1 Januari 2026
Beranda blog Halaman 42269

Akhirnya Rini Soemarno Mundur dari Perusahaan Bakrie

Jakarta, Aktual.co —  Kedekatan Rini Soemarno dengan perusahaan Bakrie nampak terlihat, salah satunya menjabat sebagai Komisaris Independen PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL).

Dalam profile yang ditampilkan di Bakrie telecom, Rini menjabat sebagai Komisaris Independen sejak tahun 2012. Rini juga menjabat sebagai Komisaris PT Agrarini serta perusahan yang bergerak di bidang properti dan makanan.

Sebelum menjabat Komisiaris Independen di Bakrie, dirinya pernah menjadi Presiden Komisaris PT Darma Henwa, Tbk 2007-2011, Presiden Komisaris PT DH Energy 2008 – 2012.

Rini juga pernah menduduki jabatan sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia pada periode 2001 hingga 2004, Presiden Direktur PT Astra International Tbk periode 1998 hingga 2000 Wakil Ketua BPPN periode Januari hingga Juni 1998, Direktur Keuangan PT Astra International Tbk periode 1990-1998 dan Vice President Citibank NA Jakarta pada tahun 1989. Memperoleh gelar Bachelor di bidang ekonomi dari Wellesly College, Wellesly Massachusetts, Amerika Serikat pada tahun 1980

Namun Perusahaan telekomunikasi Grup Bakrie itu menyatakan Rini sudah mundur dari komisaris independen efektif pada 30 Agustus 2014.

“Sesuai ketentuan perusahaan, pengunduran diri tersebut efektif pada tanggal 30 Agustus 2014,” ujar Corporate Secretary BTEL Harya Mitra Hidayat dalam keterangan tertulis, Selasa (28/10).

Saat ini susunan terdiri dari Komisaris Utama Anindya Novyan Bakrie, Wakil Komisaris Utama Bobby Gafur Sulistyo Umar, Komisaris Ambono Januarianto, Komisaris Independen Ai Mulyadi Mamoer dan Komisaris Independen Rajsekar Kupuswami Mitta.
    
Sebelumnya, Peneliti Senior Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo mengatakan bahwa apabila nama-nama yang diduga agen asing ada dalam kabinet pemerintahan baru maka agenda Trisakti tidak akan bisa diwujudkan.

Dirinya menduga ada kepentingan Rini Soemarno dengan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Namun ia menggarisbawahi bahwa pada pemilihan presiden 2014 lalu, Rini Soemarno selain menjadi penyandang dana Jokowi-JK, dikabarkan juga menjadi salah satu penyandang dana pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

“Nama Rini Soemarno pada pilpres lalu terungkap ke publik, bahwa ternyata Rini menyumbang dana ke pasangan nomor satu, Prabowo-Hatta, disitu ada Ical yang dukung Prabowo-Hatta. Kalau nariknya dari situ mungkin itu ada hubungan, ada korelasi kepentingannya,” jelas Karyono.

Meski begitu, ia menambahkan, dalam dunia bisnis itu sebenarnya hal yang wajar pengusaha bermain dua kaki. Sebab pengusaha juga ingin bisnisnya aman.

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Pengamat: Nilai ‘Amar Maruf Nahi Munkar’ dalam PPP Harus Dikembalikan

Jakarta, Aktual.co — Muktamar Islah PPP  yang dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober-2 November 2014 di Jakarta, yang mengagendakan Muktamar untuk Umat ini menuai pujian sejumlah kalangan masyarakat. 
Seperti yang disampaikan Ubedillah Badrun, pengamat politik UNJ , mengatakan  langkah Muktamar Islah yang diagendakan oleh Majelis Syari’ah, yang dipimpin KH Maemoen Zubair atau biasa disapa Mbah Moen dan tim adalah langkah yang tepat.
“Langkah ini tepat untuk kembali kepada Khittah PPP sebenarnya,” ujarnya, di Jakarta, Selasa (28/10). 
Selain itu, lanjutnya, jalan islah ini adalah jalan yang tepat  disaat situasi politik yang terus dinamis di Indonesia akhir-akhir ini dengan melihat wajah kabinet yang tak sempurna dan problem negara begitu besar. “Pilihan ini (islah) begitu tepat untuk PPP,” sergahnya.
Selain itu, momentum yang sangat penting adalah untuk melakukan evaluasi dan mengoreksi  dua kubu besar di PPP. Evaluasi ini dititikaberatkan bahwa politik itu tidak serta merta merebut kekuasaan, tetapi politik juga membawa nilai-nilai PPP sebenarnya yang berlandaskan Islam.
“Nilai Amar Maruf Nahi Munkar dalam PPP harus dikembalikan lagi dan inilah yang membuat situasi  politik bangsa ini lebih dinamis lagi,” ungkapnya.
Seperti diketahui, Majelis Syariah bersama Majelis Pakar, Majelis Pertimbangan menyatakan penyelenggaraan Muktamar PPP ke VIII yang sah akan berlangsung di Jakarta pada 30 Oktober depan.
Dalam informasi yang diperoleh, undangan muktamar ini ditandatangani langsung oleh KH Maemoen Zubair atau biasa disapa Mbah Moen. 

Artikel ini ditulis oleh:

Seluruh Dunia Mengakui, Teh Indonesia Enak!

Jakarta, Aktual.co — Minuman teh adalah minuman favorit yang sering kita konsumsi dalam situasi apapun. Segala macam teh ditanam di Tanah Air, bisa dikatakan teh asli Indonesia. Karena perbedaan faktor geografis, cita rasa teh di masing-masing negara punya ciri khasnya masing-masing. 
Teh Indonesia sangat siap bersaing dengan beragam teh dari negara produsen teh terbesar di dunia. Salah satu teh yang terlihat menjanjikan adalah teh Oolong. Dulunya, teh ini jarang dibudidayakan. Karena struktur tanah, iklim, dan air di Indonesia bagus, untuk itu teh Oolong asli Indonesia punya rasa khas dan kuat. 
Beberapa teh lain seperti teh putih, teh hitam, teh hijau, teh poci, banyak diterima di negara konsumen teh. Namun, karena image teh Indonesia cocok di mix dengan bahan lain seperti rempah, dan buah-buahan. Membuat keaslian dari cita rasa teh tidak berubah.
“Dalam segi kualitas, saya yakin teh Indonesia siap bersaing terbukti di beberapa negara konsumen teh besar, seperti Kanada, Jepang, dan lainnya, teh Indonesia bisa diterima dan responnya bagus, bahkan teh Indonesia diakui enak,” jelas Ratna Soemantri, Ketua Bidang Promosi Dewan Teh Indonesia, beberapa waktu yang lalu.
“Ini jadi tugas saya dan Dewan Teh Indonesia, bekerja sama dengan beberapa stakeholders di luar negeri untuk memperbaiki image tersebut, agar orang luar itu tahu rasa orisinalnya teh Indonesia seperti apa,” tutupnya

Jadi Saksi SDA, Anggito Kembali Jalani Pemeriksaan di KPK

Mantan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Anggito Abimanyu menuju ruang tunggu setibanya di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (28/10/2014). Anggito diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama Tahun 2012-2013 dengan tersangka Suryadharma Ali. AKTUAL/JUNAIDI MAHBUB

Proses Rotasi Internal Demokrat Belum Final

Jakarta, Aktual.co — Nama Ambar Tjahyono dan Rooslynda Marpaung dikabarkan telah dipecat oleh MahkamahPartai Demokrat. Keduanya pun, digadangkan bakal diganti oleh Roy Suryo dan Jhonny Allen Marbun, dimana dua nama terakhir merupakan caleg DPR yang tak terpilih. 
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Agus Hermanto mengatakan jika proses tersebut belumlah final.
“Ini prosesnya mulai dari internal partai (Mahkamah Partai). Dan ini masih belum final, karena sifatnya masih rekomendasi dari partai ke DPP,” ucap dia, di Gedung DPR, ‎Senayan, Jakarta, Selasa (28/10).
Dikatakan Agus, rekomendasi dari Mahkamah Partai itu harus diproses terlebih dahulu ke DPP Partai Demokrat. Pemecatan pun baru dapat dikatakan final, bila dibumbuhi tandatangan Ketua Umum Demokrat SBY dan Sekjen Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).
“Mahkamah Partai dan Komite Pengawas itu adalah subordinat dari DPP. Setelah diselesaikan di situ, baru difinalisasi DPP lewat tanda tangan Ketum dan Sekjen. ‎Belum ada keputusan dari DPP,” ujarnya.
Bila dirunut dari sengketa hasil Pemilu Legislatif, perkara itu telah selesai berproses di Mahkamah Konstitusi (MK). Keputusan MK bersifat final dan mengikat. Lalu kenapa masih ada yang memperkarakan sengketa ini setelah semua tahapan, termasuk MK, sudah dilewati?
“Memang dalam aturan Perundang-undangan seperti itu, tapi masih ada celah. Meski sudah di MK tapi masih bisa diproses di partai. Kalau (kasus) Pak Ambar Tjahjono tidak masuk ke MK,” jawabnya.

Artikel ini ditulis oleh:

KPK Periksa Tersangka Bupati Karawang

Bupati Karawang Ade Swara tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (28/10/2014). Ade Swara diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait perizinan penerbitan surat persetujuan pemanfaatan ruang di Karawang, Jawa Barat. AKTUAL/JUNADI MAHBUB

Berita Lain