19 April 2026
Beranda blog Halaman 42374

Penembakan Rumah Amien Rais, Jarak Tembak 10 Meter

Jakarta, Aktual.co — Kabareskrim Mabes Polri Komjen Suhardi Alius  mengatakan, hasil olah TKP dari tim Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan Indonesian Automatic Fingerprints Identification System (Inafis) Polda Jawa Tengah bahwa pelaku penembakan mobil Herier milik Amin Rais dengan jarak 10 meter.
“Itu berasal dari selongsong, alurnya tidak sempurna. Jarak tembak sekitar 10 meter,” kata Suhardi di ruang rapat utama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (7/11).
Suhardi mengungkapkan, identifikasi tim Inafis dan Puslabfor dari Semarang masih bekerja untuk evaluasi jenis senjata termasuk kalibernya. Selain itu saksi-saksi yang melihat peristiwa aksi teror itu. “Saksi seperti satpam yang mendengar letusan pukul 02.00 WIB juga telah diperiksa,” ujarnya.
Sementara, sambung Suhardi, identitas pelaku penembakan masih ditelisik dari keterangan para saksi. Sebab letusan tembakan hanya terdengar 1 kali, diduga dilakukan 2 orang. “Informasi saksi mengatakan pelaku pakai motor. Gak mungkin kan dia menembak sambil jalan, jadi minimal pelaku ada 2 orang,” paparnya.
Sementara Suhardi menambahkan, motif penembakan pihaknya belum mengetahui secara pasti. Hanya kata dia aksi ini bagian teror, namun pihaknya sudah mengirim tim khusus untuk membantu mengungkap pelaku penembak misterius tersebut.
“Saya sudah kirim tim ke sana untuk bakeup Polda DIY segera mengungkap pelaku dan motifnya,” tandas bekas Kapolda Jabar itu.
Tim khusus itu terdiri dari gabungan anggota Bareskrim dan anggota Polda Metro Jaya. Mereka sudah diberangkatkan ke Yogyakarta pasca kejadian kemarin. “Tim bergerak untuk menelusuri dan mencari pelakunya yang diketahui menggunakan sepeda motor,” tandasnya.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

Selesaikan Kisruh DPR, KMP dan KIH Tunjuk Juru Runding

Jakarta, Aktual.co — Politikus Partai Golkar yang juga wakil ketua komisi I DPR RI Tantowi Yahya mengatakan, Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat telah menunjuk juru runding untuk membahas masalah yang terjadi antara kedua kubu di DPR.
“Kan banyak alternatif itu (selain kocok ulang), ada perubahan tatib, perubahan UU MD3, kursi pimpinan ditambahin, ini yang didiskusikan juru runding itu. Kita serahkan semuanya ke juru runding,” kata Tantowi Yahya kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Jumat (7/11).
Tantowi yang juga merupakan juru bicara dari KMP itu mengatakan, belum ada kesepakatan di antara keduanya soal mekanisme apa yang akan dilakukan. Termasuk juga siapa yang tergabung dalam juru runding kedua pihak.
“Belum tau, sekarang masih diskusi juru runding itu, 5-6 (kursi pimpinan) itu belum tau,” kata dia.
Diketahui, KIH membuat pimpinan alat kelengkapan dewan tandingan sebagai bentuk protes terhadap KMP. Sebab, pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan semuanya diambil KMP.

Artikel ini ditulis oleh:

Produk Impor Tidak Sesuai Ketentuan Meningkat

Jakarta, Aktual.co — Pengawasan yang dilakukan Ditjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Kementerian Perdagangan (Kemendag) di tahun 2014 (Januari sampai Agustus) ini lebih banyak produk impor yang tidak sesuai ketentuan.  Produk impor yang tidak sesuai ketentuan berjumlah 72 produk, sedangkan produk dalam negeri berjumlah 23 produk.

“Produk impor yang tidak sesuai ketentuan memang lebih banyak jumlahnya tahun ini dibandingkan dengan produk dalam negeri yang tidak sesuai ketentuan. Ini karena produk impor yang masuk sangat banyak, selain itu masuknya melalui pintu-pintu yang ilegal,” ujar Dirjen SPK Kemendag, Widodo di Kantor Kemendag Jakarta, Jumat (7/11).

Parameter yang digunakan dalam pengawasan yaitu logo SNI, label produk Bahasa Indonesia, dan Manual Kartu Garansi Bahasa Indonesia. Menurut Widodo parameter tersebut adalah parameter yang wajib bagi setiap produk.

“Jadi parameter-parameter itu yang wajib ada di setiap produk. Itu yang sangat penting,” pungkasnya.

Untuk diketahui hasil pengawasan barang beredar dan jasa pada periode Januari sampai April 2014 total ada 105, terdiri dari jumlah produk yang sesuai sesuai ketentuan 19 (produk dalam negeri 8, produk impor 11), produk yang tidak sesuai ketentuan 37 (produk dalam negeri 12, produk impor 25), dan yang masih dalam proses uji laboratorium ada 49 produk. (produk dalam negeri 22, produk impor 27).

Sedangkan periode Mei sampai Agustus 2014 total terdapat 110 produk, terdiri produk yang sesuai ketentuan 10 (produk dalam negeri 4, produk impor 6), produk yang tidak sesuai ketentuan 47 (produk dalam negeri 5, produk impor 42), dan dalam proses uji laboratorium 53 (produk dalam negeri 28, produk impor 25).

Artikel ini ditulis oleh:

Eka

Penembakan di Rumah Amien Rais Gunakan Senjata Rakitan

Jakarta, Aktual.co — Pasca penembakan yang terjadi di kediaman mantan Ketua MPR Amien Rais. Tim Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jawa Tengah telah melaporkan hasil investigasi, tim menemukan selongsong peluru pecah telah dijadikan salah satu barang bukti dalam kasus ini.
“Hasil investigasi, alatnya (senjata-red) tidak bagus. Jadi diduga menggunakan senjata rakitan,” ujar Kapolri Jenderal Sutarman saat ditemui di Ruang Rapat Utama Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (7/11).
Sutarman menyatakan bahwa pihaknya terus mendalami kasus ini, Meski pihaknya belum mengetahui identitas pelaku penembakan. Dia mengaku saat ini terus mencari sejumlah barang bukti lain, dan mengembangkan keterangan saksi yang ada di lokasi kejadian.
“Memang tidak ada saksi yang melihat kejadian ini. Namun kalau dilihat alur yang tidak sempurna, (penembakan) tidak ditargetkan, dan dilakukan dari jarak kurang lebih sekitar 10 meter,” ungkap Sutarman.
Berdasarkan hasil penyelidikan, penembakan diduga dilakukan oleh dua Orang Tak dikenal (OTD) yang menggunakan sepeda motor. Jenderal Bintang Empat itu memprediksi bahwa penembakan dilakukan dari sudut yang agak tinggi.
“Atau dia (pelaku) naik ke suatu tempat yang lebih tinggi, karena penembakan dilakukan dari luar pagar,” tutup Sutarman.
Sebelumnya, mobil Toyota Harrier hitam AB 264 AR yang sedang terparkir di halaman rumah Amien Rais terkena tembakan hingga tembus ke dalam mobil. Bahkan Sajadah yang berada di kursi belakang mobil juga bolong.

Artikel ini ditulis oleh:

Nebby

PB Wushu Sesalkan Bonus Atlet Asian Games 2014

Jakarta, Aktual.co — Pengurus Besar Cabang Olahraga Wushu, menyesalkan besaran bonus yang akan diberikan oleh pemerintah kepada atlet peraih medali di Asian Games 2014.

Dikatakan Sekretaris Umum PB Wushu, Iwan Kwok, nominal bonus yang rencananya akan diberikan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada akhir November nanti, tidak mengalami perubahan.

“Bonus segitu sama seperti Asian Games empat tahun lalu. Mengapa tidak ada perubahan?,” ucap Iwan meyesal, ketika dihubungi Aktual.co, Jumat (7/11).

Dijelaskan Iwan, padahal sebelum digelarnya Asian Games 2014, PB Wushu telah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk persiapan, seperti pembelian peralatan, akomodasi latihan, serta uang saku untuk atlet, yang hingga kini belum ada penggantiannya.

“Seharusnya pemerintah menyadari kekuarangannya. Masalah peralatan hingga kini juga belum ada penyelesaiannya. Besaran bonus segitu, sama saja tidak menghargai pengorbanan yang dilakukan baik oleh PB maupun atlet,” tegasnya.

Seperti diketahui, untuk bonus atlet peraih medali di Asian Games lalu, pemerintah telah merinci secara detail, baik untuk peraih emas, perak dan perunggu. Bagitu juga dengan bonus untuk pelatih atlet peraih medali.

Seperti berita Aktual,co sebelumnya yang berjudul “Kemenpora Akan Cairkan Bonus Atlet dan Pelatih Akhir Bulan Ini”, yang melaporkan secara detail berapa besara bonus yang akan diberikan oleh pemerintah.

Artikel ini ditulis oleh:

Makassar Memanas, Bentrok Kembali Terjadi di Depan Kampus UIT

Jakarta, Aktual.co — Bentrokan kembali terjadi di Makassar. Kali ini terjadi di kampus Universitas Indonesia Timur (UIT). Mahasiswa yang berdemo menolak kenaikan harga BBM bersubsidi, membakar ban bekas, dan menyandera truk pengangkut tanah untuk dijadikan mimbar orasi.
Dianggap memacetkan jalan, polisi langsung menembakan gas air mata dan mengerahkan dua unit mobil watercanon untuk menghalau para pengunjuk rasa. Tak mau mengalah, akhirnya mahasiswa melempari polisi dengan batu.
Informasi yang dihimpun, ada lima mahasiswa yang diamankan polisi akibat bentrok ini.
Aksi bentrokan ini merupakan aksi susulan setelah peristiwa bentrokan mahasiswa UIT dan polisi di persimpangan jalan Pettarani-Rappocini yang terjadi kemarin sore. 
Dalam aksi bentrokan kemarin, 9 mahasiswa UIT sempat ditahan di Mapolsek Panakukang dan seorang mahasiswa bernama Adhi Puto Phalaza dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka tempat peluru karet di bahunya.

Berita Lain