3 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42243

Petani Tembakau se-Indonesia Deklarasikan Tolak FCTC

Jakarta, Aktual.co — Petani tembakau seluruh Indonesia menyampaikan petisi menolak aksesi kerangka kerja pengendalian tembakau atau Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) serta berbagai bentuk pedomannya yang mengancam mata pencaharian petani.

Petisi menolak FCTC ini disampaikan para petani tembakau dalam acara memperingati Hari Petani Tembakau se-Dunia yang jatuh pada tanggal 29 Oktober 2014 yang diperingati Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) di Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (29/10).

“Kami menolak aksesi kerangka kerja pengendalian tembakau atau FCTC ini karena ini berpotensi mengabaikan hak ekonomi petani tembakau,” kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APTI, Suryana di Surabaya (29/10).

Pada peringatan Hari Tembakau Sedunia ini dengan tema “Mendesak Pemerintah untuk Tetap Menolak FCTC dan Bersikap Objektif Terhadap Industri Hasil Tembakau” ini Wakil Ketua DPN APTI juga mengajak agar momentum ini hendaknya dimanfaatkan untuk menyorot aspek positif terkait tembakau.

Mengingat, kata Suryana, tembakau sebenarnya merupakan warisan bangsa, serta mendidik masyarakat tentang permasalahan yang berdampak pada mata pencaharian petani.

APTI juga menyoroti kondisi petani tembakau di negara-negara penandatanganan FCTC saat ini yang dalam perkembangannya mengancam keberadaan petani tembakau secara sistematis.

“Adapun pedoman FCTC yang kami nilai eksesif antara lain, larangan penggunaan bahan tambahan termasuk penggunaan cengkeh dan penerapan kemasan rokok polos,” kata Sekjen DPN APTI Budidono.

Disatu sisi, kata Budi, pihaknya juga menyambut gembira berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam melindungi sektor tembakau nasional, serta dalam memperjuangkan akses pasar produk tembakau Indonesia di pasar Internasional.

APTI, kata Budi, percaya pemerintah Indonesia akan kembali memenangkan kasus sengketa dagang di WTO terkait kebijakan kemasan rokok polos yang diterapkan oleh pemerintah Australia. “Bila kami diamkan tentunya kebijakan inipun dapat dipaksakan untuk diterapkan di Indonesia,” imbuhnya.

Sebanyak 2.500 petani dari sejumlah daerah di Indonesia, Rabu, memperingati Hari Petani Tembakau Sedunia di Pamekasan, Madura.

Kegiatan memperingati Hari Petani Tembakau Sedunia ini mulai dari monumen Arek Lancor menuju halaman pendopo Pemkab Pamekasan.

Pada Peringatan Hari Petani Tembakau Sedunia ini dihadiri oleh petani tembakau perwakilan pengurus APTI se-Indonesia, pengurus pusat APTI dan pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Pamekasan serta beberapa pejabat Pemerintah Pusat.

Acara ini juga akan disemarakkan oleh pawai budaya kesenian khas Madura dari monumen Arek Lancor menuju halaman Pendopo Pemkab di Jalan Kabupaten Pamekasan.

APTI adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 2000 dengan tujuan untuk meningkatkan harkat, martabat dan kesejahteraan petani tembakau Indonesia.

Selain itu APTI bertugas untuk memastikan bahwa kepentingan petani tembakau diperhatikan oleh para pembuat kebijakan, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun di tingkat pusat.

APTI beranggotakan sekitar 2 juta orang petani dan buruh tani tembakau yang tersebar di sentra-sentra produksi tembakau seperti di Temanggung, Lumajang, Madura, Garut, dan Lombok.

Dalam kegiatannya, APTI merupakan anggota aktif dari Asosiasi Petani Tembakau Internasional/ International Tobacco Growers Association (ITGA).

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Polisi Telisik Satu Persatu Pemilik Akun Triomacan

Jakarta, Aktual.co —  Penyidik Polda Metro Jaya mendalami kasus kepemilikan akun Twitter “@Triomacan2000” yang diduga digunakan untuk menghujat dan memeras pihak tertentu.
“Kita dalami karena pemilik akunnya banyak,” kata Kepala Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Hilarius Duha di Jakarta, Rabu (29/10).
Hilarius menyatakan pihaknya beberapa kali menerima laporan soal keberadaan akun Twitter @Triomacan2000 yang kerap menyerang pihak tertentu.
Namun penyidik kepolisian kesulitan menelusuri dugaan perbuatan tidak menyenangkan dan pelanggaran tindak pidana soal Informasi Transaksi Elektronik (ITE) terhadap pemilik akun twitter tersebut.
Hilarius menuturkan pihaknya akan mendalami kepemilikan akun twitter itu setelah menangkap salah satu admin @triomacan2000 Edi Saputra yang menghujat seorang pejabat PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom).
Hilarius menjelaskan Edi diduga terlibat pemerasan terhadap pejabat PT Telkom Indonesia itu setelah menghujat melalui akun twitter @triomacan2000.
Hilarius mengungkapkan penyidik kepolisian memiliki bukti percakapan Edi saat berupaya memeras pejabat perusahaan Badan Umum Milik Negara (BUMN) itu.
Selanjutnya, pejabat itu memancing tersangka bertemu di daerah Tebet Jakarta Selatan untuk menyerahkan sejumlah uang sesuai kesepakatan pada Selasa (28/10) malam.
Akhirnya, petugas bersama korban menangkap “basah” tersangka saat menerima uang sekitar Rp50 juta di tempat tersebut.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Surat Pengungsi Sinabung untuk Jokowi: Kami Bukan Binatang, Kami Manusia

Medan, Aktual.co — Salah satu pengungsi Sinabung yang menorehkan tulisan di spanduk harapan adalah Susanto Ginting. Ia adalah pengungsi Sinabung dari daerah Gurukinayan.
Tulisan yang ia bubuhkan di spanduk agar Jokowi membuka mata terkait kondisi pengungsi Sinabung. Para pengungsi ini sudah setahun lamanya berada di posko penampungan, dan terkesan tidak diperhatikan. Relokasi yang selama ini dijanjikan pun tidak kunjung direalisasikan.
Berikut pesan Susanto Ginting untuk Presiden Joko Widodo.
“Bapak Presiden Yang MerakyatBapak Gubsu Yang Baik HatiBapak Plt. Bupati Karo Yang JujurSatu Tahun Sudah Erupsi Sinabung
Ternak Saja Dibuat KandangnyaTernak Saja Diberi MakanTapi Ternak Adalah BinatangKami Bukan BinatangKami ManusiaKami Juga Warga IndonesiaBerikan Hak Kami Sebagai Pengungsi”

Ikappi Ragukan Rencana Kemendag Bangun 5.000 Pasar Tradisional

Jakarta, Aktual.co —Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) merespon rencana Kementerian Perdagangan untuk membangun lima ribu pasar tradisional dalam lima tahun ke depan.
Meski menyetujui, namun Ketua Ikappi Abdullah Mansuri mengaku ragu rencana itu bisa terealisasi, mengingat APBN yang terbatas.
“Misalkan mereka dalam lima tahun membangun lima ribu pasar berarti dalam satu tahun harus membangun seribu pasar. Jika satu pasar memakan biaya sebesar Rp 10 miliar maka untuk seribu pasar akan memakan biaya Rp 10 triliun. Itu perlu dipertimbangkan juga,” ujarnya, di Jakarta, Rabu (29/10).
Karenanya, ketimbang gembar-gembor berencana membangun lima ribu pasar baru yang malah terkesan mubazir, Mansuri berpendapat lebih baik Kemendag merevitalisasi saja pasar-pasar tradisional yang sudah tidak layak kondisinya. 
Selain itu, Mansuri pun berpendapat pembangunan ribuan pasar baru harusnya bukan hanya di pembangunan fisik saja.
Tapi hendaknya juga mengutamakan pembangunan mental sumber daya manusianya, baik pedagang pasar ataupun pengelola pasar.
“Karena selama ini belum mendapat sentuhan dari pemerintah. Sebelum melakukan pembangunan fisik hendaknya utamakan pembangunan pengelolaan pasar,” ujarnya.
Sebagai informasi, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel mengatakan bahwa pihaknya akan mengkaji rencana pembangunan lima ribu pasar tradisional yang merupakan salah satu janji Jokowi saat kampanye pemilihan presiden.
Ia mengatakan, kajian tidak hanya mengenai pembangunan fisik pasar, tetapi juga mengenai pengelolaan dan sistem logistik barang di pasar tradisional. Pihaknya juga akan mengevaluasi keberadaan dan peran pasar tradisional selama ini.

Artikel ini ditulis oleh:

Menteri ESDM Janji Buang Kepentingan Kelompok

Jakarta, Aktual.co — Menteri ESDM Sudirman Said berjanji akan membuang kepentingan pribadi atau kelompok (vested interest) yang selama ini mengganggu kelancaran kegiatan sektor energi dan pertambangan.

“Kalau kita buang ‘vested interest’, maka semua hal bisa dilaksanakan,” katanya saat memberi sambutan dalam acara serah terima jabatan Menteri ESDM dengan Chairul Tanjung di Jakarta, Rabu (29/10).

Sudirman yang dikenal sebagai pegiat antikorupsi itu mengakui, pengalaman dan pengetahuannya soal ESDM masih terbatas karena hanya bersinggungan dengan sektor tersebut selama 10 tahun. Namun, dirinya yakin para pejabat Kementerian ESDM sudah mempunyai solusi teknis untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada.

“Kawan-kawan di sini punya kemampuan yang luar biasa,” katanya.

Hanya saja, lanjutnya, kadang kala “vested interest” menghambat pengambilan keputusan.

“Saya mulai dengan niat baik. Kalau kita buang ‘vested interest’, maka tidak ada yang tidak bisa diselesaikan,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pengungsi Sinabung Sambut Jokowi dengan Spanduk Pengharapan

Medan, Aktual.co — Puluhan siswa SD, SMP dan SMA yang merupakan anak-anak dari pengungsi Sinabung menyambut kedatangan Presiden Jokowi dengan spanduk pengharapan, Rabu (29/10).
Puluhan siswa itu melebarkan spanduk berisikan tulisan dan tanda tangan, dan harapan-harapan itu di Jalan Veteran, Kabanjahe. Jalur ini sedianya akan dilewati Presiden Jokowi menuju Posko utama penanggulangan bencana erupsi Sinabung.
Refelita Sianipar, pengungsi asal Desa Simacem kepada Aktual.co mengungkapkan pengibaran spanduk ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan hati. Ia ingin pemerintahan Jokowi memperhatikan para pengungsi yang sudah setahun lamanya berada di posko penampungan diperhatikan. 
“Relokasi yang selama ini dijanjikan agar direalisasikan. Kami seperti tidak diperhatikan, jadi kami memohon kepada pak presiden (untuk diperhatikan),” ucap Refelita.
Menariknya, dari antara tiga spanduk yang dibawa para siswa oleh anak-anak pengungsi dari tiga desa masing-masing Desa Bakerah, Simacem dan Suka Meriah, yang kini masih di posko-posko pengungsian itu, sebuah tulisan singkat ditujukan langsung kepada Presiden Jokowi, Gubernur Sumut dan Plt. Bupati Tanah Karo.

Berita Lain