat, kedai Coffe Paste juga dijadikan tempat untuk kongkow bersama teman-teman,” kata Heri (25) warga Bandarlampung.
Kedai itu, lanjutnya, setiap malam ramai dikunjungi kawula muda, apalagi pada malam Sabtu sampai Minggu untuk menikmati kopi bercita rasa spesial.

Artikel ini ditulis oleh:

Ditanya Antisipasi Banjir, Ahok: Siap-siap Ngungsi Aja

Jakarta, Aktual.co —Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengakui kalau di musim penghujan yang sebentar lagi tiba Jakarta akan kembali mengalami banjir. 
Dia bahkan mengimbau warga yang tempat tinggalnya sering ‘langganan’ banjir, agar bersiap untuk mengungsi lagi.
“Ya siap-siap ngungsi aja,” ujar Ahok di Balaikota DKI, Kamis (30/10).
Kata dia, dirinya mengimbau seperti itu lantaran proyek-proyek untuk mengantisipasi banjir di Jakarta seperti normalisasi sungai, relokasi warga bantaran sungai, dan perbaikan pompa, hingga saat ini belum sepenuhnya rampung.
“Di sungai itu kan ada rumah. Rumah-rumah di bantaran itu belum selesai semua. Normalisasi Kali Ciliwung juga belum selesai semua padahal yang paling bahaya dan rentan banjir itu kan Ciliwung. Pompa kita juga belum beres kaya di Sentiong sama Marunda. Kita masih kerjakan itu,” ujarnya.
Meski akui proyek antisipasi banjir meleset, Ahok tetap saja mengklaim persiapan banjir tahun ini masih lebih baik ketimbang dua tahun lalu. 
Alasannya, saat ini proyek-proyek penanganan banjir sudah dikerjakan. Meski meleset. 
“Kalau dibandingkan dua tahun lalu ya kita lebih siap. Semua penanganannya masih dalam proses, relokasi, sodetan segala macem. Pompa kita lebih beres kan, pompa waduk pluit udah beres, pompa pasar ikan udah beres,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Arema Lolos Semifinal, Aremania Akan Birukan SUGBK

Malang, Aktual.co — Lolosnya Arema Cronus ke babak Semifinal Indonesian Super League (ISL) ditanggapi gembira oleh suporter fanatik mereka, Aremania.

Imam Ghozali, humas tour Aremania kepada Aktual.co menerangkan, para suporter ini rencananya bakal membirukan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat laga semifinal yang akan diselenggarakan pada 4 November mendatang.

“Aremania akan datang ke stadion SUGBK, untuk mendukung tim kesayangannya,” kata Imam, Kamis (30/10) malam.

Ghozali memprediksi, jumlah Aremania yang akan hadir di stadion GBK mencapai 50 ribu orang, yang datang baik dari Malang, Jawa Tengah, Sumatera serta yang ada di Jakarta.

“Mulai besok (Jumat, 31/10) kabarnya sudah ada yang berangkat ke Jakarta,” imbuhnya.

Rombongan besar Aremania bakal menuju Jakarta pada tanggal yang kini masih belum diputuskan oleh pihak para suporter, sebab, hingga saat ini masih dilakukan pendataan suporter.

Arema dalam pertandingan semifinal nanti, akan bertemu dengan Persib Bandung, yang merupakan juara grup.

Artikel ini ditulis oleh:

GMKI: Kembali ke UUD 45 Asli dan Tinjau Ulang UU Pro Asing!

Medan, Aktual.co — Kembali ke UUD 1945 naskah asli dan perubahan sejumlah UU yang diindikasikan pro asing, dinilai sebagai syarat untuk merubah tatanan masyarakat Indonesia yang dewasa ini dinilai timpang dan jauh dari cita-cita pendiri bangsa.
Demikian dikatakan Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Medan, Ruben Panggabean kepada Aktual.co di Medan, Kamis (30/10).
“Kembali ke UUD 1945 dan meninjau ulang UU yang diindikasi pro asing menjadi syarat dasar mengubah tatanan masyarakat yang dewasa ini sudah timpang dan jauh dari cita-cita pendiri bangsa,” tandas Ruben.
Misalnya, kata Ruben, UU no 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air (SDA) yang memungkinkan dilakukannya privatisasi terhadap Sumber Daya Air. 
“Ini kan sangat kontradiktif dengan UUD khususnya pasal 33 bahwa segala kekayaan bumi yang berada di atas dan di dalam menjadi kekuasaan negara dan sebesar-besarnya digunakan untuk hajat hidup orang banyak,” tandas Ruben.
Sektor kekayaan alam, lanjut Ruben, menjadi sasaran utama yang ingin diekplorasi dan dieksploitasi oleh kekuatan korporasi asing melalui permainan regulasi.
Sehingga, persoalan UU yang dindikasi berpihak pada kepentingan asing tidak cukup hanya ditinjau, tetapi coba didalami pihak-pihak yang disinyalir menjadi ‘kaki tangan’ para pengusaha asing di dalam parlemen.
Lebih jauh, Ruben menilai, ketidakadilan bagi masyarakat, eksploitasi sumber daya alam dan kerusakan lingkungan yang parah adalah kondisi yang masalah yang harus segera dijawab dan diselesaikan Kabinet kerja Jokowi-JK.

DPRA Desak Pemberlakukan Hukuman Cambuk Merata di Aceh

Banda Aceh, Aktual.co — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky mendesak seluruh pemerintah kabupaten/kota di Aceh memberlakukan hukuman cambuk bila ada tersangka yang melakukan pelanggaran. Pasalnya, selama ini hukuman cambuk hanya sering dilakukan di Banda Aceh, Pidie dan beberapa kabupaten lainnya di Aceh.
“Harus merata, tidak boleh pincang dalam pelaksanaannya. Nanti malah yang melakukan pelanggaran syariat Islam yang sama di kabupaten A misalnya, tidak dicambuk. Sementara di kabupaten B malah dicambuk,” ujar politisi Partai Aceh ini kepada Aktual.co, Kamis (30/11) saat dimintai tanggapan terkait pelaksanaan hukum cambuk di Aceh. 
Ditambahkan, tidak meratanya pemberlakukan hukuman cambuk,  baik itu kepada pelaku maisir, khamar, dan khalwat justru dapat menimbulkan kecemburuan secara psikologis bagi masyarakat yang menerima hukuman tersebut.
“Harus disebutkan juga apa saja kendalanya sehingga masih  ada kabupaten/ kota yang tidak melaksanakan hukuman cambuk ini,” ujar alumni UIN Ar-Raniry itu. Selama ini, yang telah vakum melakukan eksekusi cambuk seperti Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.
Selain itu, sambung Iskandar, jangan sampai ada pelaku pelanggaran syariat yang tidak dicambuk sama sekali. Padahal,  dia terbukti bersalah melakukan kesalahan. Kondisi ini akan melemahkan penegakan syariat Islam di Aceh, karena para pengambil kebijakan telah berlaku tidak adil.
“Kita tetap mendorong agar pelaksanaan syariat Islam secara kaffah terwujud di Aceh ,” pungkas Iskandar.

Sekjen PBB Sesalkan Rencana Pemilu Pemberontak Ukraina

Jakarta, Aktual.co — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon menyesalkan rencana pemberontak separatis Ukraina untuk menggelar pemilu pada akhir pekan, dimana jajak pendapat itu dinilai dapat merusak kesepakatan damai.
“Pemungutan suara di Ukraina Timur yang direncanakan digelar pada Minggu (2/11) akan merusak Protokol dan Memorandum Minsk, yang harus segera diimplementasikan secara keseluruhan,” kata Ban dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicaranya, Kamis (30/10).
Kritikan Ban ini muncul setelah Pemerintah Rusia meningkatkan ketegangan, dengan mengeluarkan pernyataan untuk mengakui hasil pemungutan suara yang ada di daerah Donetsk dan Lugansk.
Sekjen PBB menyesalkan penyelenggaraan pemilu yang direncanakan oleh kelompok pemberontak bersenjata di Ukraina Timur pada 2 November 2014, dimana hal tersebut melanggar konstitusi dan hukum nasional negara itu.
Pemberontak pro-Rusia di Ukraina telah memproklamirkan rencana yang telah mereka buat sejak bulan lalu kepada masyarakat Republik Donetsk dan Lugansk mengenai akan diadakannya pemilihan umum untuk menentukan pemimpin daerah dan anggota legislatif, hari Minggu mendatang.
Anggota parlemen nasional Ukraina di Kiev, Rada Verkhovna, telah mengeluarkan undang-undang terkait pemberian kekuasaan kepada para pemberontak, terutama pada daerah-daerah berbahasa Rusia yang memiliki pemerintahan sendiri.
Di dalam Undang-undang tersebut dinyatakan pemilu lokal akan diadakan pada 7 November 2014, namun pemimpin pemberontak mengatakan bahwa mereka harus memiliki kekuasaan untuk mengatur tanggal yang diinginkan.
Terkait dengan rencana pemilu itu, Pemerintah Amerika Serikat kemudian mengatakan bahwa keputusan para pemberontak tersebut merupakan pelanggaran dari kesepakatan Minsk yang telah ditandatangani di Ibu Kota Belarusia tanggal 5 September lalu.
Pemerintah Ukraina dan Barat menuduh Rusia mendukung pemberontak separatis melawan tentara Kiev yang telah menewaskan lebih dari 3.700 orang, sejak April 2014.
Namun, Pemerintah Rusia menyangkal tuduhan keterlibatannya itu.

Artikel ini ditulis oleh:

Berita Lain