6 April 2026
Beranda blog Halaman 42276

Peringati Hari Pahlawan, Tiket Busway Hanya 10 Rupiah

Jakarta, Aktual.co —PT Transjakarta ikut berpartisipasi dalam menyambut Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November. 
Khusus untuk hari ini, Senin (10/11) dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 23.59 WIB, PT Transjakarta memberikan diskon untuk tiket Transjakarta yang biasanya Rp 3.500 sekali jalan menjadi Rp 10 untuk sekali jalan.
Namun, pemberlakukan diskon tersebut hanya berlaku untuk transaksi melalui e-ticketing, bukan untuk pembelian tiket kertas. Untuk penumpang yang membeli tiket kertas tetap dikenakan harga tiket normal.
“Untuk e-ticketing saja. Bagi penumpang yang membeli tiket secara tunai, tetap dikenakan biaya normal yaitu Rp 2.000 pada pukul 05.00 WIB sampai 07.00 WIB, dan Rp 3.500 dari pukul 07.01 WIB hingga 23.59 WIB untuk setiap transaksi yang tidak menggunakan e-ticketing,” ujar Direktur Utama PT Transjakarta ANS Kosasih, di Jakarta, Senin (10/11).
Selain untuk memperingati Hari Pahlawan, diskon tiket Transjakarta juga untuk meresmikan logo baru Transjakarta hasil sayembara yang akan diresmikan pada hari ini oleh Plt Gubernur DKI Jakarta.
“Dalam acara yang sama akan dilakukan juga penyerahan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 50 juta kepada pemenang sayembara desain logo Transjakarta,” ujarnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Aksi Tolak Ahok jadi Gubernur, FPI kembali Turun ke Jalan

Massa Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta, Senin (10/11/2014). Mereka rencananya juga akan melakukan long march menuju Gedung DPRD DKI Jakarta untuk menolak pelantikan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI Jakarta. AKTUAL/TINO OKTAVIANO

Wapres JK Apresiasi Langkah KIH-KMP yang Akhiri Dualisme Kepemimpinan di DPR

Jakarta, Aktual.co — Wakil Presiden Jusuf Kalla mengapresiasi Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang akan melakukan kompromi untuk mengakhiri dualisme kepemimpinan DPR.
Wapres JK pun berharap pembagian pimpinan alat kelengkapan di DPR secara Proporsional.
“Terbaik proporsional sesuai dengan jiwanya kebersamaan di DPR itu tapi apapun yang dihasilkan dalam hal kesepakatan,” kata JK di kantor wakil presiden, Jakarta, Senin (10/11).
Menurutnya, parlemen harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Mereka juga diminta bisa segera bekerja setelah kisruh dualisme di DPR diselesaikan.
“Kalau DPR pecah apalagi yang lain-lainnya kan,” kata dia.
Pemerintah sudah mulai bekerja dan DPR pun diharapkan demikian. Hal tersebut disampaikan JK menyusul kisruh adanya dualisme dalam kepemimpinan DPR yaitu KMP dan KIH. 

Artikel ini ditulis oleh:

KPK Belum Dapat Laporan Siapa Calon Jaksa Agung

Jakarta, Aktual.co — Presiden Joko Widodo sedang memilih Jaksa Agung. Dalam seleksi itu ada lima calon, yakni mantan Deputi Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Mas Achmad Santosa, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Muhammad Yusuf dan mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Hamid Awaluddin.
Dua lagi masih berdinas aktif di Kejaksaan Agung, yaitu Widyo Pramono yang menjabat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, dan Andhi Nirwanto yang kini Wakil Jaksa Agung. Belakangan muncul nama M Prasetyo, mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum yang kini anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai NasDem. Nama Prasetyo disorongkan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas mengaku, belum mengetahui nama-nama tersebut telah disetorkan atau belum oleh Presiden Jokowi ke lembaganya.
“Saya tidak tahu dan saya Jum’at sudah pulang, jadi belum tahu dan ini tadi belum sempet konfirmasi kepada teman teman‬ (pimpinan),” kata Busyro di Ancol, Jakarta Utara, Senin (10/11).
Dia juga mengaku, tidak tahu menahu soal Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno sudah memberikan sinyal nama-nama Jaksa Agung kepada publik. Namun, klaim dia, nama-nama tersebut belum disetorkan ke KPK.
‎‎”Kalau itu Polhukam menyampaikan itu atas izin presiden. Sama dengan presiden minta informasi tentang catatan-catatan yang terkait dengan kewenangan KPK,” kata dia.
Sebelumnya Menkopolhukam mengisyaratkan bahwa jaksa agung baru yang dipilih Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Basrief Arief akan diumumkan di Istana Kepresidenan pada Senin (3/11).
Menurut Tedjo, Jokowi saat ini masih mempertimbangkan sejumlah nama yang dicalonkan sebagai Jaksa Agung.
Menurut dia, Jokowi tidak ingin terburu-buru dalam memilih Jaksa Agung karena ingin memberikan yang terbaik. Presiden Jokowi, lanjut Tedjo, mempertimbangkan beberapa faktor dalam menyeleksi Jaksa Agung, antara lain, strategi penegakan hukumnya, kecerdasan dalam melaksanakan penegakan hukum, ketegasan, serta independensi.
Tedjo juga menyampaikan bahwa kandidat calon jaksa agung sudah mengerucut. Ada tiga hingga empat nama yang dipertimbangkan Jokowi.
Mengenai nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Widyo Pramono serta Kepala Pusat Pelaporan dan Analisa Keuangan M Yusuf yang disebut sebagai calon kuat Jaksa Agung, Tedjo mengatakan bisa jadi keduanya memang calon kuat.
Sementara itu, mengenai Partai Nasdem yang mengajukan nama kadernya HM Prasetyo untuk mengisi posisi jaksa agung, Tedjo menyampaikan bahwa hal tersebut menjadi hak Ketua Umum Nasdem untuk mengajukan kadernya. “Kita lihat saja nanti. Iya benar diajukan, kita lihat saja hasilnya nanti,” kata Tedjo.

Artikel ini ditulis oleh:

Wisnu
Nebby

Habib Rizieq Ingatkan Pendemo Jangan Terprovokasi

Jakarta, Aktual.co —Salah satu perwakilan dari Gerakan Masyarakat Jakarta (GMJ) yakni Habib Rizieq Sihab yang sedang menemui perwakilan dari DPRD DKI, sempat keluar gedung untuk menghampiri para pengunjuk rasa yang meluber di Jalan Kebon Sirih di depan Gedung dewan, Jakarta Pusat, Senin (10/11).
Pada saat para pendemo sedang bersolawat, Habib Rizieq keluar untuk mengingatkan para massa GMJ agar tidak terpancing provokator.
“Saya keluar gedung hanya memaatikan bahwa peserta seluruh aksi jangan mudah terpancing dan terprovokasi agar aksi kita ini berjalan dengan aman dan damai, Allahu Akbar,” ujarnya lantang, Senin (10/11).
Diketahui, ribuan massa yang tergabung dalam GMJ meluber di depan Gedung DPRD DKI di Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, setelah melakukan Longmarch dari Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Setelah sampai di depan Gedung DPRD DKI, 25 orang Perwakilan dari GMJ diterima masuk oleh Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik dan politisi Fraksi PPP Abraham Lunggana. 
Dalam aksinya ini para pendemo menuntut untuk melengserkan Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Thjaja Purnama (Ahok).
Rencananya, setelah melakukan aksi di depan DPRD DKI, massa GMJ akan melanjutkan aksinya dengan mengundang para pendekar silat Jakarta untuk melakukan unjuk kebolehan di depan Balaikota DKI. 

Artikel ini ditulis oleh:

‘Islah’ KMP-KIH Tinggal Tunggu Pengisian Nama AKD

Jakarta, Aktual.co — Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berharap “Islah” kesepakatan yang telah terjadi antara KMP dan KIH dapat segera dilakukan.
Hal itu, kata dia, agar pengisian posisi alat kelengkapan dewan (AKD) dapat segera dilakukan, dimana posisinya saat ini sudah lebih dulu diisi oleh fraksi partai politik oposisi.
“Kita berharap kesepakatannya disetujui dan di tanda tangani. Kami pimpinan DPR menunggu proses kelanjutannya berisi pengisian AKD,” kata Fahri kepada wartawan, di komplek Parlemen, Jakarta, Senin (10/11).
Ketika disinggung apakah dalaam kesepakatan tersebut mengkomodir untuk melakukana kocok ulang pimpinan komisi atau AKD, politisi PKS itu mengatakan tidak ada skenario seperti itu.
“UU tidak ada (mengkomodir itu). Jadi tidak mungkin. Kita akan menggunakan semua opsi yang mungkin untuk memperbaiki kerja anggota dewan,” kata dia.

Artikel ini ditulis oleh:

Novrizal Sikumbang

Berita Lain